Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Multidisplin

Perlindungan Hukum Tanah Ulayat Masyarakat Adat Suku Yei di Kabupaten Merauke Gultom, Liony; Sukirno
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1572

Abstract

Tanah ulayat bagi masyarakat adat suku Yei memiliki nilai religius dan dianggap sebagai “Mama/Ibu” bagi mereka, oleh karena itu tanah ulayat tidak dapat diperjual belikan dan harus dipertahankan dengan cara apa pun. Perlindungan hukum tanah ulayat masyarakat adat suku Yei dilakukan untuk memberikan pengakuan dan kepastian hukum atas tanah ulayat yang selama ini ditempati suku Yei sebagai keberlangsungan kehidupan. Masyarakat adat suku Yei merupakan salah satu masyarakat adat yang mendiami wilayah adat Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Normatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Data tersebut digunakan untuk menganalisis peraturan perundang-undangan, prinsip-prinsip hukum, serta isu-isu hukum yang relevan. Dalam proses analisis, penulis menggunakan pendekatan silogismes deduktif. Hasilnya menunjukkan bahwa Masyarakat Adat Suku Yei memiliki pengakuan hukum yang kuat melalui peraturan pusat dan daerah, termasuk Surat Keputusan Bupati Merauke Tahun 2024 yang melindungi keberadaan dan hak-hak mereka.
Analisis Yuridis terhadap Prinsip Mengenali Pengguna Jasa Notaris dalam Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang Moktikanana, Anindita; Sukirno
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1676

Abstract

Seorang Notaris memiliki kewajiban untuk menjaga kerahasiaan segala informasi yang terkait dengan akta yang dibuatnya selama pembuatan akta. Hadirnya PMPJ adalah untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi Notaris maupun masyarakat. Notaris wajib menerapkan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ) dengan melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap para klien. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian yuridis normatif, yaitu melalui pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian yaitu Notaris kini juga memiliki peran krusial dalam sistem anti-pencucian uang dan pendanaan terorisme diluar tanggung jawab mereka dalam membuat akta otentik. Dua kewajiban tersebut yaitu, (1) Kewajiban untuk menerapkan prinsip mengenali pengguna jasa atau prinsip know your coustumer (klien); dan (2) Kewajiban untuk menyampaikan laporan transaksi keuangan yang mencurigakan kepada PPATK. Sebagai pihak pelapor, Notaris berhak mendapatkan jaminan perlindungan, baik secara preventif (pencegahan) maupun represif (penindakan). Upaya perlindungan preventif (pencegahan) dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian serta prinsip mengenali pengguna jasa saat mencurigai adanya transaksi keuangan yang mencurigakan.
Konsepsi Tanah Ulayat sebagai Hak Bersama Masyarakat Adat dalam Praktik Penyelenggaraan Pertanahan Noflin Cheni; Sukirno
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1686

Abstract

Tanah ulayat merupakan hak bersama masyarakat hukum adat yang secara konstitusional diakui keberadaannya dalam sistem hukum nasional. Namun demikian, dalam praktik penyelenggaraan pertanahan, eksistensi tanah ulayat kerap menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait pengakuan, pendaftaran, dan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsepsi tanah ulayat sebagai hak bersama masyarakat adat serta implementasinya dalam praktik penyelenggaraan pertanahan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tanah ulayat telah diakui dalam Undang-Undang Pokok Agraria dan peraturan pelaksanaannya, pelaksanaan pengakuan dan perlindungan hak ulayat dalam praktik masih belum optimal akibat adanya disharmonisasi regulasi, keterbatasan administrasi pertanahan, serta perbedaan pemahaman antara hukum adat dan hukum negara. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan kebijakan pertanahan yang responsif terhadap hak kolektif masyarakat adat guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hukum atas tanah ulayat.
Co-Authors Afandi, Muhammad Roestam Afandi Agustina Citra Windianingsih Ahmad Hawasi Ahmad Randy Aisya, Sitti Aji Syafua’a Pratama Akhmad Darmawan Aldawood, Abdulrahman Saad Amanda Novitasari Ariani, Novita Baiq Rani Dewi Wulandani Budi Ispriyarso Bulkaini (Bulkaini) Carmidah Cordova, Datu Muhammad Dede Ridwan Nugraha Dewi Amaliah Nafiati Dewi Kurniati Dimas Yusuf Afrizal Djoko Kisworo Djoko Kisworo Dwi Retnowati Endang Eko Wati Erlinda Yurisinthae Fiezenzo Laia Filailla, Euis Gaffar Hafiz Sagala Galuh Yunawan Riyadi Gultom, Liony Hari Purwanto HARYANTO Haxa Soeprijanto Hendry Tri Sakti Saragih Heri Retnawati Hidayat Soesilohadi Hilman Niko Juliati Kamaruddin, Novie Kurniasih Karolyn Siagian, Angel Khafidhoh Kharimah, Kharimah KUNTORO Laudia Bunga Utari Lela, Citra Mahlianurrahman Maulana Safarwadi Maulidiyah Medi Hendra, Medi Megawati Moktikanana, Anindita Muhammad Mirza Habibie Muhammad Nurdin Mustaqiem, Akhmad Imam Musyarafah Nabitatus Sa’adaha Nadia, Anisa Naufal Hanif Pratama Noflin Cheni Nurlaili, Fadilla Intan Nur’aini, Shifa Pamungkas, Agung Laksana Hendra Prastya, Muhammad Eka Primahana, Gian Putra, Rayhan Helmyana Qulbi, Siti Shofa Assyifa Rahmawati , Menuk Rahmawati, Linda Tri Ramadhani, Fathur Syahrian Rizki Armayoga Rizna Triana Dewi Rusjayanti, Eni Dwi SINAGA, HENRY Siti Sumarmi Suhendar, Heri Suta Wardianto, Bayu Suyuti Teddy Sunanto Thiwuk Leres Kinanti Tri Effiyanti Tri Nurhidayah Tri Rini Nuringtyas Triwid Syafarotun Najah Utia Rahmi Z, Cut Vidiati, Cory Wahid Wachyu Adi Winarto Wijayanti, Rizki Nofiana Winkar Setya, Kartika Yuliani Catur Rini Zahra, Aliya Azkia Zul Fauzi, Nizar