Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Prostitution in Padang City 1891-1942 Riska Putriani; Suriani
Journal of Indonesian History Vol. 13 No. 2 (2025): Journal of Indonesian History
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v13i2.29424

Abstract

Socio-economic conditions ware the background to the emergence of protitution practices in the city of Padang in 1891-1942, This study examines socio-economic factors, and public health impacts including the pread of sexually transmitted diseases such as syphilis. This study aims to identify social and economics factors that drive the growth of prostitution in the city of Padang and analyze the Dutch government’s policies in overcoming the rampant practices of prostitution. Then reveal the impacts that arise from the practices of prostitution on public health including sexually transmitted diseases and how to overcome them. This study uses a qualitative approach with a historical mettod that includes primary and secondary data collection. Primary data taken in this study comes from the Besluit Archives which contain decrees regarding regulations related to prostitution in West Sumatra and East Sumatra. BGS 19 November 1890, No. 2812, BGS. 19 March 1891 No. 617, CL. 29 August 1891 No. 16452 and CL. 22 November 1889, No. 21793. While secondary sources in the from of books, theses, articles, YouTobe or orther online media can be accessed via the city of Padang during the Duth colonial era. The results of the study indicate that the practice of prostitution in Padang City in influenced by the social-economic conditions of the community, where proverty and lack of employment encourage some women to engage in prostitution as source of livelihood. In addition, the colonial government’s policies tend to be ambivalent in both regulating and curbing this practice, creating complex dynamics. The colonial government implemented regulations aimed at conrolling and monitoring the practice of prostittution. Policies often aimed the control the spread of sexually transmitted diseaseses with a particular focus on syphilis which was a major health problem during taht priod. 
Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Dengan Menggunakan Media Gambar Yenni Astuti; Suriani
Journal of Education, Pedagogy and Teacher Training Vol. 2 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini, guru Sekolah Dasar dalam menyampaikan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam jarang menggunakan alat peraga, mereka lebih suka menyampaikan materi dengan ceramah, catat dan hafal. Struktur penyampaian materi pelajaran cenderung sesuka hati. Tidak menggunakan media atau alat peraga dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Disebabkan antara lain minimnya pengetahuan guru mengenai cara mengoperasikan alat peraga yang sudah ada di sekolah dan terkadang menggunakan alat peraga dianggap mengurangi jam pembelajaran. Akibatnya pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam cenderung kembali ke konvensional, jadi lebih mengandalkan ceramah sebagai satu-satunya yang dianggap simpel. Dengan menerapkan metode demontrasi pada pokok bahasan organ pencernaan diharapka dapat jadikan salah satu alternatif model pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata belajar pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68,39 dengan ketuntasan 61,54%. Sedangkan siklus II memperoleh nilai rata-rata 103.81 dengan ketuntasan 88,46 %, maka dari itu dapat terlihat bahwa adanya peningkatan atau perbaikan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan media gambar melalui metode demontrasi pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas V MIN 7 Nagan Raya. Siswa belajar dengan antusias, semangat, lebih percaya diri dalam proses pembelajaran.
Information Asymmetry and Digital Consumer Protection : A Contemporary Fiqh Muamalah Approach to Contract Legitimacy Dwi Satri; Azis, Fakih Abdul; Nyimas Anggun Lestari; Raol, Syahria; Suriani
Fawaid : Sharia Economic Law Review Vol 8 No 1 (2026): Fawaid: Sharia Economic Law Review
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/flr.v8i1.12235

Abstract

The study aims to formulate a normative-operational analytical model concerning the obligation to provide information in digital transactions by employing contemporary fiqh muamalah principles as a benchmark for the validity of contracts (akad). The study responds to the increasing prevalence of inaccurate, incomplete, or misleading information practices in e-commerce, marketplaces, and algorithm-based services, which widen the gap between legal norms and digital market practices. It adopts a normative-qualitative approach based on library research, utilizing documentation techniques and content analysis of classical and contemporary fiqh literature, statutory regulations, fatwas, and scholarly works related to transparency, fairness, and digital consent. The data were analyzed descriptively and argumentatively to identify the relationship between muamalah principles and modern transactional practices. The findings indicate that consumer protection in digital transactions requires the integration of three core principles: transparency, fairness, and free consent. Transparency functions to reduce information asymmetry and prevent gharar (uncertainty) and ghisy (fraud) through the provision of clear, objective, and verifiable information. Fairness demands a balance of rights and obligations and the limitation of exploitation and algorithm-based price discrimination. Free consent emphasizes the necessity of voluntary agreement free from manipulative interface design or concealed pressure. These principles directly affect the validity of contracts in digital transactions. This study is limited to literature-based analysis and does not empirically examine specific platforms or conduct cross-jurisdictional comparisons. Its primary contribution lies in the systematic integration of digital consumer protection theory and the contractual validity principles of fiqh muamalah as a substantive evaluative framework for modern digital transaction legitimacy. Keywords: Fairness; Free Consent; Gharar; Muamalah; Transparency.
The UJI PREFERENSI MAKAN HAMA LARVA GRAYAK FRUGIPERDA (Spodoptera frugiperda) PADA BEBERAPA JENIS VARIETAS JAGUNG (Zea mays) Nur, Muh.Ichzan Ashar; Jahuddin, Rahmat; Suriani
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jai.v5i1.250

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis preferensi makan hama larva grayak Spodoptera frugiperda pada beberapa varietas jagung (Zea mays), meliputi jagung manis Na1, pulut, Lamuru, Sukmaraga, BISI-18, NK Sumo, dan NK Perkasa. Kegiatan penelitian berlangsung di Laboratorium Proteksi Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar pada bulan Februari 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tujuh perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah larva yang menyerang, indeks preferensi makan, serta laju konsumsi larva. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa varietas NK Perkasa menunjukkan tingkat serangan tertinggi dengan rata-rata jumlah larva menyerang sebesar 1,97 ekor, indeks preferensi makan 1,46, dan laju konsumsi 0,95. Sebaliknya, varietas NK Sumo menunjukkan jumlah serangan terendah (1,46 ekor), sedangkan varietas jagung manis Na1 memiliki indeks preferensi makan (1,14) dan laju konsumsi (0,76) paling rendah. Analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan antar varietas tidak berpengaruh nyata, meskipun terdapat kecenderungan pola preferensi makan yang bervariasi. Hal ini mengindikasikan bahwa varietas tertentu, seperti NK Perkasa, lebih rentan terhadap serangan S. frugiperda, sedangkan NK Sumo dan jagung manis Na1 relatif lebih tahan.
PEMANFAATAN Trichorderma asperellum SEBAGAI PLANT GROWTH PROMOTING FUNGI (PGPF) PADA PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG Ali, Ahmad; Syafar, Rahman; Suriani; Mirsam, Hishar
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jai.v5i1.281

Abstract

ABSTRAK AHMAD ALI 20011014032. Pemanfaatan Trichoderma asperillum Sebagai Plant Growth Promoting Fungi (PGPF) terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung. Dibimbing oleh: A. ABD. RAHMAN SYAFAR dan SURYANI. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia berlebih pada budidaya jagung di Indonesia berpotensi merusak lingkungan, sehingga diperlukan agen hayati seperti Plant Growth Promoting Fungi (PGPF) Trichoderma asperellum untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi T. asperellum strain CHM01, CHM02, HMRP7A, HMRP9A, dan HMRP10 sebagai pemacu pertumbuhan jagung varietas Anoman serta kemampuannya menekan penyakit hawar daun. Penelitian dilakukan di rumah kaca BPSIP-TS Maros Sulawesi Selatan pada Juli-Desember 2023 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan (5 strain T. asperellum, kontrol fungisida Nordox, dan kontrol aquades) yang diulang 4 kali, dianalisis dengan ANOVA dan uji Duncan ?=0,05. Hasil menunjukkan aplikasi T. asperellum berpengaruh nyata terhadap daya tumbuh (tertinggi 94,4% pada strain CHM02), pH tanah (tertinggi 6,153 pada HMRP10), suhu tanah (tertinggi 31,511°C pada HMRP10), dan intensitas serangan hawar (terendah 33,36% pada Nordox, 36-44% pada strain T. asperellum, vs 60,56% kontrol). Parameter vegetatif seperti tinggi tanaman (tertinggi 129,70 cm pada CHM02), diameter batang, dan ukuran daun cenderung lebih baik meski tidak nyata. Disimpulkan T. asperellum efektif sebagai PGPF untuk memacu pertumbuhan awal dan mengendalikan hawar daun jagung, direkomendasikan uji lapangan lanjutan. Kata kunci: Trichoderma asperellum, PGPF, jagung Anoman, hawar daun, pertumbuhan tanaman.
Analysis of the Readiness of Home-Based Industries to Adopt E-Money in Aceh Province, Based on the Unified Theory of Technology Acceptance M. Saleh; Abd. Majid, M. Shabri; Suriani; Hamdani; Rizal, Muhammad; Muttaqim, Hakim
JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Ilmiah Gema Perencana
Publisher : POKJANAS Bekerja Sama Biro Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61860/jigp.v4i3.377

Abstract

The Fourth Industrial Revolution has driven various advancements in technology, one of which is marked by the emergence of the digital revolution that has impacted payment systems, including the use of electronic money (E-money) in financial transactions. The home industry plays a strategic role in supporting national economic development, where innovations in technology-based transaction systems have a significant impact on the sustainability and efficiency of their business activities. One of the rapidly developing innovations today is the use of e-money. The research method employed is a quantitative approach based on the UTAUT model. Data were collected through interviews and the distribution of questionnaires designed using a Likert scale, with questionnaire items based on the variables in the UTAUT model. Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via the SmartPLS software. The results indicate that the intention to use e-money drives actual usage behavior. Ease of use and social influence enhance this intention, while perceived benefits have not yet emerged as a determining factor. Furthermore, facility support plays a crucial role in driving e-money usage within the home industry in Aceh.
Hubungan Status Kehamilan dengan Tingkat Stres pada Ibu Hamil Primigravida Jumrah, Jumrah; Suriani; Almukarramah, Mukminah
An-Najat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v4i2.3660

Abstract

Selama kehamilan, terjadi adaptasi secara biologis dan juga emosional yang tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga psikologis ibu. Ibu hamil primigravida sering dikaitkan dengan kejadian stress selama fase kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status kehamilan dengan tingkat stress pada ibu hamil primigravida dan mengukur seberapa besar status kehamilan mempengaruhi tingkat stres. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 41 ibu hamil primigravida yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan tingkat kesalahan 5%. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Data dianalisis menggunakan SPSS versi 16 dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan kehamilan terprogram sebagian besar berada pada tingkat stres sedang, yaitu 18 orang (58,1%), stres ringan 9 orang (29%) dan yang mengalami stres berat 4 orang (12,9%). Sementara itu, pada ibu dengan kehamilan tidak terprogram, mayoritas juga berada pada tingkat stres sedang yaitu 7 orang (70%), sedangkan stres ringan dialami oleh 1 orang (10%) dan stres berat oleh 2 orang (20%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status kehamilan dan tingkat stres pada ibu hamil primigravida (p = 0,458 > 0,05). Status kehamilan baik diprogram maupun tidak diprogram, tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres pada ibu hamil primigravida.
Co-Authors A. Mulia Saleh Ade Fadillah FW Pospos Ade Nisya Nasution Ahmad Ali Ahmad Nizam Ahmad Zuwandana Aisyah Aldi Ardiansyah Siagian Alhuda Almukarramah, Mukminah Anisa Pujawati Annisa Keumala Dewi Apriola Dwi Indra Swary Ardila, Arista Asriyani Aulia Fuadah Awal, Muhammad Ayu Astari, Ayu Azisah Bahmid Barda Mulyandi Dea Resti Piranda Dedy Ahmady Dessy Zulfianti Sinaga Dewi Suryani Sentosa Din Hary Fitriadi Durahim, Darwis Dwi Satri Dzacky Muharram Rani Eddy Gunawan Eka Lestari Eka Nurlina Erga Eka Putri Ersah Atthbarry Rahmadinata Fadya Rahazri Meyfiza Fakih Abdul Azis Ferica Christinawati Putri Fitrah Afandi ZT Gadis Mutiara Hakim Muttaqim Halim, Hendra Hamdani Hardiyanto Hendrik Hidayaturrahmaniah, Nadiya Hishar Mirsam Islam, Fahrul Jahuddin, Rahmat Jihan Salsabila Jumrah Jumrah Kartini Kesuma, T. Meldi Lukman, Sri Hardiyanti luqman M. Ridha Siregar M. SALEH M. Shabri Abd. Majid M. Shabri Abdul Majid Mahardika, Siti Suci Maulida, Husna Maya Devira Muh Arif, Muh Muhammad Haris Riyaldi Muhammad Muaz Ihsan Muhammad Rizal Muna, Sirajul Musdalifa Nadya Desi Saputri Naila Saifana Nana Rizkiana Nasution, Annio Indah Lestari Nela Dwi Iriani Nova Fitriana Nur Islamiyah, Pramitasari Nur, Muh.Ichzan Ashar Nurma Sari Nurmalasari, Yusriah Nurtang Marlianti Nyimas Anggun Lestari Osama Syahputra Nasution Panda Alfira, Yuni Patunrengi, Iswadi Ibrahim Putri Nazira Sitorus Rahmad Al-Hidayat Rahmaniar Rahmawati, Meylin Raol, Syahria Rayyan Firdaus Risa Rukmana Riska Putriani Ristiani Rizky Agusriyanti Irna Rosdiana Roslaini Rosyidah Rudi Tarenre Santi Widiawati Saputra, Fauzan Sartiyah Saumy Rizma Sitepu, Novi Indriyani sri maryuni St. Ramlah Stephanus TW Sukarti Sulistya Rini Pratiwi Sumarni, Mutia Suriadi Suryaningsih, Wiwiek Susanna Sutrisna, Eka Syafar, Rahman Syahriyal Syasya Khairuna Syibra Takdirmin Teuku Muhammad Syahrizal Umuri, Khairil Uswatun Hasanah Elby Utomo, Mohamad Nur Wartiningsih, Alia Yenni Astuti Yohanna Thresia Nainggolan Yolanda Amalia Sirait Yulis Sayang Yunitasari