p-Index From 2021 - 2026
7.422
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ELT Worldwide: Journal of English Language Teaching IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Telaah IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Kelola: Journal of Islamic Education Management JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Jurnal Ilmiah Aquinas Bahasa Indonesia Prima INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa English Language Teaching Prima Journal (ELT) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Randwick International of Education and Linguistics KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Journal of General Education and Humanities Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Studies in English Language and Education Vernacular Teaching English and Language Learning English Journal The Eastasouth Journal of Learning and Educations Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Journal of Language Education JELT Journal of English Education, Teaching and Literature JALC : Journal of Applied Linguistics and Studies of Cultural Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Multidisciplinary Indonesian Center Journal INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING DAN UJIAN KEMAHIRAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI PELUANG KEWIRAUSAHAAN PENDIDIKAN Jamaluddin Nasution
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol. 10 No. 2 (2025): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kelola.v10i2.9007

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kewirausahaan dalam bidang BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) serta relevansinya dengan kebutuhan sertifikasi UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) di era profesional dan akademik saat ini. Fokus utama penelitian mencakup empat aspek: konsep kewirausahaan bahasa dalam konteks BIPA, identifikasi peluang usaha yang dapat dikembangkan termasuk layanan persiapan UKBI, pemetaan target pasar potensial, serta analisis tantangan dan strategi pengembangan usaha. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan bahasa, dan telaah model bisnis pendidikan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan di bidang BIPA memiliki prospek signifikan seiring meningkatnya mobilitas global, diplomasi budaya Indonesia, serta kebutuhan profesional untuk memiliki sertifikasi UKBI. Peluang usaha yang dapat dikembangkan meliputi layanan pengajaran BIPA reguler, kelas intensif tematik, kursus persiapan UKBI, pelatihan kebutuhan profesional, penyusunan modul digital, dan layanan konsultasi bahasa. Target pasar mencakup mahasiswa asing, ekspatriat, tenaga kerja asing, diplomat, perusahaan internasional, hingga lembaga pendidikan global. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama meliputi kurangnya standardisasi layanan, kompetensi pengajar yang belum merata, akses pasar internasional yang terbatas, serta persaingan yang semakin meningkat. Strategi pengembangan yang efektif antara lain penggunaan pemasaran digital, inovasi model pembelajaran, peningkatan sertifikasi pengajar, serta kolaborasi dengan lembaga pemerintah, KBRI, dan institusi pendidikan luar negeri. Secara keseluruhan, bidang BIPA dan UKBI memiliki potensi besar sebagai peluang kewirausahaan bahasa Indonesia apabila didukung oleh strategi pemasaran dan pengelolaan yang tepat. Kata kunci: BIPA, UKBI, kewirausahaan bahasa, strategi pemasaran, peluang usaha.
TESTS IN INDONESIA AND LITERACY SERVICES AS A FORM OF ENTREPRENEURSHIP IN THE FIELD OF LANGUAGE EDUCATION Hutkem Repelina; Khairun Nisa; Jamaluddin Nasution; Kudratov Laziz Farkhodovich
JELT : Journal of English Education, Teaching and Literature Vol. 3 No. 2 (2025): October
Publisher : Rahis Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/jelt.v3i2.628

Abstract

The growing need for literacy and language competency evaluation in Indonesia has opened up new entrepreneurial opportunities in language and literature education, particularly in exam/test preparation and literacy services. This study aims to describe the forms, potential, and challenges of entrepreneurship arising from these services, and to analyze their contribution to improving the quality of Indonesian language learning. A qualitative descriptive approach was used to explore entrepreneurial practices in the provision of question banks, the creation of assessment instruments, editing and translation services, the development of literacy modules, and writing assistance. Data were collected through interviews, observations, and document studies with business actors, educators, and service users. The results indicate that entrepreneurship in the field of tests and literacy services has high prospects due to the increasing demand for authentic assessments, academic literacy, and writing support in schools and universities. However, challenges arise in aspects of instrument standardization, professional competence of practitioners, and regulations related to academic integrity. This study concludes that entrepreneurship in language and literature education has the potential to become a sustainable creative industry ecosystem for education if supported by capacity building, technology utilization, and collaboration with educational institutions.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 TIGALINGGA Rajagukguk, Sadar M; Pohan, Jusrin; Nasution, Jamaluddin
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.6932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tigalingga melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tertulis, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan menulis teks narasi siswa setelah penerapan model PjBL. Selain meningkatkan hasil belajar, penerapan model pembelajaran ini juga berdampak positif terhadap keaktifan, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta kreativitas siswa dalam menyusun teks narasi yang runtut dan sesuai dengan kaidah kebahasaan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tigalingga dan layak direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran menulis di tingkat SMA.
ANALYSIS OF THE SLANG WORD 'KUY' IN EVERYDAY LANGUAGE CONTEXT Rahmadani, Suci; Nasution, Jamaluddin; Pardede, Widya Karolina Br; Nabilla, Alyah Putri; Pandia, Kesya Klarissya Br
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4156

Abstract

Abstract: This study analyzes the use of the slang word “kuy” in the daily language of Indonesian society, particularly among teenagers and young adults. Using a qualitative approach and descriptive-analytical method, data were collected through questionnaires from 107 respondents, in-depth interviews, social media observation, and digital documentation. The findings show that “kuy” originates from the phonological reversal of the word “yuk” in prokem language, which emerged in the 1980s and gained popularity on social media around 2014. Semantically, 89.7% of respondents understand “kuy” as an invitation, but pragmatically, it also serves as a symbol of social closeness and group identity, with 57.9% considering it important to express familiarity among peers. The word is most commonly used to invite someone to do something (52.8%) and appears more frequently in social media communication than in face-to-face interaction. Its usage is moderate, with 85% of respondents using it occasionally, reflecting the younger generation’s ability to code-switch according to the communication context. This study concludes that “kuy” is not only a linguistic expression but also a cultural artifact that reflects the creativity and social dynamics of Indonesia’s urban digital generation. Keywords: slang, kuy, sociolinguistics, prokem language, social media, adolescent identity, language variation, digital communication, Gen Z, Indonesian slang. Abstrak: Studi ini menganalisis penggunaan kata slang "kuy" dalam bahasa sehari-hari masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 107 responden, wawancara mendalam, observasi media sosial, dan dokumentasi digital. Temuan menunjukkan bahwa "kuy" berasal dari pembalikan fonologis kata "yuk" dalam bahasa prokem, yang muncul pada 1980-an dan mendapatkan popularitas di media sosial sekitar tahun 2014. Secara semantik, 89,7% responden memahami "kuy" sebagai undangan, tetapi secara pragmatis, itu juga berfungsi sebagai simbol kedekatan sosial dan identitas kelompok, dengan 57,9% menganggapnya penting untuk mengekspresikan keakraban di antara teman sebaya. Kata itu paling umum digunakan untuk mengundang seseorang untuk melakukan sesuatu (52,8%) dan muncul lebih sering dalam komunikasi media sosial daripada dalam interaksi tatap muka. Penggunaannya tergolong moderat, dengan 85% responden menggunakannya sesekali, mencerminkan kemampuan generasi muda untuk beralih kode sesuai konteks komunikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa "kuy" bukan hanya sebuah ekspresi linguistik, tetapi juga artefak budaya yang mencerminkan kreativitas dan dinamika sosial generasi digital urban Indonesia. Kata kunci: bahasa gaul, kuy, sosiolinguistik, bahasa prokem, media sosial, identitas remaja, variasi bahasa, komunikasi digital, Gen Z, bahasa gaul Indonesia.
Co-Authors Agita Karina Sinulingga Akmal Akmal Alowysa Br Purba Amanda Silvia Arvie Ambarita, Surya Ningsih Amri, Hasanul Arnelita, Tia Arvie, Amanda Silvia Balqis Wandira Br Ginting, Lisa Septia Dewi Bukit, Bethesda Butar-Butar, Silvia Chitra, Latiffani Danik Budianti Dapot Hasudungan Bakkara Delsianti Dohude Desnawati Hotnauli Siburian Divia Priyanka Dolli Rotua Sinaga Dr.Rudy MA Dwi Widayati E Sri Mehulinta Sembiring Echa Febrian Nurfi Eka Dewi Siswati Elsa Margaretha Gultom Emma Martina Br. Pakpahan Episitrepo Lawolo Epriadi, Epriadi Fachri Yunanda Feni Agnes Sinaga Firman Parlindungan Fitri, Aidi Halawa, Servina Hana Rajagukguk Hanna, Jessica Sophie Hetty Kusniawaty Hutauruk, Gracia Anggelika Hutkem Repelina Indah Dewi Sartika Purba Indriyanto, Kristiawan Irene Gultom Jahidin Jessica Sophie Hanna Jonris Tampubolon Kamarudin Zai Kamaruzzaman Kartina Rahmadhani Rambe Kartono, Azwir Kenzo Khairani, Putri Khairun Nisa Khairunissa Khairunnisa Kresna Ningsih Manik Krismardo Gea Kudratov Laziz Farkhodovich Lasmi Siahaan Lasni Sumbayak Latiffani, Chitra Lauren Hotmauli Silalahi Lisa Septia Dewi Br. Ginting M. Ade Syahputra Manik, Kresna Ningsih Manullang, Riyanti Agni Hotthere Manurung, Galatia Maria Melati Sitorus Marina Marina Maulida Mandasari Lubis Merry Susanty Br Tarigan Mhd. Pujiono Miko, Win Jeroh Monica Sitorus, Fenna Muhammad Iqbal Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mustika, Samsul Nabilla, Alyah Putri Neny Hutagalung Netti Panggabean Nurdiana Nurdiana Nurmahyuni Asrul Pandia, Kesya Klarissya Br Pandia, Nurhayani Panjaitan, Lumongga Devitasari Panjaitan, Miranda Pardede, Seniwati Pardede, Widya Karolina Br Perangin Angin, Sempa Pivi Turbana Br Ginting Pohan, Jusrin Pujiyanti Purba, Nancy Angelia Rahmad Husein Rajagukguk, Sadar M Ratnawati, Fitria Risa Umami Romian H Sibarani Roniati, Roniati Rossa Anjelly Saragih Rumindah Sadar M. Rajagukguk Samosir, Sahat Maringan Sapta Friyanti Pakpahan Saragih, Rossa Anjelly Selviana Sari Dewi Sitepu Selviani Barus Sembiring, yenita Seniwati Pardede Seriana, Seriana Setiyo Wibowo Shalawati Sherine Alexandra Siburian, Desnawati Hotnauli Simamora, Pesta Junita Simarmata, Natalia Lia Sinaga, Feni Agnes Sinaga, Yolanda Agustina Sinulingga, Samuel Siregar, Elfriati Sirmawan Agustinus Balsnimandra Telaumbanua Sitepu, Selviana Sari Dewi Srilasima Pakpahan Srisna J. Lahay Suci Rahmadani Syamsiar, Syamsiar Syamsirudin syamsirudin, syamsirudin Tarigan, Merry Susanty Teguh Satria Amin, Teguh Satria Tiur Dosmaria Turnip Triana Lestari Tumanggor, Evi Bunga Turnip, Tiur Dosmaria Tuty Susianti Sihombing Vanny Wiranata Vanny Wiranata Wandira, Balqis Waruwu, Kasih Kristina Widya Arfiyanti Puspa Sari Win Jeroh Miko Yenita Br Sembiring Yosia Amelia Br. Marbun Yovita Simangunsong Yunanda, Fachri