Articles
Analisis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Janggala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya
Desti Fitriani;
Taopik Rahman;
Heri Yusuf Muslihin
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.7874
This study examines the physical motor development of early childhood during the Covid-19 pandemic in JanggaIa Village, Sukaraja District, Tasikmalaya Regency. With a qualitative descriptive approach method with observation, interview and documentation study methods. The purpose of this research is to describe how the development of gross motor skills of early childhood during this pandemic. The results of this study are that many children during the pandemic prefer to play outside the home rather than indoors because they feel bored with the online school which makes their gross motor skills develop very well and according to the standard level of achievement of children's development, namely at the age of 4-5 years.Keywords: Rough Motoric; Early Childhood; Covid-19. Abstrak Masa golden age terjalin pada saat anak diIahirkan hingga usia delapan tahun. Pada masa ini tumbuh kemang anak melaju sangat pesat, sehingga butuh stimuIasi yang efesien dari orang tua serta lingkungannya. Perkembangan fisik motorik anak usia dini ialah proses tumbuh kembang yang berkesinambungan, terjalin secara signifikan pada pembentukan tulang, perkembangan gerakan otot dan saraf yang sesuai dengan rentang umurnya yang nantinya mempengaruhi keterampilan gerak anak. Penelitian ini mengulas mengenai perkembangan fisik motorik anak usia dini di masa pandemi Covid-19 di Desa JanggaIa Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Tujuan penelitian yaitu untuk mendesripsikan bagaimana pertumbuh kembangan motorik kasar anak usia dini pada masa pandemi ini. Hasil dari penelitian ini yaitu banyak anak ketika pandemi lebih memilih bermain diluar rumah daripada di dalam rumah karena merasa bosan dengan adanya sekolah online yang membuat motorik kasarnya berkembang sangat baik dan sesuai standar tingkat pencapaian perkembangan anak, yaitu di usia 4-5 tahun.Kata Kunci: Motorik Kasar; Anak Usia Dini; Covid-19.
Analisis Keterampilan Motorik Halus pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Tunas Bangsa Kabupaten Ciamis
Desti Nur Maretiani;
Taopik Rahman;
Heri Yusuf Muslihin
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.7879
The purpose of this study was to determine the condition of the fine motor skills of children aged four to five years in TK Tunas Bangsa Ciamis Regency. This study used a qualitative approach with descriptive methods with the number participants of five children aged four to five years, male and female, of whom three were male and two were female, who were involved in fine motor skills research. Data collection techniques used observation sheets, interviews and documentation, while for data analysis techniques used descriptive. Based on the results of interviews with teachers, that the fine motor skills of children aged four to five years at TK Tunas Bangsa Ciamis District are still low. It is advisable to pay more attention to the fine motoric development of children when the child is writing and taught to hold a pencil properly and correctly so that the child can do well according to the achievement of the age of four to five years, and parents should always accompany the child when studying at home and can give stimulus to children well.Keywords: Fine Motor Skills; Fine Motor Skills; Early Childhood. AbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi keterampilan motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di TK Tunas Bangsa Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif dengan jumlah partisipan lima orang anak berusia empat sampai lima tahun berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang diantaranya berjenis kelamin laki-lakinya tiga orang dan berjenis kelamin perempuannya dua orang yang dilibatkan dalam penelitian keterampilan motorik halus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan deskriptif. Berdasarkan dari hasil wawancara kepada guru, untuk keterampilan motorik halus pada anak usia empat sampai lima tahun di TK Tunas Bangsa Kabupaten Ciamis masih rendah. Disarankan untuk lebih di perhatikan lagi dalam perkembangan motorik halus anak ketika anak sedang menulis dan diajarkan memegang pensil yang baik dan benar sehingga anak dapat melakukannya dengan baik sesuai pencapaian usia empat sampai lima tahun, dan bagi orang tua sebaiknya selalu mendapingi anak ketika belajar dirumah dan dapat memberi stimulus pada anak dengan baik.Kata Kunci: Keterampilan Motorik Halus; Motorik Halus; Anak Usia Dini
Analisis Penggunaan Media Loose Parts untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun
Dea Indriani;
Heri Yusuf Muslihin;
Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.202 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5414
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media loose parts untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan TK IT Pelopor Al-Munawwar. Dengan menggunakan Teknik Pepngumpulan data observasi kepada anak dan wawancara kepada guru kelompok A. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat beberapa anak yang memiliki perkembangan motorik kasar yang lemah, hal ini terlihat dari kurangnya kemampuan anak dalam kelincahan, kelenturan, keseimbangan, dan perkembangan otot kaki. Menurut guru kelas, solusi dari permasalahan tersebut ialah dengan menggunakan media loose parts. Namun dalam penggunaannya, pendidik harus mampu menata lingkungan sebaik mungkin agar dapat memunculkan daya tarik anak dan memberikan kegiatan yang menyenangkan serta bervariatif agar anak tidak merasa bosan. Biasanya media loose parts digunakan sebelum kegiatan pembelajaran. Kesimpulannya, salah satu media yang memudahkan dalam merangsang kemampuan motorik kasar anak agar optimal ialah media loose parts. Namun peran pendidik juga sangat penting dalam penggunaan media tersebut agar anak tertarik, tidak merasa bosan, dan mampu mengikuti intruksi yang diberikan, serta berperan aktif dalam melakukan kegiatan. Hal tersebut dikarenakan anak usia dini membutuhkan bimbingan dari orang dewasa. Orang dewasa harus memahami bahwa setiap anak mempunyai karakateristik yang berbeda-beda dalam setiap perkembanganya.
Bagaimana Kompetensi Profesional Guru RA Ditinjau dari Kualifikasi Sesuai Regulasi di Kota Tasikmalaya?
Elan Elan;
Taopik Rahman;
Elfana Dewi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2959
Kompetensi profesional menjadi suatu syarat yang harus dipenuhi oleh guru serta menjadi modal utama dalam meningkatkan kualitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kompetensi profesional guru Raudhatul Athfal (RA) ditinjau dari kualifikasi sesuai regulasi di Kota Tasikmalaya. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilakukan melalui kuesioner dengan 20 sampel guru RA menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan persentase dibantu program IMB SPSS versi 24.0 for Windows. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa masih terdapat guru RA yang belum menguasai aspek mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Dalam hal ini kompetensi profesional perlu dimiliki oleh guru untuk membentuk guru yang berkualitas dalam mencetak pendidikan yang bermutu.
Elaborasi Instrumen Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun
Edi Hendri Mulyana;
Taopik Rahman;
Lusi Nur Alfioni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.096 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5870
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan mengenai orang tua dan pendidik pada umumnya belum optimal dan komperhensif mengetahui informasi tumbuh serta jarang tersedianya instrument yang diperlukan untuk itu oleh karena itu diperlukan instrument yang tepat dan mudah digunakan oleh orang tua dan pendidik untuk memperoleh informasi tumbuh kembang anak usia 4-5 tahun. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat pencapaian perkembangan anak usia 4-5 tahun berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dan melakukan deteksi dini perkembangan kognitif pada anak dengan membuat sebuah instrumen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek tiga orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pengisian instrument serta respon angket terhadap penggunaan instrumen. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian standar pencapaian perkembangan kognitif dari ketiga subjek menunjukkan semuanya Berkembang Sangat Baik sesuai dengan usianya.
Pengembangan Instrumen Deteksi Kesiapan Belajar Anak Memasuki SD Dilihat dari Dimensi Kesiapan Fisik Motorik
Edi Hendri Mulyana;
Taopik Rahman;
Rida Nurjanah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.656 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5872
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan orang tua dan Pendidik yang belum optimal dan komperhensif mengetahui informasi kesiapan belajar anak karena jarang tersedianya instrumen yang diperlukan untuk itu. Kesiapan belajar berpengaruh terhadap kesuksesan anak dalam mengikuti proses belajar, maka diperlukan instrumen yang tepat serta mudah digunakan oleh orang tua dan pendidik untuk memperoleh informasi kesiapan belajar anak, salah satunya pada aspek fisik motorik. Metode penelitian yang digunakan peneliti yaitu pengembangan dengan desain Educational Desain Research (EDR). Studi pendahuluan dalam penelitian ini dilaksanakan di TK Alphabet dan RA Alfhatunnisa. Sedangkan untuk uji coba dilakukan dengan melibatkan 3 orang guru TK Kelompok B dan 3 orang tua yang memiliki anak 5-6 tahun di wilayah Panglayungan, kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, wawancara, validasi ahli, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk perencanaan pembelajaran yang dibuat layak digunakan sesuai dengan validasi ahli, respon guru dan orang tua pada saat uji coba.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Deteksi Dini Perkembangan Sikap Sosial Anak Usia 2 Tahun
Refni Septia;
Taopik Rahman;
Risbon Sianturi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.726 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5997
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan instrumen deteksi dini perkembangan sikap sosial anak usia 2 tahun. Metode yang digunakan untuk melakukan analisis ini menggunakan metode penelitian berbasis pengembangan yang bertujuan khusus untuk mengembangkan instrumen yakni model EDR (Educational Design Rerearch)). EDR adalah sebuah pendekatan penelitian dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara kepada orang tua yang mempunyai anak usia 2 tahun di daerah kecamatan kawalu. Analisis dta menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil eksplorasi dan analisis peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya pengembangan instrumen deteksi dini perkembangan sosial anak usia 2 tahun
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Aplikasi Zepeto Untuk Meningkatkan Daya Ingat Kognitif Anak Usia Dini
Liska Rahmi Novianti;
Taopik Rahman;
Aini Loita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.532 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6009
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran menggunakan video animasi berbasis aplikasi zepeto untuk meningkatkan daya ingat kognitif anak usia dini. Metode yang bisa digunakan melakukan analisis penggunaan media pembelajaran menggunakan video animasi berbasis aplikasi zepeto untuk meningkatkan daya ingat kognitif anak usia dini 5-6 tahun di TK Dewi Sartika metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan Teknik observasi kepada anak dan wawancara kepada guru kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, penggunaan media pembelajaran menggunakan video animasi berbasis aplikasi zepeto dalam kegiatan pembelajaran belum optimal terlihat dari daya ingat dan kognitif, yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan media video animasi berbasis aplikasi zepeto.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Tradisional Jaring Ikan
Lisna Widiyanti;
Heri Yusuf Muslihin;
Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.502 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6060
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui permainan tradisional jaring ikan. Metode yang bisa digunakan untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Dewi Sartika metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan Teknik observasi kepada anak dan wawancara kepada guru kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, penggunaan permainan tradisional jaring ikan dalam kegiatan pembelajaran sudah optimal terlihat dari kemampuan anak dalam kelincahan, keseimbangan, dan perkembangan otot kaki untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan permainan tradisional jaring ikan. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Motorik Kasar, permainan tradisional jaring ikan
Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Aktivitas Mencetak Menggunakan Media Bubble Wrap Pada Kelompok B Di RA Padang Wulan Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap
Frisca Atriana Tungga Dewi;
Taopik Rahman;
Aini Loita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.941 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6093
Kreativitas anak harus dikembangkan karena dapat bermanfaat bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Salah satu bentuk aktivitas yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kreativitas anak pada kelompok B di RA Padang Wulan Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap ialah melalui kegiatan mencetak dengan menggunakan media bubble wrap. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran kegiatan mencetak dengan menggunakan media bubble wrap, dan untuk meningkatkan kreativitas anak pada kelompok B di RA Padang Wulan Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap menggunakan media bubble wrap. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), dengan jenis metode kolaboratif. Penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini memakai model Kemmis & Mc Taggart yang mencakup empat tahap yakni plan (prencanaan), act (tindakan), observe (pengamatan), dan reflect (refleksi). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 19 orang anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak mengalami peningkatan setelah diberikan kegiatan mencetak dengan menggunakan media bubble wrap. Kata Kunci: kreativitas, media bubble wrap, RA Padang Wulan.