Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTATION OF KI HADJAR DEWANTARA'S PHILOSOPHY IN LEARNING TOPICS AT ISLAMIC KINDERGARTEN Deviyanti, Novita; Priyanti, Nita
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v4i2.32720

Abstract

Children's skills become the focus in education. The concept of implementing Ki Hadjar Dewantara's philosophy in building the character and skills of 4C Creativity Thinking and innovation, Critical Thinking and Problem Solving, Communication, and Collaboration. Critical thinking is critical thinking is the process of seeking the truth in information received or in problem-solving, or it is the capacity to think abstractly by applying analysis and assessment of information received.  Problem solving is a capacity to overcome any hurdles that stand in the way of your aims. Communication is an aptitude for sharing information, messages, ideas, ideas, thoughts, and feelings with others with the goal of eliciting participation; as a result, the information, messages, ideas, ideas, thoughts, and feelings become the communicator's and communicant's property. Analysis of learning topics in teaching modules aims to measure the extent to which the teaching modules used in Darul Qalam Islamic Kindergarten contain learning topics that contain the implementation of Ki Hadjar Dewantara's philosophy (kodrat zaman dan kodrat alam). This research method uses content analysis through the study of teaching modules. Content analysis is an in-depth discussion of the contents of written or printed information in the mass media symbol coding technique, namely recording symbols or messages systematically, then given an interpretation. The results of analysis kodrat alam show that there are 14 indicators, including the highest on the focus indicator (49%), and the results of the analysis of kodrat zaman, creative (50%), collaboration(32%), critical thinking(11%), communication(7%).
Implementation of an Inclusive and Creative Approach as Curriculum Enrichment for Early Childhood Education with Special Needs Priyanti, Nita; Setiawan, Imam
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v6i2.33363

Abstract

Children with special needs require an inclusive and diverse approach for education to supporting their optimal development. Sekolah Alam Atifa is an educational institution with a nature-based learning concept, offers a holistic and fun learning experience. Its main objective is to improve the social, motor, cognitive and critical thinking skills of children with special needs through gardening and small farming activities. This research used a qualitative approach with a case study design. The research participants consisted of 10 children with special needs aged 4-7 years at Atifa Nature School. Curriculum Enrichment through Gardening and Little Farm are implemented in the daily education program, involving activities such as planting and caring for plants, raising small animals, and learning the life cycle of nature. The implementation of Curriculum Enrichment through gardening and “Little Farm” at Atifa Nature School shows a positive impact on children with special needs. They experienced an increase in skills, children's motor abilities also improved. Cognitively, children gained a better understanding, developed a sense of responsibility, confidence, and perseverance and improved in critical thinking. This implementation can be adopted by other educational institutions to support the development of children with special needs in a holistic and inclusive manner.
Model Pembelajaran Sentra Pada Anak Usia Dini Kasiati, Kasiati; Al-jufry, Lubna; Fransiska Daisiu, Konny; Wonna Wara, Ludgardis; Priyanti, Nita
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.80

Abstract

Penerapan model pembelajaran Sentra pada anak usia dini. Permasalahan ini diteliti dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya studi kasus. Subyek penelitian yang terlibat adalah anak, guru, dan orangtua. Data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik uji validitas data dengan perpanjangan pengamatan,ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi tenik. Hasil penelitian penerapan model pembelajaran sentra dilakukan dengan penyelenggaraan pembelajaran berfokus pada anak dalam lingkaran menggunakan empat jeniDrs pijakan yaitu pijakan lingkungan main, pijakan sebelum main, pijakan selama main, dan pijakan setelah main. Penerapan model pembelajaran sentra dapat menstimulus anak untuk dapat mengoptimalkan enam bidang perkembangana anak. Media pembelajaran yang digunakan yaitu APE dan juga pemanfaatan barang bekas.
Mengenal Model Kooperatif Numbered Head Together (NHT) Untuk Pembelajaran Anak Usia Dini Palupi, Diana Indah; Rahmani, Emma; Yusnita, Erlin; Pertiwi, Hikmah; Gustina, Hera; Priyanti, Nita
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.89

Abstract

There are many learning models that can be practiced at all levels of education, one of which is the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model. This article discusses the NHT learning model which explains the history, definition, disadvantages and advantages, main characteristics, principles, and objectives of this NHT model. This article was created considering that the NHT learning model is still rarely used by educators, especially in learning at the unit level of early childhood education. So it is hoped that this article can expand knowledge, especially among educators as parties who have an important role in providing education for early childhood. This research uses a qualitative type of research by referring to descriptive analysis from various relevant sources as well as studies from research results that have applied the NHT learning model to early childhood learning. The type of study used is a literature study by collecting information from books, journals, article discussions, and others. The results of this study are known that the NHT learning model can improve children's cognitive and social abilities and can influence student interaction patterns and has the aim of improving academic mastery.
Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini dengan Metode Bercerita di TK Al-Fitrah Herlina, Lina; Priyanti, Nita; Rizawati, Rizawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini melalui metode bercerita di TK Al-Fitrah. Menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pada tahap pra-siklus, hanya 45% anak mencapai perkembangan yang diharapkan. Setelah siklus I, terjadi peningkatan hingga 60%, meski masih ada kendala seperti kurangnya empati dan kesulitan berbagi. Pada siklus II, metode bercerita ditingkatkan dengan kuis dan permainan, menghasilkan 86% anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam empati, keterampilan komunikasi, pengendalian emosi, dan kerjasama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bercerita efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak, membangun nilai empati, dan memfasilitasi interaksi yang lebih baik.
Meningkatkan Pemahaman Kekerasan Anak melalui Metode Bercerita dengan Teknik Membaca Nyaring di TK Al Fitrah Kota Tanggerang Selatan Kusmiati, Sri; Priyanti, Nita; Priedarningtyas, Ajeng
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kekerasan pada anak melalui metode bercerita dengan teknik membaca nyaring di TK Al Fitrah, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model dari Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah 10 anak, dan data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode bercerita dan membaca nyaring, pemahaman anak tentang kekerasan meningkat signifikan. Pada siklus pertama, 54% anak mencapai perkembangan yang sesuai harapan, dan pada siklus kedua, 80% anak menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode ini efektif untuk meningkatkan pemahaman kekerasan pada anak, memberikan kontribusi penting dalam mencegah kekerasan di lingkungan sekolah.
Menjelajah pemahaman Guru PAUD tentang implementasi kurikulum merdeka Priyanti, Nita; Apriansyah, Chandra; Harmiasih, Srie; Nurhayati, Siti; Anggrayni, Rice; Lenny, Lelly; Kumari, Rini; Risman, Vera; Winarsih, Yayuk
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.21211

Abstract

Pada tahun 2020 Kemendikbudristek merilis sebuah kebijakan yaitu Kampus Merdeka Belajar sebagai pondasi untuk membantu mahasiswa menjadi lulusan yang berprestasi, relevan dengan perkembangan zaman, dan siap menjadi pemimpin yang berjiwa kebangsaan yang luhur.Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memberikan pemahaman tentang kurikulum merdeka, baik dalam hal penyusunan KOSP, pembelajaran intrakurikuler, maupun Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap guru-guru PAUD di Kota Bogor. Kegiatan PKM ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil dari pre-test menunjukan rata-rata 50% pengetahuan guru-guru PAUD di Kota Bogor yang mengikuti pelatihan tentang Kurikulum merdeka, sedangkan hasil post-test menunjukkan peningkatan rata-rata 76% diperoleh peserta dengan bertambahnya pemahaman tentang kurikulum merdeka, baik dalam hal penyusunan KOSP, pembelajaran intrakurikuler, maupun Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, sebanyak 95% peserta mampu membuat dan menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing Lembaga.
Implementasi Media Audiovisual dalam Mengembangkan Minat Berkreasi Pada Anak Usia Dini Hariyanti, Ninik; Priyanti, Nita
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.3141

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan perilaku minat kreatif pada siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Batam setelah penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan memfasilitasi pembelajaran berdasarkan minat bebas berkreasi dengan menggunakan media audiovisual. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu (1) Cara memfasilitasi pembelajaran berdasarkan minat kreativitas anak adalah dengan memberikan kebebasan kepada anak dalam memilih penampilan kegiatan seni pertunjukan, memotivasi anak untuk mengikuti kegiatan pelatihan persiapan pertunjukan seni agar anak semangat mengikuti kegiatan pertunjukan seni, karena cocok penampilan yang mereka pilih sendiri, (2) Mengetahui media audiovisual sebagai sarana untuk mengembangkan minat berkreasi anak yaitu dengan menggunakan LCD proyektor pada saat anak berlatih lantunan, menari, senam dan kegiatan lainnya di pusat kebudayaan dalam rangka persiapan pertunjukan seni, (3) Mengetahui pelaksanaannya mengembangkan minat kreativitas anak, yaitu dengan kegiatan pertunjukan seni ini anak-anak senang dan berani tampil di panggung sampai akhir serta menunjukkan ekspresi baik gerak maupun wajahnya. Terdapat perubahan perkembangan anak setelah mengikuti kegiatan seni pertunjukan yaitu minat anak datang ke sekolah, keberanian berkreasi, mengemukakan pendapat, bercerita di depan kelas dan kemandirian anak.
Hubungan antara Interaksi Sosial, Teman Sebaya, dan Perkembangan Bahasa Anak melalui Play-Based Learning Prihatiningsih, Meilania Indah; Apriyansyah, Chandra; Priyanti, Nita; Sukatmi, Sri; Ismail, Mazeni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7508

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini menjadi aspek fundamental dalam membentuk kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan berinteraksi sosial, namun kenyataannya masih banyak anak yang mengalami keterlambatan bahasa terutama di lingkungan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Play-Based Learning terhadap keterampilan berbahasa anak usia dini di PAUD YPJ Tembagapura. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak-anak yang berasal dari latar belakang suku dan budaya yang beragam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan bermain, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Play-Based Learning secara signifikan memperkaya kosakata anak, meningkatkan kemampuan membentuk struktur kalimat, serta memperkuat keterampilan komunikasi dengan teman sebaya. Permainan imajinatif juga terbukti menumbuhkan kreativitas berbahasa, kepercayaan diri, serta etika komunikasi. Guru berperan penting sebagai fasilitator melalui scaffolding, arahan, dan integrasi nilai keberagaman. Simpulan penelitian menegaskan bahwa interaksi sosial dalam konteks bermain merupakan faktor kunci pengembangan bahasa anak usia dini, dengan implikasi praktis perlunya penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis bermain di lingkungan multikultural.
Toilet Training Program Using the Brazelton Child-Oriented Method for Early Childhood Eliza, Eliza; Priyanti, Nita
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v6i1.1022

Abstract

This study examines implementing a toilet training program using the child-oriented Brazelton method at TKIT Ar-Rahman 1. Employing a qualitative descriptive approach, five children aged 5-6 years participated as research subjects. Data were gathered through non-participant observation and documentation and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings underscore the effectiveness of the Brazelton method in enhancing children's independence in toilet use by focusing on readiness and gradual development. This approach prioritizes children's comfort and emotional safety, enabling tailored interventions that respect their developmental trajectories. Teachers played a pivotal role by offering consistent guidance supported by visual and verbal aids, while parental involvement strengthened the outcomes. The holistic nature of the Brazelton method, including its emphasis on collaboration and physiological readiness, addresses individual challenges effectively. This study provides practical recommendations for adopting the Brazelton method across diverse educational settings, promoting a balance between developmental support and structured training. The results improve child independence, foster self-regulation, and create a more efficient learning environment.
Co-Authors Ailah, Cucu Al-jufry, Lubna Amelyani, Amelyani Anggraini, Catharina Anggrayni, Rice Anjelina, Dewi Apriansyah, Chandra Apriyansyah, Chandra Arfian, Erry Aribasoye, M.R. Ashifuddin, Muhammad Naufal Ath Thahirah, Khadijah Ayu Pratiwi, Ika Budiyarti, Erna Carilah, Ilah Devi Devi, Devi Deviyanti, Novita Eliza Eliza emelda, emelda EMILIANA, WIDARTI Fajriah, Dina Farista, Dian fatimah Fatimah Fransiska Daisiu, Konny Gustina, Hera Hamid Patilima Hariyanti, Ninik Harlina Harmiasih, Srie Hasugian, Deborawati Hataul, Santy Hazizah, Eva Retno Nur Hendrarso, Panji Herawati, Ety Ihsan Sujoni, Oni Kelana Innes, Risky Marlianka Intan Anggraeni, Rita IRMA YULIANTINA, IRMA Ismail, Mazeni Jhoni Warmansyah Kartikasari, Tanti Kartini, Rima Dewi Kasiati, ., Kasiati, Kasih, Delina Kumari, Rini Kusmiati, Sri Leni Rohida Lenny, Lelly Lestari, Retno Triwahyuning Lesyani, Zatiah Lina Herlina Lisnawati, Rita Maimunah MANGUNWIBAWA, ARIA AHMAD Markhumah, Urfah Maspupah, Epah Murni, Irah Wati Musarofah, Musarofah Mutaqqin, Muhammad Zainal Naruvita, Sary Rina Nofrianto, Robby Nurita, Nurita Nurohman, Abi Palupi, Diana Indah Pertiwi, Hikmah Praesti, Prian Priedarningtyas, Ajeng Prihatiningsih, Meilania Indah Purwanti, Enny Putri Amalia Radiah Wakulu, Poppy Rahmani, Emma Rima Dewi Kartini Risman, Vera Rivo Panji Yudha Rizawati, Rizawati Rustatik Saputra, Imam Andika Setiawan, Imam Siahaan, Leroy Holman Siti Nurasiah, Siti Siti Nurhayati Solihin, Ihin Sonjaya, Trisna Sri Yanti Sukatmi, Sri Suparminah, Mimin Vera Dewi, Ayu Wahyuni, Mila Wijiati Wijiati Winarsih, Yayuk Wismajaya, Tegar Apriansyah Wiyanti, Nanik Tri Wonna Wara, Ludgardis Wulan Guritno, Ajeng Putri Yandira Siregar, Rahayu Yufi Fisalma Yunitasari, Septiyani Endang Yusnita, Erlin Zakiah, Wiwin