Claim Missing Document
Check
Articles

KONSUMSI SINERGISTIK PADA KOMUNITAS STAY DI KOTA MAKASSAR Sopian Tamrin; Salsabila Shafwan; Arisnawawi Arisnawawi
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v7i2.17174

Abstract

Gelombang Korea, atau Korean waves telah merambah ke berbagai Negara termasuk Indoensia. Reaksi dari fenomena tersebut ditandai dengan maraknya komunitas. Sala satunya adalah komunitas STAY yang ada di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk memotret perilaku konsumtif komunitas STAY di kota Makassar. Metode dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fenomena komunitas STAY di Kota Makassar menunjukkan satu bentuk konsumsi sinergistik. Artinya konsumsi tidak hanya dipahami sebagai tindakan individual, tetapi juga sebagai aktivitas sosial yang melibatkan berbagai bentuk interaksi dan hubungan antarindividu atau kelompok.  Komunitas STAY menunjukkan bentuk kegiatan konsumtif dengan membeli barang yang dipromosikan idolanya, album, photocard, perintilan K-Pop, juga marchendise official berupa boneka karakter idolanya. Yang menjadi faktor pendorong mereka melakukan kegiatan konsumtif dengan melakukan pembelian dengan total banyak ialah kepuasan pribadi yang dirasakan dan juga sebagai investasi di masa mendatang. Pengeluaran selama tiga bulan terakhir dari anggota komunitas, pengeluaran terbesar ialah sejumlah tiga belas juta rupiah dan terkecil adalah nol rupiah. Rata rata pengeluaran keseluruhan anggota untuk menikmati K-Pop ialah merata di bawah tiga ratus ribu rupiah.
EKSPRESI GAYA HIDUP PECINTA BUDAYA JEPANG PADA KOMUNITAS WIBU DI KOTA MAKASSAR Putri Indah Ramadhan; Sopian Tamrin
PREDESTINASI Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Predestinasi
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v16i1.63168

Abstract

Gaya hidup secara universal dikenal sebagai cara seseorang dalam mengekspresikan tingkah lakunya dan menunjukkan dilingkungannya seperti apa, Kali ini Gaya Hidup yang lebih mengarah ke jepang dibandingkan dengan yang asli dan lokal, Masyarakat cenderung lebih menyukai budaya Jepang dibandingkan dengan masyarakat lokal yang memperhatikan bagaimana orangnya. yang termasuk dalam tindakan atau tingkah laku masyarakat jepang menunjukkan betapa besarnya pengaruh budaya jepang terhadap pola pikir masyarakat yang tergabung dalam komunitas wibu, diharapkan mereka lebih mencintai budaya lokal dibandingkan jepang dan daripada mengkritik budaya lokal mereka. akan membantu dan memperbaikinya sesuai keinginan mereka di Jepang
Penyuluhan Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 2 Majene Rahman, Abdul; Najamuddin, Najamuddin; Ahmadin, Ahmadin; Tamrin, Sopian
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 5 (2023): September
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v2i5.338

Abstract

Education is not only related to academic knowledge, but also involves building the character of students. Character education aims to form good attitudes, values and behavior in students. The Pancasila student profile can be a comprehensive framework to guide students in developing good character. On this basis, service activities to disseminate and strengthen the profile of Pancasila students in the school environment need to be carried out, especially at SMA Negeri 1 Majene. Counseling is carried out by building dialogue between the service team and the school including teachers, students and education staff. The results of the service show that the Pancasila Student profile program is well understood by the participants. They try to combine Pancasila values with religious values and local wisdom.
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru SMK Yamasi di Kota Makassar Saifuddin, Saifuddin; Tamrin, Sopian; Tenrisau, Muhammad Akhsan; Wahda, Muhammad Aksha; Jusmawati, Jusmawati
Humanis Vol. 22, No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v22i2.53505

Abstract

Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, menegaskan guru harus menjadi pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru Profesional dituntut untuk memiliki kemampuan dalam berbagai aspek. Tidak hanya memiliki kompetensi dalam pembelajaran, tetapi dalam hal penulisan karya ilmiah menjadi keharusan. Pola Pembinaan Profesionalisme Guru melalui Penulisan Karya Ilmiah harus ditingkatkan secara simultan dan berkesinambungan.Bagi sebagian guru, karya ilmiah merupakan hal yang dianggap“pekerjaan yang sulit”. Akibatnya karya ilmiah menjadi hambatan dalam berbagai hal. Padahal kemampuan menulis karya ilmiah menjadi keharusan bagi seorang guru profesional. Baik dalam peningkatan karier maupun peningkatan pengetahuan dan intelektualitas yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam proses pembelajarannya.Kemampuan penulisan karya ilmiah yang dimiliki oleh seorang guru tidak datang dengan sendirinya, melainkan dengan banyak latihan dan kerja keras untuk menguasainya. Bukan hal tidak mungkin seorang guru dapat menulis karya ilmiah, baik penelitian tindakan kelas maupun penelitian lainnya yang berbasis pada keilmuan guru tersebut. Penguasaan penulisan karya ilmiah yang terlatih akan memudahkan guru dalam menulis dengan benar sesuai kaidah-kaidah ilmiah. Jika sudah terbiasa menulis dan menghasilkan banyak karya tulis, akan menunjukkan kualitas pendidik tersebut dan memberi penilaian positif bagi  lembaga di mana guru tersebut mengabdikan dirinya. 
Dramaturgi Mahasiswa Sosiologi Melalui Aplikasi TikTok Tamrin, Sopian; Idrus, Idham Irwansyah; Arisnawawi, Arisnawawi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 10, No 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.52005

Abstract

Media sosial berperan sebagai platform untuk memamerkan eksistensi diri dalam masyarakat. Salah satu platform populer saat ini di Indonesia adalah TikTok. Tiktok sangat diminati khususnya kalangan muda yang gemar mengekspresikan diri di media social. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati fenomena dramaturgi dalam konteks tujuh mahasiswa Program Studi Sosiologi di UNM melalui penggunaan aplikasi TikTok. Dramaturgi mengemukakan tentang perbedaan antara panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage). Sebagaimana Goffman, Peneliti memisahkan dua arena sosial sebagai setting yakni; front personal dalam panggung depan, dan dunia keseharian sebagai panggung belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk menggambarkan dunia kehidupan (life world) melalui pengalaman keseharian di dunia layar. Peneliti observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data baik pada kegiatan media sosialnya sebagai panggung depan dan kesehariannya sebagai panggung belakang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketujuh mahasiswa melakukan impresif manajemen dalam memainkan panggung depan melalui media social tiktok. Impresif manajemen menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengatur apa yang harus ditampilkan pada panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage). Ketujuh mahasiswa tersebut lebih ekspresif dipanggung depan melalui postingan di banding aktivitas langsung di lingkungan nyatanya.
MUSLIMAH BERCADAR (STUDI TENTANG PROSES INTERNALISASI DAN ADAPTASI SOSIAL MAHASISWI MUSLIMAH BERCADAR DI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR) Marta Suharsih; Sopian Tamrin
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 1, No 1 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v1i1.14986

Abstract

This study aims to determine: 1) the process of internalization of veiled Muslim female students, 2) social adaptation of veiled Muslim female students at the Faculty of Economics, Makassar State University. This type of research is descriptive qualitative research. The number of informants is 5 people. The selection of informants in this study by means of purposive sampling with the criteria of informants: a) students of the Faculty of Economics, Makassar State University class of 2015-2017, b) veiled Muslim female students, c) had used a veil for> 5 months. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and drawing conclusions and verification. The data validation technique uses persistence of observation and triangulation. The results showed that: 1) the process of internalization of veiled Muslim female students at the Faculty of Economics, Makassar State University was carried out through several stages, namely the listening, responding, evaluating, organizing and characterization stages. 2) social adaptation of veiled Muslim female students is done by: a) Real appearance; manifested in the form of relationship skills and a willingness to be open to others, b) Adjustment to the group; manifested in the form of cooperation and social responsibility, c) social attitude; manifested in the form of participating in social activities, empathizing, and being able to respect and respect others. 
SOSIALISASI GERAKAN ANTI BULLYING DI SMA NEGERI 1 MAJENE Tamrin, Sopian; Sulmiah, Sulmiah; Rusdi, Rusdi; Najamuddin, Najamuddin; Amandaria, Riri
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 December 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i2.66178

Abstract

Violence has become a concerning fact in the world of education. Education as a social arena that is expected to be an example of a non-violent environment actually shows the opposite indication. Based on the results of the observation, SMA Negeri 1 Majene was determined as the target of the socialization. This is also related to the agreement of the university-level community service team to focus activities in Majene Regency. The activity took place on May 11, 2024 in a classroom of a partner school. This activity targeted teachers. The participants who attended were teachers from various subject backgrounds. This variation is an added value of the forum in interpreting bullying from various perspectives. In general, teachers understand the meaning of bullying. However, they are less aware of how bullying practices operate in the school arena to the interpersonal level. The daily lives of students and teachers such as joking or teasing are still seen as normal habits that have no adverse effects on someone who is bullied. In fact, the practice of bullying causes psychological problems, which can interfere with the development of those who are bullied, especially among students. After this activity, it is hoped that teachers will become creative agents who spread inclusive values in the school environment. In addition, the community service team also hopes that with this activity, bullying practices will not occur in the school environment, especially in partner schools.
Framing Analysis of Syahrul Yasin Limpo Corruption Case in Online Media Tamrin, Sopian; Meutia, Fadhillah Sri; Riduan, Imam Malik
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 9, No 4 (2024): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v9i4.16282

Abstract

The corruption case involving Syahrul Yasin Limpo (SYL) became one of the most widely reported events in 2024, reflecting his prominent role as a state official. This study analyzes how online media frame the SYL case and construct public perception using Robert Entman’s framing model—defining problems, diagnosing causes, making moral judgments, and suggesting remedies—alongside Berger and Luckmann’s social construction of reality theory. This study analyzes the framing and construction of reality in ten articles from Detik.com, Kompas.com, Liputan6.com, and CNBC Indonesia were examined. The findings reveal diverse framing approaches: Detik.com emphasizes courtroom drama, Kompas.com maintains neutrality, Liputan6.com highlights SYL’s integrity, and CNBC Indonesia focuses on violations. These differences demonstrate the media’s role in shaping public opinion and monitoring law enforcement. The study recommends that media facilitate critical public discourse to ensure balanced and transparent reporting.
Sosialisasi Gerakan Literasi Keluarga (GLK) Pada IRT Penerima Manfaat PKH Desa Barania, Kabupaten Sinjai Mappe, Ulfa Utami; Idrus, Idham Irwansyah; Riri Amandaria; Tamrin, Sopian; Mario
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.161

Abstract

PKM di Desa Barania Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai ini, dilakukan dengan memberikan materi sosialisasi bagi penerima manfaat PKH. Sosialisasi dilakukan bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan penerima manfaat PKH terkait pentingnya literasi dalam keluarga; 2) peserta dapat mengimplementasikan gerakat literasi di dalam keluarga; 3) peserta dapat menyebarluaskan pengetahuan tentang literasi di lingkungan keluarga dan lingkungan sosial. Sasaran utama PKM ini adalah Ibu Rumah Tangga penerima manfaat PKH di Desa Barania Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai. Hasil yang didapatkan dari kegiatan PKM ini yaitu meningkatnya pengetahuan peserta terkait pentingnya gerakan literasi dilakukan mulai dari unit terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga, meningkatnya pemahaman peserta untuk mengimplemantasikan materi sosialisasi di dalam keluarga, dan peserta dapat menyebarluaskan gerakan literasi dalam keluarga yang dapat dilakukan dengan metode sederhana kepada anggota keluarga dan lingkungan sosial sekitar. Luaran dari kegiatan PKM ini yaitu; 1) meningkatnya pengetahuan peserta terkait materi sosialisasi yang disampaikan; 2) artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional; 3) publikasi kegiatan PKM GLK pada media online.
Strengthening and Implementation Plan for Social Inclusion at SMA Negeri 1 Majene Najamuddin; Kamaruddin, Syamsu A.; Ahmadin; Tamrin, Sopian; Amandaria, Riri
Indonesian Journal of Community Services Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v3i2.1648

Abstract

Social inclusion has become a crucial issue to advocate for, especially in a diverse country like Indonesia, which frequently faces violence and exclusive treatment. Norms such as Pancasila and Bhinneka Tunggal Ika serve as a glue for diversity, yet tensions among citizens still exist. Schools play a strategic role in disseminating inclusive values from an early age, but challenges such as bullying, violence, and harassment persist. Therefore, it is vital to make schools arenas for practicing social inclusion, which not only fosters acceptance of differences but also addresses issues of violence. The implementation of social inclusion in schools must go beyond mere actions; it is a commitment to creating an environment that welcomes all students, regardless of background. Inclusive education helps reduce stereotypes, enhances empathy, and strengthens social skills. Schools that adopt this principle open opportunities for meaningful learning, improve emotional well-being and help shape future leaders who are sensitive to diversity. This implementation requires collaboration among teachers, students, parents, and the community, as well as support from inclusive policies. With concrete steps, social inclusion can strengthen the foundation of a more just, diverse, and equitable society.