p-Index From 2021 - 2026
8.976
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kapitalisme dalam Seleksi dan Pengembangan Bakat di Bidang Pendidikan dan Bimbingan Konseling Sitepu, Apri Yunita Br; Lesmana, Gusman
Sublim: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2024): Sublim: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapitalisme memainkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya, aksesibilitas, dan pengembangan bakat di bidang pendidikan dan bimbingan konseling. Sistem ekonomi ini mendorong kompetisi di antara institusi pendidikan untuk menarik siswa berbakat, menawarkan program-program unggulan, dan meningkatkan kualitas layanan. Institusi yang mampu berinovasi dan berkolaborasi dengan industri cenderung menghasilkan lulusan yang siap berkarir dan berkontribusi positif dalam pasar tenaga kerja.Namun, kapitalisme juga membawa tantangan, termasuk kesenjangan akses terhadap layanan pendidikan dan bimbingan konseling yang berkualitas. Siswa dari latar belakang ekonomi yang kurang mampu sering mengalami hambatan dalam mengakses kesempatan yang sama, meskipun potensi mereka mungkin sama besarnya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods), menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan peran kapitalisme dalam konteks pendidikan dan bimbingan konseling. Temuan penelitian menyoroti perlunya kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan adil, yang mampu mengatasi tantangan aksesibilitas dan mempromosikan pengembangan bakat holistik.
Peningkatan Kesadaran Siswa Tentang Tanggung Jawab Sosial Melalui Penerapan Teknik Self Management pada Pendekatan Gestalt Arista, Nadia; Lesmana, Gusman; Syahfitri, Wardana
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2558

Abstract

This study examines the case of students' lack of awareness of social responsibility encountered in one of the students at the high school level who is the subject of this study. The subject was a 16-year-old female adolescent who experienced problems in arranging extracurricular schedules and doing schoolwork on time. Complaints prompted researchers to look for alternative treatments for how to manage extracurricular schedules and do assignments so that they do not collide with each other when they want to do it and on time. The alternative chosen by the researcher is to provide the application of self-management techniques to the gestalt approach. The method used in this study is Literature Systematic Review (LSR). The results of this study show that the influence of the application of self-management techniques on the gestalt approach is very effective in increasing students' awareness of social responsibility.
Kontribusi Asosiasi Bebas dalam Psikoanalisis untuk Mengukur Tingkat Kesadaran Individu Anggraini, Pradana Gita; Khairunnisa, Mey Syandry; Lesmana, Gusman
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2564

Abstract

This study aims to explore the role of the free association technique in psychoanalysis as a tool to measure and understand the level of individual consciousness Free association, introduced by Sigmund Freud, is a method in which individuals are asked to express thoughts, feelings, and associations that arise without censorship. Through this approach, researchers seek to identify patterns that appear in the subconscious mind that can influence individual behavior and awareness. This study uses a qualitative method with in-depth analysis of the transcript of therapy sessions involving free association techniques. The results of the study show that free association not only helps individuals in expressing internal conflicts, but also provides deeper insights into the structure of their consciousness. These findings are expected to make a significant contribution to the understanding of clinical psychology and psychoanalytic practice, as well as pave the way for the development of more effective therapeutic techniques in increasing individual self-awareness. Thus, this study emphasizes the importance of free association as a diagnostic and therapeutic tool in the context of psychoanalysis
PENERAPAN LAYANAN KLASIKAL DENGAN TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK MENGATASI BURNOUT BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII.4 DI SMP NEGERI 29 MEDAN Syahputra, Robby Ade; Lesmana, Gusman; Aguslina, Aguslina
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i7.794-801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling klasik dengan menggunakan teknik belajar mandiri dalam mengatasi kelelahan akademis pada siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 29 Medan. Dengan menggunakan kerangka penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama dua siklus, yang masing-masing terdiri dari dua sesi, penelitian ini melibatkan dua puluh delapan siswa, tujuh belas di antaranya (60,7%) termasuk dalam kategori kelelahan tinggi selama penilaian prasiklus. Data dikumpulkan melalui kuesioner kelelahan, observasi terstruktur, dan jurnal refleksi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, setelah penerapan belajar mandiri pada siklus pertama, siswa menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kelelahan belajar dan mulai mengidentifikasi serta menantang pola pikir negatif yang memicu stres akademis. Setelah itu, mereka mulai menginternalisasi self-talk afirmatif dan mengkalibrasi ulang skema kognitif mereka, yang terwujud dalam peningkatan motivasi intrinsik dan peningkatan efikasi diri. Pengamatan oleh konselor sekolah dan peneliti mencatat suasana kelas yang lebih terbuka, partisipatif, dan stabilitas emosional yang lebih baik di antara siswa. Data kuesioner selanjutnya menguatkan adanya penurunan substansial dalam proporsi siswa yang mengalami kelelahan tinggi, disertai dengan peningkatan signifikan dalam sikap belajar positif. Dengan demikian, temuan tersebut membuktikan bahwa teknik belajar mandiri menawarkan intervensi yang ampuh untuk mengurangi stres akademis yang dipicu oleh perbandingan sosial dan kecenderungan perfeksionis. 
THE ROLE OF INFORMATION TECHNOLOGY IN IMPLEMENTING CAREER COUNSELING SERVICES IN THE DIGITAL AGE Suci Ramadhani, Layla; Lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2899-2907

Abstract

Informasi teknologi telah memainkan peran penting dalam mengubah cara layanan bimbingan karir berjalan selama era digital . Tujuan dari penelitian literatur ini adalah untuk melihat bagaimana teknologi berperan dalam menyediakan layanan bimbingan karir di era digital . Studi ini menganalisis publikasi terbaru dari tahun 2021–2024 menggunakan metode observasi literatur sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi teknologi telah mempercepat digitalisasi layanan bimbingan karir; pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan telah meningkatkan personalisasi; dan AR dan VR telah memperluas dimensi eksplorasi karir. Sementara masalah etika dan privasi data muncul, fokus utama adalah pengembangan keterampilan digital. Sepertinya pendekatan hybrid yang menggabungkan layanan online dan offline adalah model yang efektif. Namun, perspektif digital masih relevan, mendorong upaya untuk meningkatkan inklusi. Studi ini menemukan bahwa meskipun informasi teknologi menawarkan peluang karir yang kreatif, keberhasilannya bergantung pada keseimbangan antara inovasi digital dan sentuhan manusia, serta upaya berkelanjutan untuk mengatasi masalah etika, privasi, dan aksesibilitas.
PERAN KONSELING DALAM MENGATASI BULLYING DI SEKOLAH DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER Asnaini, Asnaini; Aulia, Atika; Lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2380-2386

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Siswa sering mengalami kekerasan di sekolah, baik verbal maupun nonverbal.  Bahkan parahnya lagi, sebagian orang sudah terbiasa melindungi diri. Perundungan adalah tindakan agresif yang merendahkan, mengintimidasi, dan menyebabkan penderitaan fisik dan mental kepada korban yang lemah karena pelaku merasa memiliki kekuasaan atas orang lain. Tindakan ini berdampak buruk baik bagi pelaku maupun korban, termasuk gangguan kesehatan mental, ide bunuh diri, depresi, dan hilangnya minat pada pembelajaran. Pendidikan karakter adalah cara untuk mengatasi permasalahan bullying di sekolah, dengan menanamkan nilai-nilai positif pada siswa melalui pembelajaran di kelas, keteladanan guru, serta kegiatan rutin sekolah. Dalam artikel ini dijelaskan tentang jenis-jenis dan dampak bullying, serta upaya pencegahannya melalui pendidikan karakter.
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KAPITA SELEKTA BIMBINGAN DAN KONSELING Jamaaluka Tentua, Alam; Ardiansyah, Ardiansyah; Lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2632-2639

Abstract

Artikel ini membahas strategi membangun karakter siswa melalui pendekatan kapita selekta bimbingan dan konseling. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan, penelitian ini mengeksplorasi konsep karakter siswa yang meliputi aspek moral, emosional, dan sosial. Temuan menyoroti pentingnya lingkungan sekolah yang mendukung serta kerjasama antara konselor, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk mencapai tujuan pendidikan karakter. Peran kapita selekta bimbingan dan konseling dalam membantu siswa mengatasi tantangan moral, menginternalisasi nilai-nilai positif, dan meningkatkan prestasi akademik mereka ditekankan. Integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum sekolah dan dukungan aktif dari keluarga serta komunitas juga menjadi fokus diskusi. Kesimpulannya, pendidikan karakter melalui pendekatan kapita selekta bimbingan dan konseling bertujuan tidak hanya pada keunggulan akademik tetapi juga membentuk individu yang moral dan berintegritas. Artikel ini memberikan wawasan penting bagi praktisi bimbingan dan konseling serta pembuat kebijakan dalam upaya mereka untuk memperkuat karakter siswa dalam konteks pendidikan modern.
KAPITA SELEKTA BIMBINGAN KARIR, PERAN KONSELOR DALAM MEMBANTU INDIVIDU MENEMUKAN KARIR YANG TEPAT DALAM BIMBINGAN KARIR Ainun Damanik, Nur; Salbiah, Salbiah; lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2357-2361

Abstract

Konseling adalah proses interaktif yang melibatkan seorang profesional terlatih, disebut konselor, bekerja dengan individu atau kelompok untuk membantu mereka memahami dan mengatasi masalah pribadi, emosional, dan psikologis. Tujuan utama konseling adalah untuk membantu individu lebih memahami diri mereka sendiri, meningkatkan hubungan interpersonal, dan mengembangkan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan hidup. Dalam konteks perencanaan karir, kapita selekta mengacu pada kumpulan topik penting yang perlu dipahami oleh individu dan profesional untuk merancang jalur karir yang efektif dan memuaskan. Penelitian ini menggunakan metode "library study" untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur yang ada, dengan tujuan memperoleh pemahaman mendalam tentang perencanaan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapita selekta perencanaan karir mencakup berbagai topik penting seperti peningkatan pemahaman diri, kesadaran akan pilihan karir, pengembangan keterampilan pencarian kerja, perencanaan karir yang lebih baik, dan adaptasi terhadap perubahan. Setiap topik memberikan panduan bagi individu dalam mengelola dan mengembangkan karir mereka di tengah dinamika pasar kerja yang terus berubah. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman diri, informasi karir yang akurat, keterampilan pencarian kerja yang efektif, perencanaan karir yang terstruktur, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan sebagai faktor kunci dalam mencapai kesuksesan karir. Dengan memanfaatkan alat dan teknologi modern, individu dapat membuat keputusan karir yang lebih tepat dan mencapai kepuasan dalam kehidupan kerja mereka. Kapita selekta perencanaan karir memberikan panduan komprehensif bagi individu dalam merancang dan mengelola karir mereka, sehingga dapat mencapai kesuksesan dan keseimbangan dalam kehidupan kerja mereka.
PERAN KONSELOR DALAM MEMFASILITASI PENGEMBANGAN KONSEP DIRI POSITIF BAGI REMAJA David Kurniawan, M; Linda, Linda; Lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2362-2366

Abstract

Pengembangan konsep diri positif sangat penting untuk menjadi remaja yang sehat. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konsep diri positif sangat penting bagi remaja untuk menjadi orang yang sehat dan mencapai potensi terbaik mereka. Konsep diri positif juga membantu mereka membangun hubungan interpersonal yang positif. Melalui proses konseling, konselor dapat memberikan dukungan, bimbingan, dan umpan balik yang bermanfaat kepada remaja. Meningkatkan kesadaran diri, refleksi perasaan, klarifikasi, hubungan terapeutik, keterampilan interpersonal, dan dukungan dalam transisi perkembangan adalah beberapa teknik yang dapat digunakan. Penelitian menunjukkan bahwa intervensi konseling yang berpusat pada pembentukan konsep diri positif dapat meningkatkan harga diri, motivasi, kinerja akademik, dan kesejahteraan psikologis remaja secara keseluruhan. Konsekuensinya, konselor memiliki peran penting dalam membantu remaja mengembangkan proses ini, yang akan berdampak besar pada hubungan interpersonal mereka, kesehatan mental, dan pencapaian masa depan mereka.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KONSELOR MELALUI KAPITA SELEKTA Fadila, Raudho; Neva Octavia, Putri; Lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2367-2372

Abstract

Upaya mencapai tujuan pendidikan nasional menjadi tanggungjawab sekolah bersama unsur-unsur yang terdapat didalamnya yakni proses pembelajaran, kegiatan administrasi dan manajemen serta layanan bimbingan dan konselingpenelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research), yakni mengumpulkan beberapa literatur sebagai acuan penulisan dan datamasih terdapat beberapa konselor yang belum memiliki kompetensi seorang profesional.Terdapat beberapa langkah dalam mencapai kompetensi konselor melalui kapita selekta, diantaranya adalah: 1. Identifikasi Kompetensi 2. Seleksi Materi Relevan 3. Penyusunan Materi Menjadi Kursus atau Pelatihan 4. Pendekatan Pembelajaran Aktif. 5. Evaluasi dan Umpan Balik 6. Pengembangan Diri secara Berkelanjutan (Continu).
Co-Authors Adawiyah, Ardella Adifiya, Alfira Afifah, Silvia Aguslina, Aguslina Ainun Damanik, Nur Ali Amran Amalia Putri, Auzha Amara, Ratih Amelia, Fahriza Anggraina, Yunissa Aristi Anggraini, Pradana Gita Annisa Annisa Annisyah, Fitry Ardani, Nobri ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arista, Nadia Asnaini Asnaini, Asnaini Aulia, Atika Auralia, Feby Angel Azhari, Muhammad Ariq Badri, Nurmaya Bahdin Nur Tanjung br sembiring, rahlina Chairuni, Alfi Chandra Marpaung, Dicky Chaniago, Aina Salsabila Cordelia, Meisyara David Kurniawan, M Deliska Putri, Girna Dewantara, Muhammad Rafli Dini Amalia, Dini Dwi Oktavia, Putri Dwi Yoja, Astya Elmukhtary, Qinan Eni Rahayu Fadila, Raudho Farhan, Irfan Fatanah, Amrina Fitri, Nabilla Hidayahtul Handrian, Liza Harahap, Fitri Syahramadanti Harahap, Irna Tri Aulia Hartika, Rahma Sinta Dewi Hawari, Reza Husna, Fatimatul Indah Putri Sari, Indah Putri Irwanti, Risma Ismayani Jamaaluka Surea, Alam Jamaaluka Tentua, Alam Kamilah, Amelia Afra Khairunnisa, Mey Syandry Laila Laila, Laila Laily Misri, Laily Latersia, Dara Adiba Linda Linda Lubis, Fatria Lubis, Maudi Alwani Akmal Luthfia Adira, Mona M.Pd, Akrim Maisarah, Cut Muharmi, Tetty Munthe, Yuyun Safrina Cahyani mutiara mutiara Nabila, Asyifah Nazwa Nazwa, Nazwa Neva Octavia, Putri Ningsih Lubis, Elsa Hari nisa, Khairu runi Nufus Adlina, Cut Raisyah Nurjamilah, Kharisma Persadanta Surbakti, Wahyu Pradisty, Nabawi Pratiwi Siregar, Widya Priyanti, Adinda Sri Purba, Nita Widiyanti Rahmadhani, Siska Raidila, Aulia Syahrani Ramadhani, Layla Suci Riadi, Ali Akbar Ritonga, Siti Zaurah Rizkayani, Anggita S.Ag. S. Pd. M.Ag, Deliati Sabrina, Inggrit Saharani, Della Putri Salbiah Salbiah, Salbiah salsabila, Husna ayudia Sari Saragih, Nadila Anggraini Sari, Alvionita Nurmala Sembiring, Okia Sari Simatupang, Anastasya Putri Siregar, Julia Siregar, Taufik Abdullah Sitepu, Apri Yunita Br Siti Nurhaliza Situmorang, Nurhaida Suci Ramadhani, Layla Syaharani Panjaitan, Nayla Syahfanny, Dewi Syahfitri, Ayunda Syahfitri, Wardana Syahputra, Robby Ade Tri Ardiansyah, Andika Wastuti, Sri Nagyomi Yudha Wastuti, Sri Ngayomi Yudha Wu, Muhammad Yasdi Arzaq