Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Etika Remaja di Desa Buku Tengah Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara Supit, Angelia Yudiastrid; Hamsah, Hamsah; Sidik, Sangputri
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/6rhp9m12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap komunikasi, penggunaan bahasa, dan sikap sopan santun di kalangan remaja di Desa Buku Tengah, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan remaja, orang tua dan tokoh masyarakat. Teknik observasi non-partisipan dan partisipatif digunakan untuk memperkuat data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja cenderung lebih berani berbicara dan berekspresi di media sosial dibandingkan secara langsung. Namun, hal ini juga menyebabkan sikap sopan santun yang lebih santai dan penggunaan bahasa yang tidak formal, seperti singkatan dan bahasa gaul yang sering terbawa dalam percakapan sehari-hari. Para orang tua menyadari adanya perubahan perilaku pada anak mereka, termasuk kecenderungan untuk lebih tertutup dan kurang berinteraksi secara langsung. Mereka juga mengamati bahwa media sosial memengaruhi cara berbicara yang menjadi lebih kasual dan terkadang kurang sopan. Sementara itu, tokoh masyarakat mengungkapkan kekhawatiran terhadap menurunnya nilai-nilai kesopanan akibat penggunaan media sosial yang kurang bijak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan berekspresi bagi remaja, namun di sisi lain juga memengaruhi etika komunikasi dan sikap sopan santun. Diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai etika dalam berkomunikasi di media sosial, baik melalui peran keluarga, sekolah, maupun masyarakat, untuk menjaga nilai-nilai kesopanan dalam kehidupan sehari-hari.
TINGKAT KECERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DIBERI PAKAN DENGAN KOMBINASI TEPUNG KEDELAI (Glycine max) DAN TEPUNG ANGGUR LAUT (Caulerpa sp.) Muskita, Wellem H.; Sarna, Sarna; Rizky, Rizky; Thoyba, H.; Hamsah, Hamsah; Kurnia, Agus
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v14i01.8672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaan ikan bandeng (Chanos chanos) yang diberi pakan dengan kombinasi tepung kedelai (Glycine max) dan tepung rumput laut (Caulerpa sp.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan dengan substitusi tepung kedelai dan tepung Caulerpa, yaitu: A (100% TK: 0% TC), B (75% TK: 25% TC), C (50% TK: 50% TC), dan D (25% TK: 75% TC). Parameter yang diukur mencakup tingkat kecernaan protein, kecernaan total, pertumbuhan mutlak, dan laju pertumbuhan harian. Pengumpulan feses dilakukan dengan metode penyiponan, kemudian kadar protein dan Cr₂O₃ dianalisis menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tepung Caulerpa dalam pakan berdampak pada penurunan kecernaan protein, namun meningkatkan kecernaan total. Perlakuan B (75% tepung kedelai: 25% tepung Caulerpa) menunjukkan tingkat kecernaan protein tertinggi sebesar 69,56 ± 2,74%, sedangkan perlakuan A (100% tepung kedelai) memiliki kecernaan total tertinggi sebesar 28,19 ± 1,08%. Pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan C (0,23 g), begitu pula laju pertumbuhan harian sebesar 0,83 ± 0,21%. Namun, analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ikan bandeng (P > 0,05). Kata kunci: Kecernaan, ikan bandeng, tepung kedelai, tepung anggur laut, Caulerpa sp
Peran Arisan Membagun Rumah Bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa Lobu Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara Walintukan, Veron; Kerebungu, Ferdinand; Hamsah, Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 1 (2025): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/bpxky808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi membagun rumah pada masyarakat Desa Lobu Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara. Arisan bangun rumah adalah suatu bentuk organisasi membagun rumah untuk meringankan beban masyarakat dalam proses pembuatan rumah beton, yang menekankan pada simbolis dan makna budaya gotong royong, tradisi lokal. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pelaksanaan organisasi Arisan Membagun Rumah, mulai dari tahapan persiapan, proses, hingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organisasi Arisan Membagun Rumah ini sangat menguntungkan bagi masyarakat yang bersama-sama dalam organisasi arisan membangun Rumah dimana proses membagun rumah ini dilakukan secara bersama-sama melalu pemasukan tenaga kerja dan bahan bagunan secara mencicil sehingga dapat meringan kan setiap anggota yang ada melalu peraturan anggaran dasar dan saling percaya satu dengan yang lain sehingga organisasi arisan membangun rumah ini masi di lakasanakan sampai saat ini dan memiliki peranan penting dalam memperkuat ikatan sosial serta menjaga identitas tradisi kebudayaan masyarakat Touluaan ditengah arus modernisasi.
Lunturnya Kebudayaan Masamper pada Kalangan Remaja di Kelurahan Paniki Kecamatan Siau Barat Kemba, Welson; Salem, Veronike E.T; Hamsah, Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 1 (2025): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/amrk7s82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelestarian kebudayaan Masamper dan merumuskan strategi pelestarian yang efektif. Masamper merupakan kesenian tradisional yang memiliki nilai etika, moral, dan agama serta berfungsi sebagai media komunikasi melalui nyanyian, namun mengalami penurunan minat di kalangan remaja. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara terhadap masyarakat setempat untuk mengumpulkan data mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberlangsungan kebudayaan Masamper. Wawancara dilakukan untuk memahami perspektif masyarakat tentang kondisi kebudayaan ini dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya penanaman budaya sejak dini dan pengaruh budaya luar yang lebih modern menjadi faktor utama penurunan minat terhadap Masamper. Untuk pelestarian, penelitian merekomendasikan pemanfaatan media sosial dengan konten menarik, adaptasi lagu populer masa kini menjadi versi Masamper, dan kolaborasi dengan musik modern. Strategi ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda dan memastikan kebudayaan Masamper tetap hidup di tengah globalisasi.
Toki Pintu: Upacara Adat Pernikahan pada Masyarakat Tombulu di Desa Kembes Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa Kares, Martina; Kerebungu, Ferdinand; Hamsah, Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/54qfzc27

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tradisi upacara pernikahan adat Toki Pintu yang dipraktikkan oleh masyarakat Tombulu di Desa Kembes, Kabupaten Minahasa, dengan penekanan pada aspek pelaksanaan, proses, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tahapan upacara Toki Pintu, mengungkap makna simbolis dan signifikansi budaya dalam konteks pernikahan adat masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap praktik dan makna dari upacara tradisional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upacara Toki Pintu tetap dijaga keberlangsungannya dan memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan kesatuan sosial serta melestarikan identitas budaya masyarakat Tombulu di tengah era modernisasi. Rekomendasi penelitian melibatkan aspek penting seperti dokumenasi yang berkelanjutan, sosialisasi, dan keterlibatan generasi muda dalam upaya melestarikan tradisi upacara pernikahan adat. Tindakan ini merupakan suatu keharusan guna menjaga warisan budaya lokal dan menjamin kelangsungan praktik kultural yang penting bagi masyarakat Tombulu.
Mogama: Nilai-Nilai Adat Perkawinan Masyarakat Bolaang Mongondow di Desa Pusian Barat Kecamatan Dumoga Bagit, Vidya; Kerebungu, Ferdinand; Hamsah, Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/p5ecc128

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Nilai-Nilai Budaya Perkawinan Adat Mogama Di Desa Pusian Barat Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Terwujudnya suatu perkawinan tidak terlepas dari berbagai proses yang harus dilewati. Dalam pelaksanaannya, sepanjang proses menuju suatu perkawinan turut dipengaruhi oleh kebudayaan tertentu. Hal ini timbul karena kebudayaan juga menentukan sistem kemasyarakatan termasuk mempengaruhi sistem perkawinan. Sehingga, pelaksanaan upacara perkawinan di beberapa daerah, khususnya di Indonesia selalu berbeda-beda. Pada masyarakat Desa Pusian Barat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi dengan pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian di Desa Pusian Barat, dengan subjek penelitian yaitu Pemerintah dan Tokoh Adat/Tokoh Agama di Desa Pusian Barat Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya perkawinan adat mogama di desa pusian barat kecamatan dumoga kabupaten bolaang mongondow, mogama merupakan salah satu tahapan pernikahan adat dimana keluarga mempelai laki-laki mengambil mempelai wanita sebagai anak. Ini menjadi pertanda bahwa keluarga laki-laki menerima dengan sepenuh hati kehairan mempelai wanita ditengah-tengah keluarga.
Adaptasi Sosial Mahasiswa Papua Pegunungan pada Masyarakat Lokal Kelurahan Maesa Unima Tabuni, Deni; Sidik, Sangputri; Hamsah, Hamsah
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vr4ek123

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk adaptasi sosial mahasiswa Papua Pegunungan dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses adaptasi tersebut. Mahasiswa Papua Pegunungan yang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Manado (UNIMA) merupakan bagian dari masyarakat multikultural yang perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial berbeda dari daerah asal mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari mahasiswa Papua Pegunungan yang tinggal di Kelurahan Maesa UNIMA serta masyarakat lokal yang berinteraksi langsung dengan mereka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Papua Pegunungan melakukan berbagai bentuk adaptasi sosial seperti penyesuaian bahasa, perilaku, dan pola hidup sehari-hari. Faktor pendukung adaptasi meliputi sikap keterbukaan, toleransi, dan dukungan masyarakat lokal. Namun, hambatan seperti perbedaan budaya, stereotip sosial, dan kurangnya komunikasi efektif juga ditemukan. Kesimpulannya, adaptasi sosial mahasiswa Papua Pegunungan di Kelurahan Maesa UNIMA berlangsung bertahap dan dipengaruhi interaksi sosial antara mahasiswa dan masyarakat lokal. Adaptasi optimal tercapai bila kedua pihak saling menghargai dan membuka ruang dialog budaya.
Manajemen Kesehatan Ikan yang Dibudidaya di Kolam Batu Desa Kampoh Bunga Abidin, La Ode Baytul; Nur, Indriyani; Anwar, Asni; Hamsah, Hamsah; Bujang, Asis; Arsal, La Ode Muhammad; Aslin, La Ode; Sari, Sandra Mayang
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14103

Abstract

Budidaya ikan dengan sistem kolam kurungan batu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Kampoh Bunga, Kabupaten Konawe Utara. Namun, sistem ini memiliki tantangan kesehatan ikan yang cukup tinggi akibat rendahnya penerapan biosekuriti, kurangnya pemahaman terhadap parameter kualitas air, serta minimnya penerapan imunostimulan berbahan alami (fitobiotik). Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam manajemen kesehatan ikan melalui edukasi dan praktik langsung. Kegiatan meliputi penyuluhan biosekuriti dasar, manajemen kualitas air, dan demonstrasi fortifikasi pakan menggunakan fitobiotik melalui metode re-pelleting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pembudidaya terhadap aspek biosekuriti, pengelolaan kualitas air, dan pemanfaatan imunostimulan alami. Peserta juga mampu mempraktikkan fortifikasi pakan secara mandiri menggunakan bahan-bahan lokal.
Income Analiysis of Langsat Farmers Yerike, Yerike; Dambe, Jumriani; Hamsah, Hamsah
Journal La Lifesci Vol. 7 No. 2 (2026): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v7i2.3122

Abstract

The purpose of this study was to analyze the income of farmers who grow langsat in Sulewatang village and evaluate the feasibility of their agricultural activities using profit ratio (R/C) analysis. The primary data used were obtained from direct interviews with farmers who grow langsat, as well as secondary data collected from related institutions. The analysis method includes calculating total income (TR = P × Q), total costs (TC = FC + VC), and profit ratio (R/C = TR ÷ TC). The results showed that the average income of farmers who grow langsat reached 2,241,190 Indonesian rupiah, with a total production cost of 360,769 Indonesian rupiah. Thus, the farmer's net income was 1,880,421 Indonesian rupiah. The profitability coefficient (R/C) value of 6.21 indicates that R/C > 1, which means that langsat cultivation in Sulewatang village is profitable and feasible to be further developed.
Co-Authors -, Rampeng . Hamsiah Abdul Haris Abdul Malik AGUS KURNIA Agusanty, Harnita Akmaluddin Akmaluddin Alvionita, Elysa Amalya, Islaely Ana Kuswanti Andayaningsih, Sri Ansyar, Ansyar Anwar, Asni Asdar Asdar Ashlihati, Munifah Aslin, La Ode Asmawati Asmawati Asmi, Muh. Nurul Aulia Nurul Hikmah Avisha, Mirah Bagit, Vidya Baso, La Bujang, Asis Burhanuddin Burhanuddin Chadijah, Andi Daniel Happy Putra Darmawati Darmawati Dendi Hidayatullah, Dendi Dewi M, Anna Sari Eka Asih Febriani Eva Susanti Faisal Syamsu, Rachmat Felia Siska ferdinand kerebungu Haerani Asri Hafid, Andi Yusna Khaerunnisa Patjinongi Hajrawati, Hajrawati Halawa, Noniati Hasmiati Hasmiati Herry Sonjaya Hikma, Aulia Nurul Hilman, Feisal HS, Fatimah Irwan Irwan Islami, Fikrul Jacobus, Miranty Priscila Jumriani Dambe Jumriani, Jumriani Kares, Martina Kemba, Welson Khaeriyah, A. La Ode Baytul Abidin La Ode Muhammad Arsal Lase, Karnius Lestari Lestari Lestari, Fingki Yuni M, Nasrudin A Maalinu, Meisi Rut Makmun, Armanto Mangangantung, Meffi A. Maulana, Muh. Amri Mochtar, Shulhana Mubdi, Abdul Muhamad Ikbal Murni Murni Nasir Nasir Na’imamah, Na’imamah Nismawati Nismawati Novitaszari, Reni Nur Hayati Nur Insana Salam Nur, Indriyani Nurhayati Nurhayati Nurhijrah, Siti NURWAHIDAH NURWAHIDAH Pelawi, Yessarilla Br Putra, Rahul Sukhanna Qadri, Syarif Al- Rahmah Abu, Sitti Rahman, Rahmania Rahmat Rahmat Rahmatullah, Nursalam Rahmi Rahmi Razak, Andi Nurul Mutiah Rizky Rizky, Rizky Romi Mesra Rusmawar, Rusmawar Saharuddin Sahidin . Sahiruddin Sahiruddin Salem, Veronika E. T. Salem, Veronika E.T. Salem, Veronike E.T Sangputri Sidik Sanitad, Ni Made Divya Sari, Sandra Mayang Sariayuni, Ni Made Sarna, Sarna Satria, Anna Sidik, Ramdani Supit, Angelia Yudiastrid Sutomo Syawal Syarif Syarif Tabuni, Deni Thoyba, H. Trika Irianta Ulfa, Nura Usmiah Musa, Amelia Wahyu, Farhana Wahyuni, Risna Sri Walintukan, Veron Wellem H. Muskita Yerike, Yerike Yoseph Daniel Arie Santie Yunarzat, Ersyanda Yunus, Rusmali Zusmelia Zusmelia