Claim Missing Document
Check
Articles

MODERASI BERAGAMA DI ERA DIGITAL DALAM MENJAGA TOLERASI DI MASYARAKAT YANG MULTIKULTURAL Sabaruddin; Andi Takdir; Umar Laila; Abdul Halim Talli; Muh. Saleh Ridwan
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v6i4.59013

Abstract

Abstrak Era digital telah menyaksikan perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam komunikasi dan penyebaran informasi, termasuk yang bersifat religius. Seperti dalam masyarakat multikultural mana pun, moderasi beragama tetap menjadi faktor utama dalam menjaga toleransi dan harmoni sosial. Penelitian khusus ini bertujuan untuk membahas bagian moderasi beragama dalam menghadapi tantangan era digital dan bagaimana mekanisme ini dapat memperkuat nilai-nilai toleransi terhadap pluralitas budaya, etnis, dan agama. Dari sebuah studi literatur, ditemukan bahwa meskipun era digital telah memfasilitasi penyebaran pemikiran religius, hal itu juga menciptakan peningkatan potensi tumbuhnya intoleransi dan radikalisme melalui penyalahgunaan media sosial. Jadi, menurut pandangan kami, perlu ditekankan pada keseimbangan, keadilan, dan hikmat dalam hal-hal yang menyangkut masalah agama. Pendidikan digital dan literasi digital, dalam peran kepribadian dan institusi agamic, sangat membantu masyarakat terbentuk secara inklusif dan toleran. Oleh karena itu, membangun dan mempertahankan moderasi agama, sehingga terus berkembang, dalam kemampuan beradaptasi sehingga dapat selalu merespon dinamika masyarakat digital yang kompleks dan beragam. Kata kunci: Moderasi Agama, Waktu Digital, Toleran, Multikultural, Media Sosial.   Abstract The digital era has witnessed unprecedent changes in communication and the spread of information, including those of a religious nature. As in any multicultural society, religious moderation remains a major factor in maintaining tolerance and social harmony. This particular research aims to discuss the part of religious moderation in facing the challenges of the digital era and how this mechanism may strengthen the values of tolerance toward cultural, ethnic, and religious plurality. From a literature study, it is found that although the digital era has facilitated the spread of religious thoughts, it also creates increased potential for the growth of intolerance and radicalism through the misuse of social media. Thus, in our view, emphasis needs to be placed on balance, justice, and wisdom in matters involving religious matters. Digital education and digital literacy, in the roles of agamic personalities and institutions, go a long way toward society being formed inclusively and tolerantly. Hence, build and sustain religious moderation, thus perpetually evolving, in adaptability so that it may always respond to the complex and multifarious dynamics of digital society. Keywords: Religious Moderation, Digital Times, Tolerant, Multicultural, Social Media.
Pelatihan Public Speaking di SMP Negeri 11 Sinjai mansur, waizah; Laeli Qadrianti; Harmilawati; St. Rahmaniah Bahrun; Melati, Rahma; Sabaruddin
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v1i2.956

Abstract

Berbicara di depan umum adalah proses berbicara kepada sekelompok orang secara terstruktur untuk menginformasikan, mempengaruhi, dan menghibur pendengar. Berbicara di depan umum membutuhkan kemampuan bahasa yang baik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan Public Speaking sangat diperlukan untuk dapat memberikan pengetahuan, keberanian, dan keterampilan berbicara. Tujuan yang ingin dicapai dalam PKM ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kualitas diri, mengatasi rasa takut berbicara di depan orang banyak, mempersiapkan siswa dalam memasuki jenjang perkuliahan dan pekerjaan, metode pelaksanaan PKM ini yaitu, mengundang para siswa, membangun pemahaman tentang publik speaking, memotivasi peningkatan keterampilan public speaking generasi muda, pelaksanaan PKM ini melibatkan partisipasi beberapa siswa, memberikan siswa kesempatan untuk berani berbicara.
Pendampingan Usaha Home Industry Gula Merah Tebu Melalui Atribut Produk di Desa Latellang Hazrina; Harmilawati; Sabaruddin; Bahrun, St. Rahmaniah
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v2i1.1851

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini membahas tentang pendampingan usaha home industry gula merah tebu melalui atribut produk di Desa Latellang Kec. Patimpeng Kab. Bone. Pengabdian ini melakukan salah satu upaya untuk meningkatkan usaha home industry memalui atribut dan mempromosikan melalui media sosial. Tanaman tebu sangat potensial untuk terus dikembangkan untuk menghasilkan berbagai produk-produk lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain gula pasir, dari tanaman tebu masih terdapat sejumlah produk agroindustri lain yang masih terbuka untuk dikembangkan, salah satunya adalah gula merah tebu. gula merah tebu akan memacu kegiatan ekonomi di pedesaan baik ke arah hulu berupa kegiatan penyediaan bahan baku dan kebutuhan produksi lainnya maupun ke hilir berupa kegiatan pemasaran dan produksi produk produk agroindustri lainnya. Kata Kunci : gula merah, tebu, agroindustry, home industri Abstract This community service activity discusses assisting the brown sugar cane home industry business through product attributes in Latelangg Village, Kec. Patimpeng Regency. bones. This service makes one of the efforts to improve home industry businesses through attributes and promoting through social media. Sugarcane plants have the potential to continue to be developed to produce various other products to meet the needs of the community. Apart from granulated sugar, from the sugarcane plant there are still a number of other agro-industrial products that are still open for development, one of which is cane brown sugar. Cane brown sugar will spur economic activity in the countryside both upstream in the form of activities providing raw materials and other production needs as well as downstream in the form of marketing activities and the production of other agro-industrial products. Keywords: brown sugar of the sugar cane,agroindustry,home industry
Kegiatan Fun English untuk Meningkatkan Kosakata Siswa Anisa, Andi; Harmilawati; Sabaruddin
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v2i2.2029

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memperkenalkan pembelajaran kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini atau anak-anak di SDN 227 Balang. Metode pengajaran yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui metode Fun English dimana pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak dengan konsep pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan. Didalamnya terdapat kegiatan pembelajaran menggunakan song dan games. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa perserta didik sudah mulai merasa fun (senang) dalam belajar bahasa Inggris serta perbendaharaan dan pemahaman kosakata bahasa Inggris siswa meningkat dibandingkan dengan awal pertemuan. Walau masih ada kesalahan, namun mereka sudah mulai percaya diri dan tidak merasa malu.
Membangun Keterlibatan Siswa: Pendekatan Strategis dalam Komunikasi Interpersonal Syam, Iqbal; Fitriana, Rahmah; Sabaruddin
Journal Proxemics Vol. 1 No. 2 (2024): Proxemics Vol 1 No 2
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v1i2.141

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi yang digunakan guru SMA Negeri 7 Enrekang untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta berbagai faktor yang berpengaruh di dalamnya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada sejumlah informan. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, maupun siswa. Temuan penelitian menunjukkan 1) keterbukaan, aktif mendengarkan dan keterlibatan aktif para siswa, 2) kesesuaian dengan konteks, ketepatan dan kepatuhan terhadap etika, dan 3) empati, feedback, dan tujuan yang jelas menjadi pendekatan interpersonal yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 7 Enrekang. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan di SMA Negeri 7 Enrekang adalah 1) Ikatan emosional  karena latar belakang guru dan siswa yang sama (suku, bahasa lokasi tempat tinggal, latar budaya), 2) Masih kuatnya niai-nilai kearifan lokal menghargai dan menghormati masyarakat Enrekang yang  diteruskan pada siswa, 3) Leadership atau kepemimpinan kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan para guru (pengajar, pendidik, motivator dan fasilitator), 4)  kegiatan intrasekolah dan ekstrakokurikuler siswa. Faktor-faktor yang menghambat adalah 1) konsep diri siswa sendiri yang masih cenderung tertutup atau introvert seperti malu, cemas, gugup, dan tidak terbuka, 2) faktor ‘mood’ baik dari guru maupun siswa, 3) pengaruh gadget atau handphone, 3) siswa yang tidak tartarik dengan kegiatan internal dan ekstrakokurikuler siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PUSTAKAWAN DALAM MENGOPERASIKAN SLIMS DI PERPUSTAKAAN MIN 6 MODEL BANDA ACEH Cut Salsabila Amanda; Umar bin Abd. Aziz; Sabaruddin
LIBRIA Vol. 17 No. 1 (2025): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/32502

Abstract

Abstract Analysis of Librarians' Ability to Operate SLiMS at the MIN 6 Model Banda Aceh Library. This study discusses the ability of librarians to operate SLiMS. The purpose of the study was to determine the extent of librarians' ability to operate SLiMS at the MIN 6 Model Banda Aceh Library. This study used a descriptive qualitative approach to analyze librarians' abilities based on three main indicators: skills, knowledge, and work experience. Data collection techniques were conducted through observation and interviews. The informants in this study were librarians at MIN 6 Model Banda Aceh. The results showed that librarians are competent in operating SLiMS at the operational level. However, librarians' technical knowledge must be improved to maximize SLiMS's potential in managing digital libraries. Keywords: Librarian Ability, SLiMS Operation, MIN 6 Model Banda Aceh Abstrak Analisis Kemampuan Pustakawan dalam Mengoperasikan SLiMS di Perpustakaan MIN 6 Model Banda Aceh. Penelitian ini membahas tentang kemampuan pustakawan dalam mengoperasikan SLiMS. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pustakawan dalam mengoperasikan SLiMS di Perpustakaan MIN 6 Model Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis kemampuan pustakawan berdasarkan tiga indikator utama : keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman kerja. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah pustakawan MIN 6 Model Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan memiliki kompetensi dalam mengoperasikan SLiMS pada tingkat operasional. Namun, pengetahuan teknis pustakawan harus ditingkatkan untuk memaksimalkan potensi SLiMS dalam mengelola perpustakaan digital. Kata kunci: Kemampuan Pustakawan, Pengoperasian SLiMS, MIN 6 Model Banda Aceh
Mathematical Creative Thinking Ability of Vocational School Students in Solving Composition Function Problems Sabaruddin; Marzuki; Zaiyar, M.; Hamdani; Qalbi, Dailla
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 4 (2023): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i4.1193

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis sangat penting bagi siswa sekolah kejuruan, baik dalam memecahkan masalah matematika maupun dalam karir profesionalnya di masa depan. Namun fakta menunjukkan bahwa keterampilan ini tidak cukup ditekankan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif kemampuan berpikir kreatif matematis pada berbagai level kemampuan matematika: rendah, sedang, dan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan 73 siswa kelas sebelas, sekolah kejuruan di Kota Langsa. Instrumen penelitian berupa tes, terdiri dari lima soal yang dirancang untuk menilai kemampuan berpikir kreatif terkait fungsi komposisi, serta wawancara untuk tambahan wawasan kualitatif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dalam konteks fungsi komposisi sebagian besar berada pada kategori rendah, sedangkan kemampuan sedang dan tinggi kurang dominan. Terdapat kebutuhan mendesak untuk menumbuhkan praktik berpikir kreatif untuk memastikan bahwa lulusan sekolah kejuruan dibekali dengan baik untuk menjadi pekerja produktif di berbagai sektor. The ability to engage in mathematical creative thinking is essential for vocational school students, both in solving mathematical problems and in their future professional careers. However, current observations indicate that this skill is not sufficiently emphasized. This study aims to comprehensively examine mathematical creative thinking abilities across different levels of mathematical proficiency: low, medium, and high. Employing a qualitative descriptive approach, the study involved 73 eleventh-grade students from a vocational school in Langsa City. The research instruments included a test consisting of five questions designed to assess creative thinking abilities related to composition functions, as well as interviews for additional qualitative insights. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and verification. The analysis results indicate that students' creative thinking abilities in the context of composition functions are predominantly in the low category, with medium and high abilities being less prevalent. There is a pressing need to foster creative thinking practices to ensure that vocational school graduates are well-equipped to become productive workers across various sectors.
EVALUASI EFEKTIVITAS KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMKN 2 DEPOK Reni Puspita Sari; Arifatus Solihah; Sabaruddin
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3428

Abstract

This article discusses the effectiveness of the independent learning curriculum in PAI subjects at SMKN 2 Depok. The purpose of this article is to provide an impact on changes to the Independent Learning curriculum at SMK N 2 Depok, and to evaluate the effectiveness of the Independent Learning curriculum in PAI subjects at SMKN 2 Depok. The method used in this article is a qualitative approach so that the data collected is in the form of words rather than numbers and library research. The evaluation results show that regular evaluation and selecting appropriate evaluation methods are very important in ensuring the effectiveness of the independent learning curriculum in PAI subjects in the learning process. This article provides recommendations and suggestions for increasing effectiveness in the learning process, especially in PAI subjects. It is hoped that this article can provide insight and guidance for teachers in implementing the independent learning curriculum. The main issues that will be discussed are 1) Compliance of implementation with the concept of Freedom to Learn 2) Impact of evaluation on student learning
Pemanfaatan Harta Kekayaan yang Diperoleh Secara Ilegal: Tinjauan Hukum Islam Sabaruddin; Kurniati; Mustafa, Zulhas' ari; Wahyudi, Feri Eko; Kulle, Haris; Firmansyah
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol. 10 No. 1 (2025): Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v10i1.7196

Abstract

Purpose  – Wealth is an essential and fundamental aspect of human life. It not only plays an important role in sustaining life, but also serves as a means to achieve prosperity and happiness, both in this world and in the hereafter. Although the Qur'an explicitly prohibits the acquisition of wealth through unlawful means, violations of this provision still occur frequently. In fact, seeking halal livelihood is an obligation for every Muslim. Therefore, it is important to conduct in-depth research on sources of income that are haram, so that they can be avoided, while also examining the perspective of Islamic economics in managing haram wealth for those who are already involved and wish to purify it. Method – This study uses a normative-descriptive method with a sociological-legal approach. Data collection was conducted through literature study by examining various relevant sources, such as fiqh books, scientific journals, fatwas from scholars, and previous research results. Result – The results of the research show in Islamic jurisprudence, unlawful wealth refers to assets acquired through forbidden means, such as gambling, oppression, usury, theft, corruption, or the sale of prohibited goods, as explicitly forbidden by the Quran and Hadith. The management of illicit wealth in the context of Islamic economics must be based on the principles of justice, purification, and divine trust (istikhlāf). Scholars such as al-Ghazālī, Ibn Qudāmah, Wahbah al-Zuḥaylī, and Yūsuf al-Qaraḍāwī agree that wealth obtained unlawfully must be returned to its rightful owner. If the owner is unknown, then the wealth must be allocated for the public good. Therefore, individuals, groups, and governments are obliged to manage unlawful wealth in a manner that brings public benefit and is in accordance with divine justice. Implication – As a practical implication these Islamic legal principles is that Muslims are strictly obligated to cleanse their finances of unlawfully acquired wealth, primarily by returning it to its rightful owner or, failing that, by dedicating it to public good, preferably, the government should establish an institution to facilitate this.
Peran Manajemen Kepala Sekolah Terhadap Mutu Pendidikan Sekolah Dasar di Kota Langsa Rismayani; Muhaini; Sabaruddin
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 01 (2022): Artikel Riset Edisi April 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i01.1406

Abstract

Kepala sekolah sebagai puncak kepemimpinan di tingkat sekolah diperlukan kemampuan untuk manajerial yang baik sehingga mewujudkan mutu pendidikan yang unggul. Namun tidak semua kepala sekolah memiliki kompetensi manajerial yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana implementasi manajemen kepala sekolah dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu berstandar nasional pendidikan. Metodologi dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan deskriptif analisis kualitatif, yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah 3 sekolah pada Gugus I Kota Langsa, yang terdiri dari: 3 orang kepala sekolah, 3 orang Guru, 3 orang Staf Administrasi serta 3 orang tua siswa dari masing-masing Sekolah. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kaedah kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen yang diterapkan kepala sekolah adalah manajemen partisipasi, kritik, saran dan solusi. Faktor pendukung dalam penerapan manajemen ini adalah melaksanakan peraturan, tatatertib dan disiplin sekolah, serta penggalak kesadaran guru untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran sekolah. Implementasi manajemen kepala sekolah dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu berstandar nasional pendidikan para kepala sekolah SD Gugus I Kota Langsa yaitu melalui aktualisasi manajemen sekolah yaitu dengan meningkatkan peranan kepala sekolah sebagai manajer, diantaranya adalah penyusunan program manajemen peningkatan mutu, pengorganisasian dan penetapan peningkatan mutu, penggerakan program peningkatan mutu, pengawasan program sekolah.
Co-Authors . Kholik Abdul Halim Talli Ach. Hanuji Akbar Agustan Aini, Qurratun Amir, Rahma Melati Amiruddin, Idris Andi Batara Indra Andi Takdir Anisa, Andi Arifatus Solihah Arifin Atmaranie Dewi Purnama Badaruddin Bahrun, St. Rahmaniah Bunga Risa Cut Salsabila Amanda Dahlan, Harris R. Darwis, Rustan Dedi Kurniawan Devid Frastiawan Amir Sup Dina Oktaviana Dwi Saputra, Bunaken Efendi P Eka Maftuhatil Riskiyah Eva Herianti Fahira, Adinda Fajrin Noho Fajrul Ilmy Darussalam Firmansyah Gaus, Abdul Gian Anugerah Pratama Gian Hamdani Haris Kulle, Haris HARMILAWATI Hartati, Diah Vitaloka Harun, Amrullah Haryanto, Wawan Hazrina Hi. Hukum, Hairil Hidayat Batubara, Muizzul Iksan Saifudin Imam Zarkasyi Mubhar Indra Muda Irmayani Ishak, Nurkhasanah Jamaluddin Jamil, T. M. Jusmaniar Jusriani KAREBA, ANDI MUAMMAR Khaerunnisa Kurniati Laeli Qadrianti laman, ilham M. Firza Duana Mahyuzar, Ardiansyah mansur, waizah Maratun Jannah MARIA BINTANG Marlina Marzuki Mastur Melati, Rahma Mu'aidi Mu'minin, Nasrul Muh. Saleh Ridwan Muhaini Muhammad Azis Mujahid, Ayinun Mustafa, Zulhas' ari Muzaroddin, Ihrof Mu’tamirudin Nurhayati Nurmala, Eka Pujiati, Shiva Qalbi, Dailla R., Sulastriani Rahmah Fitriana Ratnawati TD, Ulpah Halim Reni Puspita Sari Restu Ramadhan, Andi Risa, Bunga Rismayani Rizki Amalia Rizky Amelia samsul arifin Sari, Mardiana Sarwani Septemberizal Siregar, Muhammad Sapril St. Rahmaniah Bahrun Sulhendri sultan Syam, Iqbal Umar bin Abd Aziz Umar Laila Utari, Agni Wahyudi, Feri Eko Zaiyar, M.