Claim Missing Document
Check
Articles

Fun Thikers sebagai Media Pembelajaran untuk Siswa Sekolah Dasar : Kajian Hipotetik Anti Santika Anjarani; Ahmad Mulyadiprana; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.019 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26466

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek dalam pelaksanaan pembelajaran yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar. Artinya, media pembelajaran memiliki peran penting dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam hal ini, dibutuhkan kemampuan guru dalam  memahami karaktersitik siswa sekolah dasar yang cenderung menginginkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, serta tahap perkembangan kognitifnya masih dalam ranah operasional konkrit. Sehingga guru harus mampu menentukan media pembelajaran yang tepat serta media pembelajaran yang dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan. Fun thikers merupakan media pembelajaran yang tediri dari buku, bingkai, serta balok angka. Media pembelajaran ini dibuat dengan konsep belajar sambil bermain dengan cara memindahkan balok angka dari sisi bingkai sebalah kiri yang memuat soal, ke sisi bingkai sebelah kanan yang memuat jawaban. Salah satu kelebihan media pembelajaran Fun thinkers ini dapat digunakan untuk mengasah kemampuan siswa dalam mencocokkan balok angka soal dengan balok angka jawaban. sehingga akan menambah pengalaman belajar siswa. Selain itu, media pembelajaran fun thinkers juga dapat digunakan secara mandiri oleh siswa di rumah. Karena, setelah siswa selesai mencocokkan balok angka soal dengan balok angka jawaban, maka siswa bisa secara langsung mengoreksi hasil pekerjaannya sendiri dengan melihat kunci jawaban yang dikemas dalam sebuah pola warna. Dengan demikian penggunnan media fun thikers akan membantu menciptakan suasana belajar yang membuat siswa aktif dan tidak membosankan.
Pengaruh Penggunaan Media Lagu Anak terhadap Perkembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar Ayu Shinta Bella; Resa Respati; Karlimah Karlimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 3 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.451 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i3.39232

Abstract

Lagu menjadi media perantara setiap orang dalam berekspresi atau menuangkan perasaannya. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji terkait pengaruh penggunaan media lagu anak terhadap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Dalam pembelajaran seni musik di sekolah dasar, pembelajaran belangsung dengan menggunakan media lagu. Salah satunya adalah dengan mengenalkan lagu-lagu anak. Lagu anak dipandang sebagai lagu yang diciptakan secara khusus untuk anak-anak. Pembelajaran yang disampaikan melalui media lagu mampu mengembangkan pola pikir anak yang didapatkan dari lagu-lagu yang dinyanyikan dengan realitas kehidupan. Dalam teori kognitif, hal ini melibatkan antara stimulus dan respon dalam pembelajaran yang menitikberatkan pada proses berpikir siswa. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian in yaitu studi literatur. Data yang diperoleh dilakukan analisis dari hasil temuan jurnal, artikel ilmiah, literature review yang berisi tentang rancangan yang akan di teliti, lalu menyusun hasil temuan yang telah di review. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa lagu anak memiliki pengaruh terhadap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar yaitu meliputi (1) meningkatkan daya ingat anak, (2) meningkatkan konsentrasi belajar, (3) menambah motivasi belajar siswa, dan (4) meningkatkan imajinasi siswa
Peranan Bahan Ajar Berbasis Lagu Daerah pada Pembelajaran Angklung di Sekolah Dasar Shinta Herdianti; Resa Respati; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.441 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32736

Abstract

Pendidikan dan kebudayaan merupakan dua hal yang saling terkait. Pendidikan secara praktis tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai budaya. Dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan sendiri, secara proses mentransfernya paling efektif dengan cara pendidikan. Pewarisan budaya dapat dilakukan salah satunya dengan pembelajaran seni musik. Salah satu cakupan materi pembelajaran seni musik di sekolah dasar yang dapat menunjang dan mengembangkan keterampilan maupun kreativitas siswa adalah bermain alat musik yaitu dengan memperkenalkan angklung sebagai salah satu alat musik warisan kebudayaan yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan. Namun pada kenyataannya terdapat beberapa kendala dalam pembelajaran angklung di sekolah dasar, diantaranya kurangnya memanfaatkan fasilitas angklung dengan baik, pembelajaran angklung dilaksanakan dengan hanya melihat lagu yang ditulis oleh guru dan siswa hanya meniru yang guru contohkan, dan kurangnya daya tarik siswa terhadap kesenian, salah satu faktornya dikarenakan tidak adanya bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran angklung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan bahan ajar yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pada pembelajaran angklung di sekolah dasar. Pentingnya bahan ajar khususnya berbasis lagu daerah terhadap pembelajaran di sekolah dasar diharapkan mampu menjadi dasar pengembangan pembelajaran angklung yang dilakukan guru sekolah dasar agar dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa terhadap permainan alat musik angklung agar mengurangi permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran angklung di sekolah dasar.
Pembelajaran Ekstrakurikuler Qasidah Rebana di Madrasah Diniyah Al-Fathonah Kota Tasikmalaya Rika Mustika Sari; Resa Respati; Ghullam Hamdu
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.935 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32922

Abstract

Ekstrakurikuler penting diselenggarakan dalam sebuah lembaga pendidikan karena merupakan wadah untuk mengembangkan minat bakat dan potensi yang dimiliki peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dilaksanakan satu diantaranya qasidah rebana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler qasidah rebana yang dilaksanakan di Madrasah Diniyah Al-Fathonah yang meliputi tahap perencaan/persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu kepala madrasah Diniyah Al-Fathonah, guru pembina, pelatih dan peserta didik yang terlibat dalam ekstrakurikuler qasidah rebana. Tempat penelitian yaitu Madrasah Diniyah Al-Fathonah Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran qasidah rebana Al-Fathonah terdiri dari 1)  Tahap persiapan meliputi: penanaman motivasi, melakukan kegiatan pengulangan materi yang telah dipelajari sebelumnya, mengondisikan dan menyiapkan sarana prasana (tempat dan alat untuk latihan), mendata peserta didik, pembagian kelompok kecil. 2) Tahap pelaksanaan meliputi: mendemonstrasikan cara memegang rebana, memberikan pola tabuhan rebana kotek secara verbal, mendemonstrasikan pola tabuhan rebana kotek, ,memberikan pola tabuhan rebana bass/cello secara verbal, mendemonstrasikan pola tabuhan rebana bass/cello, menggabungkan semua permaian rebana, untuk vokalis menghafal lirik yang diberikan pelatih, menggabungkan iringan rebana dengan vokal. 3) Tahap evaluasi dilakukan di awal, inti dan di akhir pembelajaran secara kelompok.
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Musik Rizkiana Pratama; Epon Nur'aeni L; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.466 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41900

Abstract

Pada dasarnya lembaga pendidikan pasti menginginkan agar setiap siswanya dapat mencapai prestasi yang memuaskan, prestasi yang dicapai peserta didik merupakan alat ukur dan harapan utama untuk mengetahui keberhasilan seorang pendidik. Untuk lebih meningkatkan prestasi belajar siswa maka dibutuhkan satu kegiatan ekstrakurikuler sebagai penunjang disetiap lembaga pendidikan. Melalui kegiatan ekstrakurikuler siswa dapat menyalurkan bakat, minat dan potensi yang dimiliki peserta didik. Hasil yang dicapai siswa setelah mengikuti kegiatan ekstakurikuler akan berdampak pada prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran seni musik, biasanya siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler akan terampil dalam berorganisasi, bersosialisasi, memecahkan masalah sesuai karakteristik ekstrakurikuler yang diikuti, sehingga ia mempunya pengalaman serta wawasan dalam berorganisasi. Selain mendapat pengalaman organisasi, ia juga mendapatkan pengalaman ilmu tentang musical.Pendidikan seni musik tentunya memiliki manfaat yang sangat baik bagi peserta didik, selain untuk menambah pengetahuan, tentunya anak bisa memiliki kemampuan untuk mengembangkan kreativitas atau bakat atas apa yang ia miliki sehingga ia bisa menunjukkan musikalitasnya. Hal itu tidak menutup kemungkinan untuk anak bisa meraih prestasi di bidang seni khususnya seni musik dalam perlombaan. Tujuan penelitan ini untuk menelaah tentang peran kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dalam belajar seni musik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis deskripsi. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan study literature dengan mencari informasi pada jurnal, artikel, buku, serta referensi lainnya. Banyak informasi yang dapat dijadikan referensi untuk peran ekstrakurikuler untuk meningkatkan prestasi belajar seni musik.
Penggunaan Media berupa Digital pada Masa Pandemi di Sekolah Dasar Annisa Widya Garini; Resa Respati; Ahmad Mulyadi Prana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.119 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26558

Abstract

In this situation, Indonesia which currently does not have many fields that are challenges in life, one of which is the field of education. After the Covid-19 virus entered Indonesia, the government issued a policy to dismiss the entire network so that the covid-19 virus did not spread more widely in Indonesia. In line with this the government announced that learning was carried out remotely or learning from home online. And the learning process is also done online using digital media consisting of learning videos released by the Ministry of Education and Culture and broadcast on one television station. Not only a number of educational applications that participate in supporting distance learning such as the Teacher's Room, Quipper, and others that can be used for this distance learning process of stitching. The purpose of this study is to study the use of digital media in learning during special pandemics for elementary school children. The method used in this research is descriptive analysis method in which researchers analyze a phenomenon and put it in the form of a description. The data collection used by research is to study literature or study documentation by finding information in journals, articles, books, and various other references to support the research. From this paper, there is a lot of information that can be used as a reference for learning elementary school children if conditions occur as they are today. Dalam situasi kondisi Indonesia yang sekarang ini tidak sedikit bidang yang berpengaruh dalam kehidupan salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Pasca virus Covid-19 masuk ke Indonesia, pemerintah mengeluarkan kebijakan meliburkan seluruh jejang pendidikan agar virus covid-19 tidak menyebar lebih luas lagi di Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut pemerintah mengumumkan bahwa pembelajaran dilaksanakan dengan jarak jauh atau belajar dari rumah secara online. Dan proses pembelajaran pun dilakukan secara online menggunakan media digital berupa video pembelajaran yang dikeluarkan kemendikbud dan ditayangkan di salah satu stasiun televisi. Tidak hanya itu beberapa aplikasi edukasi pun turut berpartisipasi dalam mendukung pembelajaran jarak jauh ini seperti Ruang Guru, Quipper, dan lain sebagainya yang dapat dipakai untu proses pembelajaran jarak jah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media digital tersebut dalam pembelajaran pada saat pandemi khususnya untuk anak sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif yang mana peneliti menganalisis suatu fenomena dan dituangkan dalam bentuk deskripsi. Pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah dengan studi literatur atau studi dokumentasi dengan mencari informasi pada jurnal, artikel, buku, dan berbagai macam referensi lainnya untuk menunjang penelitian tersebut. Dari tulisan ini, banyak informasi yang dapat dijadikan referensi untuk pembelajaran anak sekolah dasar jika terjadi kondisi yang seperti sekarang ini.
Pengenalan Model Pembelajaran AIR dalam Pembelajaran Pola Irama Hana Nurseha Mahmudah; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.441 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i2.53104

Abstract

Hubungan Learn From Home dengan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Tika Yulianti; Syarip Hidayat; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.855 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan learn from home (belajar dari rumah) dengan motivasi belajar peserta didik kelas IV di sekolah dasar Negeri 1 Nagarawangi Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian korelatisional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 peserta didik kelas IV-A SD Negeri 1 Nagarawangi Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket tertutup dengan jenis skala Likert dan alternatif jawaban Selalu (4), Sering (3), Kadang-kadang (2), dan Tidak Pernah (1). Sementara itu, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial parametik yaitu menggunakan formula korelasi product moment, uji regresi sederhana, uji signifikasi, dan uji koefisien deterinasi  dengan bantuan IBM SPSS ver 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata persentase learn from home yaitu sebesar 51%. Nilai tersebut berada pada kategori sedang. Sementara itu, rata-rata persentase motivasi belajar yaitu sebesar 65% dan berada pada kategori sedang. Kemudian, hasil uji korelasi menunjukan angka 0, 775 yang berarti tingkat korelasi berada pada korelasi kuat. Sedangkan, hasil uji regresi sederhana diperoleh nilai a (nilai konstan) sebesar -25,750 dan nilai b (koefisien regresi) sebesar 1,773. Artinya setiap penambahan 1% nilai learn from home, maka nilai motivasi akan menurun sebesar 1,773. Dengan demikian, semakin lama learn from home maka motivasi peserta didik akan menurun. Selain itu, uji hipotesis (uji signifikasi) menunjukan nilai sig. 0,05 yaitu sig. 0,003, artinya hipotesis alpa  (Ha) diterima yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara antara learn from home dengan motivasi belajar peserta didik di sekolah dasar.
Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Musikalitas Anak di Sekolah Dasar Anita Oktavianti Br. Tarigan; Karlimah karlimah; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.929 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41748

Abstract

Musikalitas dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang bersifat unik dan memiliki kepekaan pengetahuan atau bakat seseorang terhadap musik. Penelitian yang diajukan mengenai pentingnya meningkatkan kemampuan musikalitas anak di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam artikel menggunakan metode literature review untuk mencari informasi yang relavan terkait penelitian yang diajukan. Adapun beberapa kategori untuk mengumpulkan informasi mengenai penelitian yang diteliti. Untuk mencari sumber-sumber publikasi yang relevan diidentifikasi terkait musikalitas, seni musik dan kecerdasan, merujuk pada sumber dari database Google Scholar. Adapun beberapa rumusan masalah yang membantu mengumpulkan semua informasi. Kemudian penulis melakukan analisis setiap abstrak yang akan digunakan untuk penelitian. Selanjutnya penulis melakukan seleksi mengenai tahun terbitan dari masing masing artikel. Artikel yang dapat seleksi hanya yang diterbitkan antara tahun 2000-2019. Dan akhirnya artikel yang dapat digunakan dalam penelitian ini sebanyak 21 artikel. Banyak sekolah yang menyepelekan pembelajaran seni terutama dalam jenjang tingkat sekolah dasar. Permasalahan yang sering ditemui khususnya pada saat pembelajaran seni berlangsung siswa tidak mendapatkan inti dari pembelajaran seni tersebut.  Solusi dari permasalahan ini dengan adanya literature mengenai musikalitas dapat menambah wawasan betapa pentingnya pembelajaran seni khususnya dalam bidang musik yang mempunyai peran penting dalam kehidupan seseorang, selain dapat mengembangkan kreatifitas, musik juga dapat membantu perkembangan individu. Manfaat yang didapatkan dengan adanya belajar seni musik dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan emosional, dapat memupuk kepercayaan pada dirinya bahkan perkembangan mental peserta didik. Pentingnya untuk meningkatkan kemampuan musikalitas perilaku peserta didik dapat membentuk ke arah yang lebih baik karena seni dapat membantu anak menjadikan pribadi yang mandiri.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Amir Prihartono; Yusuf Suryana; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.755 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis pola asuh orang tua, prestasi belajar peserta didik dan pengaruh dari pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik. Dengan memahami perkembangan yang ada, diharapkan orang tua sebagai guru pertama dan terutama untuk anak-anak dapat meningkatkan pola asuh sesuai perkembangan, dan melihat kemampuan anak dari segi belajar untuk menunjang prestasi belajarnya. Pola asuh orang tua terbagi menjadi 3, yaitu 1) pola asuh demokratis, 2) pola asuh otoriter dan 3) pola asuh permisif. Masing masing pola asuh memiliki cara dan keunikan sendiri dalam pengasuhan. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau studi kepustakaan, dimana data dikumpulkan melalui kajian terhadap berbagai artikel yang diperoleh dari berbagai sumber artikel ilmiah yang relevan dengan  dengan masalah penelitian menggunakan kata kunci “pola asuh”, dan “prestasi belajar”. Hasil dari kajian literature ini yaitu 1) Pola asuh orang tua, 2) Prestasi belajar. Adapun hasil dari kajian literatur ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh dari pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik. Pola asuh yang baik dari orang tua akan berdampak besar terhadap meningkatnya prestasi belajar peserta didik di sekolah. Berdasar dari ketiga jenis pola asuh orang tua, jenis pola asuh demokratis dirasa paling tepat dan sangat dominan dalam pengaruhnya terhadap prestasi belajar peserta didik.
Co-Authors Aan Kusdiana Afiffah, Siti Harumatus Afiffah, Siti Harumatus Ahmad Mulyadi Prana Ahmad Mulyadiprana Aini Loita Aini Loita Aini Loita Akbar Maulana Akhmad Nugraha Amani, Tazkya Amelinda Suryanda Pratiwi Amir Prihartono Anggit Merliana Aninnafidz Ahmad Naufal Anita Oktavianti Br. Tarigan Annisa Widya Garini Anti Santika Anjarani Apriliya, Seni Asep Nuryadin Ayu Shinta Bella Chairunnisaa Chairunnisaa Cindy Aurellia Dadan Nugraha Dede Romi Saepul Rohmat Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Pratiwi DWI ALIA, DWI Dwina Nurmila Epon Nur'aeni L Epon Nur’aeni L Euis Aminah Qodarwati Fitri Lestari Gandana, Gilar Ghia Ghaida Kanita, Ghia Ghaida Ghullam Hamdu Haerani, Zulpa Hana Nurseha Mahmudah herdiyana, Herdiyana Hidayat, Syarip Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Iqhli Shobihi Ira Laelasari Karlimah Karlimah Khoerunnisa, Pramesti Lestari, Dinda Rizki Mahardika, Putri Momoh Halimah Monica Monica, Monica Muhammad Rijal Wahid Muharram Muharram, Muhammad Rijal W Muslihin, Heri Yusuf Nana Ganda Nur Azizah Nur Hayati Nur, Lutfi Nuraeni, Neni Nurjanah, Risa Siti Nurussaadah, Thiani Pidi Mohamad Setiadi Putri Alawiyah Putri Andani Intan Permatasari Putriani, Syita Nurcahya Rahma Nur Fauziah Rahmah, Agits Aulia Rara Annisa Fazriana Rika Mustika Sari Rita Milyartini Rizal Ridwan Suhendar Rizkiana Pratama Rosarina Giyartini Shinta Herdianti Siti Alifya Shafira Siti Harumatus Afiffah Sri Kartika Dewi Sumardi, Sumardi Susanti, Putri Irma Syarip Hidayat Syifa Mutmainnah Shafarina Taopik Rahman Tati Narawati Tb. Moh. Irma Ari Irawan Tika Yulianti Trianti Nugraheni Ulfah Samrotul Fuadah Ulfah Samrotul Fuadah Utari Dayya Suci Nurani Wiarsih, Wida Mutiara Yudi Sukmayadi Yusuf Suryana