Claim Missing Document
Check
Articles

Teknologi Augmented Reality Simulasi Fotolistrik 3D Afif Rahman Riyanda; Nizwardi Jalinus; Sukardi Sukardi; Waskito Waskito; Fadhli Ranuharja; Agariadne Dwinggo Samala; Novi Hendri Adi; Ika Parma Dewi
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 14 No 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtip.v14i3.508

Abstract

The research has been conducted on the development of the 3D Photoelectric Simulation based on Augmented Reality. This Preliminary study is to analyze the availability of used photoelectric visulations and prakticum in High Schools in Lampung and how many physics teachers have not used teaching aids in the form of photoelctric tools or mercury light source enclosure. Based on the preliminary research, it was concluded that there are still very few physics teachers who use the photoelctric tools or mercury light source enclosure in High School physics learning. Therefore, it is very necessary to develop the Polariskop KIT along with teaching materials with LMS Assistance. The stages of developing the KIT in this preliminary study have only reached the 3D Simulation photoelectric design stage and design validation test.
Approval Test of Augmented Reality-Based Learning Media on Computer Network Installation Materials Hendra Sahputra Batubara; Nizwardi Jalinus; Sukardi Sukardi; Waskito Waskito; Agariadne Dwinggo Samala; Fadhli Ranuharja; Army Trilidia Devega; Ika Parma Dewi
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 14 No 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtip.v14i3.509

Abstract

Abstract: This article aims to describe the validity of Augmented Reality learning media on computer network installation materials. This type of research is an R&D (research and development) research, with the ADDIE model approach: Analysis, Design, Develop, Implement and Evaluate. The results of the validity test of the media aspect that were tested on two experts showed that the Augmented Reality-based learning media was declared very valid with the Aiken's V value of 0.827 and the validity test on the material aspects tested on the two experts showed that the Augmented Reality media was claimed to be very valid with the Aiken's V value. is 0.958. Based on the results obtained, the Augmented Reality learning media on the computer network installation material is suitable for use by class X Computer and Network Engineering students at Imelda Private Vocational School Medan. However, it is important to follow up, especially trials of using media in the classroom to determine the effectiveness of Augmented Reality learning media on computer network installation materials. Keywords: Learning Media, Augmented Reality, computer network installation
Rancang Bangun Sistem Informasi Inventory Barang pada Master Dealer CV. Orbit Techno Regional Sentral Sumatra Syahisro Mirajdandi; Dedy Irfan; Agariadne Dwinggo Samala
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 9, No 4 (2021): Vol. 9, No 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v9i4.114594

Abstract

Proses pendataan barang pada Master Dealer CV. Orbit Techno Regional Sentral Sumatra selama ini masih dilakukan secara manual. Tujuan perancangan sistem inventory barang bertujuan memberikan kemudahan dalam pengelolaan data barang, pelaporan data barang, dan  proses transaksi penjualan dan pembelian barang. Sistem dirancang berbasis web secara online sehinggan pelanggan tidak perlu mendatangi ke tempat. Metode perancangan sistem inventory menggunakan model Waterfall, visual pemodelan visual Unified Modelling Language (UML), menerapkan Model View Controller (MVC) dengan Framework CodeIgniter, bahasa PHP (Hypertext  Preprocessor) dan JavaScript dengan basis data MySql. Sistem inventory mempermudah proses pengelolaan barang dan transaksi penjualan barang sehingga dapat mengetahui keuntungan penjulan dengan tepat. Hasil dari pengujian terhadap rancangan menunjukan aplikasi ini dapat digunakan sesuai tujuan.    Kata kunci: Sistem Inventory, PHP, CodeIgniter,MySQL.  The process of collecting data on the Master Dealer CV. So far, the Central Sumatra Regional Techno Orbit is still done manually. The purpose of designing an inventory system is to provide convenience in managing goods data, reporting goods data, and processing sales and purchases of goods. The system is designed web-based online so that customers do not need to come to the place. The inventory system design method uses the Waterfall model, Unified Modeling Language (UML) visual modeling, implements Model View Controller (MVC) with CodeIgniter Framework, PHP (Hypertext Preprocessor) language and JavaScript with MySql database. The inventory system simplifies the process of managing goods and selling goods transactions so that you can find out the exact profit of sales. The results of testing the design show that this application can be used as intended..Keywords: System Inventory, PHP, CodeIgniter, MySQL.
Studi Teoretis Model Pembelajaran: 21st Century Learning dan TVET Agariadne Dwinggo Samala; Ambiyar Ambiyar; Nizwardi Jalinus; Ika Parma Dewi; Yose Indarta
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2535

Abstract

Proses belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan pemahaman, keterampilan dan nilai sikap. Model pembelajaran adalah salah satu komponen penting yang menunjang keberhasilan dari proses belajar. Ketepatan dalam memilih model pembelajaran akan berdampak pada keberhasilan belajar serta tercapainya tujuan pembelajaran yang tergambar pada perubahan perilaku positif tertentu. Penelitian ini akan mengkaji mengenai model pembelajaran secara teoritis dan model pembelajaran apa yang paling ideal untuk pendidikan kejuruan atau TVET di abad 21. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan atau library research. Penelitian ini membahas secara konseptual mengenai model pembelajaran lalu dirangkum secara utuh dan lengkap, sehingga dapat dijadikan suatu acuan dalam menimbang pemilihan suatu model pembelajaran yang ideal.
Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0 Yose Indarta; Nizwardi Jalinus; Waskito Waskito; Agariadne Dwinggo Samala; Afif Rahman Riyanda; Novi Hendri Adi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2589

Abstract

Society 5.0 adalah masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0 seperti Internet on Things (internet untuk segala sesuatu), Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), Big Data (data dalam jumlah besar), dan robot untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Era ini menjadi peluang sekaligus tantangan baru bagi siswa untuk meningkatkan soft skill sebagai persiapan di masa yang akan datang. Telah diketahui secara bersama bahwa kurikulum merupakan “nyawa” dalam pendidikan. Kurikulum hendaknya perlu dievaluasi secara dinamis dan berkala mengikuti perkembangan zaman terutama IPTEK. Kurikulum juga disusun dengan memperhatikan kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan lulusan. Kurikulum Merdeka Belajar merupakan salah satu kebijakan baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek RI) yang ditujukan untuk mewujudkan proses pembelajaran yang inovatif dan mengikuti kebutuhan siswa (student-centered). Era Society 5.0 berlangsung pada Abad 21 yang dimana merupakan kejayaan dunia digital. Model pembelajaran abad ke-21 juga menuntut siswa untuk mencapai keterampilan 4C yaitu critical thinking, communication, colaboration, and creativity. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini didapat dari kajian beberapa literatur. Hasilnya menjelaskan bagaimana relevansi kurikulum merdeka belajar dengan model pembelajaran abad ke 21 di perkembangan era society 5.0.
21st Century Skills : TVET dan Tantangan Abad 21 Yose Indarta; Nizwardi Jalinus; Rijal Abdullah; Agariadne Dwinggo Samala
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.503 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang pentingnya keterampilan abad 21 dalam menjawab tantangan dan peluang pada abad 21. Pembahasan berfokus pada tantangan TVET, keterampilan abad 21, literasi digital, pembelajaran inovatif pada abad 21. Dalam menghadapi perubahan yang terjadi pada abad 21 menjadi tantangan tersendiri bagi TVET dalam peran mempersiapkan generasi emas yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja. Perubahan paradigma baru dalam pembelajaran TVET yang berorientasi pada 21st Century Skill merupakan langkah antisipatif dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan softskill dan hardskill yang seimbang. Pembelajaran TVET dengan 21st Century Skills menjadi standar dalam menghadapi era globalisasi masa kini dan di masa depan. Generasi Z sebagai generasi yang highly mobile dan always connected akan menjadi bonus demografi yang harus dipersiapkan dengan matang. Revolusi Industri 4.0 adalah era serba teknologi virtual dan canggih, terjadinya percepatan transformasi digital menjadi pendorong munculnya lapangan pekerjaan baru, beragam inovasi dan pentingnya kompetensi-kompetensi digital. TVET dalam hal ini harus mampu selalu dinamis dan bahkan harus adaptif terhadap setiap perkembangan dan perubahan teknologi yang terjadi.
Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning di Masa Pandemi Covid-19: Meta-Analisis Hendra Saputra Batubara; Afif Rahman Riyanda; Rahmawati Rahmawati; Ambiyar Ambiyar; Agariadne Dwinggo Samala
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2816

Abstract

Pandemi COVID-19 juga telah merubah tatanan sistem pendidikan di seluruh dunia, hal ini mengakibatkan terjadinya penutupan lembaga pendidikan seperti sekolah dan juga perguruan tinggi secara total. Dimasa pandemi covid-19, lembaga pendidikan harus dituntut untuk mengadopsi model pembelajaran terbaik agar proses pembelajaran tetap berlangsung. Salah satu solusi yang bisa diterapkan oleh lembaga pendidikan agar proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik adalah dengan menerapkan model pembelajaran blended learning. Metode yang diterapkan dalam riset ini merupakan meta analisis. Peneliti mengkaji 10 artikel, dimana artikel yang digukan merupakan hasil pencarian melalui google scholar dan aplikasi publish or perish. Dari hasil analisis Implementasi model pembelajaran blended Learning dimasa pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap hasil belajar, ditunjukkan dengan size effect size 1,23 dalam kategori sedang. Peningkatan hasil belajar siswa tergolong tinggi, dengan rata-rata hasil 10 sampel naik menjadi 77,45 dari yang sebelumnya 56,88. Dari data tersebut terlihat adanya peningkatan yang jelas yaitu 20,57. Artinya model pembelajaran blended Learning ini berpengaruh positif terhadap hasil belajar selama penerapannya dimasa pandemi Covid-19.
Metaverse: Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan Yose Indarta; Ambiyar Ambiyar; Agariadne Dwinggo Samala; Ronal Watrianthos
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2615

Abstract

Metaverse merupakan inovasi teknologi ruang virtual tiga dimensi yang saat ini sedang membuat penasaran banyak orang baik dari perkembangannya yang sangat pesat serta implementasinya yang mulai banyak digunakan dalam berbagai sektor kehidupan. Studi penelitian ini membahas tentang tantangan dan peluang metaverse dalam dunia pendidikan, serta bagaimana aplikasinya dalam dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data pustaka dari berbagai sumber jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Desain penelitian yang digunakan adalah narrative review. Pengumpulan data dirangkum dari artikel jurnal internasional, jurnal nasional terakreditasi dan non akreditasi, prosiding, tesis maupun skripsi dari tahun 2017-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa popularitas Metaverse telah mencapai puncaknya dalam beberapa bulan terakhir dan akselerasi teknologi metaverse di dunia pendidikan sudah terlihat dengan adanya aplikasi media pembelajaran digital berbasis augmented reality maupun virtual reality. Metaverse diyakini dapat mengatasi batasan-batasan yang ada di dalam dunia pendidikan, seperti keterbatasan kapasitas kelas karena pandemi, keterbatasan jarak dan waktu untuk masuk ke kelas, dan lain-lain. Dengan konsep dunia virtual, pembelajaran secara online dapat dilakukan dengan lebih interaktif tanpa menghilangkan pengalaman belajar siswa. Metode belajar di mana saja dan kapan saja menjadi konsep menarik yang disenangi banyak generasi Z saat ini. Metaverse diprediksi akan memasuki banyak bidang kehidupan manusia dalam 10-15 tahun mendatang.Metaverse is a three-dimensional virtual space technology innovation that is currently making many people curious, both from its very rapid development and implementation, which is starting to be widely used in various sectors of life. This research study discusses the challenges and opportunities of the metaverse in the world of education, and how it is applied in the world of education. The research method used is literature study by collecting library data from various sources of scientific journals that are relevant to the topics discussed. The research design used is a narrative review. Data collection is summarized from international journal articles, accredited and non-accredited national journals, proceedings, theses and theses from 2017-2022. The results show that the popularity of Metaverse has reached its peak in recent months and the acceleration of metaverse technology in the world of education has been seen with the application of digital learning media based on augmented reality and virtual reality. Metaverse is believed to be able to overcome the limitations that exist in the world of education, such as limited class capacity due to the pandemic, limited distance and time to enter class, and others. With the concept of a virtual world, online learning can be done more interactively without losing the student learning experience. The method of learning anywhere and anytime is an interesting concept that is favored by many generation Z today. Metaverse is predicted to enter many areas of human life in the next 10-15 years.
Studi Literatur : Peranan Model-Model Pembelajaran Inovatif Bidang Pendidikan Teknologi Kejuruan Yose Indarta; Ambiyar Ambiyar; Fahmi Rizal; Fadhli Ranuharja; Agariadne Dwinggo Samala; Ika Parma Dewi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.2721

Abstract

Penelitian studi pustaka ini bertujuan untuk mencari tahu: menganalisa peranan model-model pembelajaran inovatif student-centered pada bidang Pendidikan Teknologi Kejuruan di Era New Normal. Analisa yang dilakukan terhadap model-model pembelajaran dan implementasinya di dalam kelas yang telah dikondisikan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dimana data dianalisis dengan menggunakan metode deep argumentasi dan analisis disajikan secara deskriptif. Data yang dibutuhkan dikumpulkan melalui studi kasus berbagai referensi yang ada melalui jurnal-jurnal nasional dan internasional. Data yang terkumpul dianalisis secara analitis yang komprehensif untuk mendapatkan temuan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan beberapa model model pembelajaran inovatif dapat digunakan dan cocok digunakan untk pembelajaran pasca pandemic atau new normal . Model pengajaran yang dipilih didasarkan pada saat ini pendekatan bahasa yang dikembangkan. Observasi kelas menunjukkan bahwa model pengajaran sudah cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa. Penggunaan model pengajaran yang tepat untuk meningkatkan kompetensi siswa mereka.  
Interactive Electronic Book (E-Book): Algoritma dan Pemrograman Dasar Agariadne Dwinggo Samala; Dedy Irfan; Wakhinuddin Simatupang; Mukhlidi Muskhir
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 8, No 1 (2022): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.903 KB) | DOI: 10.24036/jtev.v8i1.114365

Abstract

Penggunaan buku cetak berbasis teks dan gambar statis masih banyak digunakan di sekolah maupun perguruan tinggi. Padahal perkembangan teknologi, buku dapat dikemas dalam bentuk non-cetak atau disebut buku elektronik (e-book). E-book memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh buku cetak, yaitu tanpa kertas, hemat ruang penyimpanan, dan mudah dibawa kemana saja. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan sebuah e-book interaktif algoritma dan pemrograman dasar; 2) mengetahui kelayakan dari e-book interaktif yang dikembangkan; 3) mengetahui praktikalitas dari e-book interaktif ditinjau dari respon mahasiswa sebagai pengguna. E-book ini digunakan sebagai media suplemen pembelajaran dalam pembelajaran jarak jauh menggunakan e-learning berbasis LMS. Jenis penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan menggunakan pendekatan 4D. Model 4D (four-D) terdiri atas: 1) Define (Pendefinisian); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Disseminate (Penyebarluasan). Untuk uji kelayakan menggunakan angket validasi media dan materi oleh ahli pakar sebagai validator media pembelajaran interaktif, sementara uji praktikalitas menggunakan angket respon oleh mahasiswa sebagai pengguna. Hasil uji kelayakan oleh 3 (tiga) ahli pakar diperoleh sebesar 86,21% dengan kategori sangat layak. Hasil uji praktikalitas diperoleh untuk desain tampilan sebesar 77% dengan kategori menarik, kelengkapan isi sebesar 78% dengan kategori lengkap, kemudahan penggunaan sebesar 75% dengan kategori mudah digunakan, keterbacaan buku sebesar 74% dengan kategori jelas terbaca, dan ketertarikan mahasiswa dalam membaca e-book interaktif sebesar 84% dengan kategori tertarik. Secara keseluruhan diperoleh persentase praktikalitas sebesar 78%, maka dapat dinyatakan bahwa dari e-book interaktif yang dikembangkan praktis digunakan oleh mahasiswa dalam pembelajaran daring sebagai media pembelajaran suplemen dalam mempelajari algoritma dan pemrograman dasar di e-learning.
Co-Authors Abdul Hasim Abdullah, MT, Dr. Rijal Afdar, Jihan Amaria Afif Rahman Riyanda Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Akrom, Akrom Al-Rasyid, Muhammad Almasri Almasri Ambiyar, Ambiyar Aminuddin, Fattachul Huda An 'Amna Hafizhah Aqil Afif Asmar Yulastri Asmara, Delvi Asrul Huda Batubara, Hendra Saputra Bayu Ramadhani Fajri Bayu Ramadhani Fajri Bojic, Ljubisa Budi Syahri Chan, Aldi Rizal Chintiya Larashati Coelho, Diogo Pereira Criollo-C, Santiago Dedy Irfan Dekry, Muhammad Reviza Devansyah, Sultan Devega, Army Trilidia Dian Safitri Dony Novaliendry Efrizon Efrizon Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhli Ranuharja Fahmi Rizal Fajri, Bayu Ramadhani Fathur Rahman Febri Prasetya Fikri, Ryan Fortuna, Aprilla Ganefri . Grassini, Simone Hadi Kurnia Saputra Hanesman Hanesman Hanesman Hasep Saputra Hasnita, Sri Hendra Hidayat Hendra Sahputra Batubara Hla Myo Tun Howard, Natalie-Jane Huzhain, Fadlillah Ika Parma Dewi Indarta, Yose Indra Yeni Irma Delianti , Vera Jaya, Putra Kiong, Tee Tze Lativa Mursyida Lativa Mursyida Lature, Putri Yani Mahesi Agni Zaus Mailando, Sandi Azima Mainzaghi, Filipo Marta, Rizkayeni Muadzah, Kayla Nahda Mursyida, Lativa Muskhir, Mukhlidi Ningsih, Tiara Heliyan Nizwardi Jalinus Novi Hendri Adi Nurahmat, Ilham Oktrilani, Rentika Putra, Rido Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rama Putra Mahendri Ramandika, Agil Rara Cantika Rawas, Soha Resmi Darni Ridho, Mohd Rifyal Novalia Rizka Admutia, Ranny Rizkayeni Marta Rizki Hardian Sakti Rizky Ema Wulansari Ronal Watrianthos Rozan, Alief Depa Ryan Fikri Ryan Fikri Sandra, Randi Proska Sanjaya, Dimas Silalahi, Naufal Alfarizi Simatupang, Wakhinuddin sinaga, lotar mateus Sitepu, Raynald Sokolova, Elizaveta Vitalievna Sukardi Sukardi Sukardi, Sukardi Syahisro Mirajdandi Syahril Syahril Syahril Syahril Syukhri Syukhri Teza Agustina Titi Sri Wahyuni Titin Sriwahyuni Tsoy, Dana Veithzal Rivai Zainal Vera Indriani Vera Irma Delianti Vera Irma Delianti Vitalyevna, Sokolova Elizaveta Wakhinuddin Wakhinuddin, Wakhinuddin Waskito Wela Julia Rahmi Wiki Lofandri Windiani Yuniar Wulansari, Rizky Ema Yeka Hendriyani Yose Indarta Yose Indarta Yose Indarta Yose Indarta Yose Indarta Yose Indarta Yose Indarta Yunifa Miftachul Arif Zakhrifa Husna Zulhendra Zulhendra