p-Index From 2021 - 2026
9.072
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rekayasa Mesin Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Jurnal Medika Malahayati Human Care Journal RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi, dan Teknologi Kabupaten Batang Jurnal Kesmas Prima Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Pena : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jurnal Kesmas Asclepius Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Litbang Kota Pekalongan BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Indonesian Journal of Health Science Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR) PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL ECONOMINA Journal of Public Health Concerns Health Research Journal of Indonesia Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Majority Science Journal ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Oshada Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) International Journal of Natural and Health Sciences Journal of Public Health Indonesian Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan JES-TM Social and Community Service Journal of Public Health Indonesian
Claim Missing Document
Check
Articles

Integration of Primary Health Care Services at Puskesmas in East Pekalongan Sub-district with a Formative Evaluation Approach Teguh Irawan; Jaya Maulana; Siwi Sri Widhowati; Arni Zulfa Laila
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 5 (2025): JANUARY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/8h8vx292

Abstract

Primary care integration (ILP) is a pillar of health transformation to strengthen primary health care by bringing health services closer to the village level, targeting the entire life cycle, and strengthening local area monitoring (PWS). The purpose of the study was to analyze the implementation of Primary Care Integration (ILP) at Puskesmas in East Pekalongan District. The research method used qualitative analysis with a case study approach. Data collection was carried out at the Puskesmas in the East Pekalongan sub-district of Pekalongan City. Data collection with in-depth interviews involving 20 informants and data processing using thematic analysis with CIPP variables. This study found that in the context aspect, the goal has not been achieved optimally to bring health services closer and expand due to the lack of cadres, influential factors are family support and officer involvement and infrastructure, targeting the entire life cycle.  In the input aspect, human resources are not sufficient, especially medical personnel and cadres for many targets, funding is insufficient for activities, infrastructure for tools is sufficient but the place of implementation is still not large enough and health test kits are still lacking. In the process aspect, planning has gone well, organizing is well structured, it's just that the number of cadres and health workers is still lacking to serve all life cycles, for Pekalsanaan it is still running as much as possible and for evaluation it still refers to the old mechanism and for evaluations carried out regularly every month. In the product aspect, the results of activities can increase the level of visits and the community becomes more enthusiastic in participating in the ILP posyandu.      
Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif untuk Mendukung Intervensi Gizi Spesifik Penurunan Stunting di Puskesmas Warungasem Rubaila Nachla Aliya Haque; Yuniarti; Wahyuningsih; Teguh Irawan
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.182

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat karena berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Salah satu intervensi gizi spesifik yang berperan penting dalam pencegahan stunting adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan pemberian ASI eksklusif dalam mendukung intervensi gizi spesifik penurunan stunting di Puskesmas Warungasem. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan evaluatif. Informan penelitian terdiri atas lima ibu balita sebagai informan utama, lima kader posyandu sebagai informan pendukung, serta satu petugas gizi puskesmas sebagai informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Warungasem telah mencapai target pelayanan dan menunjukkan kecenderungan meningkat. Keberhasilan program didukung oleh pengetahuan ibu yang cukup baik, pelaksanaan inisiasi menyusu dini yang optimal, dukungan keluarga, serta peran aktif tenaga kesehatan dan kader posyandu dalam edukasi dan pemantauan. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti persepsi ibu terhadap kecukupan ASI dan keterbatasan kehadiran ibu dalam kegiatan posyandu. Secara keseluruhan, pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Warungasem dinilai berhasil sebagai bagian dari intervensi gizi spesifik dalam upaya penurunan stunting.
Kader Remaja Tangguh Cegah Tangkal Penyakit melalui Community Based Surveilance di Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan Jaya Maulana; Teguh Irawan; Nur L. Fitriyani; M. Luhur Pangestu; Mega Prima Nur Fajri
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.244

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu untuk mengembangkan kader remaja tangguh yang mampu berperan aktif dalam mencegah dan menangkal penyebaran penyakit melalui program Community Based Surveillance (CBS) di Kelurahan Bandengan, Kota Pekalongan. Melalui pelatihan intensif dan pembentukan tim kader remaja, diharapkan para remaja dapat memahami pentingnya surveilans berbasis komunitas dalam mendeteksi kasus penyakit secara dini. Kegiatan PKM dimulai dengan sesi edukasi remaja mengenai deteksi dini dan pencegahan penyakit, dilanjutkan dengan pelatihan dan pembentukan tim kader Community Based Surveillance (CBS). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup diskusi kelompok (FGD) dan simulasi lapangan untuk menguji keterampilan serta pemahaman yang telah diperoleh oleh kader. Selain itu, kegiatan juga mencakup proses dokumentasi dan diseminasi hasil kepada berbagai pihak terkait. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kelurahan Bandengan, Kota Pekalongan, berhasil mengedukasi dan melatih kader remaja dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular melalui metode Community Based Surveillance (CBS). Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan remaja tentang epidemiologi penyakit menular, tetapi juga membentuk tim kader CBS yang mampu melakukan surveilans di tingkat komunitas. Edukasi yang diberikan berdasarkan teori Health Promotion Model (HPM), menekankan pentingnya peran aktif individu dalam memelihara kesehatan melalui tindakan pencegahan dan promosi kesehatan.
Evaluation of the supplementary recovery feeding program (PMT-P) on the improvement of nutritional status among stunted children under five in Depok Village, Batang Regency Nazza Aulia; Eva Dwijayanti; Aurora Clarinta Ana Purwanto; Zarifah Dwi Iriani; Zahran Nafaza; Teguh Irawan; Yulis Indriyanti
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 4 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i4.2333

Abstract

Stunting is a long-term growth problem in toddlers caused by malnutrition and requires immediate treatment. One of the main ways to address this problem is through the Supplementary Feeding Recovery (PMT-P) program that uses local food ingredients. This study aims to assess the effectiveness of the PMT-P program in improving the nutritional status of stunted toddlers in Depok Village, Batang Regency, using an input, process, and output approach. This study applied a qualitative method with data collection through in-depth interviews and field observations conducted from April to May 2026. A total of 13 informants were involved, consisting of nutrition program managers, village midwives, village officials, integrated health post (Posyandu) cadres, and mothers of toddlers as sources of triangulation information. The authenticity of the data was tested through source triangulation, then analyzed using descriptive narrative. The results of the evaluation of the input and process components indicate that the availability of cadres, technical competence, and budget collaboration have contributed to program implementation, despite limitations in nutrition education media and animal protein menu variations due to logistical problems with storing fresh ingredients. However, the output and impact components of the program showed positive results, where all recorded stunted toddlers were successfully reached by the PMT-P intervention. In addition, most mothers of toddlers reported that their children were obedient and finished the additional food portions provided regularly. This intervention successfully provided a real positive impact, namely a gradual increase in toddlers' weight. Informants, including village midwives and cadres, perceived changes in the physical condition and improvements in toddlers' weight quite well during the program, in line with the focus of this study which examined the depth of the program implementation process in the field. Thus, it can be concluded that the implementation of the PMT-P program in Depok Village has generally run well in both input and process components, and is perceived to provide positive physical changes in toddlers, although the management of the supply of varied menus and the availability of educational facilities need to be further improved.
Evaluasi Penggunaan Aplikasi ELSIMIL dalam Mendukung Kesiapan Pranikah Calon Pengantin di Kecamatan Batang Anggi Setianingsih; Athaya Azka Miladya; Salwa Hasna Fadila Sary; Sukma Berlian Asri; Khairunnisa Zhahiirah; Teguh Irawan; Yulis Indriyani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1795

Abstract

Kesehatan pranikah sangat penting untuk mengurangi stunting. Namun di tingkat kecamatan pemanfaatan aplikasi ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) sebagai instrumen digital pendukung program ini belum berjalan dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai penggunaan aplikasi ELSIMIL untuk membantu kesiapan kesehatan pranikah di Kecamatan Batang, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam Semi-Terstruktur dengan 12 informan meliputi calon pengantin, petugas DP3AP2KB, PLKB, KUA, TPK dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pogram berjalan secara kolaboratif lintas sektor dan didukung oleh kebijakan, sarana dan dana yang cukup. Namun, calon pengantin belum memahami fungsi ELSIMIL dengan baik karena mereka hanya menganggapnya sebagai alat administrasi pernikahan dan tidak menganggapnya sebagai media skrining atau pelatihan Kesehatan. Keterbatasan waktu calon pengantin, kurangnya sosialisasi, pemahaman pelaksana yang buruk tentang pembaruan aplikasi, dan masalah sistem teknis adalah beberapa kendala yang ditemukan. Sebaliknya, ELSIMIL telah terbukti berguna untuk mengidentifikasi factor risiko seperti anemia dan Kekurangan Energi Kronik (KEK), meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan pranikah, dan mengeluarkan sertifikat skrining. Agar ELSIMIL dapat berfungsi dengan baik sebagai media edukasi pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi, diperlukan penguatan sosialisasi melalui media digital, pelatihan berkala, dan koordinasi lintas sektor.
Identifikasi, Penilaian, dan Pengendalian Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pembuatan Tahu. Teguh Irawan; Yulis Indriyani; Wafiq Zidna Amaliya; Rizqiani Karimah; Dyah Fauziah Fitriyani; Naila Salsabila; Haritsah Baihaqi; Tri Nugroho Kuncoro
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i2.664

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is an essential aspect in production processes, especially in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) which are vulnerable to various workplace hazards. In tofu production industries, workers are often exposed to physical, chemical, mechanical, and ergonomic risks that can impact productivity and health. This study aims to analyze the types of occupational hazards and determine appropriate control measures using the HIRARC method. A qualitative descriptive approach was employed through a case study in one tofu-producing MSME in Batang Regency. Data collection methods included direct observation, semi-structured interviews with 15 workers, and documentation. Hazard identification, risk assessment, and risk control were conducted using the HIRARC method based on severity and likelihood. The study found multiple risks ranging from low to high levels, such as musculoskeletal disorders, burns, hearing loss, skin irritation, and respiratory issues. Proposed control strategies included the use of personal protective equipment (PPE), engineering controls such as ventilation and insulation, and administrative interventions. The findings indicate that the HIRARC method is effective for evaluating and managing OHS risks in MSMEs. This approach can support the implementation of a safer and healthier work environment in informal food production sectors.
Study of Hospital Readiness in Implementing the Standard Inpatient Class (KRIS) Policy at RSUD Bendan Pekalongan City Mega Prima Nur Fajri; Yuniarti Yuniarti; Teguh Irawan
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 10 No. 2 (2026): July Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v10i2.8219

Abstract

The Standard Inpatient Class (KRIS) is a policy within the National Health Insurance (JKN) transformation program aimed at achieving equal and standardized inpatient services. Implementation of this policy requires hospital readiness in terms of management and the fulfillment of 12 facility criteria. This study aims to analyze the readiness of KRIS implementation at Bendan Regional Hospital, Pekalongan City, based on management functions. The study used a qualitative descriptive approach through observation, in-depth interviews, and document review with management and related units. The results show that planning has been carried out in stages and based on priorities, organization is carried out through cross-unit coordination, and the implementation of most criteria has been met, especially in bed density, room allocation, room temperature, lighting, and basic facilities. However, several criteria such as ventilation, bed spacing, curtains/partitions, bathrooms, accessibility, and nurse call still require improvement. Control is carried out through internal monitoring and external evaluation, although record keeping still needs to be improved. In general, Bendan Regional Hospital is in the partially ready category for KRIS implementation, so strengthening the roadmap and gradually improving infrastructure is necessary.
Kajian Partisipasi Remaja dan Lansia Pada Posyandu Integrasi Layanan Primer di Wilayah Kerja Puskesmas Buaran Firda Dini Maulida; Laili Firmayanti; Agisca Ramadhani; Fadhila Mayasya Fani; Salsa Diva Az Zahra; Yulis Indriyani; Teguh Irawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1336

Abstract

Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui posyandu siklus hidup bertujuan memperluas jangkauan layanan dasar, namun tingkat kunjungan kelompok remaja dan lanjut usia (lansia) terpantau masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan dinamika serta akar penyebab rendahnya partisipasi aktif kelompok remaja dan lansia di wilayah kerja Puskesmas Buaran menggunakan perspektif Teori Tangga Partisipasi Arnstein. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-komparatif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap informan remaja, lansia, kader, serta petugas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakselarasan (mismatch) antara manajemen operasional posyandu dengan karakteristik kebutuhan khas kedua kelompok sasaran. Rendahnya keterlibatan remaja didominasi oleh hambatan struktural berupa benturan jadwal sekolah, ketiadaan dukungan kelompok sebaya, dan minimnya jaminan kerahasiaan privat dalam ruang pelayanan harian. Di sisi lain, suboptimalnya kunjungan lansia sangat dipengaruhi oleh kemunduran kapasitas fisik biologis yang diperparah oleh hambatan jarak geografis ke lokasi pelayanan, buruknya saluran komunikasi publik, serta keterbatasan logistik obat-obatan dan stik tes laboratorium lengkap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program transformasi kesehatan primer ini sangat bergantung pada rekonstruksi tata kelola pelayanan publik yang inklusif melalui desentralisasi pos pelayanan bagi lansia serta penyediaan ruang privat dan optimalisasi promosi digital bagi kelompok remaja.
Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan Video Kampanye Remaja Anti Narkoba di Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan Jaya Maulana; Nur Lu’lu Fitriyani; Teguh Irawan; Diva Alya Anggraeni; Salsabilla Salsabilla; Agustina Ayu Prasyanti; Nirmala Falujatunnisa; Keisya Ayu Nuansa Safitri
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1758

Abstract

Indonesia is in a state of emergency due to narcotics and illegal drugs (narcotics). By 2024, the prevalence of drug abuse in Indonesia had reached 3.3 million people, dominated by the younger generation, especially teenagers aged 15 to 24. Drug abuse was the highest or most common case in Pekalongan Regency throughout 2024, with 29 cases. This is based on data from the Pekalongan Police Department regarding all cases uncovered over the past year. Drug cases in Pekalongan Regency were spread across several sub-districts, one of which was Sragi Sub-district. The purpose of this Community Service (PKM) activity was to provide education on the dangers of drug abuse using lectures, jigsaw puzzles, and role-play methods. Results: This activity took place on Sunday, March 5, 2023, at Purworejo Public Elementary School. The community service participants consisted of four female cadres and 16 adolescent members of the youth integrated health post (Posyandu) in Purwoharjo Village, Sragi Sub-district.
Strategi Promosi Kesehatan Menuju Kawasan Tanpa Asap Rokok Di Wilayah Kampus Universitas Pekalongan Yulis Indriyani; Teguh Irawan; Fadia Hami Putri; Zuhaira Nabila; Dimas Tsani Laila Syaharani; Alya Nasya Nabila; Deska Ayunda Cahyarani; Sri Rakhmah Hidayati; Tsania Anna Imania
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21812

Abstract

Masalah merokok tetap menjadi tantangan dalam pelaksanaan Kebijakan Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) di Universitas Pekalongan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi kesehatan yang mendukung kebijakan KTR dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam serta observasi terhadap mahasiswa, dosen, staf, dan pejabat kampus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi advokasi telah mulai diimplementasikan, tetapi belum merata di setiap unit kampus. Bina suasana dilakukan dengan pemasangan media sosialisasi KTR, namun belum maksimal dan kurang luas. Masyarakat telah bergerak, terutama berkat peran aktif mahasiswa dalam organisasi kesehatan, namun masih terhambat oleh rendahnya kesadaran individu. Di sisi lain, kolaborasi dengan pemerintah daerah telah berlangsung dengan adanya dukungan peraturan daerah mengenai KTR. Masalah utama mencakup kebiasaan merokok yang sudah mandarah daging, kurangnya pengawasan, serta sanksi yang belum tegas. Dengan demikian, diperlukan peningkatan strategi promosi kesehatan yang lebih menyeluruh dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh anggota civitas akademika untuk mewujudkan lingkungan kampus yang sehat serta bebas dari asap rokok.  
Co-Authors Abidin, Muhammad Ayassy Malik Adelia Solecha Putri Adib Maulana Pratama Adib Rachmawan Adika Nggofur Rurrochim Adinda Ismail Putri Agisca Ramadhani Agna Okta Fii Annisa Agung Hermawan Agustin, Andintya Agustina Ayu Prasyanti Alya Nasya Nabila Amalia, Putri Rika Amalia, Salsabila Ananda Putri Amalia Anggi Setianingsih Angraeni, Diva Alya Anik Indriono Anis Tiara Sari Wihar Anisa , Fadhilla Anisa Salma, Tiara Aprilia Aprilia Aprilia, Aprilia Aqila, Hasna Labibah Ardiana Priharwanti Arini Zulfa Arini Zulfa Laila Arni Zulfa Laila Athaya Azka Miladya Athaya, M Hanan Aulia, Mahda Aulia, Mahda Ridhotul Aulia, Sabrina Putri Aurora Clarinta Ana Purwanto Avi Mulyani Azmi, Zubaidah Tsania Ulul Azridjal Aziz Azzahra, Meila Azzahra, Meila Chelsy Rachel Dwindasari Chosyiyah, Atut Indah Daffa Rifati Tsania Deska Ayunda Cahyarani Devi Liani Putriandi Dewi Amina, Nia Dewi Nugraheni Restu Mastuti Dewi Nugraheni RM Dimas Tsani Laila Syaharani Dina Nabilah Diva Alya Anggraeni Dyah Ayu Nurul Jannah Dyah Fauziah Fitriyani Era Febriana Rahmadhani Erinda Keysha Mardiarini Ernawati, Sitti Eva Dwijayanti Eva Risqiyanti Evia Fardiana Fadhila Mayasya Fani Fadia Hami Putri Faiqi, Muhammad Nasyith Faiz Mazda Niamy Fajar Maulana Rifky Fauzan Falujatunnisa, Nirmala Farah Angelina Pratiwi Farah Diba Arnis Ardinar Fatiyah, Sali Febriliyanti, Imelia Febrymellinia, Karine Laurenza Aulia Firda Dini Maulida Firmansyah, M. Rifki Hairil Akbar Hamdan, Muhamad Haritsah Baihaqi Hasbibie, Caesar Thoriq Kemal Hermawan, Agung Hidayanti, Sukma Hijriwati, Siti As adah Imam Purnomo Imam Purnomo indriani, yulis Intan Mukti Juwita Intan Purnamasari Iqro Ciciani Isna Wida Khafidho Jaya Maulana Kaisyah Lathifatul Hanifah Keisya Ayu Nuansa Safitri Khairunnisa Zhahiirah Kusuma, Nurul Widya Kusumaningtyas, Dwi L., Pakerti Luhur Laila, Arni Zulfa Laili Firmayanti Larasati Putriyani Lulu Fitriyani Luthfiyatul Karimah M. Luhur Pangestu M. Luhur Pangestu Malika Sabina Meiarisanti Marfuatun Marfuatun Maula, Muhammad Fatih Izzul Maulana, Fajar Mega Prima Nur Fajri Moch Syarief Hidayat Mochammad Hilmy Muflihatun Ni’mah Muh. Zuhad Mahya Raul Muhammad Labib Muhammad Syaikhon Yahya Mutakin, Fakhruddin Mutiafani, Amelia Mutiara Nabilah, Putri Nilna Nadzifa Ziada Amalia Nafilla, Nur Naila Rochvika Wati Naila Salsabila Nasya Andini Wahda Nasywa, Jauzatu Navisa, Dita khafka Nazara, Zelima Nazza Aulia Neila Himayati Nia Dewi Amina Nia Dewi Amina Nia Dewi Amina Nida Mafaza Zulfa Nila Afida Nirmala Falujatunnisa Ni’mah, Muflihatun Novalista Ananda Putri Nur Isnaeni Nur L. Fitriyani Nur Lu’lu Fitriyani Nursyafti, Yolana Nurul Falla, Aisya Oktaviani Maydasari Paramitha, Dhiya Ayu Pasya, Restu Yusuf Pasya, Restu Yusuf Pradnya Permanasari Pramesti, Syecha Ardia Pramudhia, Cita Windu Prasetyotomo, Heru Prasyanti, Agustina Ayu Pratiwi, Farah Angelina Purwanti, Khansa Nabila Purwanti, Khansa Nabila Pusparita, Sonia Putra, Meiyaldi Eka Putri Helmania Putri Stevany Agustin Putri, Elsa Cornelia Putri, Soffy Aura Qhotriena, Elica Rahma, Sarah Aulia Rahmadani, Fidya Rahmadani, Fidya Rahmat Iman Mainil Rahmatika, Shilnia Ramadina, Novia Riski Rantika Bintang Rindhasari, Amelia Rizqiani Karimah Rizqiyyah, Maya Fathiyyatur Rizqiyyah, Naili Rizqiyyah, Naili Rr. Vita Nurlatif Rubaila Nachla Aliya Haque Sa'adah, Lailis Safa Lahalisi Sajidan, Muhammad Naja Salsa Diva Az Zahra Salsabilla Dwi Ramadhani Salsabilla Ramadhani Salsabilla Salsabilla Salsabilla, Salsabilla Salwa Hasna Fadila Sary Sari, Alya Amelia Septiyana, Nadhifa Bunga Setiawan, Bagas Budi Setiawan, Danur Setiawan, Danur Sinta Wulandari Siti Maesaroh Siti Purwitasari Siwi Sri Widhowati Siyam, Sania Rahmawati Laili Sofa Fuadiya Sofa Fuadiya Sonia Pusparita Sri Rakhmah Hidayati Sukma Berlian Asri Suwondo Suwondo Suwondo Suwondo Syamsiar, Syamsiar Tiara Anisa Salma Tri Nugroho Kuncoro Tsania Anna Imania Umi Fadilah Vanessa Zaskia Putri Wafiq Zidna Amaliya Wahyu Ningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih, Ita Wida Khafidho, Isna Yakzhan, Ahrenza Yulis Indriyani Yulis Indriyanti Yulisindriyanti Yuniarti Yuniarti Yuniarti - Yuniarti Yuniarti Yusuf, Muhammad Lutfi Zahra, Gisya Ainnaya Zahran Nafaza Zahro Zahro Zahro Zahro, Fatimata Zarifah Dwi Iriani Zuhaira Nabila ‘Amali, M Shodiqul