Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Apriani, Ellita; Arnadi; Suriadi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.636

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah telah menerapkan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Namun penerapannya belum optimal sesuai dengan harapan semua pihak. Berdasarkan permasalahan diatas maka peneliti tertarik untuk lebih mengetahui lebih mendalam tentang penerapan merdeka belajar dalam meningkatkan kreativitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di SMPN 1 Mempawah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1. Perencanaan merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah sudah dilakukan guru dengan cara a) menganalisis hasil belajar (CP) untuk mengembangkan tujuan pembelajaran dan proses tujuan pembelajaran, b) merencanakan dan melakukan penilaian diagnostik, c) mengembangkan modul ajar, d) penyesuaian pembelajaran dengan tingkat pencapaian dan karakteristik siswa, e) merencanakan, melaksanakan, dan memproses penilaian formatif dan sumatif, f) pelaporan kemajuan belajar, dan g) penilaian dan evaluasi pembelajaran. 2. Pelaksanaan merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah meliputi tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan berisi salam, sapa, dan apersepsi, kegiatan inti berisi penyampaian materi, dan kegiatan penutup berisi penilaian atau asesmen. Begitu juga dengan model, metode, dan media pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan modul ajar. 3. Evaluasi merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah dibagi menjadi tiga yaitu asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif, yang mana ketiganya memiliki tujuan masing-masing dalam proses penilaian pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, guru sudah menerapkan ketiga asesmen tersebut, namun hanya terfokus pada tes lisan dan tes tertulis.
KADAR VITAMIN D TERHADAP DERAJAT LUKA PADA PASIEN DIABETES MELITUS Pratiwi, Ajeng; Suriadi; Pratama, Kharisma; Amrullah, Syahid; Pradika, Jaka
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v2i6.68

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels, which over time causes serious damage to the heart, blood vessels, eyes, kidneys, and nerves. Vitamin D is thought to affect glucose metabolism, reduce ß-cell function, and increase insulin resistance and glucose intolerance. Objective: This study aimed to determine the relationship between vitamin D levels and the degree of wounds in patients with diabetes mellitus at the Kitamura Clinic, Pontianak. Methods: This research method is a quantitative descriptive method. Results: This study showed that the majority of patients with diabetic foot ulcers at the Kitamura Clinic Pontianak had normal vitamin D levels (86.7%), while 10% had low levels, and 3.3% had high levels. Most of the wounds were at a severe level, namely grade 3 (33.3%) and 4 (30%). Spearman correlation analysis showed a negative relationship between vitamin D levels and wound severity (r = -0.267), but this relationship was not statistically significant (p = 0.153). Conclusion: This study concluded that vitamin D levels were not significantly associated with the severity of diabetic foot ulcers.
Dampak Kebijakan KPU Lombok Timur terhadap Kualitas Pelayanan Publik dalam Penyelenggaraan Pilkada 2024: Strategi Peningkatan Muh. Khairul Fatihin; Suriadi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur terhadap kualitas pelayanan publik dalam penyelenggaraan Pilkada 2024. Fokus utama kajian adalah menilai strategi kelembagaan KPU dalam menghadapi tantangan digitalisasi, peningkatan partisipasi publik, serta sinergi antar-lembaga demi mewujudkan tata kelola pemilu yang transparan, akuntabel, dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara langsung dengan komisioner KPU Lombok Timur, Tokoh, pemilih, akademisi, pemantau, dan perwakilan partai politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Lombok Timur telah mengimplementasikan berbagai inovasi digital seperti KPU Satu Data, Sidalih, Sipol, dan Sirekap sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan keterbukaan informasi publik. Selain itu, responsivitas terhadap masukan dari masyarakat dan lembaga pengawas seperti Bawaslu juga menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan pelayanan. Meski demikian, tantangan seperti regulasi teknis yang turun tidak tepat waktu dan isu validasi pendaftaran calon panitai adhoc masih perlu mendapat perhatian. Penelitian ini merekomendasikan penguatan prosedur operasional standar (SOP), peningkatan koordinasi kelembagaan, serta perbaikan sistem pelaporan dan evaluasi sebagai upaya berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik di bidang kepemiluan. KPU Kabupaten Lombok Timur juga mengadakan podcast dalam meningkatkan pemahaman publik tentang demokrasi dan pemilihan umum.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Dukungan Organisasi Sekolah terhadap Hasil Belajar Siswa SMP di Kabupaten Jayawijaya melalui Kinerja Guru Suriadi; Adi, Tiomy
Jurnal Honai Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : LPPM UNAIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61578/honai.5.1.18-22

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan dukungan organisasi sekolah terhadap hasil belajar siswa (ranah kognitif) melalui kinerja guru pada SMP di Kabupaten Jayawijaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong-lintang. Populasi penelitian adalah 996 guru pada 46 SMP, dengan sampel minimum 286 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin (e = 5%) dan dipilih melalui proportionate stratified random sampling berbasis sekolah. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup untuk mengukur kepemimpinan kepala sekolah, dukungan organisasi sekolah, dan kinerja guru, serta studi dokumentasi rekap nilai/ketuntasan KKM sebagai proksi hasil belajar kognitif siswa. Analisis data direncanakan menggunakan SEM-PLS untuk menguji pengaruh langsung dan mediasi kinerja guru. Hasil penelitian diharapkan memberikan dasar bukti bagi penguatan tata kelola sekolah dan dukungan organisasi guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian kognitif siswa pada konteks wilayah pegunungan.
Sejarah dan Pergeseran Makna Uang Panai dalam Pernikahan Adat Bugis-Makassar di Kabupaten Sidenreng Rappang Usman; Suriadi; Salida, Amrizal
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 26 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v26i1.15614

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perubahan nilai dalam konteks sosial dan ekonomi. Tujuannya adalah memberikan pemahaman tentang asal-usul tradisi ini, perubahan nilai dan maknanya, serta pandangan masyarakat saat ini terhadap uang panai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan Pendekatan etnografi. dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa uang panai merupakan sebuah simbol penghormatan bagi Masyarakat bugis makassar kepada Perempuan. Selain itu nilai budaya yang terkandung dalam uang panai sangat beragam seperti nilai adat istiadat, kekeluargaan, seni dan kreativitas, status sosial dan nilai harga diri. Adapun perubahan uang panai dari perspektif sosial yaitu peran keluarga dalam pengambilan keputusan, proses interaksi antara pihak keluarga, perubahan pola pernikahan, sedangkan dalam perspektif ekonomi adalah inflasi nilai uang panai, perilaku konsumtif, status pekerjaan dan perekonomian keluarga, sedangkan pandangan Masyarakat saat ini mengenai uang panai adalah uang panai dijadikan sebagai alat negosiasi pernikahan, sebagai alat dalam menolak tawaran pernikahan, sesuatu yang memberatkan bagi pihak laki-laki
Pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan omset bisnis umkm di era digital Suriadi; Yanti, Nur Eva; Salida, Amrizal
AKUNTABEL: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol. 20 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jakt.v20i4.14270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk meningkatkan omset dan penjualan bisnis mereka. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sidenreng Rappang, khususnya di kota Pangkajenne, melibatkan 10 informan sebagai sampel penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM telah berhasil menerapkan strategi yang sejalan dengan konsep 4P (Produk, Harga, Tempat, Promosi) dalam upaya pemasaran mereka. Mereka mengadopsi berbagai pendekatan dalam memanfaatkan media sosial, seperti memposting konten di platform media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan TikTok. Selain itu, mereka secara aktif membuat video yang menarik untuk menarik perhatian konsumen potensial dan berkolaborasi dengan pembuat konten untuk memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Manfaat yang diidentifikasi dalam penggunaan media sosial meliputi efisiensi dalam proses pemasaran, kerjasama dengan layanan kurir lokal, dan potensi komunikasi tanpa batas antara penjual dan pembeli. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi melibatkan masalah konektivitas internet, gangguan dalam penggunaan perangkat seluler, risiko akun media sosial diretas, dan keberadaan pesanan fiktif yang dapat memengaruhi bisnis mereka.