p-Index From 2021 - 2026
17.891
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN PERSONAL BRANDING DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z Sari, Wulan Purnama; Irena, Lydia; Augustine, Michelle; Carolina, Alexandra
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.32939

Abstract

Goodstat projects that by 2026, around 81.82% of Indonesia's population will have a social media account. This percentage has doubled compared to the figure in 2017. Apart from that, the data also reflects that the average age of social media users in Indonesia is over 18 years. By referring to this information, it can be concluded that the majority of social media users are generation Z, namely the group of individuals born between 1995-2010, which is also known as the digital native generation. Generation Z will have a very important role in the future development of society, especially as the next generation in Indonesia. In a competitive era like now, the number of individuals with similar skills is increasing. Therefore, it is important to build personal branding to introduce one's skills so that they stand out from others. The development of personal branding can improve a person's self-image based on their skills and reputation. Therefore, the solution to the problem above is exposure to the younger generation, in this case Santo Yakobus High School students, regarding learning and developing personal branding on social media. PKM is carried out using the seminar method. This method is applied as the most effective form of presenting personal branding in which discussions can be held with students, and ends with suggestions and evaluation. The mandatory output of this research is the proceedings at a scientific meeting, while the additional output is the recording of IPR. The PKM activities were carried out smoothly and the students enthusiastically asked questions. The PKM team also carried out measurements before and after the activities to determine the effectiveness of the material provided. The measurement results show an increase in PKM activity participants, students, in terms of personal branding, especially on social media. ABSTRAK Data yang diperoleh dari Goodstat menuliskan bahwa pada tahun 2026, 81,82% orang Indonesia akan memiliki akun media sosial. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan angka pada tahun 2017. Data juga menunjukkan bahwa pengguna media sosial Indonesia rata-rata di atas 18 tahun. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa generasi Z, yang juga dikenal sebagai generasi digital native yang lahir antara tahun 1995 dan 2010, adalah mayoritas pengguna media sosial. Generasi Z akan memainkan peran yang signifikan dalam pembangunan masyarakat di masa depan, terutama sebagai generasi penerus di Indonesia. Dalam era yang kompetitif seperti sekarang, jumlah individu dengan keterampilan yang serupa semakin meningkat. Maka dari itu penting untuk membangun personal branding guna memperkenalkan keterampilan seseorang agar lebih menonjol dibandingkan dengan yang lain. Pengembangan personal branding tersebut mampu dapat meningkatkan citra diri seseorang berdasarkan keterampilan dan reputasi yang dimilikinya. Maka dari itu, solusi dari permasalahan di atas adalah pemaparan terhadap generasi muda, dalam hal ini siswa SMA Santo Yakobus, terkait pembelajaran dan pengembangan personal branding di media sosial. PKM dilaksanakan dengan metode seminar. Metode ini diaplikasikan sebagai bentuk yang paling efektif dalam pemaparan personal branding di mana di dalamnya dapat dilakukan diskusi dengan siswa, serta diakhiri dengan saran dan evaluasi. Luaran wajib dari penelitian ini adalah prosiding dalam temu ilmiah, sedangkan luaran tambahannya adalah pencatatan HKI. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan lancar dan para siswa antusias bertanya, tim PKM juga melakukan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengetahui efektivitas dari materi yang diberikan. Hasil pengukuran menunjukkan adanya
PERAN KEDOKTERAN FORENSIK DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA Okprianti, Reny; Emilson, Nur Husni; Amiroh, Syarifah Al; Febriyani, Nikita; Oktarina, Rina; Sari, Wulan Purnama
Collegium Studiosum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Collegium Studiosum Journal
Publisher : LPPM STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/csj.v8i2.2001

Abstract

The relationship between law and medicine is crucial in the process of proving someone's guilt because not all aspects of knowledge can be mastered by a judge. In this case, the role of a doctor is vital in helping reveal the condition of evidence in the form of a human body or human body parts in a trial. The role of forensic doctors is very significant in handling criminal cases by revealing evidence that can be in the form of a human body or body parts, as well as providing an assessment of the causal relationship between the victim and the perpetrator of the crime through a post-mortem report, which provides an overview for the judge. Through their medical knowledge and forensic skills, forensic doctors help uncover facts related to criminal cases, especially in cases of death or physical violence. By conducting post-mortem examinations, autopsies, and preparing post-mortem reports, they provide medical evidence that is crucial for the investigation and criminal evidence process in court.
Adverse events among pulmonary drug-resistant tuberculosis patients in Banten, Indonesia Restinia, Mita; Siddiqa, Alyya; Sari, Wulan Purnama
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 23 No. 1 (2025): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v23i1.1704

Abstract

Drug-resistant Tuberculosis (DR-TB) treatment requires an extended duration, making adverse events (AEs) a common concern. This study aimed to assess the frequency of AEs, time to events, and their association with treatment outcomes among DR- pulmonary TB patients. A retrospective cohort study was conducted on patients aged >18 years at one of public hospitals at Tangerang, Banten, Indonesia, from March 2021 to May 2023. Bivariate analysis was used to analyze the association between AEs and treatment outcomes. Among 53 patients included in the study, all experienced at least one AEs. Number of AEs mean ± SD; 9.724±4.86. Mild AEs were reported in 100% of patients, while 75.5% experienced moderate AEs, and 81.1% experienced severe AEs. The most common AEs included nausea (90.6%), anemia (73.6%), vomiting (62.3%), decreased appetite (60.4%), and joint pain (60.4%). The AEs were frequently reported during intensive phase (4-6 months). AEs have association with treatment outcome (P<0.05). The frequency of AE among DR-TB patients was high. Early detection and effective management of AEs are essential to improving treatment outcomes for DR-TB patients.
Social Media Sentiment Analysis: Public Opinion on Yogyakarta Tourism Sari, Wulan Purnama; Lestari, Nadia Ayu Rahma; Bajari, Atwar; Hafiar, Hanny; Lestari, Puji
Mediakita Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Fakultas Usluhuddin dan Dakwah UIN Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mediakita.v10i1.2939

Abstract

Social media has become an essential influence in the digital era, as it is today. Various parties, ranging from individuals and institutions, have accounts for multiple purposes. Thus, measuring social media use is essential for assessing its success, including in the tourism sector. Tourism in the digital era uses social media to shape public opinion and attract tourists. On that basis, this study aims to explain and analyze the results of measuring social media sentiment on public opinion of Yogyakarta tourism. The concept of public opinion is used in the study to measure the views of the digital community regarding tourism in Yogyakarta, one of Indonesia’s leading tourist destinations. This study was conducted using a quantitative approach using Brand24 to measure social media sentiment. The results of the study show that sentiment on social media is neutral, indicating that information related to Yogyakarta tourism is objective, with the most reach on TikTok.
ANALISIS PERAN KERAJINAN BESEK SEBAGAI WARISAN BUDAYA LOKAL DESA BENER PURWOREJO Arindi, Umi; Sriwijaya, Latifah; Sari, Wulan Purnama; Islamiya, Tamara Nur; Rifki, Muhammad; Anisah, Dian Zahroh; Maulana, Irvan; Fikri, Ahmad Labibul; Assaqof, Achmad Naufal; Fadhilaturrohmah, Ika Nur; Paranpara, Mahrestaksa Al-Fath; Nur'afifah, Laila; Al Razin, Ramdhan Labib; Aulia, Ikmala Najwa; Al Fajar, Lukman Riadh; Alawiyah, Luluk
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan besek, yang dianggap sebagai warisan budaya takbenda di Desa Bener, saat ini dihadapkan dengan ancaman kerusakan yang segera terjadi yang berasal dari tekanan ekonomi, persaingan dengan produk kontemporer, dan kekurangan dalam regenerasi keterampilan. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya budaya besek sebagai pilar identitas, (2) meremajakan transmisi keahlian antar generasi, dan (3) merumuskan strategi ekonomi inovatif yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutannya. Metodologi untuk implementasi mencakup pendampingan partisipatif, yang melibatkan diskusi kelompok fokus (FGD), pelatihan dalam dokumentasi pengetahuan lokal, dan lokakarya yang berpusat pada inovasi produk yang berasal dari kearifan lokal, melibatkan pengrajin senior, demografis yang lebih muda, dan pemimpin masyarakat. Hasil layanan menunjukkan bahwa besek beroperasi sebagai mekanisme pelestarian aktif yang kohesif. Ditemukan bahwa besek berfungsi sebagai penanda identitas kolektif “Wong Bener,” yang merupakan bagian integral dari ritual pribumi. Proses pemberian nilai-nilai seperti ketekunan dan kesabaran terus terjadi secara informal; Namun, mereka memerlukan kerangka pendidikan yang lebih terorganisir. Secara ekonomi, kerajinan ini memainkan peran penting dalam meningkatkan pendapatan keluarga, terlepas dari keterbatasan yang dikenakan oleh akses pasar dan ketersediaan bahan baku. Disimpulkan bahwa keberlanjutan masa depan bergantung pada interaksi sinergis dari ketiga dimensi. Akibatnya, direkomendasikan agar program pendampingan yang integratif dan berkelanjutan dibentuk, menggabungkan pendidikan budaya, pelatihan kewirausahaan, dan benteng lembaga kelompok pengrajin.
Analisa Media Sosial Instagram dan Komunikasi Pemasaran Creative Marketing Strategist @garistemu.co Wulan Purnama Sari; Suzy Azeharie
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 9 No 2: April 2024
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/2xhk5h98

Abstract

Garis Temu yang merupakan agensi media sosial dan creative marketing strategist juga melakukan komunikasi pemasaran digital bagi agensinya sendiri untuk dapat berlayar di tengah masyarakat sehingga jasanya dapat dipakai oleh para pebisnis. Melakukan komunikasi pemasaran bagi bisnisnya sendiri, Garis Temu telah sukses meningkatkan kredibilitasnya sehingga kini telah memiliki pengikut organik sebanyak 59.600 orang, serta secara rutin berbagi insight tentang pemasaran di media sosialnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta menjelaskan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh para ahli pemasaran kreatif di platform media sosial, dan juga untuk menyelidiki serta menjelaskan pola interaksi media sosial yang dimiliki oleh para ahli pemasaran kreatif. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode social network analysis, dengan dukungan dari perangkat lunak analisa.io. Subjek penelitian ini adalah akun media sosial @garistemu.co di platform Instagram, sementara objek penelitian ini adalah komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh para ahli pemasaran kreatif di platform media sosial Instagram. Hasil penelitian menemukan bahwa engagement media sosial Garis Temu mencapai 1,01% atau kategori sedang. Secara umum, prinsip komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh Garis Temu antara lain: (1) membentuk komunitas kreatif generasi muda, (2) komunikasi pemasaran digital yang beresonansi dengan cara memanusiakan merek, dan (3) komunikasi pemasaran digital yang kreatif perlu mengikuti tren terkini.
Co-Authors A , Tyas Martika Abner lumika Arung Ai Ping Teoh Al Fajar, Lukman Riadh Al Razin, Ramdhan Labib Aldi Nirjana Alexandra Virginia Alyya Siddiqa, Alyya Amalia, Tasya Syawa Amesz, Mutiara Fransisca Amiroh, Syarifah Al Andi Setiawan Andrea, Dika Andriyani, Risa Anisah, Dian Zahroh Aqila, Mu’Amar Zaki Archie Gredyon ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arindi, Umi Arrafi, Muhamad Iman Assaqof, Achmad Naufal Atwar Bajari Audrey Sugito Augustine, Michelle Aulia, Ikmala Najwa Auliya, Puri Ben Thiodanu Cahyani, Regita Emelia Carolina, Alexandra Carolina, Christine Vonny Catherine Dwitama Shan Catherine Gisela Chandra Ronaldo Chang, Keysha Abigail Christabella, Marvelyn Christina Christina Christine Natalia Chandra Christine Vonny Carolina Cindy Cindy Clarisa Tan Clemens Clemens Daniel Kurniawan Harijanto Devita Novelia Dewi Dewi DF, Filia Klarasinta Dionisius Kevin Doddy Salman Eko Harry Susanto Elvi Valentina Emilson, Nur Husni Enzo Scifo Jauwinata Evelyn Thelia Fadhilaturrohmah, Ika Nur Farid Fatmoko, Adlim Dwi Febriyani, Nikita Felicia Masali Felisia Ferina, Sheren Fikri, Ahmad Labibul Fitria, Khofifah Habibah Fransisca Graciela M B Fransisca Kristy Franslie, Reynaldo Frinico Alfian Friscilla Purnama Sari Gavrila, Sherina Grace Nathasya Graceica Octavia Haikal, Faldie Muhamad Hanny Hafiar Hardja, Diovanny Helen, Helen Heru Chandra Litmanen Hetty Karunia Tunjungsari Hidayat, Angel Hokky Putra Pangestu Hutomo Rio Pangesthio Ibanez Vienoza Ngan Ihsan, Zainur Irena, Lydia Islamiya, Tamara Nur Ivan Surya Ivander Stefanus Jason Subandi Jennifer Jennifer Jennifer Lauren Jesselyn, Eunike Jessica Febriani Thoeng Jessyca Indra Joko Susilo Jonathan, Maureen Julianto, Irwan Dwi Junaidi Diharyo Karina Wongso Keni Keni KENI KENI Kezia Stephanie Halim Khairunnisa, Julia Khang, Helen Lady Ta, Yesha Lestari, Nadia Ayu Rahma Lie, Michelle Lioni Lioni Lulu Ferent Luluk Alawiyah, Luluk Lusia Savitri Setyo Utami Maulana, Irvan Maulana, Muhammad Irfan Mei Ie Messy Stella Fabiola Michelle Jennifer Michelle, Laurencia Mita Restinia Morisca Morisca Muhammad Rifki Myesha Adira Nigar Pandrianto Nirwasita, Wulan Novianty, Melinda Nur'afifah, Laila Nurtami Soedarsono Okprianti, Reny Paramita, Sinta Paranpara, Mahrestaksa Al-Fath Pearlees Tjoeng Pesik, Vanessa Thabita Regina Phillip, Olivia Yuriko PUJI LESTARI Putra, Kiki Pradana Putra, Rio Sanjaya Putri, Aneesa Joenice Qonitha Risky Queennie Millendian Rahmawati, Dea Indi Ravinazan, Ravinazan Reginald Gusli Reniati Reniati Rezasyah, Teuku Rheza Alfredo Bunyamin Ria Puspitawati Rianty, Fety Fajar Ridwan, Salwa Salsabilla Rika Rachmawati Rina Oktarina, Rina Riris Loisa Risky, Qonitha Riwanda, Josephine Kayla Rizky Ferdy Rizky, Fitri Nur Romi Ferdian Rosario, Fernando Roswita Oktavianti, Roswita Ruth Ambar Santoso, Maria Regina Yanuarika Putri Sella Desember Selvina Suryanto Shafira Nusa Kusuma Shella Oskania Shella Shella shinta Octavia Shinta Octavia, Shinta Sinta Paramita Sinta Paramita Sri Wahyuni Sriwijaya, Latifah Stefany Stefany Stephanie Violita Chandra Sukendro, Gregorius Genep Suzy Azeharie Suzy Azeharie, Suzy Teoh, Ai Ping Theja, Calista Takako Thing, Yi Tindaon, Elisabeth Indira Dameria Tomy Andreas Tursilawati , Heri Tuwendi, William Alexander Vendy Octavian Verina Bellini Haryadi Vincent Vincent Vincent Vincent, Vincent Viriyaputra, Kevin Vony Anatya Winduwati, Septia Winnie Agustina Wiraguna, Daniel Gabriel Yasir Hudzaifah Yeni Yeni Yoedtadi, Muhammad Gafar Yohanes Yohanes Zhafirah Sholihah