Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Baby Massage dan Baby Spa (Solus per Aqua) terhadap Motorik Kasar Bayi Usia 4-6 Bulan Naufal, Adnan Faris; Artika, Prilliya
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby massage adalah sentuhan / pijat pada bayi yang dapat memberikan kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi. Baby Spa (Solus per aqua) adalah stimulasi yang bermanfaat bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Bermain air atau berenang akan melatih otot-otot bayi berkembang dengan sangat baik, sendi tumbuh optimal, pertumbuhan berat badan dan panjang badan akan meningkat, dan tubuh akan menjadi fleksibel. Mengetahui perbedaan pengaruh baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4 – 6 bulan di bidan praktek mandiri wulan singopuran. Metode penelitian menggunakan pendekatkan quasi eksperimental dengan desain penelitian pre dan post test. Sempel penelitian adalah bayi usia 4 – 6 bulan dengan jumlah 20 bayi, 10 kelompok perlakuan baby massage dan 10 perlakuan baby spa (solus per aqua). Penelitian ini dilakukan secara rutin 1 minggu 1 kali selama 4 kali dengan durasi 20-30 menit. Dari hasil uji paired sample t- test pada hasil pre test dan post test nilai motorik kasar dengan GMFN (Gross Motor Function Measure) menggambarkan bahwa kelompok baby massage dan kelompok baby spa mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan, karena nilai p = 0,000 yang berarti p < 0,05 jadi Ha diterima. Dan hasil uji independent t-test yang tujuannya untuk mengetahui perbandingan peningkatan motorik kasar pada kelompok baby massage dan kelompok baby spa, hasil menunjukkan bahwa pada kelompok baby massage nilai p = 0,562 berarti Ha ditolak. Sedangkan pada kelompok baby spa nilai p = 0,562 berarti Ha ditolak. Ada pengaruh pemberian perlakukan baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan dan tidak ada perbedaan pengaruh perlakuan baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan di PMB Wulan Singopuran.
Penggunaan Media Edukasi Touch Me Baby (Sentuh Aku Sayang) Untuk Meningkatkan Kontraksi Otot Tangan Dan Mengurangi Hipotonus Pada Komunitas Difabel Tasikmadu Karanganyar Naufal, Adnan Faris; Hidayat, Syarif; Raihani, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Difabel adalah suatu kehilangan atau ketidaknormalan baik psikologis, fisiologis maupun kelainan struktur atau fungsi anatomis. Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang menjadi cacat (difabel), diantaranya adalah penyebab lahir atau bawaan dari lahir, pada umumnya yang menyebabkan seorang anak bisa terlahir cacat adalah kurangnya nutrisi yang diterima oleh kandungan. Program pengabdian masyarakat ini ada tiga belas pasien menderita difabel. Pasien diminta untuk memainkan alat Touch Me Baby dengan level-level yang telah ditentukan untuk dapat mengahasikan luaran yang diharapkan. Luaran utamanya adalah isi perubahan data dari hasil program yang telah dilaksanakan yaiu dapat meningkatkan fungsi gerak motorik pada tangan. Luaran sampingannya adalah komunitas difabel dapat mandiri dan menjadi pelopor untuk terus bergerak Subjek dapat memainkan alat Touch Me Baby secara tepat dengan mengikuti instruksi yang telah diberikan sebelumnya. Dengan hasil yang diperoleh adanya peningkatan signifikan pada kekuatan kontraksi otot tangan. Touch Me Baby merupakan program yang dapat meningkatkan kontraksi otot tangan dan mengurangi hipotonus pada komunitas difabel.
Edukasi Dan Analisa Postur Pada Anak di TPA Amanda Desa Gonilan Naufal, Adnan Faris; Ardiani, Savilla Dara; Widodo, Agus; Safitri, Amaliyah Hana; Marlis, Dinik Ayundya; Oktaviana, Riast Eka; Triyani, Lusi Amalia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan latihan edukasi kesehatan yang dilakukan pada anak-anakTPA Amanda Gonilan diikuti oleh sekitar 30 anak pada pertemuanpertama dengan usia 6-12 tahun. Kegiatan awal diisi denganpengenalan dan screening foot print sebagai pemeriksaan flat footdan didapatkan data dari 30 anak TPA 19 diantaranya menderita flatfoot. Penentuan flat foot menggunakan perhitungan clark’s angle,dengan rata-rata sudut 19-20 derajat dan mengukur keseimbangananak dengan kondisi flat foot. Setelah didapatkan data anak yangmengalami flat foot dilakukan diskusi ddengan pengurus TPAAmanda Gonilan terkait perizinan latihan pada keluarga anak yanghasilnya tiap anggota komunitas terbagi menjadi 2 kelompok untukmelakukan perizinan door to door ke tiap anak. Dari 19 anak yangmenderita flat foot hanya 8 diantaranya yang bisa mengikutiprogram latihan, permasalahan perizinan yang tidak diberikankeluarga terkait lokasi latihan, kesibukan anak, ataupun dari anakitu sendiri tidak kooperatif dalam kunjungan
Perbandingan Kadar Bilirubin pada Bayi Normal dan Bayi Prematur yang Mengalami Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Moewardi Naufal, Adnan Faris; Rahmayanti, Adelia; Pratiwi, Anisa Asri; Rohmadhani, Wina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbandingan Kadar Bilirubin pada Bayi Normal dan Bayi Prematur yang Mengalami Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Latar Belakang: Bilirubin merupakan hasil pemecahan hemoglobin yang dianggap sebagai penanda kelainan pada hati dan darah. Produksi bilirubin pada bayi baru lahir dua kali lipat dari pada orang dewasa, yaitu sekitar 8,5 ± 2,3 mg/kg berat badan per hari. Hiperbilirubinemia adalah kondisi dimana sklera dan kulit menguning disebabkan oleh kadar bilirubin total yang melebihi 5 mg/dL. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar bilirubin pada bayi normal dan prematur yang mengalami hiperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Metode Penelitian: Cross-sectional study dilakukan pada 77 bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Data di analisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-smirnov dan uji beda Mann-Whitney. Hasil: Hasil dari uji Kolmogorov-smirnov adalah p = 0.000 yang berarti data berdistribusi tidak normal dan hasil dari uji beda Mann-whitney adalah p = 0.019 yang berarti hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar bilirubin pada bayi normal dan bayi prematur yang mengalami hiperbilirubinemia di Rumah Sakit
Hubungan Kelahiran Bayi Premature Dengan Kondisi Hyperbilirubinemia Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta Naufal, Adnan Faris; Rohmadhani, Wina; Pratiwi, Anisa Asri; Rahmayanti, Adelia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelahiran prematur adalah penyebab umum kematian sebesar 70% pada bayi baru lahir, dan mungkin disebabkan oleh banyak faktor lainnya seperti 50% dari komplikasi neurologis jangka panjang pada bayi baru lahir. Hyperbilirubinemia merupakan masalah umum yang sering dijumpai pada bayi baru lahir yang belum cukup umur atau sering disebut juga prematur. Dampak dari hyperbilirubinemia akan berpengaruh pada aspek tumbuh kembang seorang anak seperti kerusakan sel otak dan kerusakan saraf terutama saraf auditori yang memengaruhi pendengaran. Mengetahui adanya hubungan kelahiran bayi yang terlahir prematur dengan kondisi hyperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observational dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Jumlah sample sebanyak 79 bayi. Menggunakan uji normalitas kolmogorov-smirnov dan uji kolerasi sperman rho. Hasil dari uji normalitas p = 0,000. Hasil uji kolerasi sperman rho didapat nilai p = 0,018 dan nilai kolerasi r = 0,259. Berdasarkan dari kajian data dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara bayi yang terlahir prematur dengan kasus hyperbilirubinemia.
Program Try Out Ujian Kompetensi Fisioterapi Berbasis Internet Based Tes : Pengabdian Masyarakat Naufal, Adnan Faris; Ardiani, Savilla Dara; Azizah, Hikmah Ma’rifatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian Uji Kompetensi atau UKOM merupakan kegiatan ujian yang diselenggarakan bagi calon tenaga kesehatan termasuk di bidang Fisoterapi. Seorang Tenaga Kesehatan yang ingin mengabdikan dirinya di instansi kesehatan, diwajibkan untuk mengikuti UKOM guna mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). Sesuai aturan perundang-undangan fisiterapi atau profesi kesehatan lainnya dalam menjalakan praktik profesinya pada masyarakat wajib memiliki STR. Menyelenggarakan Try Out (TO) Uji Kompetensi Fisioterapi Indonesia yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan individu/mahasiswa dalam menjawab soal-soal uji kompetensi fisioterapi dan juga memperkenalkan interface atau aplikasi yang digunakan dalam uji kompetensi. Fisioner menyelenggarakan pelatihan atau edukasi terkait try out untuk dapat mnemahami tipe-tipe soal agar terus bagi mahasiswa sesuai dengan kriteria soal uji kompetensi fisioterapi, serta mendapatkan edukasi terkait tips menjawab soal-soal uji kompetensi fisioterapi Indonesia. Diharapkan dengan diadakan try out fisioner dapat melaksanaan uji kompetensi fisioterapi terutama fokus pada persiapan-persiapan (input) uji kompetensi fisioterapi. Untuk mencapai output yang memuaskan .
Buku Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus Naufal, Adnan Faris; Islamiatun, Zunitasari Kholifah; Zahra, Nabila Ardelia; Karyanto, Muhammad Dhaffa; Dharmawan, Yan Ari Tya; Pristianto, Arif
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa tumbuh kembang anak merupakan masa-masa rawan yang membutuhkan perhatian serius oleh orang tua maupun orang dewasa lainnya. Informasi tentang tumbuh kembang anak dapat diperoleh dari berbagai sumber, dan tentunya akan berpengaruh terhadap masa depannya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau keluar biasaan, baik fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional, yang berpengaruh secara signifikan dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain yang seusia dengannya. Cerebral Palsy merupakan salah satu klasifikasi anak tunadaksa yang mengalami hambatan fisik di sebabkan terjadi gangguan atau kerusakan pada sistem syaraf pusat yang menyebabkan gangguan atau hambatan pada kemampuan mobilisasi, sensoris dan kemampuan koordinasinya. Penyebab dari kelainan yang dimiliki ini banyak karena letak kerusakan pada penyandang cerebral palsy ini terdapat pada sistem syaraf pusat pada bagian otak dan sum-sum tulang belakang yang merupakan pusat dari aktivitas hidup manusia (pusat sensoris, pusat motorik, pusat keseimbangan dan lain sebagainya). Hal yang terpenting adalah orang tua harus membantu anak mengembangkan kemampuan pada berbagai aspek kehidupan, seperti kemampuan komunikasi, bina-bantu diri, mobilitas, perkembangan pancaindera, motorik halus dan kasar, kognitif, dan sosial. Di samping itu juga di Indonesia sekarang belum ada buku yang dimana berfungsi sebagai rapot atau perkembangan anak dalam menjalani terapi. Down syndrome adalah kelainan genetic disebabkan oleh trisomi kromosom 21. Sehingga dengan adanya kegiatann komunitas ini,kami membuat buku guna membantu prosesassessment anak berkebutuhan khusus
Edukasi Penerapan Constraint Induced Movement Therapy Menggunakan Media Puzzle Terhadap Anak Cerebral Palsy Di Sanggar Inklusi Kinasih Wijaya Ramadhanti, Alya Yuanita; Keumala, Melati Ulee; Risbiyanto, Stevenny Aulia; Putri, Nuristiqomah Dwi; Triasari, Ana; Naufal, Adnan Faris; Pristianto, Arif
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy adalah suatu gangguan permanen tapi tidak berubah yang melibatkan gangguan gerakan atau postur atau keduanya, dan gangguan motorik fungsi disebabkan oleh gangguan non-progresif, lesi, atau kelainan yang muncul di otak yang sedang mengalami perkembangan. Gangguan utama pada tipe ini terletak pada sistem koordinasi dan pusat keseimbangan pada otak Cerebellum. sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Teknik Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) adalah teknik yang digunakan dalam pengobatan rehabilitasi untuk mengobati individu dengan penurunan fungsi ekstremitas atas untuk meningkatkan kemapuan motorik.Setelah dilakukan terapi selama 8 kali didapatkan adanya peningkatan kemampuan motorik pada ekstremitas atas.Penatalaksanaan Contraint Induced Movement Therapy (CIMT) terdapat peningkatan tonus otot dan kemampuan mototrik.
Pengaplikasian Permainan Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Pada Anak Autism Di SLB Mitra Ananda Colomadu, Karanganyar Purwagayatri, Diajeng Sabina; Nabilah, Hana Laila; Baehaqi, Daru Mukti; Khotimah, Annisa Khusnul; Sari, Eva Arnaz; Naufal, Adnan Faris; Pristianto, Arif
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas motorik anak autisme memiliki perbedaan dengan anak normal terletak pada perkembangan motorik anak yang lebih lambat dari anak normal sehingga mengalami ketidakmampuan aktivitas motorik untuk melakukan tugas-tugas yang memerlukan koordinasi motorik dan keterampilan gerak. Bermain merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikkan, memberikan kesempatan kepada anak untuk beradaptasi dengan orang lain dan lingkungan serta berdampak pada perkembangan motorik dengan menggerakkan otot secara berulang-ulang untuk meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan kelincahan otot, sehingga terjadi perkembangan motorik kasar dan halus. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah SLB Mitra Ananda Colomadu, Karanganyar. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik anak autism yang mengalami keterlambatan dengan memberikan permainan motorik. Kegiatan berupa pengenalan dan pengaplikasian permainan pada anak autism dan melakukan evaluasi pada anak terkait permainan dengan mengamati anak ketika bermain. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah permainan yang diberikan dapat diikuti dengan cukup baik walaupun ada beberapa anak autism yang memerlukan bantuan tetapi sebagian besar anak autism mengerti dan mengikuti instruksi yang diberikan. Permainan motorik dapat diterima oleh anak autism dengan antusias sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bisa dijumpai anak autism bermain dengan permainan motorik yang telah diberikan saat istirahat ataupun waktu luang sehingga meningkatkan kemampuan motorik anak autism.
The Role of Physiotherapy in Children with Autism Spectrum Disorder: Case Report Rachmatika, Bahertha; Naufal, Adnan Faris; Muazarroh, Salma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) is a complex neurobiological developmental disorder that is diagnosed in childhood. Physiotherapy can play a role in helping reduce problems to minimize the occurrence of growth and development disorders. Helps prevent spasticity by releasing the Golgi Tendon Organ(GTO), as well as doing massage to relax and reduce pain. After 3 treatments, the results obtained were a decrease in T0:4 to T3:0 as measured using the Wong Baker FACES Pain Rating Scale. Spasticity decreased from T0:2 to T3:0 which was assessed using the Ashworth scale. The results showed that GTO release and massage were effective in ASD cases.
Co-Authors Agus Setyawan AGUS WIDODO Almadani, Zahra Amalia, Farah Rizki Amanda, Mutiara Sabta Andhini, Nur Intan Lia Putri Andi Saputra Ardiani, Savilla Dara Arieputra, Achmad Briliansyah ARIF KURNIAWAN Arif Pristianto Arif Setiawan Arimbi, Cindy Kartika Arimbi, Luluk Setya Artika, Prilliya Arwida, Neriya Asmarasikha, Aldila Lutfi Astari, Rahmi Windhy Asyifa. , Nabila Kultsum Atik Hidayati Awanis, Almas Azizah, Hauna Nur Azizah, Hikmah Ma’rifatul Azizah, Ummi Azizi, Laili Rahmawati Azkia, Anida Fitri Baehaqi, Daru Mukti Bagassabirin, Nugrah Satria Billa, Azizah Shalsa Darojati, Hafizhah Putri Ilma Deistriany, Zehra Karil Dewangga, Mahendra Wahyu Dharmawan, Yan Ari Tya Diki Retno Yuliani, Diki Retno Efendi, Alfina Ramadani Dyah Efendi, Elif Nur Fadhil, Adnan Rizqy Farid Rahman Farlinda, Anzela Rosepti Fikriyah, Istimrorul Najibatil Firdaus, Zahrina alyani Fitri, Anida Azkia H, oor Ifah Wahyuni. Handayani, Dwi Putri Puspita Hastuti, Nimah Hawari, Dadang Hidayah, Fenisa Nurul Hidayat, Egalia Novika Hidayati, Ina Hizza, Rifqi Warnedi Ilmi, Dhiki Fadhilah Islamiatun, Zunitasari Kholifah istiqomah istiqomah Izzatul Arifah Jeara, Orlens Rambu Juriansari, eti Karyanto, Muhammad Dhaffa Keumala, Melati Ulee Khairullah, Fakhri Khairunissa, Hatifa Khairunnisa, Fatimah As-Syifa Khasanah, Dini Afriani Khotimah, Annisa Khusnul Kinasih, Putri Kingkinarti, Kingkinarti Kurniawati, Innie Lathifani, Nabila Rizka Latif, Syariah Latifa, Devi Indah Latifah, Yayu lestari, sulis Lutfi, Idvan Maharani, Silvia Putri Manun, Arumi Lulul Marasabessy, Mahdi Ramadhani Idris Marinto, Luklu Eko Marlis, Dinik Ayundya Maulana, Hakny Kusuma Maulana, Jais Rizki Muazarroh, Salma Muna, Naliatul Nabila, Aulia Safa Nabilah, Hana Laila Naim, Karimatun Nasuka, Muhammad Ni'mah, Dita Nurul Noviyana, Ulfa Nur Azizah Nurrahman, Muhammad Rizqa Nurulinsani, Atikah Nurwahidah, Kamila Oktaviana, Riast Eka Olivia, Septina Permatasari, Ayu Amalia Pradana, Anas Pradani, Frita Aulia Pradipta, Puspita Asri Pramudya Kurnia Prasetyani, Marlita Prasojo, Wildan Prima Jalu Pratiwi, Anisa Asri Prihastomo, Teguh Purwagayatri, Diajeng Sabina Puspitaningrum, Dinda Ayudya Putri , Nuristiqomah Dwi Putri, Amanda Permata Putri, Fatati Nurainni Putri, Nuristiqomah Dwi Putri, Rafika Sakina Putri, Yulinda Permata Rachmat, Ahdiyat Ananta Rachmatika, Bahertha Radinda, Indiana Rahmadhani, Desty Tri Rahmania, Ifitita Nayla Rahmayanti, Adelia Raihani, Siti Ramadhanti, Alya Yuanita Ramahandika, Achmad Kukuh Ramona, Dela Ridwan, Yumnariffa Ulayya Risbiyanto, Stevenny Aulia Rizky , Aisyah Shabrina Rizqi, Muhammad Ziddan Rizqillah, Indah Prima Rohmadhani, Wina Safitri, Amaliyah Hana Safitri, Eri Fersiana Salsabila, Sherin Nada Samiyem, Samiyem Sari, Eva Arnaz Setiyaningsih, Rita Siddiq, Muhammad Nizar Siti Khadijah Sri Yunanto Sukatwo, S Sukmawati, Andera Prastina Sulistiowati, Nabilah Tri Susilo, Ridwan Andi Syarif Hidayat Taufik Eko Susilo Tiara Fatmarizka Totok Budi Santoso Triasari, Ana Tristian, Deviana Triyani, Lusi Amalia Ulfah, Nadiah Uswatun Hasanah Utami, Atika Rianti Viola, Christine Wahyu Tri Sudaryanto Wahyundari, Dhanti Wardani, Rina Kusuma Wardhani, Azzahra Irkoshaum Kusuma wati, Mida Wibowo, Olga Syahfitri Widyaningrum, Ni Luh Gadung Widyastuti, Anggitya Wijayaningsih, Anteng Wijianto Wijianto Wulan Adis Aranti Yanuar, Reza Arshad Zahra, Izdihar Zahra, Nabila Ardelia Zein, Renny Hidayati Zulfatirrohman, Atikah Itsna