Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Asuh Single Parent dalam Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Islam di Kabupaten Fakfak Reasa, Amsia; Nur, Indria; Rahman, Abdul
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.48962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh single parent dalam penerapan nilai-nilai pendidikan Islam di Kabupaten Fakfak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Informan utama dalam penelitian ini adalah single parent, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, pola asuh yang diterapkan oleh single parent di Kabupaten Fakfak bervariasi, mulai dari pola asuh otoriter, demokratis, hingga permisif, tergantung pada kondisi psikologis, ekonomi, dan lingkungan sosial keluarga. Kedua, penerapan nilai-nilai pendidikan Islam terwujud melalui pembiasaan ibadah, penanaman akhlak mulia, pembinaan kedisiplinan, serta pemberian teladan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, faktor pendukung meliputi motivasi religius yang kuat, dukungan keluarga besar, dan lingkungan sosial yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, tekanan ekonomi, serta minimnya pendampingan dari pihak lain.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Soft Skills Komunikasi pada Peserta Didik di SMP Negeri 1 Karas Kabestubun, Siti Rauda; Nur, Indria; Sunatar, Bambang; Salim, Agus
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49582

Abstract

Tujuan Penelitian Ini adalah Pertama: menganalisis secara mendalam strategi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan soft skills komunikasi siswa, dan Kedua, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung serta penghambat dalam implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Karas. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik utama, yaitu observasi partisipatif di dalam kelas, wawancara mendalam dengan informan kunci (dua guru PAI) dan informan pendukung (kepala sekolah, siswa, dan wali murid), serta dokumentasi. Seluruh data yang terkumpul kemudian dianalisis secara interaktif menggunakan model analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, ditemukannya sebuah model strategi adaptif yang dikonseptualisasikan sebagai "Paksaan Humanis", yakni perpaduan antara arahan terstruktur dengan penguatan positif yang afirmatif. Kedua Keberhasilan strategi ini ditopang oleh sinergi antara dukungan institusional kepala sekolah dengan resiliensi personal guru; dan Ketiga, implementasi strategi dihambat oleh sebuah sistem "Hambatan Berlapis" yang terdiri dari dinding psikologis siswa, kesenjangan kompetensi berbahasa, dan keterbatasan fasilitas.
Etnografi Suku Kokoda Juriyah; Sulfiani; Siti Fatimah Az-Zahra; Ristin Muharomah; Indria Nur
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan asal-usul sejarah, bahasa, sistem teknologi tradisional, sistem mata pencaharian, sistem pengetahuan, sistem kesenian, dan sistem religi, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnografi Suku Kokoda. Teknik penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan studi kasus. Wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan informasi dari para informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suku Kokoda adalah suku yang tinggal di wilayah Papua Barat Daya, dengan pemukiman yang tersebar di wilayah penting: Kelurahan Klasabi, Man di Kota Sorong, dan wilayah IMEKO (Inanuatan, Matemani, Kais, dan Kokoda). Terbatasnya dokumen sejarah suku Kokoda dan akses yang terbatas, sehingga cerita asal-usul suku ini sedikit berbeda di setiap kampung. Suku Kokoda yang tinggal di Kota Sorong pada umumnya telah mengenal penggunaan inovasi, mengingat wilayah kota mereka yang dekat dengan lapangan terbang DEO, Kota Sorong. Sementara itu, suku Kokoda yang tinggal di wilayah IMEKO masih hidup secara tradisional, seperti mengasapi sagu dan memancing ikan di sungai dengan menggunakan alat yang disebut ayang yang dianyam dari pelepah sagu. Kata kunci: Etnografi, Suku, Kokoda ABSTRACT Based on the historical origins, language, traditional technology system, livelihood system, knowledge system, art system, and religious system, this research aims to examine the ethnography of the Kokoda Tribe. The research technique used is field research with a case study approach. Interviews, observations, and documentation were used to gather information from key informants. The results showed that the Kokoda Tribe is a tribe living in the Southwest Papua region, with settlements scattered in important areas: Klasabi Town, Man in Sorong City, and IMEKO areas (Inanuatan, Matemani, Kais, and Kokoda). The limited collection of historical documents of the Kokoda tribe makes it impossible for anyone to access them, so the story of the tribe's origins is slightly different in each village. The Kokoda living in Sorong City are generally familiar with the use of innovation, given the proximity of their town to the DEO airstrip in Sorong City. Meanwhile, the Kokoda living in the IMEKO area still live traditionally, such as smoking sago and fishing in the river using a tool called ayang woven from sago fronds. Keywords: Ethnography, Kokoda Tribe
Efektivitas Metode Al Miftah Lil Ulum Dan Metode Klasikal Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Kitab Kuning Santri Di Madrasah Diniyah Roudlotul Khuffadz Kabupaten Sorong Al Jawad, Ulil Albab; Amin, Surahman; M, Fardan Abdillah; Nur, Indria; Sunatar, Bambang
Jurnal Edukasi Vol 13 No 1 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i1.2935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran Al-Miftah Lil Ulum dan metode klasikal terhadap minat serta hasil belajar santri di Madrasah Diniyah Roudlotul Khuffadz, Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental dengan desain pretest dan posttest. Sampel penelitian berjumlah 59 santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes akademik, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik, seperti paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik metode Al-Miftah Lil Ulum maupun metode klasikal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar santri. Namun, metode Al-Miftah Lil Ulum menunjukkan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan minat dan hasil belajar dibandingkan metode klasikal. Selain itu, terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara minat belajar santri dan hasil belajar mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik santri guna meningkatkan mutu pendidikan di madrasah diniyah.
Respon Pendidikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0 (Reorientasi Visi Misi Guru, Hakikat, dan Konsep Guru Pendidikan Agama Islam Ideal di Era 4.0 Menuju 5.0) Al Jawad, Ulil Albab; Sidek, Muhammad; Nur, Indria; Sappe, Sukman; Huzain, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14075

Abstract

Pendidikan Islam di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menghadapi tantangan signifikan dalam mengintegrasikan perkembangan teknologi dengan nilai-nilai agama. Studi ini mengeksplorasi reorientasi visi dan misi guru serta hakikat konsep guru ideal dalam konteks ini. Dengan pendekatan kualitatif dan metode penelitian kepustakaan, data dikumpulkan dari literatur ilmiah yang relevan. Pembahasan menyoroti pentingnya guru memahami dan memanfaatkan teknologi, mengembangkan soft skills, dan menyeimbangkan aspek religius dan rasional dalam pembelajaran agama. Tantangan utama termasuk kesenjangan antara tradisi dan teknologi serta keseimbangan antara aspek religius dan rasional. Guru perlu mengubah paradigma pembelajaran, menyesuaikan kurikulum, dan memfasilitasi siswa agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan di era digital. Kesimpulannya, hakikat guru di era Pendidikan 4.0 adalah menjadi pendidik yang lebih dari sekadar mengajar, melainkan juga mendidik dan memberdayakan siswa untuk menjadi pembelajar yang mandiri, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan.
Pemikiran dan Inovasi Pendidikan Islam Menurut Abu al-Hasan ‘Ali bin Muhammad bin Khalaf al-Mu’afiri al-Qabisi Siyami, Fitri; Bachmid, Mardiah; Nur, Indria; S, Sukman; Huzain, Muh.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi gagasan pemikiran Al-Qabisi tentang kepeduliannya terhadap pendidikan anak. Al-Qabisi sendiri adalah salah seorang tokoh muslim klasik yang memiliki pengaruh besar dalam perubahan pendidikan dan pembelajaran khususnya dalam bidang agama Islam. Secara khusus, Al-Qabisi membicarakan terkait dengan pendidikan dan pembelajaran terhadap anak-anak, dengan berorientasi kepada lembaga pendidikan. Pemikiran atau hasil pandangannya adalah lebih menjurus kepada konsep pendidikan anak, maklumat pendidikan, objektif, amalan penilaian, pujian, denda, metode, model pembelajaran dan teknik pengajaran serta perbahasan tentang falsafah dalam pendidikan Islam. Kajian ini merupakan kajian kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi, yaitu melalui penulisan ilmiah seperti buku, jurnal, ensiklopedia dan lain-lain yang digunakan sebagai analisis dokumen bagi membantu melengkapi hasil kajian. Sedangkan hasil kajian ini, mendapati adanya dua bagian kurikulum yang dibawa oleh al-Qabisi yaitu kurikulum ijbari dan kurikulum ikhtiyari. Pendidikan agama dan akhlak mulia sangat penting untuk menjamin
RAJA AMPAT LOCAL GOVERNMENT LEADERSHIP MODEL IN THE DEVELOPMENT OF ISLAMIC EDUCATION IN PAPUA: A Phenomenological Study In Raja Ampat District Umlati, Abdul Faris; Nur, Indria
Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2023): Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/transformasi.v6i2.1346

Abstract

This article aims to analyze the local government leadership strategies implemented in Raja Ampat district in developing Islamic education; this type of research uses Phenomenological research with a descriptive qualitative approach. The data collection methods used are observation, interview and documentation methods and fgd. The results showed that 1). The local government leadership model in the development of Islamic education in Papua by establishing transformative leadership by creating local government policies through local regulations, Establishing a Policy on the Construction of Houses of Worship (Mosques) through the Regional Budget (APBD); Policy on Providing Incentives to Mosque Takmir, Imams, through the APBD; Empowering religious social organizations; Providing study fee assistance to mosque takmir educators, imams and religious leaders that not all local governments carry out this strategy6; 2). The Raja Ampat local government develops its role as a regulator, facilitator, social welfare provider and monitoring and evaluator, resulting in better quality and quantity of mosque/mushallah worship facilities and non-formal education institutions; increasing the quality of education services and strengthening smart, qualified and competitive human resources.
OPTIMALISASI PERAN GURU PAI DALAM MENCEGAH RADIKALISME PADA PESERTA DIDIK MUSLIM DI KABUPATEN RAJA AMPAT Loji, Abu Bakar; Nur , Indria; Abdillah , Fardan
Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2023): Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/transformasi.v6i2.1347

Abstract

The objectives of this scientific research are: 1) To describe the efforts of Islamic Religious Education teachers in preventing radicalism among students at SMA Negeri 1 Raja Ampat Regency. 2) To describe optimizing the role of Islamic Religious Education teachers in preventing radicalism among students at SMA Negeri 1 Raja Ampat Regency. This research uses descriptive qualitative research located at SMA Negeri 1 Raja Ampat. This research approach is a guidance approach and a sociological approach. Data sources in this research include primary data sources and secondary data sources. Data collection methods are observation, interviews and documentation. Analysis of this research data through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that: 1) Optimization has been carried out by Islamic Religious Education Teachers in preventing radicalism, namely: a) Islamic Religious Education Teachers optimize explanations about Islam rahmatan lil 'aalamiin, b) Islamic Religious Education Teachers optimize dialogue in Islamic Religious Education learning. c) Islamic Religious Education Teachers optimize the introduction and application of Multicultural education. 2) The role of Islamic Religious Education Teachers in preventing radicalism is: a) Islamic Religious Education Teachers as educators, b) Islamic Religious Education Teachers as teachers, and c) Islamic Religious Education Teachers as mentors.
Budaya Belajar pada Lembaga Formal Pendidikan Islam: Studi Kasus di MTs Roudlotul Khuffadz Ulil Albab Al Jawad; Muhammad Sidek; Amsia Reasa; Indria Nur; Sukman Sappe; Ismail Suardi Wekke
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v13i1.3170

Abstract

This research explores the implementation of Islamic learning culture at MTs Roudlotul Khuffadz. The aim of this research is to uncover the applied learning culture, with the goal not only to achieve material proficiency but also to shape individuals who are mature and possess a positive learning culture. The research method used is qualitative, involving observation of daily activities at MTs Roudlotul Khuffadz and interviews to map indicators of student learning culture and its contributing factors. Data analysis is conducted using the Spradley method, encompassing domain analysis, taxonomy, componential analysis, and cultural theme analysis. The results of the research indicate that the implementation of Islamic learning culture at MTs Roudlotul Khuffadz is realized through systematic planning, incorporating Islamic elements, daily routines, and the cultivation of Islamic values such as worship, good behavior, noble character, manners, and daily habits. In conclusion, MTs Roudlotul Khuffadz has successfully implemented the Islamic learning culture by engaging all stakeholders, including students, parents, and educators. Islamic leadership is key in creating a school that serves as a model for Islamic learning culture.
PRINSIP DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Indria Nur; Mustakim Mustakim; Abidin Abidin; Muhammad Rusdi Rasyid
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas prinsip-prinsip desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang relevan dengan konteks modern. Menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, PAI perlu beradaptasi untuk tetap efektif dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Melalui studi literatur komprehensif, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis lima prinsip utama desain pembelajaran PAI:1. Integrasi nilai keislaman dan modernitas, 2. Pemanfaatan teknologi edukatif Islami, 3. Pembelajaran aktif dan reflektif, 4. Inklusivitas dan moderasi, 5. Evaluasi holistic. Prinsip-prinsip ini bertujuan untuk mengembangkan PAI yang tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan agama, tetapi juga pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah dalam konteks keislaman. Makalah ini juga membahas tantangan implementasi dan menyarankan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk pengembangan kurikulum yang responsif, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan sumber belajar digital yang inovatif. Kesimpulannya, desain pembelajaran PAI di era modern memerlukan pendekatan yang komprehensif, adaptif, dan responsif terhadap perubahan zaman, sambil tetap mempertahankan esensi ajaran Islam.
Co-Authors Abdilah, Fardan Abdillah , Fardan Abdillah, Fardan Abdul Kadir Abdul Rahman Abidin Abidin Agus Yudiawan Al Jawad, Abidin Al Jawad, Ulil Albab Alhamid, Abdul Rakhman Alhamid, Ipa Salma Alhamid, Yejen Alkatiri, Nony Basma Ambo Tuo, Muhammad Arsyad Amsia Reasa Andi Ahriani Andi Ahriani Anhar, Mujahid Bachmid, Mardiah Baehaqi Bambang Sunatar Boften, Sayed Arkam Buatan, Mustafa Musa Dg. Liwang, Asmita Wulansari Difinubun, Mahdi Mardani Fakaubun, Muhammad N. K. Fardan Abdillah M Fardan Abdillah M. Fatma Sari Fitri Siyami Fitri Siyami Habibah Habibah Habibah Habibah Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasse Juba Heremba, Rakiba Heremba, Saida Hermanto Hermanto Huzain, Muh. Icha Soraya Ikmal, Ikmal Ismail Suardi Wekke Ismail Suardi Wekke Jahra Jayawarsa, A.A. Ketut Jumrana B Juriyah Kabestubun, Siti R. Kabestubun, Siti Rauda Kamariyah, Sitti Katmas, Nur Eni Khatipah Khatipah Loji, Abu Bakar M, Fardan Abdillah M. Irsya Macap Maghfirah Zakaria Mardiah Bachmid Mohamad Dani Rumaelan Muh. Guzali Tafalas Muhammad Amin Loji Muhammad Huzain Muhammad Nur A Rasyid Muhammad Ramli Muhammad Rizal Fadli Muhammad Rizal Fadli Muhammad Rusdi Rasyid Muhammad Sidek Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Muzaat, Syahid Bin Niswatul Azizah Nurhayati Samsuddin Pebrian Hizbulloh Rangen, Zulkhaida K. Rasyid, Muhammad Nur A. Rasyidd, Muhammad Rusdi Reasa, Amsia Rinandi, sita Ristin Muharomah Rosdiana Rosdiana Rusdi Rusdi Rusyaid, Rusyaid S, Sukman Sahril Soean Sappe, Sukman Sarmi Sarmi Sayed Arkam Boften Shidiq, Abdul Halim Sidek, Muhammad Siti Fatimah Az-Zahra Siyami, Fitri Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukman Sappe Sukman, Sukman Sulfiani Surahman Amin Surahman Amin, Surahman Ulil Albab Al Jawad Umlati, Abdul Faris Wally, Oci Yejen Al Hamid