Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

POLA KOMUNIKASI GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK PESERTA DIDIK MTS MDIA TAQWA MAKASSAR KELURAHAN MALIMONGAN KECAMATAN WAJO KOTA MAKASSAR Amrullah, Fiqri; Abdullah, Nuraeni; Hasriani, Andi; Setiawati, Nur; Nengsi, Ratika
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 5 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola komunikasi guru dalam pembinaan akhlak peserta didik MTs MDIA Taqwa Makassar Kelurahan Malimongan Kecamatan Wajo Kota Makassar, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Komunikasi Guru dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik MTs MDIA Taqwa Makassar dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik MTs MDIA Taqwa Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, adapun pendekatan penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran secara tepat tentang Pola Komunikasi Guru dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik MTs MDIA Taqwa Makassar. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dari Guru dan peserta didik dan data sekunder dari buku, artikel serta penelusuraan referensi yang ada relevansinya dengan penelitian ini. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa daftar pertanyaan atau topik yang akan dibahas dalam wawancara kualitatif. Teknik pengelolaan data serta analisis data yang digunakan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pola Komunikasi Guru dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik MTs MDIA Taqwa Makassar yaitu dilakukan dengan 3 pola komunikasi, yaitu pola komunikasi satu arah, pola komunikasi dua arah dan pola komunikasi banyak arah. Adapun faktor pendukung dalam pembinaan akhlak peserta didik MTs MDIA Taqwa Makassar adalah kepedulian semua guru dalam pembinaan akhlak peserta didik sebagai pendidik di sekolah, Mengikutsertakan peserta didik untuk ikut lomba dan dukungan kepala madrasah dalam pembinaan akhlak peserta didik. Adapun faktor penghambat dalam pembinaan akhlak Peserta Didik MTS MDIA Taqwa yaitu Faktor intern peserta didik, yakni hal-hal atau keadaan-keadaan yang muncul dari dalam peserta didik, seperti rendahnya kapasitas intelektual peserta didik, kurang percaya diri dan Semangat belajarnya rendah. Faktor ekstern peserta didik, yaitu hal-hal atau keadaan yang dari luar peserta didik, seperti lingkungan keluarga yang tidak humoris, hubungan antar ayah dan ibu, serta rendahnya kehidupan ekonomi juga memiliki teman sepermainan yang nakal.
ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP FENOMENA MODEL BUSANA BAGI KARYAWATI : STUDI KASUS DI MALL PANAKKUKANG MAKASSAR Nur, Muh. Alwi; Akil, M.; Abdullah, Nuraeni; Hasibuddin, M.; Nengsi, Ratika
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “Analisis Hukum Islam terhadap Fenomena Model Busana Bagi Karyawati (Studi Kasus di Mall Panakkukang Makassar)” yang bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan fenomena model busana bagi karyawati di Mall Panakkukang Makassar; 2) Mendeskripsikan pemahaman karyawati mengenai model busana; 3) Menganalisis hukum Islam terhadap fenomena model busana bagi karyawati di Mall Panakkukang Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, penelitian ini dilaksanakan di Mall Panakkukang Makassar yang beralamat di Jalan Boulevard No. 3, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis data meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan dengan uji triangulasi data. Fenomena model busana karyawati toko aksesoris di Mall Panakkukang peneliti menyimpulkan bahwa analisis hukum Islam terhadap fenomena model busana bagi karyawati di Mall Panakkukang adalah agama Islam menganjurkan bagi seluruh umat muslim dan muslimah agar senantiasa menutup aurat dalam kondisi apapun sesuai dengan ketentuan syariat. Mengenai model busana bagi karyawati agama Islam tidak membatasi bagaimana model busana yang digunakan muslimah terutama karyawati toko aksesoris di Mall Panakkukang selama tidak menyalahi ketentuan-ketentuan syariat. Akan tetapi, tentunya dengan memperhatikan etika dan adab dalam memakai busana. Adapun kriteria busana muslimah yaitu busana tidak memperlihatkan lekuk tubuh, tidak transparan sehingga tidak mengundang syahwat dari lawan jenis. Implikasi dari penelitian ini yaitu penulis perlu untuk memberikan saran-saran sebagai bahan pertimbangan di kemudian hari. Saran ini penulis tujukan untuk karyawati Toko Aksesoris di Mall Panakukkang agar senantiasa mengenakan busana yang sesuai dengan ketentuan syariat. Tidak memperlihatkan aurat dan lekuk tubuh saat bekerja.
Prevention of Bullying Behavior through the Roots Program Nengsi, Ratika; Subaedah
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 3 (2024): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v5i3.1129

Abstract

The study aims to identify the bullying of students and the preventive efforts of the school through the Roots School Movement program. This type of research is qualitative descriptive with a phenomenological approach, and the research location is in the 7th Makassar State High School. The population in this study is the head of school, teachers, and pupils with sampling techniques using probability random samplings. Data collection techniques are done using observations, interviews, and documentation; then, data will be analyzed using triangulation data, i.e., data collection, data reduction, and verification. Based on the research results, conversation forms often occur in both verbal and non-verbal forms. The verbal conversations experienced by the students are extortion, body shaming, kissing, igniting, and exorcism. Whereas the non-verbal negotiations that occur with the pupils are deliberately pushed and beaten. This beating is done between individuals and individuals, groups to individuals, and groups to groups. So based on that, the things that the 7 Makassar State High Schools are doing in dealing with the negotiations are forming anti-negotiation teams, socializing, forming pupils as anti-counseling agents, training teachers, training pupils, anti-conversion exhibitions for pupils and activating school committees and changing the learning paradigm between teachers and pupils.
Efektivitas Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas Viii A MTs DDI Segeri Kabupaten Pangkep Saputra, Muh Fiqri; Abdullah, Nuraeni; Nengsi, Ratika
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 3 No. 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v3i2.174

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Efektivitas Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini merupakan penelitian campuran (Mix method). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kusioner angket.  Adapun teknik analisis data yang di gunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dimana penelitian ini menggambarkan keadaan dari apa yang diteliti data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, yang digunakan oleh peneliti untuk mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah diperoleh. Hasil belajar yang berada dalam kategori tinggi dengan persentase 54% dan motivasi belajar dalam katerogi sedang dengan persentase 63%. Yang dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning  mata pelajaran Akidah Akhlak pada peserta didik kelas VIII A MTs DDI Segeri banyak mengalami perubahan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
The Islamic Message in the Film "Ipar Adalah Maut" (A Semiotic Analysis of Ferdinand de Saussure) Tahta, Tahta Rizky Fajrul Islam; Setiawati, Nur; Hasriani , Andi; Raehana , Syarifa; Nengsi , Ratika
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3723

Abstract

Penelitian ini fokus pada media film yang efektif dalam menyampaikan pesan dan informasi khususnya pesan dakwah yang disampaikan kepada seluruh khalayak melalui film salah satunya adalah film Ipar is Maut. (1) Untuk mengetahui bagaimana pesan dakwah yang disampaikan dalam film Ipar is Maut. (2) Untuk mengetahui pesan dakwah apa saja yang terkandung dalam film Ipar is Maut. Dalam mencari jawaban atas permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah film Ipar is Maut. Sedangkan yang menjadi fokus analisis adalah potongan-potongan gambar atau dialog yang terdapat dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data melalui observasi hasil observasi dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure, yaitu menggunakan bahasa sebagai tanda, dan setiap tanda tersusun dari penanda (signifier) ​​dan petanda (signified) sehingga menghasilkan sebuah makna (referent/realitas eksternal). Kesimpulannya film Ipar is Maut mengandung pesan dakwah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, melalui teori semiotika Ferdinand de Saussure, makna dakwah yang disampaikan memiliki pesan-pesan verbal, non verbal dan mengandung unsur-unsur dakwah keimanan, syariat, akhlak yang pesan dakwahnya sebagai berikut: (1) Menolong orang lain (2) Menyempurnakan sebagian agama (3) Dzikir selalu mengingat Allah (4) Menghormati orang tua (5) Doa dan kesabaran (6) Membaca surah Yasin (7) Berbuat zina dan maksiat (8) Ipar adalah Maut.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VIIIA DI SMP NEGERI 7 CENRANA KABUPATEN MAROS: Penelitian Kualitatif mira rahmayani; mustamin; Muh. Azhar Burhanuddin; Ahmad; Ratika Nengsi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28436

Abstract

This study aims to: 1) describe the profile of students in character development of class VIII A at SMPN 7 Cenrana, Maros Regency; 2) describe the strategies used by Islamic Religious Education (PAI) teachers in character development of class VIII A students at SMPN 7 Cenrana, Maros Regency; and 3) identify the supporting and inhibiting factors of the PAI teachers’ strategies in character development of class VIII A students at SMPN 7 Cenrana, Maros Regency. The method used in this study is qualitative research. The subjects of the study were students of class VIII A, Islamic Religious Education teachers, and students of SMP Negeri 7 Cenrana. Data collection methods included observation, interviews, and documentation. Based on the results, character development of class VIII A students at SMPN 7 Cenrana was conducted through intrakurricular, co-curricular, and extracurricular activities. Intracurricular activities instill moral values through academic subjects, while co-curricular activities strengthen character understanding through direct practice. Extracurricular activities serve as a platform for developing discipline, responsibility, and teamwork. Islamic Religious Education teachers applied strategies such as advice, habituation, modeling, and discipline cultivation in shaping student character. Supporting factors included a religious school environment, parental support, and community culture. Obstacles faced involved limited variety in teaching methods and less supportive family backgrounds. Keywords: Strategy, Islamic Religious Education Teacher, Character, Devel.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELAS IX MTS NEGERI 1 KOTA MAKASSAR: PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELAS IX Riswan Ahmad Hidayat, Riswan; Ilyas Thahir, Ilyas; Nengsi, Ratika; Syahid, Akhmad; aidil, Muh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31401

Abstract

The main problem examined in this study is how the family environment influences the learning motivation of Grade IX students at MTs Negeri 1 Kota Makassar. This study aims to: (1) describe the family environment of students in Grade IX at MTs Negeri 1 Kota Makassar; (2) describe the learning motivation of students in Grade IX at MTs Negeri 1 Kota Makassar; and (3) analyze the extent to which the family environment influences students' learning motivation in Grade IX at MTs Negeri 1 Kota Makassar. This research is a quantitative study using a correlational approach to determine whether there is an influence between the family environment variable and learning motivation, namely the family environment variable (X) and the learning motivation variable (Y). The study was conducted at MTs Negeri 1 Kota Makassar, with a population consisting of 500 Grade IX students. The data collection techniques used were questionnaires and documentation. The data analysis techniques used include validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis tests. The results of the study show that the family environment of Grade IX students is generally in the medium category, as is the students' learning motivation. The study found a significant influence of the family environment on students' learning motivation. This can be seen from the statistical analysis using the t-test and f-test, where the t-test results showed that X1 had no significant effect (sig > 0.05), while X2 significantly affected variable Y. The f-test results indicated that both X1 and X2 significantly influenced variable Y, with a significance value of 0.00 < 0.05. These results indicate that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. Thus, it can be concluded that the family environment influences the learning motivation of students at MTs Negeri 1 Kota Makassar.
PENGARUH EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA MA DARUL ULUM ROUTA Muh Safwan; Bambang Sampurno; Ratika Nengsih; Mustamin; Abdul Wahab
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31509

Abstract

This study examines the relationship between parents economic conditions andstudents learning motivation at MA Darul Ulum Routa, Konawe, SoutheastSulawesi. Using a quantitative approach, data were collected through observation,documentation, and questionnaires. The results showed that most parents havelower to middle economic conditions (average score of 70.57 on a scale of 84),which is influenced by the level of education and the type of work that is generallyinformal. Nevertheless, most parents still support their childrens education. Ingeneral, students learning motivation is classified as moderate to high (average67.54 on a scale of 80), indicating quite good enthusiasm for learning, althoughsome students showed low motivation. Simple linear regression analysis showed asignificant effect (p=0.000) between parents economic conditions and learningmotivation (R²=0.645). This means that around 64.5% of the variation in learningmotivation can be explained by parents economic conditions, while the rest(35.5%) is influenced by other factors, including the learning environment, the roleof teachers, and students psychological factors. In conclusion, the economicconditions of the parents of students at MA Darul Ulum Routa are mostly middle tolower, while the students learning motivation is classified as medium-high. Theanalysis shows a significant positive correlation (64.5%) between the parentseconomy and learning motivation. However, factors outside the economy also playa crucial role. Further research needs to explore these factors for a morecomprehensive understanding.
A Training Pelatihan Guru Anti Perundungan (Bulliying) di MTs Wihdatul Ulum Desa Bontokassi Kab. Gowa Nengsi, Ratika; Syahid, Akhmad; Akidah, Ihramsari
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/khidmah.v4i1.42986

Abstract

Bullying behavior is behavior that oppresses other people. Bullying has become a national and international issue, Indonesia itself has become one of the countries with a bullying emergency status. Bullies consider themselves to be individuals who are capable of doing anything to other people, especially if there is a difference of opinion or they feel unhappy with the person who is the victim of bullying. Whether intentionally or unintentionally, this bullying behavior is never justified. Regardless of place or age, bullying still occurs among students, with several factors causing it. The aim of this training is to provide understanding through training for teachers to become anti-bullying teachers through the Anti-Bullying Movement. The subjects in this community service are teachers at MTs. Wihdatul Ulum, Parangloe District, Gowa, is expected to become a pioneer in anti-bullying learning. The training will be provided in stages, the methods used are counseling and simulation which follows systematic planning, action, evaluation and reflection. The initial step is to observe the partner's situation, provide material for teacher introduction and understanding, then provide training on teacher strategies in learning to overcome bullying behavior. The problem faced by partners is the occurrence of bullying towards students outside and in the learning process. The lack of knowledge and understanding of teachers is certainly one of the causes, as well as students' overall activities that cannot be controlled. Students who experience bullying are dominated by non-verbal bullying (body shaming). Through this training, sanctions and resolution and prevention efforts have been created to eliminate bullying in educational institutions and in the community.
Pemberdayaan Difabel melalui Digital Multisensory Learning HarakaTouch pada Pembelajaran Hijaiyah di SLBN 1 Makassar Mansyur, St Hajrah; Budi Ilmawan, Lutfi; Nengsi, Ratika; Syah Putra, Meydil Eka; Rahmansyah, Moh. Fathur; Hidayah, Nurul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7197

Abstract

Pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas masih menghadapi keterbatasan media pembelajaran adaptif, khususnya pada pembelajaran huruf dan harakat hijaiyah yang menuntut kompleksitas komunikasi visual, auditori, dan taktil. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan media digital multisensori HarakaTouch sebagai solusi inovatif di SLB Negeri 1 Makassar. Metode pelaksanaan dirancang melalui tujuh tahapan utama: HarakaConnect, HarakaTrain, HarakaTech, HarakaGuide, HarakaTrack, HarakaReflect, dan HarakaSustain, dengan melibatkan 16 siswa difabel serta 15 guru. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada capaian siswa: skor pemahaman huruf dan harakat meningkat dari 42% menjadi 81% (+39%), kemandirian belajar dari 2,1 menjadi 3,6, serta konsentrasi dari 50% menjadi 82%. Pada guru, pemahaman strategi pembelajaran inklusif naik dari 55% menjadi 88% (+33%), dan keterampilan penggunaan media dari 2,3 menjadi 3,7. Keberhasilan program ditandai dengan terbentuknya komunitas Guru Hijaiyah Inklusi, serta legitimasi hukum melalui sertifikat HAKI. Temuan ini membuktikan bahwa HarakaTouch efektif meningkatkan literasi hijaiyah difabel, memperkuat kapasitas guru, dan berpotensi dikembangkan sebagai educational technology inklusif berskala nasional.
Co-Authors A Natsir, Andi Fadhilah Abbas, Fitriani Abdul Qahar Abdul Wahab Abdul Wahab Abdullah, Nuraeni Abu Humaydi Basri Achmad Badawi Alfarezi Ade Fahira Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Hakim Ahmad Hakim Ahmad Syahid aidil, Muh Akhmad Bazith Akidah, Ihramsari Amrullah, Fiqri Andi Bunyamin Andi Fadhilah Andi Fadilah A Natsir Andi Fadillah A Natsir Andi Hasriani Andi Hasriani Andi Hasriani, S.Ag.,M.Ag Asmi Asrullah, Muh. Yusran Asykur, Muamar Aulia Ramadani Bambang Sampurno Budi Ilmawan, Lutfi Burhanuddin, Azhar Dr. Syarifah Raehana S.Ag.,M.Ag Dr.H. Andi Dermawangsa, S.Ag.,M.Ag Eka Damayanti Fatmin Hasbi Assiddiky Suneth Hasibuddin Hasibuddin Mahmud Hasibuddin, M. Hasmiati, Hasmiati Hasriani , Andi Hasriani, Andi Hj.nur laelah Hj.nur setiawati Ifut Novianti R.S Ilyas Tahir Ilyas Thahir, Ilyas Lawang, Hasanna M Akil M. Akil M. Akil, M. M. Hasibuddin Mahmud M. Ilyas Tahir Mansyur, St Hajrah MARTINI Martini Martini Maryam Ismail mira rahmayani Muh Safwan Muh. Azhar Burhanuddin Muh. Shadiq Al Sabri Muhammad Ishaq Samad Muhammad Ishaq Shamad Muhammad Shodiq Alsabri Mustamin nasywaa haniyah Nur Setiawati Nur Setiawati Nur, Muh. Alwi NURUL HIDAYAH Nurwakiah Raehana, Syarifa Rahmansyah, Moh. Fathur Riswan Ahmad Hidayat, Riswan Rosmiati Rosmiati Saputra, Muh Fiqri Shamad, Ishaq Subaedah Suci ramadani Sudarmono , Muh. Aidil Sudirman P Surani Syah Putra, Meydil Eka Syahid, Akhmad syahrul, muhammad Syamsul Bahri Syamsuriah Syamsuriah Tahir, Ilyas Tahir, Musafir Tahta, Tahta Rizky Fajrul Islam Yusril Ihza Mahendra Zulmi Zulmi