Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KELIMPAHAN PERIFITON PADA DAUN LAMUN Enhalus acoroides DI PERAIRAN DUSUN TIHI – TIHI KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR Butar-Butar, Sinta; Jailani; Taru, Paulus
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ze5qd275

Abstract

Dusun Tihi-Tihi adalah salah satu perkampungan pesisir yang berada di laut Kota Bontang. Perifiton merupakan salah satu jenis mikroorganisme yang hidup yang menempel pada permukaan lamun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan perifiton pada daun lamun Enhalus acoroides di Perairan Dudun Tihi-Tihi Kota Bontang Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober – Desember 2023. Hasil penelitian ditemukan 5 kelas, 11 jenis spesies yang dimana kelas Bacillariophyceae terdiri dari Bacteriastrum, Coccneis sp, Nitczia sp, Pleurosigma sp, Synedra acus, Synedra ulana, (6 jenis spesies). Kelas Cyanophyceae terdiri dari Oscilatoria sp (1 jenis spesies), kelas Dinophyceae terdiri dari Closterium gracile (1 spesies), kelas Chlorophyceae terdiri dari Stigeoclonium sp dan Ulotrix (2 spesies), Mediophyceae terdiri dari Leptocylindrus sp (1 spesies). Kisaran kelimpahan perifiton pada daun lamun Enhalus acoroides di Perairan Dusun Tihi-Tihi adalah 334 – 1400 individu/cm2. kelimpahan perifiton tertinggi pada kelas Bacilariophyceae. kelas Bacillariophyceae adalah kelompok yang sering ditemukan karena jenis kelas ini dapat bertahan pada perairan dengan arus yang kuat menggunakan alat penempelanya berupa tangkai bergelatin. Perifiton yang memiliki kelimpahan terendah adalah Dinophyceae, Dinophyceae tidak memiliki struktur sel yang baik seperti Bacillariophyceae. Kelas Dinophyceae diduga sulit menempel pada daun lamun karena terkena arus tersebut tidak memiliki alat penempel yang kuat seperti kelas Bacillariophyceae.Kelimpahan perifiton tertinggi pada Stasiun 3 dan terendah pada stasiun 1. Perbedaan nilai kelimpahan perifiton pada perairan Dusun Tihi-Tihi sangat dipengaruhi oleh kecepatan arus, dan kandungan nitrat pada perairan.
Analisis Tingkat Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Kondisi Fisik Pemain Futsal Putra SMAN 1 Torjun Jailani; Handayani, Heni Yuli; Purwoto, Septyaningrum Putri
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i2.810

Abstract

Futsal as a sport also requires proper training to achieve success. Therefore, prime physical condition is needed so that players are able to display their best performance. In addition, Body Mass Index (BMI) is also an important aspect that needs to be considered. This study aims to determine the Body Mass Index and physical condition of male Futsal players at SMAN 1 Torjun. The data collected are height, weight, age to determine the level of nutritional status, while data regarding physical condition includes data on speed of movement (speed), flexibility (flexibility), leg muscle strength, muscular endurance (muscular endurance), leg muscle explosive power (power) and endurance (aerobic). The subjects of this study were male futsal players at SMAN 1 Torjun who registered in the Amateur Futsal League. This type of research is quantitative with descriptive methods. 1) The results of data collection obtained an average height of 1.67 m, an average weight of 61.86 kg, an average BMI of 22.29 within normal criteria. The average physical condition includes 2) average speed of movement (speed) 4.20 seconds, 3) average flexibility 16.87 cm, 4) average leg muscle strength of 106.86 kg, 5) average abdominal muscle endurance (muscular endurance) 39.71 times, 6) average leg muscle explosive power (power) 264 watts and 7) average aerobic endurance of 43.06 miles/kg/min.
Different times effect of fermentation oil palm empty fruit bunches and composition planting media on the growth of amaranth Fransiska, Sherly; Masitah; Jailani; Nasution, Ruqoyyah; Rosrinda, Eadvin
Genbinesia Journal of Biology Vol. 1 No. 3 (2022): July 2022
Publisher : Generasi Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55655/genbinesia.v1i3.17

Abstract

Oil palm empty fruit bunches (OPEFB) are underutilized waste. The combination of OPEFB fermentation and eggshell powder as a planting medium, aims to determine the effect of the combination of treatment differences in OPEFB fermentation time and composition of growing media on the growth of amaranth (Amaranthus tricolor). This study consisted of 6 treatment combinations, 4 replications, completely randomized factorial design method, with the parameters of plant height (cm), number of leaves (strands), and total fresh weight (grams). Data were collected at the age of 7, 14 and 21 DAP. Analysis of variance and the smallest significant difference test (BNT) level 5% were used. The results of the analysis showed that the composition of the growing media had a significant effect (Fcount > Ftable), From the results of the study, it was found that the most optimal treatment for the composition of the growing media was W2K3 treatment with a composition of 3 kg of soil, 20 grams of eggshell powder, and 200 grams of OPEFB fermentation for 21 days. The interaction factor of these two factors had a significant effect (Fcount > Ftable) on plant height 21 DAP (4.697 > 3.55).
PARADIGMA EKOKRITIK DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PERSPEKTIF TEOLOGI LINGKUNGAN Qosim, Nanang; Jailani; A’yun , Nurul
AL - IBRAH Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v10i1.658

Abstract

The increasingly worrying environmental damage requires us to adopt a holistic approach in education, including in Islamic Religious Education (PAI). In this case, the ecocritical paradigm provides a critical perspective on the relationship between humans and nature, which is in line with the principles of environmental theology in Islam. This study aims to explore how the ecocritical paradigm can be integrated into PAI to build ecological awareness based on Islamic values. The methods used are a qualitative approach, literature study and field research. This study reveals that Islamic teachings emphasize the concept of khilafah (human leadership over the earth), amanah (responsibility), and balance (mizan) in an effort to maintain ecosystem harmony. The integration of ecocriticism in PAI can be realized through the development of a curriculum that emphasizes environmental ethics, strengthening spiritual values ​​in preserving nature, and the application of learning methods based on experience and real action. Thus, the application of the ecocritical paradigm in PAI plays an important role in shaping the attitudes and behavior of students who are more concerned about the environment, in accordance with the principles of environmental theology in Islam.
STUDI KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS YANG TERDAPAT PADA PADANG LAMUN DI PERAIRAN DUSUN MALAHING KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR Cholid, Idhham; Jailani; Taru, Paulus
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.514

Abstract

Dusun Malahing merupakan pemukiman pesisir Kota Bontang, tepatnya di Desa Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada pertengahan bulan November-Desember 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunitas Makrozoobentos dan pola distribusinya serta hubungan kerapatan lamun terhadap kelimpahan Makrozoobentos di perairan Dusun Malahing. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi stasiun dan menggunakan analisis regresi linier untuk menentukan kerapatan lamun dengan makrozoobentos yang ditemukan di lokasi penelitian. Analisis data pada penelitian yang digunakan berupa, kerapatan jenis dan kerapatan relatif, indeks ekologi, kelimpahan individu, dan hubungan kerapatan lamun dengan makrozoobentos. Ditemukan 2 jenis lamun yakni E.acoroides dan T.hemprichii. Kerapatan jenis E.acoroides = 856-372 tegakan/m2 dan T.hemprichii = 216-0 tegakan/m2, kerapatan relatif E.acoroides = 100.00%-65.96% dan T.hemprichii  = 34%-0%. Ditemukan 21 jenis makrozoobentos yang terdiri dari 4 kelas antara lain kelas bivalvia, gastropoda, achinoidea, dan asteroidea. berdasarkan Indeks ekologisnya, indeks keanekaragaman (H’) = 2,52-2,19 tergolong sedang, indeks keseragaman (E) = 0.89-0.84 tergolong sedang, dan indeks dominansi (D) = 0.16-0.10 tergolong rendah. Hubungan kerapatan lamun dengan makrozoobentos di perairan Dusun Malahing bersifat negatif. Kerapatan lamun tinggi berpotensi menghambat aktivitas dari organisme dasar karena sistem perakaran yang rapat, sehingga tidak ada ruang yang ideal untuk pergerakan bagi organisme tersebut.
ANALISIS POLA SEBARAN DAN KERAPATAN JENIS LAMUN SEBAGAI HABITAT IKAN DI PERAIRAN PANTAI KOTA BONTANG Durianto, Yohanes; Jailani; Taru, Paulus
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.591

Abstract

Lamun merupakan tumbuhan air berbunga yang mempunyai kemampuan beradaptasi terhadap kehidupan. Kemudian, padang lamun merupakan ekosistem laut yang penting bagi biota perairan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola sebaran dan kepadatan jenis lamun di perairan pesisir Kota Bontang Selatan. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan dengan melakukan 4 kali pengambilan sampel di stasiun 1 dan 2 pada saat air pasang tertinggi. Beberapa parameter kualitas air yang dianalisis dalam penelitian ini adalah suhu, kekeruhan, salinitas, oksigen terlarut (DO) dan pH. Berdasarkan hasil analisis ditemukan tiga spesies utama pembentuk padang lamun di perairan pesisir Kota Bontang, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, dan Cymodocea serrulata. Pola sebaran lamun dipengaruhi oleh karakteristik substrat dan karakteristik kualitas air terutama salinitas, kekeruhan dan suhu. Selain itu, spesies E. acoroides relatif lebih tahan terhadap perubahan lingkungan sehingga pola sebarannya cukup luas. Secara umum kualitas air padang lamun di perairan pesisir Bontang secara umum stabil.
Bantuan Operasional Sekolah (BOS): Transparansi Pengelolaan dan Kepercayaan Wali Siswa: School Operational Assistance (BOS): Management Transparency and Trust of Student Guardians Jailani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i12.4812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bantuan operasional sekolah (Bos): transparansi pengelolaan dan kepercayaan wali siswa. Dalam melakukan penelitian, peneliti memilih SMA Al Falah Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam sebagai lokasi dan objek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah Para wali siswa pada SMA Al Falah Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan. Tahun Pelajaran 2021/2022. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang responden. Guna untuk mendapatkan data primer (data pokok) dalam penelitian menggunakan metode kuesioner (angket) sebagai skedul pengumpulan data. Hipotesis simultan (uji F) menunjukkan bahwa Akuntabilitas pengelolaan keuangan Bantuan operasional sekolah (BOS) X1, dan Transparansi pengelolaan keuangan Bantuan operasional sekolah (BOS) X2 secara bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan (berarti) terhadap Kepercayaan wali siswa (Y) pada SMA Al Falah Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan. Hipotesis parsial (uji t) menunjukkan bahwa Akuntabilitas pengelolaan keuangan Bantuan operasional sekolah (BOS) X1 mempunyai pengaruh signifikan (berarti) dan paling dominan terhadap Kepercayaan wali siswa (Y) pada SMA Al Falah Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan.
PENGARUH SUBSTRAT TERHADAP MORFOMETRIK LAMUN JENIS Thalassia hemprichii DI PERAIRAN DUSUN TIHI-TIHI KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR Febriyanti, Riska; Jailani; Taru, Paulus
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/t6hfyn56

Abstract

Lamun merupakan tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perairan bersalinitas tinggi dan hidup di perairan dangkal. Lamun memiliki rimpang dan daun akar sejati. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024 di perairan Dusun Tihi-Tihi, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pulau Tihi-Tihi merupakan wilayah yang memiliki potensi perikanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substrat terhadap morfometrik lamun spesies Thalassia hemprichii di perairan Dusun Tihi-Tihi, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan transek kuadran sampling dan analisis regresi linier dengan SPSS. Hasil parameter perairan menunjukkan bahwa kondisi perairan di Perairan Tihi-Tihi masih di bawah baku mutu. Jenis substratnya adalah lempung, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa substrat yang berpengaruh terhadap pertumbuhan morfometrik T. hemprichii adalah nitrat dan pasir..
PENGELOLAAN SAMPAH DI GREEN NIRVANA MARATUA RESORT KAMPUNG PAYUNG-PAYUNG PULAU MARATUA KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR Dewi Ayu, Putri; Yasser, Muhammad; Jailani
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j96q7m81

Abstract

Green Nirvana Maratua Resort, terletak di Desa Payung-Payung, Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis sampah, pengelolaan sampah, dan mengkaji daya dukung kawasan wisata ini. Selama penelitian, beberapa jenis sampah ditemukan di kawasan resor yaitu sampah kayu dan daun dengan persentase 49%, sampah plastik dengan persentase 40%, sampah kategori lain, termasuk sampah dapur, dengan persentase 10%, dan sampah kaca sebesar 1%. Tidak terdeteksi adanya sampah karet maupun logam di kawasan laut, pada stasiun 1, jenis sampah yang ditemukan meliputi, kayu dan daun 49%, plastik 38%, kategori lain 12%, dan kaca 11%. Sedangkan pada stasiun 2 jenis sampah yang dihasilkan yaitu: kayu dan daun 40%, plastik 37%, golongan lain-lain 13%, dan kaca 10%. Analisis daya dukung kawasan menunjukkan daya tampung tiga jenis kegiatan wisata di Green Nirvana Maratua Resort yaitu, wisata selam yang mampu menampung 53 orang per hari, rekreasi pantai dengan daya tampung 332 orang per hari, dan kegiatan snorkeling dengan daya tampung 19 orang per hari.
Pengaruh Ekstrak Kiambang (Salvinia molesta Mitchel) Dan Air Kelapa (Cocos nucifera L.) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merr) di Kecamatan Kota Bangun Astuti, Sri Riska; Purwati, Sri; Jailani
Jurnal Ilmiah BioSmart (JIBS) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah BioSmart
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jibs.v11i2.5095

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak Kiambang (Salvinia molesta) terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr) dan untuk  mengetahui  konsentrasi optimal pemberian ekstrak Kiambang (Salvinia molesta Mitchel) terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Loleng, RT. 02, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan menggunakan pendekatan eksperimen murni (True Experimental). Rancangan Acak Kelompok (RAK) dimanfaatkan dalam studi ini dengan tiga kali ulangan dan dua faktor. Kriteria yang dipakai adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun, lebar daun (cm), jumlah bunga, dan berat biji kering. Berdasarkan hasil penelitian pertumbuhan tanaman kedelai hari ke 29 tinggi tanaman memperlihatkan memperlihatkan Fhitung (18,23) > Ftabel (2,26), jumlah helai daun Fhitung (4,18) > Ftabel (2,26), lebar daun Fhitung (31,06) > Ftabel (2,26), jumlah bunga Fhitung (3,34) > Ftabel (2,26), dan bobot kering biji Fhitung (16,21) > Ftabel (2,26). Dari temuan analisis itu terdapat perbedaan yang signifikan sehingga didapat  perlakuan optimal dengan konsentrasi 50% pupuk organik cair kiambang (Salvinia molesta) dan 50% pupuk organik cair air kelapa (Cocos nucifera L.).