p-Index From 2021 - 2026
7.545
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Diskursus Islam Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Al-Maslahah JURNAL PUSAKA : Media Kajian dan Pemikiran Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Journal Idea of History EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education JPMB: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MAQASHID : Jurnal Hukum Islam Jurnal Aksi Afirmasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Pendidikan dan Perhotelan Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Research Student Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Interdiciplinary Journal of Education Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) QAZI : Journal of Islamic Studies Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Inovatif Revitalisasi Diba' di Desa Karangsuko Pagelaran Sebagai Penguatan Spiritualitas dan Solidaritas Fatayat Alfin Nuris Sa’adah; Muhammad Husni
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes innovative strategies for revitalizing the Diba’ tradition among Fatayat NU members in Karangsuko Village as a medium for enhancing spirituality and social solidarity. Using descriptive qualitative methods through observation, in-depth interviews with 15 members, and three months of documentation, the research finds that innovations such as interactive Diba’, artistic collaboration, vocal training, public speaking sessions, and digital content creation increase participation by up to 65%. Revitalized Diba’ activities strengthen religious practice, enhance understanding of Islamic teachings, and reinforce community cohesion. This study concludes that innovative revitalization of Diba’ effectively strengthens collective spirituality and the social solidarity of young NU women. Tradisi lokal keagamaan, seperti praktik Diba', membutuhkan upaya adaptif untuk tetap relevan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses revitalisasi tradisi Diba' di Desa Karangsuko, Pagelaran, dan dampaknya sebagai media penguatan spiritualitas serta solidaritas masyarakat setempat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan partisipatif di Desa Karangsuko. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa revitalisasi yang efektif mencakup inovasi dalam metode penyampaian dan pelibatan generasi muda, yang berhasil meningkatkan kembali antusiasme partisipasi masyarakat. Kegiatan kolektif Diba' ini terbukti berfungsi optimal sebagai ruang komunal untuk memupuk nilai-nilai spiritual keagamaan dan sekaligus mempererat ikatan sosial atau solidaritas antar warga. Studi ini menyimpulkan bahwa tradisi Diba' yang terawat dan direvitalisasi secara kontekstual memiliki peran krusial dalam menjaga kohesi sosial dan memperkaya kehidupan spiritual komunitas lokal.
PERAN KINERJA ESG DALAM MENDORONG NILAI PERUSAHAAN: STUDI EMPIRIS PADA SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA Anto Andreawan; Rafie Akbar Sumarno; Muhammad Husni; Kurniawan HB
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6639

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan pada sektor perbankan di Indonesia. Variabel ESG diukur melalui tiga dimensi, yaitu Environment Score (ES), Social Score (SS), dan Governance Score (GS), dengan Age dan Size sebagai variabel kontrol. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024, sedangkan pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi data panel menggunakan tiga pendekatan model, yaitu Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model paling tepat. Temuan penelitian mengungkap bahwa ESG Score memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan perbankan. Temuan ini dapat dijelaskan melalui perspektif teori keagenan, di mana investor menilai bahwa penerapan ESG belum memberikan efisiensi atau keuntungan finansial yang jelas, melainkan menimbulkan biaya tambahan apabila tidak dikelola secara strategis. Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya melihat ESG sebagai alat penciptaan nilai. Implikasi penelitian menegaskan bahwa manajemen perlu mengintegrasikan ESG ke dalam strategi bisnis utama, bukan sekadar memenuhi pelaporan. Investor perlu mengevaluasi ESG secara kontekstual dan berbasis dampak, sementara regulator harus merancang kebijakan ESG yang adaptif terhadap karakteristik industri dan berbasis materialitas. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, dan faktor regulasi untuk memperkuat pemahaman peran ESG terhadap nilai perusahaan.
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Peningkatan Minat Literasi pada Era Digital di MIS Hasanuddin Kaliasem Uswatun Hasanah; Muhammad Husni
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di MIS Hasanuddin yang dilaksanakan pada tanggal 2–6 Juni 2026 berfokus pada program Peningkatan Minat Literasi pada Era Digital sebagai upaya memperkuat kemampuan literasi dasar dan literasi digital peserta didik. Program ini dimaksudkan untuk membantu siswa mengatasi tantangan pembelajaran kontemporer yang membutuhkan kemampuan membaca, berpikir kritis, dan menggunakan teknologi dengan bijak. Pendampingan membaca berbasis media digital, pelatihan penggunaan aplikasi edukatif, pengenalan etika berinternet, dan simulasi pencarian informasi yang aman dan bertanggung jawab adalah semua bagian dari kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih tertarik untuk membaca dan lebih baik dalam menggunakan dan memahami informasi digital. Diharapkan program ini akan menjadi langkah awal menuju lingkungan belajar MI Hasanuddin yang inovatif, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan era digital.
Nabi Muhammad SAW Sebagai Komunikator Komunikasi Islam Muhammad Husni
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.23309

Abstract

Makalah ini mengkaji tentang Nabi Muhammad SAW sebagai komunikator komunikasi islam. Nabi Muhammad SAW sebagai komunikator dalam komunikasi Islam berfokus pada bagaimana kemampuan komunikasi Nabi Muhammad menjadi salah satu aspek penting dalam penyebaran ajaran Islam. Keunggulan ini tidak hanya terletak pada kemampuan verbal beliau, tetapi juga pada pendekatan yang holistik, integratif, dan penuh kebijaksanaan dalam menyampaikan pesan-pesan Ilahi. Metode komunikasi yang efektif Nabi Muhammad SAW menggunakan berbagai metode komunikasi, baik lisan, tulisan, maupun perilaku. Beliau sering menggunakan perumpamaan dan cerita untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan agama yang mendalam.
Nabi Muhammad SAW Sebagai Komunikator Komunikasi Islam Muhammad Husni
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.23309

Abstract

Makalah ini mengkaji tentang Nabi Muhammad SAW sebagai komunikator komunikasi islam. Nabi Muhammad SAW sebagai komunikator dalam komunikasi Islam berfokus pada bagaimana kemampuan komunikasi Nabi Muhammad menjadi salah satu aspek penting dalam penyebaran ajaran Islam. Keunggulan ini tidak hanya terletak pada kemampuan verbal beliau, tetapi juga pada pendekatan yang holistik, integratif, dan penuh kebijaksanaan dalam menyampaikan pesan-pesan Ilahi. Metode komunikasi yang efektif Nabi Muhammad SAW menggunakan berbagai metode komunikasi, baik lisan, tulisan, maupun perilaku. Beliau sering menggunakan perumpamaan dan cerita untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan agama yang mendalam.
Pelatihan Praktik Shalat bagi Siswa Baru Madrasah Tsanawiyah menggunakan Kitab Al-Yaqut An-Nafis Abdul Ghofur; Muhammad Husni
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Juli : ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v4i4.2858

Abstract

This Community Service activity aims to increase the knowledge of new students of grade VII Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Ketegan regarding the correct prayer procedures. The background of this training is the condition of new students who have not fully understood prayer, both in terms of mandatory and valid requirements, harmony, sunnah, prosperity, and things that cancel prayer. In fact, praying five times is an obligation for every Muslim who has plagiarized, so it is important to provide training to students who have entered the age of puberty. This program uses the book Al-Yaqut An-Nafis as the main guideline because its preparation is simple and easy for beginners to understand. The implementation method includes observation, interviews, book readings, material deepening, demonstrations, practice, student participation, and question and answer sessions. The results of the training showed high enthusiasm from the students, which was reflected in the activeness of following explanations and practices. In addition, there is an increase in students' understanding and skills in distinguishing the elements of harmony, sunnah, and makruh in prayer. These findings confirm that the learning method based on reading the book accompanied by direct practice is effective in increasing understanding as well as student participation in performing prayers properly and correctly.
KEBERLANJUTAN BELAJAR MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR DI LUAR WAKTU SEKOLAH DI LOMBOK TIMUR Zulfadli Hamdi; Khirjan Nahdi; Baiq Zuriatun Hasanah; Muhammad Husni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Released
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62033

Abstract

Continuity of reading practice beyond school hours is essential for strengthening the literacy skills of primary school students through the connection of learning experiences between school and home. This study aims to describe the continuity of students' reading practice after school hours, the role of teachers in directing home reading activities, and parental support for children's reading practice. The urgency of this study is grounded in the need to build a consistent reading habit amid the tendency for after-school time to be dominated by play and digital device use. The novelty of this study lies in the analysis of the continuity gap among teacher assignments, student reading practice, and family support as a single learning sequence across spaces. This study used a descriptive qualitative design in two primary education units in East Lombok. Informants consisted of two teachers, ten students, and ten parents or guardians. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, then analyzed through data condensation, data display, pattern identification, and cross-source verification. The results show three main findings. First, home reading activity occurs sporadically and has not yet developed into a daily habit. Second, teachers have provided reading assignments and guidance with varying frequency, form, monitoring, and follow-up across classes. Third, parents provide motivation, reminders, assistance, and facilities with varying intensity. This study concludes that the continuity of reading practice requires a more systematic connection among school assignments, student routines, family assistance, and teacher feedback. Keywords: learning continuity, reading, primary school students, teacher's role, parents' role
THE SHIFT FROM LANGGAR TO MADRASA: CONTESTATION AND INSTITUTIONAL TRANSFORMATION OF ISLAMIC EDUCATION IN SOUTH SULAWESI (1900–1942) Chaerul Mundzir; Susmihara; Hasaruddin; Muhammad Husni; Sitti Nurunnisa Maulida A
Vol. 3 No. 2 (2025): Special Issue: Cultural Resilience and Digital Literacy for a Diverse Society 11-27
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the transformation of Islamic education in South Sulawesi from the traditional langgar system to the more structured form of madrasah during the period 1900– 1942. The study aims to identify the social, political, and religious dynamics that underpinned the shift in Islamic education amidst Dutch colonial pressures and Christian missionary expansion. Utilizing a historical approach and descriptive-analytical method, this article provides a historical account of the emergence of madrasahs as both an adaptive response to modern challenges and a form of resistance to the hegemony of colonial education. The findings reveal that madrasahs were not merely a continuation of traditional langgar, but also institutional innovations that integrated elements of modernity, such as graded systems, structured curricula, and academic evaluations, while maintaining the core values of Islamic teachings. Madrasahs became ideological and cultural arenas of contestation between Islamic and secular colonial educational systems. Local scholars such as Anregurutta Sulaiman and H. Muhammad As’ad played crucial roles in establishing and developing madrasahs in regions like Sengkang, Bone, and Luwu. This article concludes that the transformation of Islamic educational institutions reflects the Muslim community’s endeavor to preserve religious identity and create a competitive educational foundation within the colonial structure.
Co-Authors Abdul Ghofur Abdul Rahman Abdullah Hilmi Az-Zuhdy Achmad Gegi Prasetyo Agung Nugroho Agus Nuril Anwar Ahmad Yasar Ramdan Aisyah Nindi Antika Alfatun Nisak Alfin Nuris Sa’adah Almaniatu Inda Rahmania Anto Andreawan Apriliana, Ledy Ari Abdi Widodo Arif Rahman Hakim Aulia Dwi Hasani Baiq Zuriatun Hasanah Burhanuddin Desi Erawati Fahim Ali Masdar Fahim, Ali Masdar Fanny Apriyaldi Andrean Fernanda, Moch Alvinas Naufal Fernanda Adie Habibuddin Hasanah, Rabiatul Hasaruddin Hasbialloh Hesim Muzedi Hidayatulloh Hittotun Nahdiyah Hizmi, Surayyal Iin Ariyanti Ika Nur Hikmah Ilham Al Ghozi Imron Natsir Intan Karisma Kemal Husen Khirjan Nahdi Kirana Nuswantari, Rafidah Kurniawan HB M Taufik Iamail Siregar M.Husni Candra Mailin, Mailin Mar’atul Fitriayu Azizah Mengge, Buchari Mirrohmatilla Moch Alvinas Naufal Fernanda Adie Moch Umar Faroq Al Farizi Moch Umar Faroq Al Farizi1 Mohammad Syawaluddin Muhamad Faiz Nurfalahi Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Irfan Wahid Muhammad Luthfi Muhammad Sururuddin Muhammad Syu'aib Muhammad Umar Faruq Mundzir, Chaerul Nadia Nabila Nia Budi Harti Nuratmojo Nuratmojo nurhayani, risya Rafie Akbar Sumarno Rasidi Tohir Rasti Astuti Laisaan Rizky Dewa Putra Rohini Rukhwatul Ulfah Sabilu, Kadir Samsul Muliadi Selvia Santi Siti Rohmah Muyassaroh Sitti Nurunnisa Maulida A Sony Permadi Sumardi Sumardi Susmihara Tina Pulubuhu, Dewie Aries Tjik Harusn Ubudiyah, Hakimatul Uswatun Hasanah Yul Alfian Hadi . Zalia Muspita Zohrani Zulfadli Hamdi Zulfan Syahansyah