Claim Missing Document
Check
Articles

Bauran Pemasaran Produk (Marketing Mix 7p) Terhadap Minat Beli Konsumen Emping Melinjo Karya Bunda Rahmadiza, Radefi; Anggraini, Nuni; Humaidi, Edy; Noer, Irmayani
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3696

Abstract

Bauran pemasaran, yang terdiri dari tujuh variabel utama yaitu Produk, Harga, Tempat, Promosi, Orang, Bukti Fisik, dan Proses (7P), berperan penting dalam merangsang minat beli dan memuaskan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh bauran pemasaran terhadap minat beli konsumen produk Emping Melinjo Karya Bunda. Penelitian dilakukan di Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, yang dikenal sebagai sentra produksi emping melinjo, dengan melibatkan 35 responden yang merupakan konsumen akhir yang membeli langsung di Toko Emping Melinjo Karya Bunda. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan bauran pemasaran yang diterapkan oleh usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Emping Melinjo Karya Bunda menarik dengan kemasan dan variasi rasa yang beragam, harga bersaing, serta lokasi strategis di pusat produksi. Promosi efektif, pelayanan dan efisiensi karyawan baik, dan fasilitas parkir memadai mendukung pengalaman belanja yang positif.
Tataniaga Telur Ayam Ras Pada CV Gunung Harta Farm, Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur Gustiawan, Rizki; Noer, Irmayani; Handayani, Sri; Kusmaria, Kusmaria
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3764

Abstract

Penelitian ini berjudul "Tataniaga Telur Ayam Ras pada CV Gunung Harta Farm Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur". Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran dan lembaga tataniaga telur ayam ras, menganalisis fungsi-fungsi tataniaga yang dijalankan, serta mengevaluasi efisiensi berdasarkan margin tataniaga, farmer's share, rasio keuntungan, dan biaya. Lokasi penelitian dipilih di Kabupaten Lampung Timur, yang merupakan penghasil telur terbesar kedua di Provinsi Lampung. Metode yang digunakan melibatkan analisis terhadap tiga saluran tataniaga saluran langsung ke konsumen, melalui pedagang pengecer, dan melalui pedagang besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Gunung Harta Farm menggunakan tiga saluran tataniaga dengan fungsi yang berbeda-beda. Saluran tataniaga II terbukti paling efisien, dengan margin tataniaga terendah sebesar Rp 1.500/kg dan farmer's share tertinggi mencapai 94,73%. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai struktur dan efisiensi tataniaga telur ayam ras yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan usaha peternakan di Indonesia.
Efisiensi Pemasaran Udang Vaname Di Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Aditama, Wayan Erico; Noer, Irmayani; Kusmaria, Kusmaria; Humaidi, Edy
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3860

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vanamei), biasa disebut udang putih, berasal dari Hawai. Udang ini telah banyak dikembangkan di China, Thailand, Taiwan, Vietnam dan Indonesia. Lampung sebagai gerbang dari Pulau Sumatera memiliki daerah pesisir yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai area tambak produksi udang. Besarnya peluang komoditas udang vaname di pasar sejalan dengan permasalahan yang dihadapi. Salah satu kendala utama adalah adanya rantai distribusi yang panjang, yang melibatkan beberapa perantara mulai dari petambak, pengepul, hingga pedagang pengecer sebelum akhirnya sampai ke konsumen akhir. Hal ini menyebabkan adanya biaya tambahan pada setiap tahapan distribusi yang berujung pada harga jual yang lebih tinggi, sementara petambak menerima margin yang lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, margin pemasaran, efisiensi pemasaran udang vaname di Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan simple random sampling, snowball sampling dan purposive sampling. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk menentukan lembaga pemasaran dan dalam penentuan margin pemasaran menggunakan perhitungan rumus margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran udang vaname di Kecamatan Pasir Sakti yaitu saluran I: petambak–pedagang pengumpul–pedagang besar–pedagang pengecer–konsumen akhir, saluran II: petambak–pedagang besar–pedagang pengecer–konsumen, saluran III: petambak–pedagang pengecer–konsumen akhir. Hasil perhitungan farmer’s share pada saluran I yaitu sebesar 76,92%, saluran II yaitu sebesar 82,69% dan saluran III yaitu sebesar 91,67%. Sedangkan hasil perhitungan efisiensi pemasaran menghasilkan saluran I sebesar 51,12%, saluran II 49,67% dan saluran III sebesar 48,30%. Saluran pemasaran I tidak efisien sedangkan saluran II dan III pada pemasaran udang vaname di Kecamatan Pasir Sakti sudah efisien karena persentase dari nilai efisiensi pemasaran tidak melebihi 50%.
Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Usaha Tani Ubi Kayu Di Desa Kotabumi Udik Kabupaten Lampung Utara Rani Lestari, Astria; Fitriani, Fitriani; Humaidi, Edy; Noer, Irmayani
Journal of Food System & Agribusiness Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jofsa.v8i1.4084

Abstract

Cassava (Manihot esculenta Crantz) is a source of carbohydrates that has a strategic position as a raw material for food, animal feed, and various food and non-food industries. Land area, production and productivity of cassava in Lampung Province has decreased year by year. North Lampung is the largest cassava producing district in Lampung by producing cassava of 959,279 tons with an average cassava productivity yield of more than 25 tons per hectare every year. So this research was conducted to analyze the effect of using cassava production factors simultaneously and partially and analyze the allocation efficiency level of the use of cassava production factors in Kotabumi Udik Village, North Lampung Regency. The analysis technique used in this research was Coub-Douglass to determine the dominant and efficient factors of production. The results showed that the factors of production of cassava farming, comprising land area, seeds, fertilizers, pesticides, and labor, simultaneously had a significant effect on cassava production. The use of production factors for cassava farming in Kotabumi Udik Village, Kotabumi District, North Lampung Regency was not yet efficient.
Management Process Intervention to Improve the Performance of MSMEs in the Food Processing Sector (Study on CV Cucuruku Ceria) Nuzulla, Rifemi Ihza; Noer, Irmayani; Syahpura, Suraya Kaffi; Hidayat, Beni
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.3961

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia's food sector play a strategic role in economic development through employment, community empowerment, and food supply. However, food safety remains a major challenge due to profit-oriented practices, limited knowledge, weak supervision, and financial constraints. This study aims to examine the implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) as a management intervention to improve MSME performance, competitiveness, and sustainability. The research was conducted over four months on a developing MSME in Lampung, Indonesia CV Cucurutuku Ceria which received support from the Netherlands-based Programma Uitzending Managers (PUM). GMP evaluation referred to Ministry of Industry Regulation No. 75 of 2010, starting with an initial assessment followed by consistency monitoring. Barriers to implementation were analyzed using the root cause analysis method, specifically the why-why technique. The results show that GMP compliance increased from 66% to 98% within three months, supported by management commitment, external funding, and problem-solving strategies. This study concludes that GMP can be effectively implemented in MSMEs with structured guidance, external collaboration, and consistent evaluation, contributing to improved food safety standards and business sustainability.
Pengendalian Kualitas Produk 456 DI PT DME Novita Sari, Dian; Budi Trisnanto, Teguh; Noer, Irmayani
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v1i2.3415

Abstract

PT DME merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi udang mentah beku, udang masak beku dan produk bernilai tambah (value added). Tujuan dari penulisan tugas akhir ini untuk (1) Mendeskripsikan alur proses produksi 456 di PT DME (2) Pengendalian Kualitas produk 456 pada proses produksi di PT DME. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif untuk menjelaskan proses produksi 456 dan faktor penyebab kerusakan produk 456 pada proses produksi menggunakan alat bantu diagram alir, histogram, dan fishbone. Diagram alir digunakan sebagai alat untuk menjelaskan alur proses produksi produk 456 dimulai dari tahapan penerimaan bahan baku dan bahan pelapis, produksi, dan pengemasan. Histogram dan fishbone digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi masalah yang paling banyak terjadi kerusakan produk dan mengetahui faktor penyebab kerusakan produk 456 yang tidak sesuai dengan standar perusahaan.
Consumer Demand and Satisfaction Preferences Regarding Organic Coffee Products Lestari, Astria Rani; Noer, Irmayani; Analianasari, Analianasari; Fitriani, Fitriani
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.4057

Abstract

Coffee is one of Indonesia’s top plantation export commodities and plays a vital role in the national economy. Organic coffee is growing steadily due to its added value, particularly its high antioxidant content and unique flavor. With increasing domestic coffee consumption, demand for organic coffee is also rising. Consumer preferences represent their desires and expectations for a product and help guide marketing strategies. This study analyzes consumer preferences and satisfaction toward organic coffee using conjoint analysis. The findings show that most organic coffee consumers are women (60%), aged 19–32 years (89.6%), unmarried (81.2%), hold a diploma or bachelor’s degree (64%), work in the private sector (26.8%), and earn between Rp1,000,000–3,000,000 (43.6%) or more than Rp3,000,000 (34.8%). Consumers choose organic coffee based on personal preference, especially cappuccino or latte flavors, and make purchases as needed without external influence. Consumers are generally satisfied, prioritizing taste and quality. Despite price increases, they remain loyal due to quality, flavor, and health benefits. Preferred attributes include a slightly sweet taste, smooth texture, dark brown color, strong aroma, affordable price, and easy availability.
Characteristics Of Organic Coffee Consumers Hariyanto, Adi; Noer, Irmayani; Kurniawan, Henry; Analianasari, Analianasari
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.3967

Abstract

Nowadays, people are starting to realize the importance of health and environmental sustainability. Organic coffee is one of the alternatives chosen to support lifestyle and maintain environmental sustainability for consumers and coffee lovers. This study aims to describe the characteristics of respondents who consume organic coffee. The analysis method used in this study is the descriptive analysis method. The sampling method in this study is the accidental sampling technique of 100 respondents. The results of the study show that the majority of organic coffee consumers are men, namely 54% with ages 21-33 years with a percentage of 87% with an unmarried status of 68% with the majority of S1/S2/S3 education of 63% and work as private employees of 41% with an income of Rp 6,000,000 - Rp 9,000,000 of 37%. The primary motivation for consumption is health reasons (78%), followed by environmental concerns (19%). Social media is the primary source of information (53%), and online stores are the most common purchasing channel (52%). These findings indicate that the organic coffee market has significant growth potential, especially through targeted value-based marketing and digital education approaches.
Integrasi Vertikal Pasar Produsen Gabah dengan Pasar Konsumen Beras di Provinsi Lampung Nazilah, Nazilah; Noer, Irmayani; Kurniawan, Henry
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.17661

Abstract

Rice is a food ingredient that is a top priority in government food policy.  Rice prices in Indonesia experienced an increase in the first quarter of 2024, rice prices jumped 21.3% compared to last year. The difference in rice prices occurs because of the weak agribusiness structure and market mechanisms that occur in Indonesia.  Market integration analysis can be carried out through several measurements, namely price correlation, price transmission, and Vector Error Correction Model (VECM) analysis. This research aims to analyze the relationship between rice prices at the farmer level, grain producers and consumers in Lampung Province, as well as analyzing the integration of the rice market at the farmer level, grain producers and rice consumers in Lampung Province. The data used is secondary data in the form of time series data, namely data on grain prices at the producer or farmer level and retail rice prices at the consumer level in Lampung Province from 2018 to 2023. The data analysis method uses price correlation analysis and the Vector Error Correction Model (VECM ) using Eviews.10 software. The research results show that the price of rice at both market levels, namely between the grain producer market and the rice consumer market in Lampung Province, is positively correlated.  Based on the results of the market integration analysis, it shows that the rice market in Lampung Province has not been fully integrated in the short term, while the results of the cointegration test show that in the long term the market at the grain producer and retailer level in Lampung Province is well integrated, so it can be concluded that the rice market in the Province In the short term, Lampung has not been well integrated, while in the long term the rice market in Lampung Province is integrated.
Analisis Pemasaran Produk Olahan Kakao Di Desa Sungai Langka Kabupaten Pesawaran Handayani, Sri; Nirmagustina, Dwi Eva; Wirawati, Chandra Utami; Noer, Irmayani; Kusmaria; Kartika, Tamara Eggy
AgriMalS Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v5i1.1777

Abstract

Agribisnis kakao di Kabupaten Pesawaran mulai berkembang dengan meningkatnya hilirisasi produk olahan kakao. Persoalan aksesibilitas pasar kakao yang masih rendah menjadi tantangan bagi kelompok wanita tani yang disebabkan masih kecilnya skala produksi dan belum berkelanjutan, keterbatasan modal usaha, dan pemasaran masih secara individu serta masih lokal. Strategi pengembangan usaha kecil menengah produk olahan kakao di Desa Sungai Langka diperlukan untuk mendukung peningkatan ekonomi wilayah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pengembangan usaha kecil menengah dan merumuskan strategi pengembengan usaha kecil menengah produk olahan kakao di Desa Sungai Langka Kabupaten Pesawaran. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Langka Kabupaten Pesawarang. Responden pada penelitian ini adalah pelaku usaha kecil menengah olahan kakao. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskripsi matematis analisis faktor internal dan eksternal menggunakan matriks IFE dan EFE, dan matriks SWOT. Dari hasil analisis SWOT UKM olahan kakao saat ini menempati titik kuadran IV, dimana strategi mendukung strategi yang agresif pada berbagai peluang dan kekuatan yang dimiliki. Strategi yang memiliki nilai TAS tertinggi yaitu peningkatan dan penambahan kerjasama dengan mitra pemasaran berbasis bisnis online.
Co-Authors Aditama, Wayan Erico Agus Agus Agus Agus Ambarwari, Agus Analianasari Analianasari anggraini, Depita Arif Qisthon Armawan, Nyoman Asih, Langgeng Tri Beni Hidayat Bina Unteawati Budi Trisnanto, Teguh Cahyati, Nia Chandra Utami Wirawati Chandra Utami Wirawati Dartana, Dartana Dewi, Anita Kusuma Dian Febrianingsih Dwi Desmiyeni Putri Dwi Eva Nirmagustina Edy Humaidi Eko Win Kenali Erwanto Fadila Marga Saty Fitria Tsani Farda Fitriani Fitriani Fitriani Gustiawan, Rizki Hanafi, Isniah Handayani, Sri Hariyanto, Adi hasibuan, annisa fitri Hasiib, Etha' Aziza Hati, Diah Permata Henry Kurniawan Henry Kurniawan Irawati, Luluk Jaenudin Kartahadimaja Kartika, Tamara Eggy Kertayoga, I Putu Ajie Windu Kuriawan, Henry Kurniawati, Risma Kusmaria Kusmaria, Kusmaria Kusuma , Anita Kusuma Adhianto Kusuma Adhianto Lestari, Astria Rani Liman Liman, Liman M Rofiq Marlinda Apriyani Maryana, Dina Tri Meriko, Erwinda Muhammad Zaini nandita ayuni safitri, nandita Nazilah Nazilah, Nazilah Ni Siluh Putu Nuryanti Niluh Puji Okta Wahyuni novita sari, dian Nuni Anggraini Nurbani Kalsum Nurpalina Nurpalina Nuzulla, Rifemi Ihza Nyoman Armawan Putra, Septafiansyah Dwi Putri, Kejora Asa Rahmadiza, Radefi Rani Lestari, Astria Real Irhamna Rinaldi, Al-Bara Fuad Saty, Fadila Marga Soeherman, Giffary Pramafisi Sri Handayani Sri Handayani Sutarni Sutarni Sutarni, Sutarni Syahpura, Suraya Kaffi Syahrio Tantalo Teguh Budi Trisnanto Unteawati, Bina Utomo, Feri Veithzal Rivai Zainal Widyawati, Dewi Kania Wildan Al Faris Wirawati, Candra Utami Yuniarti, Evi Ziladi, Kirana Jana