Claim Missing Document
Check
Articles

Experiential Marketing Starbucks Level Core, Forward, Dan Reserve Evelyn Thelia; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6214

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai Experiential Marketing Starbucks pada tingkat core, forward, dan reserve. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dimana menggunakan dua teori. Teori utama merupakan experiential marketing dan komunikasi pemasaran sebagai teori pendukung penulis. Experiential Marketing merupakan pemasaran dengan menggunakan pengalaman positif yang diberikan kepada konsumen dengan tujuan memberikan experience yang saling terintegrasi, yang berkenaan dengan sense, feel, think, act, dan relate. Dimana tujuan penelitian ini untuk memberitahukan kepada pembaca mengenai perbedaan pada Starbucks yang dibedakan dengan pengalaman yang diberikan pada setiap levelnya. Hasil dari penelitian merujuk kepada adanya teknik komunikasi pemasaran yang dilkukan Starbucks guna menggapai seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan peningkatan profit bagi perusahaan.
Pengaruh Iklan Versi Nyalakan Harapan Terhadap Brand Awareness Ramayana di Jakarta Michelle Jennifer; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3722

Abstract

Ramayana merupakan Department Store yang bergerak di bidang penjualan berbagai fashion. Ramayana membuat beberapa iklan yang salah satunya iklan versi “Nyalakan Harapan” yang dipilih untuk dianalisis dalam penelitian ini. Banyak perusahaan yang mengiklankan produk atau brandnya untuk mengenalkan atau sekadar mengingatkan kepada konsumen. Penelitian ini membahas tentang pengaruh iklan versi “nyalakan harapan” terhadap brand awareness Ramayana di Jakarta. Penelitian ini dilakukan untuk melihat adakah pengaruh antara iklan versi “Nyalakan Harapan” terhadap brand awareness Ramayana di Jakarta. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis survei. Penelitian ini menggunakan data primer dilakukan dengan menyebar kuesioner. Populasinya adalah masyarakat di Jakarta yang menonton iklan Ramayana versi “Nyalakan Harapan”. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 120 responden, yang didalamnya terdapat 20 responden sebagai pre-test dan 100 responden sebagai post-test. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, analisis regresi sederhana, uji T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel iklan dengan variabel brand awareness.
Pengaruh E-Wom Terhadap Customer Engagement Pelanggan Osbond Gym Bekasi Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Vendy Octavian; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10243

Abstract

Electronic word of mouth is a message or information that comes from personal experience or consumer opinion on a product or service and is spread by word of mouth via the internet media. High electronic word of mouth can create customer engagement. Customer engagement is an attitude towards a brand or company, which involves active consumer commitment through online media in the form of word-of-mouth activities, providing reviews, recommendations, and blogging that is driven by motivation. This study aims to measure the effect of electronic word of mouth on customer engagement at Osbond Gym Bekasi. This research uses quantitative techniques with a survey method. Primary data were collected through distributing questionnaires to 85 respondents who are customers of Osbond Gym Bekasi. Data analysis used the Statistical Package for the Social Sciences with the SPSS for Windows 25 application. Based on the research results, it is known that there is a positive influence between electronic word of mouth on customer engagement. Electronic word of mouth has an effect of 69.7% on customer engagement, while 30.3% is another factorElectronic word of mouth adalah suatu pesan atau informasi yang berasal dari pengalaman pribadi atau opini konsumen akan suatu produk atau jasa dan disebarkan dari mulut ke mulut melalui media internet. Electronic word of mouth yang tinggi dapat menciptakan customer engagement. Customer engagement merupakan suatu sikap terhadap merek atau perusahaan, yang melibatkan komitmen konsumen secara aktif melalui media online yang berupa aktivitas word-of-mouth, memberikan review, rekomendasi, dan blogging yang didorong oleh suatu motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh electronic word of mouth terhadap customer engagement di Osbond Gym Bekasi. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 85 responden yang merupakan pelanggan dari Osbond Gym Bekasi. Analisis data menggunakan Statistical Package for the Social Sciences dengan aplikasi SPSS 
Komunikasi Bisnis Dalam Usaha Keluarga Etnis Tionghoa Shella Shella; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti komunikasi bisnis yang dilakukan dalam usaha keluarga etnis Tionghoa dan berfokus pada usaha toko bangunan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi bisnis, komunikasi verbal dan nonverbal, komunikasi bisnis yang efektif, dan komunikasi persuasif. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan menjelaskan hasil temuan. Metode pengumpulan data dari penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan mendokumentasikan. Wawancara dan observasi dilakukan kepada 2 narasumber pengusaha etnis Tionghoa yang membuka usaha toko bangunan. Hasil dari penelitian ini adalah menjelaskan bahwa komunikasi bisnis yang persuasif dan efektif perlu diterapkan dalam suatu usaha maupun bisnis
Analisis Brand Experience Dalam Membangun Gaya Hidup Pelanggan Starbucks Morisca Morisca; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1976

Abstract

Meminum kopi di Indonesia sekarang menjelma sebagai gaya hidup, banyak kedai kopi bermunculan di Indonesia, khususnya di Jakarta. Perubahan ini dimotori oleh Starbucks, Starbucks dikatakan sebagai usaha yang menggunakan lifestyle branding dimana membeli dan meminum kopi di Starbucks menjadi sebuah pengalaman yang berharga untuk dilakukan. Para remaja tak cuma-cuma membeli kopi tersebut meskipun harganya relatif mahal. Hidup konsumtif dilakukan oleh kalangan muda demi mengikuti trend. Tujuan penulis dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran brand experience dalam membangun gaya hidup pelanggan dan peran brand experience dalam membangun kekuatan brand Starbucks. Teori yang digunakan penulis adalah teori brand experience, teori perilaku konsumen, dan teori gaya hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus data diperoleh dengan wawancara dengan 6 narasumber. Proses lifestyle branding yang diterapkan oleh Starbucks dinamakan brand experience. Starbucks bukan hanya tempat untuk membeli kopi tetapi Starbucks ingin menjadi ‘third parties’ atau tempat ketiga dari rumah dan kantor. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Melalui pengalaman sensorik dan pengalaman intelektual yang diberikan oleh Starbucks akan mempengaruhi perasaan afeksi para pelanggannya dan akan menghasilkan perilaku atau tindakan dari para konsumen.
Analisis Bauran Komunikasi Pemasaran Dalam Membangun Brand Loyalty Bar Kopi Seru Yohanes Yohanes; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6254

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai analisis Bauran komunikasi pemasaran dalam membangun brand loyalty. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dimana menggunakan dua teori. Teori utama merupakan Bauran Komunikasi Pemasaran Kotler & Armstrong (2010) dan Brand Loyalty Oliver (1999) sebagai teori pendukung penulis. Social media dan Word of mouth merupakan campuran spesifik dari alat-alat promosi yang digunakan perusahaan untuk secara persuasif mengkomunikasikan nilai konsumen dan membangun hubungan dengan konsumen .Dimana tujuan dari penelitian ini untuk memberitahukan kepada pembaca mengenai tingkatan pada Brand Loyalty Kopi Seru yang dihasilkan oleh bauran komunikasi pemasaran yang digunakan Kopi Seru. Hasil dari penelitian merujuk kepada adanya bauran komunikasi pemasaran oleh Kopi Seru guna membangun Brand Loyalty dari brand-nya yang baru berkembang.
Pengaruh Penggunaan Brand Endorser Arief Muhammad Terhadap Brand Awareness Tokopedia Clemens Clemens; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6369

Abstract

The development of existing technology now leads to new forms of promotion. One of them is Brand Endorser. The purpose of this study is to determine / describe the influence of the use of the use of brand endorser (Arief Muhammad) in the #MulaiAjaDulu advertisement to influence brand awareness of TOKOPEDIA. awareness is examined using AIDA theory (Attention, Interest, Desire, Action). This research is a quantitative research using survey method. The population of this study is all people who have watched the #mulaiaja advertisement first, Arief Muhammad. While the sample was chosen at the age of 17 - 35. The results of the data show that there is an influence of the use of brand endorsers on brand awareness. The mean results obtained indicate that the expertise or expertise of brand endorsers is a factor in the attention points of brand awareness gained. The results of this study indicate that 1) there is an influence between Brand Endorser on Brand Awareness. Although the influence exerted was not great, 2) the expertise of Arief Muhammad as an endorser, gave a great attention effect to TOKOPEDIA, the expertise possessed by Arief Muhammad was the key to Arief Muhammad's success in contributing Attention to TOKOPEDIA and 3) The use of Arief Muhammad as endorser, does not directly create actions to use TOKOPEDIA. Perkembangan teknologi yang ada sekarang ini membawa kepada bentuk – bentuk promosi yang baru. Salah satunya adalah Brand Endorser. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui/mendeskripsikan pengaruh dari penggunaan penggunaan brand endorser (Arief Muhammad) di dalam iklan #MulaiAjaDulu  berpengaruh terhadap brand awareness dari TOKOPEDIA.Brand endorser dikaji dengan menggunakan teori TEARS (Trustworthiness, Expertise, Attraction, Respect, Similarity) dan brand awareness dikaji menggunakan teori AIDA(Attention, Interest, Desire, Action). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh orang yang telah menonton iklan #mulaiaja dulu versi Arief Muhammad. Sedangkan sampel dipilih didalam umur 17 – 35. Hasil data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan brand endorser terhadap brand awareness. Dari hasil mean yang didapat menunjukkan bahwa expertise atau keahlian dari brand endorser menjadi faktor terhadap poin attention dari brand awareness yang didapat. Dari data penelitian ditemukan bahwa 1) terdapat pengaruh antara Brand Endorser terhadap Brand Awareness. Walau pengaruh yang diberikan tidak besar, 2) keahlian dari Arief Muhammad sebagai endorser, memberi dampak attention yang besar bagi TOKOPEDIA, expertise yang dimiliki oleh Arief Muhammad menjadi kunci dari keberhasilan Arief Muhammad didalam menyumbang Attention bagi TOKOPEDIA dan 3) Penggunaan Arief Muhammad sebagai endorser, tidak secara langsung menciptakan action untuk menggunakan TOKOPEDIA.
Analisis Posisi Perempuan yang Bekerja Sebagai Sales Promotion Girl pada Acara GIIAS 2017 Jennifer Jennifer; Wulan Purnama Sari
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2433

Abstract

Sales Promotion Girl merupakan suatu profesi dalam pemasaran atau promosi suatu produk. Profesi ini biasanya menggunakan perempuan dengan karakter fisik yang menarik sebagai usaha untuk menarik perhatian konsumen. Perempuan yang bekerja sebagai Sales Promotion Girl otomotif pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 hanya sebagai pemanis atau pelengkap dan daya tarik pengunjung untuk melihat produk yang sedang dipamerkan. Profesi sebagai Sales Promotion Girl memiliki stigma negatif ataupun stereotip negatif dari pengunjung yang mayoritas laki-laki ataupun lingkungannya dan dari sebagian besar masyarakat. Stigma negatif atau stereotip negatif terhadap Sales Promotion Girl adalah genit, murahan, “bisa dipakai”, tidak berpendidikan. Sales Promotion Girl sering mendapat pelecehan komunikasi secara verbal atau non verbal dari pengunjung laki-laki seperti dicolek atau perkataan yang tidak pantas. Penelitian ini mengkaji tentang perempuan, khususnya perempuan yang bekerja sebagai Sales Promotion Girl pada acara GIIAS 2017. Penelitian dilakukan untuk menganalisis posisi perempuan yang bekerja sebagai Sales Promotion Girl pada acara GIIAS 2017. Penelitian menggunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui wawancara dari tiga narasumber dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi Sales Promotion Girl hanya sebagai pemanis atau pelengkap dan daya tarik pengunjung.
Representasi Superstitious Masyarakat Indonesia dalam Komik Online Webtoon “Next Door Country” Grace Nathasya; Wulan Purnama Sari
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2008

Abstract

Webtoon “Next Door Country” merupakan sebuah komik online yang menceritakan kisah kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri. Salah satu keunikan adalah kepercayaan terhadap takhayul. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan representasi takhayul masyarakat Indonesia. Dengan metode kualitatif, peneliti menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, yang membagi makna menjadi dua tingkatan yaitu denotatif dan konotatif yang kemudian membentuk mitos. Tingkatan denotatif dan konotatif dibagi lagi menjadi dua tingkatan, yaitu signifier dan signified. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Indonesia yang memiliki kecenderungan untuk menganggap fenomena atau kejadian alam akibat hal gaib atau supernatural, mengakibatkan sikap masyarakat Indonesia terhadap sesuatu ditentukan oleh mitos yang ada dalam diri masing-masing individu. Sikap tersebut muncul sebagai reaksi adanya sugesti dari takhayul yang dipercayai dan memungkinkan hal yang dipercayai benar-benar dapat terjadi. Takhayul yang dipercayai masyarakat Indonesia ini menjadi salah satu contoh dari budaya konteks tinggi.
Retorika Gaya Motivator dalam Pemberian Motivasi Sella Desember; Wulan Purnama Sari
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.10459

Abstract

Rhetoric in communication is very necessary, because rhetoric is the basis for us to train our way of speaking to a wide audience. Rhetoric is also needed in the social, political, economic and educational fields. Rhetoric is very important for the motivator in conveying his motivational message. Apart from speaking the words motivator also requires oculesic and kinesic in the delivery. Motivators and characters are usually given great attention when it comes to conveying messages or words. The I'M POSSIBLE program on MetroTV, hosted by Merry Riana as a host as well as a motivator, is an inspiring, educational and motivating program. At the I'M POSSIBLE event, the writer saw that in giving motivation from Merry Riana there were aspects of rhetoric in it, because the delivery was not heavy and the topics presented were very relevant to all people then the colorful way of delivery made this program not boring. Therefore, the writer examines the rhetoric of motivator style in giving motivation (analysis on Merry Riana in the event I'M POSSIBLE on MetroTV). Based on a discussion that includes rhetoric on motivators, this study uses qualitative case study methods and semiotics to analyze every word and motion given by Merry Riana.Retorika dalam komunikasi sangat diperlukan, karena retorika merupakan dasar untuk individu melatih cara bicara di depan khalayak. Retorika juga diperlukan pada bidang sosial, politik, ekonomi dan pendidikan. Retorika sangat penting bagi motivator dalam menyampaikan pesan motivasinya. Selain bertutur kata motivator juga memerlukan okulesik dan kinesik dalam penyampaianya. Motivator dan para tokoh biasanya sangat diperhatikan dalam hal dia menyampaikan pesan atau kata-kata. Program acara I’m Possible di MetroTV yang dibawakan oleh Merry Riana sebagai pemandu acara sekaligus motivator merupakan sebuah program acara yang inspiratif, edukatif, dan memotivasi. Pada acara I’m Possible ini penulis melihat dalam pemberian motivasi dari Merry Riana terdapat aspek-aspek retorika didalamnya, karena penyampaiannya yang tidak berat dan topik yang dibawakan sangat relevan untuk semua masyarakat kemudian cara penyampaiannya yang penuh warna membuat program acara ini tidak membosankan. Maka dari itu, penulis meneliti retorika gaya motivator dalam pemberian motivasi pada Merry Riana dalam acara I’m Possible di MetroTV. Berdasarkan pembahasan yang meliputi retorika pada motivator, penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dan semiotika untuk menganalisa setiap kata-kata dan gerak yang diberikan oleh Merry Riana.
Co-Authors A , Tyas Martika Abner lumika Arung Ai Ping Teoh Aldi Nirjana Alexandra Virginia Alyya Siddiqa, Alyya Amalia, Tasya Syawa Amesz, Mutiara Fransisca Andi Setiawan Andrea, Dika Andriyani, Risa Aqila, Mu’Amar Zaki Archie Gredyon ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arrafi, Muhamad Iman Atwar Bajari Audrey Sugito Augustine, Michelle Auliya, Puri Ben Thiodanu Cahyani, Regita Emelia Carolina, Alexandra Carolina, Christine Vonny Catherine Dwitama Shan Catherine Gisela Chandra Ronaldo Chang, Keysha Abigail Christabella, Marvelyn Christina Christina Christine Natalia Chandra Christine Vonny Carolina Cindy Cindy Clarisa Tan Clemens Clemens Daniel Kurniawan Harijanto Devita Novelia Dewi Dewi DF, Filia Klarasinta Dionisius Kevin Doddy Salman Eko Harry Susanto Elvi Valentina Enzo Scifo Jauwinata Evelyn Thelia Farid Fatmoko, Adlim Dwi Felicia Masali Felisia Ferina, Sheren Fitria, Khofifah Habibah Fransisca Graciela M B Fransisca Kristy Franslie, Reynaldo Frinico Alfian Friscilla Purnama Sari Gavrila, Sherina Grace Nathasya Graceica Octavia Haikal, Faldie Muhamad Hanny Hafiar Hardja, Diovanny Helen, Helen Heru Chandra Litmanen Hetty Karunia Tunjungsari Hidayat, Angel Hokky Putra Pangestu Hutomo Rio Pangesthio Ibanez Vienoza Ngan Ihsan, Zainur Irena, Lydia Ivan Surya Ivander Stefanus Jason Subandi Jennifer Jennifer Jennifer Lauren Jesselyn, Eunike Jessica Febriani Thoeng Jessyca Indra Joko Susilo Jonathan, Maureen Julianto, Irwan Dwi Junaidi Diharyo Karina Wongso Keni Keni KENI KENI Kezia Stephanie Halim Khairunnisa, Julia Khang, Helen Lady Ta, Yesha Lie, Michelle Lioni Lioni Lulu Ferent Lusia Savitri Setyo Utami Maulana, Muhammad Irfan Mei Ie Messy Stella Fabiola Michelle Jennifer Michelle, Laurencia Mita Restinia Morisca Morisca Myesha Adira Nigar Pandrianto Nirwasita, Wulan Novianty, Melinda Nurtami Soedarsono Paramita, Sinta Pearlees Tjoeng Pesik, Vanessa Thabita Regina Phillip, Olivia Yuriko PUJI LESTARI Putra, Kiki Pradana Putra, Rio Sanjaya Putri, Aneesa Joenice Qonitha Risky Queennie Millendian Rahmawati, Dea Indi Ravinazan, Ravinazan Reginald Gusli Reniati Reniati Rezasyah, Teuku Rheza Alfredo Bunyamin Ria Puspitawati Rianty, Fety Fajar Ridwan, Salwa Salsabilla Rika Rachmawati Riris Loisa Risky, Qonitha Riwanda, Josephine Kayla Rizky Ferdy Rizky, Fitri Nur Romi Ferdian Rosario, Fernando Roswita Oktavianti, Roswita Ruth Ambar Santoso, Maria Regina Yanuarika Putri Sella Desember Selvina Suryanto Shafira Nusa Kusuma Shella Oskania Shella Shella shinta Octavia Shinta Octavia, Shinta Sinta Paramita Sinta Paramita Sri Wahyuni Stefany Stefany Stephanie Violita Chandra Sukendro, Gregorius Genep Suzy Azeharie Suzy Azeharie, Suzy Teoh, Ai Ping Theja, Calista Takako Thing, Yi Tindaon, Elisabeth Indira Dameria Tomy Andreas Tursilawati , Heri Tuwendi, William Alexander Vendy Octavian Verina Bellini Haryadi Vincent Vincent Vincent Vincent, Vincent Viriyaputra, Kevin Vony Anatya Winduwati, Septia Winnie Agustina Wiraguna, Daniel Gabriel Yasir Hudzaifah Yeni Yeni Yoedtadi, Muhammad Gafar Yohanes Yohanes Zhafirah Sholihah