Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

E-Komik untuk Meningkatkan Kompetensi Plurikultural Pemelajar BIPA Pemula dalam Menggunakan Kalimat Imperatif Aurellia, Alda Clarissa; Salsabila, Alifiatus Zahra; Asteria, Prima Vidya
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8973

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa e-komik iklan hari raya bermuatan nilai plurikultural dalam format flipbook bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula (level 2), khususnya pada keterampilan memahami dan menggunakan kalimat imperatif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Media divalidasi oleh ahli materi dengan hasil 78% (cukup valid) dan ahli media dengan hasil 74% (cukup valid). Implementasi dilakukan pada tujuh pemelajar BIPA dari berbagai negara. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media tidak hanya membantu pemelajar memahami bentuk dan penggunaan kalimat imperatif secara kontekstual, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kompetensi plurikultural mereka. Pemelajar mampu mengenali makna budaya dari setiap perayaan hari raya, memahami nilai keberagaman, serta menghubungkan penggunaan bahasa dengan norma sosial budaya Indonesia. Keefektifan media mencapai 93,21% (sangat efektif) dan kepraktisan sebesar 71% (efektif), sehingga e-komik dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan unsur kebahasaan dan budaya secara seimbang. Media ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan berbahasa sekaligus menumbuhkan sensitivitas lintas budaya pemelajar BIPA.
Development of a Digital Tolerance Module as a Supplement to Basic BIPA Learning to Improve Intercultural Communication Competence Maghfiro, Dewi Lailatul; Asteria, Prima Vidya
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026 | in progress
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i1.1091

Abstract

This study aims to develop a digital tolerance module as a supplement to elementary-level BIPA learning in order to improve intercultural communication skills. The research used the Research and Development (R&D) method adapted from Borg and Gall, which includes 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) product validation, 5) product revision, 6) testing, and 7) final revision. The research subjects were a small heterogeneous class of UNESA Basic Level BIPA learners from various countries. Data collection techniques were obtained through interviews, document studies, and validation questionnaires regarding materials and media. The research instruments included interview guidelines, document studies, and expert validation questionnaires on materials and media. The research data analysis used qualitative and quantitative methods (mixed methods). The results showed that the development of this digital module produced a supplementary product that integrated tolerance values into Basic BIPA language materials through interactive multimedia features. The development procedure successfully transformed learners’ needs for sociocultural material into a product design that was validated by experts. Based on the validation test results, the digital tolerance module scored 85% in the “Highly Valid” category in terms of material and media. These findings indicate that the digital tolerance module is suitable for use as a supplement to Basic BIPA learning to support the strengthening of intercultural communication competencies.
Transformasi Persepsi Guru PJOK terhadap E-Sport dalam Konteks Pendidikan Jasmani Ristanto, Kolektus Oky; Fithroni, Hijrin; Asteria, Prima Vidya
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1107

Abstract

E-sport telah menjadi perhatian utama karena aktivitasnya meningkat pesat di kalangan remaja. Namun, kehadirannya dalam sistem pendidikan, terutama dalam PJOK, masih diperdebatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru PJOK memaknai e-sport dalam konteks pembelajaran. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi pengetahuan guru tentang e-sport, persepsi mereka terkait e-sport sebagai olahraga, nilai edukatif yang mungkin terkandung di dalamnya, potensi risiko, serta strategi implementasi yang relevan di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap sampel guru PJOK SMA Negeri di Mojokerto. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara semi-terstruktur, sementara analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik Braun dan Clarke. Analisis data hasil wawancara dalam penelitian ini di analisis menggunakan program atlas.ti. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: tingkat literasi guru tentang e-sport, perdebatan tentang legitimasi e-sport sebagai olahraga, peluang pengembangan karakter melalui e-sport, kekhawatiran terhadap kecanduan dan minimnya aktivitas fisik, serta alternatif strategi integrasi e-sport dalam pembelajaran maupun ekstrakurikuler. Kesimpulan menunjukkan bahwa guru pada umumnya melihat e-sport memiliki potensi edukatif, tetapi tidak layak dijadikan bagian inti kurikulum PJOK. Sebaliknya, e-sport lebih tepat difasilitasi sebagai kegiatan ekstrakurikuler dengan pengawasan yang kuat. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan kurikulum dan pelatihan guru dalam menghadapi transformasi digital di sekolah
Basa-Basi dalam Sapaan: Studi Pragmatik terhadap Kesantunan Berkomunikasi Masyarakat Indonesia Azmi, Talitha Fashohatul; Nisa', Choirun; Putri, Cindy Effelina Zakkia; Asteria, Prima Vidya
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 19 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v19i1.28547

Abstract

Small talk in greetings is an integral part of polite communication in Indonesian society, rooted in cultural and social values. This study aims to identify and analyze forms of small talk in Indonesian greetings through Geoffrey Leech’s politeness principles. This research employs a descriptive qualitative approach with a pragmatic discourse analysis method. The data source consists of utterances found in Indonesian-language vlog videos produced by the researchers and uploaded to the Plurikultural Indonesia YouTube channel. Data were collected using observation, participation, and note-taking techniques, and analyzed based on Leech’s politeness maxims: tact, generosity, approbation, modesty, agreement, and sympathy. The findings reveal that small talk expressions in greetings reflect pragmatic strategies to maintain harmony and communication ethics. Each maxim emerges in varied contexts depending on the situation and relationship between speakers. These findings highlight the significance of politeness in daily interaction and have implications for the development of contextual BIPA teaching materials and intercultural education rooted in local values.
PENGEMBANGAN E-COMIC BERBASIS PLURIKULTURAL BERBANTUAN AI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PEMELAJAR BIPA Rahma, Aulia; Asteria, Prima Vidya
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 13, No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.13.2.14-23

Abstract

Media BIPA yang menggabungkan budaya dan pembelajaran bahasa masih sangat kurang, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran e-comic berbasis plurikultural berbantuan AI untuk meningkatkan kemampuan berbicara pemelajar BIPA level dasar yang valid. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (R&D) model Borg & Gall yang diadaptasi menjadi 7 langkah. Subjek penelitian ini adalah pemelajar BIPA level 1 Universitas Negeri Surabaya berjumlah empat dari tiga negara berbeda. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah, wawancara, studi dokumen, dan angket validitas. Adapun instrumen penelitian yang digunakan yakni, pedoman wawancara, dan angket validitas. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Hasilnya penelitian ini berhasil mengembangkan produk e-comic berbasis plurikultural berbantuan AI deangan menyelesaikan 7 langkah proses pengembangan yakni, (1) Potensi dan Masalah; (2) Pengumpulan Data; (3) Desain Produk; (4) Validasi Desain; (5) Revisi Desain; (6) Uji Coba Produk; (7) Revisi. Adapun kevalidan media dinyatakan sangat layak atau valid sesuai kategori penilaian karena memperoleh nilai kevalidan sebesar 98,8%. Dengan demikian penelitian ini berhasil mengembangkan media e-comic berbasis plurikultural berbantuan AI untuk meningkatkan kemampuan berbicara pemelajar BIPA level dasar yang sangat valid.
Pengembangan Media Treasure Map Berbasis Plurilingual untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Pemelajar Bipa Level Dasar Dzakiroh, Azmilatudz; Asteria, Prima Vidya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.2994

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan media pemelajaran inovatif yang dapat membantu pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) level dasar dalam meningkatkan keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Treasure map berbasis plurilingual yang memadukan unsur visual, budaya, dan permainan untuk memfasilitasi proses pemelajaran menulis secara kontekstual dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi tujuh langkah, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi akhir. Penelitian dilaksanakan di Universitas Negeri Surabaya dengan subjek 9 pemelajar BIPA level dasar (A1) dari berbagai negara. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket validasi, observasi, dan tes tulis dengan instrumen berupa lembar validasi, angket respons, dan tes menulis. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Treasure map berbasis plurilingual memperoleh nilai kevalidan 84% dari ahli bahasa dan 90% dari ahli media (kategori sangat valid), keefektifan sebesar 84,5% (kategori efektif), dan kepraktisan 91% (kategori sangat praktis). Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif pemelajaran menulis bagi pemelajar BIPA level dasar karena mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, serta kemampuan menulis kalimat dan paragraf sederhana. Penelitian ini menyarankan pengembangan lanjutan berbasis digital agar media lebih interaktif dan mudah diakses.