Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Efektivitas Program Posyandu Lanjut Usia (Lansia) di Kelurahan Sumpang Binangae Muhajirin, Musdalifah; Majid, Makhrajani; Umar, Fitriani; Haniarti, Haniarti
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.855

Abstract

Posyandu lansia adalah pusat pelayanan kesehatan yang ditujukan bagi lansia, namun pemanfaatannya di Kelurahan Sumpang Binangae masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan dan pemanfaatan posyandu lansia di Kelurahan Sumpang Binangae Kabupaten Barru, Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan survei. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2023. Informan dalam penelitian ini sebanyak 18 orang terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Puskesmas 1 orang, Petugas Kesehatan lansia 1 orang dan kader posyandu 4 orang terdiri dari kader Manunggal, Maju, Bahagia dan Jaya. Informan biasa yaitu lansia sebanyak 12 orang. Pemilihan informan dengan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan posyandu lansia di Kelurahan Sumpang Binangae Kabupaten Barru dilakukan secara efektif dengan penentuan jadwal pelaksanaan posyandu yang rutin serta pelayanan kesehatan secara maksimal. Kegiatan dilakukan mulai dari pendaftaran, pemeriksaan serta pengobatan dan pencegahan pada Lansia baik di posyandu maupun melalui program kunjungan rumah lansia. Pemanfaatan posyandu lansia dikategorikan rendah disebapkan oleh beberapa faktor penghambat diantaranya yaitu dukungan keluarga yang kurang dan pengetahuan lansia yang masih kurang dilihat dari kurang efektifnya mereka melakukan kunjungan dan melakukan pemeriksaan ke posyandu lansia. Disarankan kepada pengelola Posyandu lansia agar memberikan sosialisasi dengan pendekatan kekeluargaan sehingga lansia dan keluarganya dapat mendukung seluruh program kegiatan di posyandu
PENINGKATAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DENGAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI USAHA PARIMO DALAM RANGKA PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI Majid, Makhrajani; Umar, Fitriani; Damis, Sariana; Yanas, Khairunnisa; Erwini Wulandari, Ade; Nurhikma, Nurhikma; Nurul Fikri, Muh.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2055-2061

Abstract

Wirausaha merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi, serta sebagai inovator dalam pengembangan ekonomi. Pelaku usaha di Kota Parepare sebagian besar didominasi oleh UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang saat ini menjamur adalah usaha dibidang kuliner termasuk PARIMO (paru rica mommy), yang memiliki peran sangat krusial dalam perekonomian global terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang menyokong pertumbuhan ekonomi lokal yang selama ini dibina oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Parepare dengan memberdayakan perempuan. Dalam rangka peningkatan produktivitas melalui pemberdayaan perempuan-perempuan yang berkemajuan, maka kami akan bekerjasama dengan PDA Kota Parepare untuk mengembangkan usaha PARIMO dengan memanfaatkan tehnologi yang dimulai dari proses branding, packaging yang menggunakan standing pouch aluminium foil kombinasi silver plastik transmetz bening dan menggunakan vacuum sealer untuk penyimpanan dan pengiriman jarak jauh sampai proses pemasaran produk dengan menggunakan sosial media dan e-commerce. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di rumah owner PARIMO dengan memberdayakan perempuan sebagai karyawan. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan melakukan sosialisasi kegiatan, persiapan kegiatan, pelatihan pembuatan PARIMO, pendampingan proses branding, packaging dan pemasaran melalui E-commerse. Hasil kegiatan yang telah dilakukan, yaitu : 1) edukasi dalam pemilihan bahan baku yang berkualitas dan halal untuk pembuatan PARIMO yang dapat meningkatkan pengetahuan perempuan terkait pemenuhan kebutuhan gizi dari cara pemilihan dan pengolahan bahan baku sebesar 70% dari hasil pre test dan post test yang telah dilakukan edukasi. 2). Kegiatan pelatihan pembuatan PARIMO yang sesuai dengan standar kesehatan. 3). Pendampingan pembuatan branding, pacaking dan pemasaran melalui E-commerse.
Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Melalui Inovasi Ikan Bandeng Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Majid, Makhrajani; Anggraini, Ayu Andira; M.S, Sukmah; Tasrik, Andi Muhammad Farid Faqih; Alghifari, Muh; Marshanda, Andriani; nas, Herawati; Natsir, Achmad; Nasir, Akram; Adzans, Nur
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35309

Abstract

Abstract:  This community service program aimed to enhance the economic independence of coastal women through milkfish processing innovation to create value-added products. The program was conducted in Lampa Village, Duampanua District, Pinrang Regency, involving 20 women from local small business groups. The methods included socialization, technical training in milkfish floss production, workshops on branding and packaging design, digital marketing training using WhatsApp Business, and ongoing business mentoring. Evaluation was carried out through observation, interviews, and pre–post test questionnaires to measure skill improvement and economic impact. The results showed a significant increase in participants’ technical and managerial skills. Milkfish processing ability improved from 35% to 85%,  packaging skills increased from 25% to 75%, and digital marketing knowledge rose from 20% to 70%. Moreover, participants’ household income grew from 15% to 65%, indicating positive economic impact despite being in the early stage. The produced milkfish floss became more hygienic, durable, and attractively packaged, making it marketable. The program also encouraged the formation of a women’s business group actively developing local village-based products.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat inbertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan pesisir melalui inovasipengolahan ikan bandeng menjadi produk bernilai tambah. Program dilaksanakan di Desa Lampa, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang dengan melibatkan 20 perempuan anggota kelompok usaha lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis pembuatan abon ikan bandeng, workshop branding dan desain kemasan, pelatihan pemasaran digital menggunakan WhatsApp Business, serta pendampingan usaha. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket pre–post test untuk mengukur peningkatan keterampilan dan dampak ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis dan pemahaman manajerial peserta. Kemampuan pengolahan ikan bandeng meningkat dari 35% menjadi 85%, keterampilan pengemasan naik dari 25% menjadi 75%, dan pengetahuan pemasaran digital meningkat dari 20% menjadi 70%. Selain itu, pendapatan keluarga peserta naik dari 15% menjadi 65%, menandakan adanya dampak ekonomi positif meskipun masih tahap awal. Produk abon bandeng yang dihasilkan kini lebih higienis, tahan lama, dan dikemas menarik sehingga layak dipasarkan. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok usaha perempuan yang aktif mengembangkan produk lokal unggulan desa.
Evaluasi Implementasi Home Visit Pada Program Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Leppangang Kabupaten Pinrang Sudirman, Fadilah; Majid, Makhrajani; Rasidah Wahyuni Sari; Haniarti; Thasim, Sukmawati
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.3920

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok rentan dengan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, terutama yang memiliki hambatan mobilitas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program home visit dalam layanan Posyandu Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi home visit, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Mei 2025 di Puskesmas Leppangang, Kabupaten Pinrang. Sebanyak 10 informan dilibatkan, terdiri atas kepala puskesmas, tenaga medis, kader posyandu, dan lansia penerima layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan home visit telah dilaksanakan namun bersifat reaktif dan belum terjadwal seperti layanan Posyandu Lansia pada umumnya. Hambatan utama meliputi kekurangan tenaga, keterbatasan alat, rendahnya dukungan keluarga, serta pencatatan data yang masih manual. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan home visit belum berjalan optimal dan belum terintegrasi penuh dengan layanan Posyandu Lansia. Saran perbaikan meliputi pelatihan petugas, pencatatan digital, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pemberian pemeriksaan kesehatan gratis seperti pemeriksaan mata, tekanan darah, dan pernapasan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi lansia dan memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif. Kata Kunci: Home Visit, Posyandu Lansia, Lansia, Implementasi, Evaluasi
OPTIMALISASI POTENSI PENDAMPINGAN MELALUI KONSELING PADA REMAJA NAISYIATUL AISYIYAH DALAM UPAYA PREVENTIF KANKER SERVIKS Makhrajani Majid; Muhammad Nur Maallah; Nur Ainun Anita Saleh; Yusriana Yusriana; Citra Aprilia Nursam; Atikah Wulandari H
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2502-2507

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang banyak menyerang perempuan. Melihat perkembangan jumlah penderita dan kematian akibat kanker servikks, diperkirakan bahwa sekitar 10% wanita di dunia sudah terineksi Human Pappiloma Virus  (HPV). Muncul fakta baru bahwa semua perempuan mempunya risiko untuk terkena infeksi HPV. Ineksi jenis HPV tertentu merupakan penyebab utama kanker serviks hampir 20-100 kali lipat dan kebanyakan diderita oleh perempuan, terutama pada kelompok umur muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya remaja putri agar dapat memberikan pengetahuan dan perubahan sikap kepada remaja putri agar mengetahui cara melakukan perawatan kebersihan pada organ reproduksi dan alternatif penggunaan pembalut yang terhindar dari zat dioksin dan klorin yang bisa memicu kanker. Kegiatan dilakukan dalam bentuk edukasi dengan menggunakan media flipchar dan leaflet. Peserta kegiatan adalah remaja Putri dan Nasyiatul Aisyiah sebagai mitra pada kegiatan ini yang dilakukan di Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare. Setelah memberikan edukasi diperoleh peningkatan pengetahuan dan sikap peserta tentang upaya pencegahan kanker serviks. Hasil perubahan pengetahuan dari 20,7% meningkatkan mencapai 85,3%. Diharapkan dari kegiatan ini peserta dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga sekitar sehingga para remaja putri dapat secara mandiri melakukan upaya pencegahan kanker serviks sehingga kasus kanker serviks ini dapat segera dicegah perkembangannya.
Analysis Of Factors Influencing Cervical Cancer Screening Behavior In Women Of Reproductive Age (WUS) Wulansari; Makhrajani Majid; Fitriani Umar; Arfianty Arfianty; Henni Kumaladewi Hengky
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 2 (2022): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v8i2.1622

Abstract

Background: Cervical cancer is the fourth most common cancer affecting and killing women and is more common in developing countries than in developed countries. Objective: To determine the impact of knowledge, education, attitudes, and family support on cervical cancer screening behavior among women of childbearing potential (WUS) at the Lapadde Health Center in Parepare City. Methods: This type of study is analytical with a cross-sectional design. The sample for this study was women of childbearing age who were married up to 98 using a targeted sampling technique. A questionnaire was used as a means. Data analysis used Fisher's exact test with p-value < 0.05. Results: The results showed that WUS still lacked knowledge and information. There is testing anxiety and lack of family support, resulting in lack of screening coverage. Conclusions: The study concluded that knowledge level (p=0.040), attitudes (0.036), and family support (p=0.012) had an effect on cervical cancer screening behavior, whereas education had no effect (p=0.674). Early detection behavior for cervical cancer. WUS recommends that he take the exam at least once every three years Keywords: Early detection of cervical cancer. HPV DNA; cervical cancer; pap smear; IVA test.
Evaluasi Pelaksanaan Program Kursus Calon Pengantin (Suscatin) Di Kota Parepare HS, Nur Ukhti; Majid, Makhrajani; Umar, Fitriani; Rusman, Ayu Dwi Putri; Usman, Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4226

Abstract

The high number of health problems related to reproduction, nutrition, and maternal mortality so that brides-to-be need knowledge preparation to get optimal health. The government issued preventive measures as a solution so that brides-to-be can understand the meaning of marriage and family health so that premarital education is carried out called the Bride-to-be Course (Suscatin). The purpose of this study is to evaluate the implementation of the suscatin program in Parepare City. This type of research uses descriptive qualitative. The informants were 15 people including the head of the KUA, suscatin educators, midwives, and brides-to-be by purposive and snowball sampling methods. This research was carried out in Parepare City including the KUA of West Bacukiki, KUA of Soreang, Lumpue Health Center and Cempae Health Center. The results implementation of the suscatin program in terms of human resources have been fulfilled but the infrastructure is not adequate due to the absence of suscatin independent space. Suscatin materials and methods have not complied with the rules applicable in the KUA. Premarital counseling is appropriate based on the procedures at the Puskesmas and is given in the form of a booklet or card of a healthy bride and groom, but not all brides-to-be come to participate in counseling. The suscatin program has not been fully implemented so it is recommended that relevant agencies need to increase cooperation and make rules that require brides-to-be to conduct premarital counseling at health centers, as well as for brides-to-be to follow counseling at the health center
Integrasi Edukasi Gizi Dan Farmasi Dalam Peningkatan Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur: Pendekatan Administrasi Kebijakan Kesehatan Yusriani Yusriani; Bau Kanang; Herlianty Herlianty; Makhrajani Majid; Besse Dwy Ayu Paramitha Dai; Zulkarnain Zulkarnain
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.614

Abstract

Kepatuhan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur (WUS) merupakan faktor kunci keberhasilan program keluarga berencana karena ketidakpatuhan berkontribusi pada kegagalan metode dan kehamilan tidak direncanakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi edukasi gizi dan farmasi terhadap kepatuhan penggunaan kontrasepsi pada WUS serta implikasinya bagi kebijakan administrasi kesehatan. Penelitian quasi-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest dilakukan pada 30 WUS akseptor kontrasepsi di (nama lokasi) pada (bulan) 2026. Intervensi berupa dua sesi edukasi terintegrasi gizi–farmasi diberikan selama 2 minggu melalui konseling terstruktur dan kartu pengingat jadwal kontrol. Kepatuhan diukur menggunakan skor kepatuhan (0–10) dan ketepatan jadwal kontrol, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan sebelum intervensi 20 responden (66,7%) tidak patuh dan 10 responden (33,3%) patuh; setelah intervensi proporsi patuh meningkat menjadi 24 responden (80,0%). Median skor kepatuhan meningkat dari 4 (2–7) menjadi 8 (5–10) dengan p = 0,000 (p < 0,001) yang menunjukkan pengaruh signifikan integrasi edukasi terhadap peningkatan kepatuhan kontrasepsi. Temuan ini mendukung pentingnya penguatan kebijakan administrasi kesehatan melalui SOP konseling kolaboratif lintas profesi, sistem pengingat jadwal, serta monitoring kepatuhan untuk menjaga keberlanjutan layanan KB
Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Pemberdayaan Remaja BERANI Berbasis Education Reproduktive Ayu Dwi Putri Rusman; Makhrajani Majid; Atika Wulandari; Mutmainna Tamrin; Rahma Dewi Puspita Sari; Nina Isywara Kusuma; Kurnia Yusuf
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pjmmc959

Abstract

Kekerasan seksual mengacu pada setiap tindakan yang dimaksudkan untuk memaksa hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya, terlepas dari hubungan di mana korban berada. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan (1) Pencegahan kekerasan seksual pada perempuan dan anak, (2) Masyarakat khususnya remaja tidak tabu lagi berbicara dan berdiskusi tentang kesehatan reproduksi, (3) Membantu remaja dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan UU Penghapusan Kekerasan Seksual. Peserta pada kegiatan penyuluhan ini adalah 27 remaja yang berada di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Metode evaluasi yang digunakan dalam pengabdian ini adalah menggunakan kuesioner pre dan post test yang diberikan kepada peserta melalui google form sebelum dan setelah pelaksanaan penyuluhan untuk melihat keberhasilan dari pengabdian yang dilaksanakan. Data hasil pre- post test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS. skor rata-rata pengetahuan peserta sebelum penyuluhan sebesar 22.04 meningkat menjadi 28.81 setelah edukasi. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p= 0.000, menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pemberian penyuluhan. Kesimpulan pengabdian penyuluhan kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja di Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang, Kota Parepare dinilai telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebelumnya, sehingga dinyatakan berhasil
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Ibu Hamil Melalui Bendera 1000 HPK untuk Pencegahan Stunting Makhrajani Majid; Melda Meiresa; Sitti Amina; Milda Juwina; Hasra Hasra; Nopi Nopi; Khusnul Khatima
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i1.14

Abstract

Penyuluhan tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Desa Batu Noni dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya asupan gizi dan kesehatan selama periode kritis ini. Kegiatan ini melibatkan 14 ibu hamil dan dilakukan pada 4 September 2024. Metode penelitian menggunakan pre-test dan post-test untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, 64,29% peserta memiliki pengetahuan rendah, sedangkan setelah intervensi, 71,43% peserta menunjukkan pengetahuan tinggi. Peningkatan ini menegaskan efektivitas penyuluhan dalam mengedukasi ibu hamil tentang nutrisi yang tepat dan pencegahan stunting. Dengan meningkatnya pengetahuan ini, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting di wilayah tersebut.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Majid Abidin Djalla Adzans, Nur Agusman Adam Alfina, Alfina Alghifari, Muh amir, rahmi Andi Dermawan Putra Andi Jusman Tharihk Andi Nuddin Andi Nuddin Andi Nuddin Andi Suryanti Anggraena, Ria Anggraeny , Rini Anggraini, Ayu Andira Arfianty Arfianty Arfianty Arfianty, Arfianty Armila Anar Ashar, Astahsan Asma Asma Atika Wulandari Atikah Wulandari H Ayu Dwi Putri Rusman Ayu Dwi Putri Rusman Azhari, Rafika Bau Kanang Besse Dwy Ayu Paramitha Dai Charyezmah Indah Pertiwy Citra Aprilia Nursam Damis, Sariana Darmawan Ukkas Devi Astuti Dirman Sudarman Dwi Putri Rusman, Ayu Elmayanti Eni Isclawati Erna Magga Erwini Wulandari, Ade Fitra, Nur Hazul Fitrah Haniarti, Haniarti Hardianti Merdekawati Haryanti Syukur Hasra Hasra Hengky, Henni Kumaladewi Henni Kumaladewi Hengky Herlianty, Herlianty Herlina Herlina HS, Nur Ukhti Iis Fitri Handayani Indah Asmita Dewi Irma Asriani Jannah kadir, Miftahul Khusnul Khatima Khusnul Khatimah Kumaladewi Hengky, Henni Kurnia Yusuf M, Ismayanti M.S, Sukmah Ma'ruf, Amar Marshanda, Andriani Maryam Maryam Melda Meiresa Milda Juwina Misna Muhajirin, Musdalifah Muhammad Ikram Muhammad Nur Maallah Muhammad Rivai Muhammad Roem Prakarsa Ibrahim Muhammad Siri dangnga Muin, Herlina Murti Pratiwi, Sari Mutmainna Tamrin nas, Herawati Nasir, Akram Natsir, Achmad Nina Hardiyanti Nina Isywara Kusuma Nopi Nopi Nur Ainun Anita Saleh Nur Aziza Nur Aziza Nur Rahma Nurfadila, Eva Nurhaeni Nurhaeni Nurhikma Nurhikma Nurhikma, Nurhikma Nurpaisa A, Nurpaisa A Nurul Fikri, Muh. Nurul Ilma Putri Bintang Putri Bintang Putri Rusman, Ayu Dwi Rafika Azhari Rahma Dewi Puspita Sari Rahmat Zarkasy Rahmat Zarkasyi R Rahmi Amir Rahmi Amir Rainer Schumacher Rafael B Ramlan Ramlan, H. Rasidah Wahyuni Sari Rasidah Wahyuni Sari Ratna Suhartini Reski Widia Afrilla Retno Hardiyanti Putri Husain Roem Prakarsa Ibrahim, Muhammad Samsinar Samsinar Sandi Saputra Sari Murti Sari Murti Pratiwi Sari Putri, Wanda Sari, Rasidah Wahyuni Sariana Damis Selviani, Selviani Septianjani, Andi Arna Siswahyudianto Sitti Amina Suci ramadhan, Muhammad Sudarman, Dirman Sudirman, Fadilah Suherna Sukma Sulistiawati Sulistiawati Sundary, Alya Oktavia Sunita Sunita Sunreanti Sunreanti Supardi Supardi Suwe, Andi Tenri Tabang, Syamsurijal Tasrik, Andi Muhammad Farid Faqih Thasim, Sukmawati Usman Usman Usman Usman Usman Usman Usman Usman Usman Wahyuni Sari, Rasidah Willem, Ilham wulandari, Ade Erwini Wulansari wulansari Yanas, Khairunnisa Yuli Hilda Sari Yusriana Yusriana Yusriani, Yusriani Zulkarnain Zulkarnain Zulkifli Zuraidah Inara Gani