Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi pada Berita Harian Surat Kabar Tribun Medan Ray, Sukma Adelina; Kusyani, Diah; Afipha Sakina Anjani, Nur; Daniya Putri, Anisa
Jurnal Bahastra Vol 8, No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i2.7673

Abstract

The focus of the problem in this study is the analysis of language errors at the morphological level in the June 17, 2023 edition of the Tribun Medan newspaper. The purpose of this study is to describe the analysis of language errors in the field of morphology in the Tribun Medan newspaper. This research method is qualitative research using a descriptive type. The data collection technique used is to read repeatedly the Tribun Medan newspaper, code any errors in the field of morphology, and record language errors in the field of morphology. This research method is qualitative research using a descriptive type. Based on the results of the analysis carried out, it can be concluded that there are errors at the morphological level consisting of 10 data which include: errors in the use of words in the abbreviation of morph me-, word formation with confixes di -...-kan, word writing/placement of wrong letter writing.
Implementasi UU No. 24 Tahun 2009 bagi Siswa-Siswi SMP Al Washliyah 8 Medan dengan Tema Bahasa Dunia Milenial Kusyani, Diah; Zahara, Siti Fatimah; Muliatik, Sri
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v2i1.237

Abstract

Mitra program Pengabdian Kepada Masyarakat adalah siswa-siswi SMP Alwashliyah 8 Medan. Di latar belakangi oleh generasi Milenial yang dewasa ini sedang viral, khususnya di media sosial. Netizen sering menyebutnya dengan kids jaman now. Generasi ini hadir sebagai bentuk diferensiasi antara generasi zaman dulu yang eksis di tahun 90-an dengan generasi yang sedang eksis di zaman sekarang. Dari segi usia, bisa dikatakan generasi milenial adalah mereka yang saat ini berada pada rentang umur 15-30 tahun. Sasaran utama dalam kegiatan ini adalah implementasi UU No. 24 Tahun 2009 bagi siswa-siswi di SMP Alwashliyah 8 Medan dengan tema “Bahasa Dunia Milenial”. Metode penyampaian dengan melakukan teknik game menggunakan apliaksi Kahoot dan ceramah yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Alwashliyah Medan. Hasil yang dicapai dari program pengabdian ini ialah (1) memperkenalkan Ejaan Bahasa yang Disempurnakan, (2) pengaruh bahasa gaul terhadap perkembangan Bahasa Indonesia, (3) Implementasi UU No. 24 Tahun 2009 melalui game aplikasi Kahoot, (4) memperkenalkan rasa cinta dan kesetiaan dalam berbahasa Indonesia. Pada kegiatan ini siswa-siswi sebagai mitra dikenalkan dengan identitas bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa sehingga para siswa sangat antusias bertanya dan terlihat sangat aktif menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA PONDOK TAHFIDZ LAYAR DAKWAH MELALUI KETERAMPILAN MERAJUT SEBAGAI ALAT PENGUATAN MENTAL DAN EMOSI Ray, Sukma Adelina; Wulandari, Wina; Kusyani, Diah; Nurhayati, Nurhayati; Harahap, Andy Syahputra
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 1 No 1 (2024): Edisi : November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v1i1.6119

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berjudul "Meningkatkan Motivasi Siswa Pondok Tahfidz Layar Dakwah melalui Keterampilan Merajut sebagai Alat Penguatan Mental dan Emosi" bertujuan untuk meningkatkan motivasi, keterampilan, kesejahteraan mental, dan emosional siswa di Pondok Tahfidz Layar Dakwah. Program ini berfokus pada pengajaran keterampilan merajut. Keterampilan merajut memiliki potensi untuk menjadi alat terapi yang efektif dalam mengelola stres, meningkatkan konsentrasi, dan memperkuat rasa pencapaian diri. Keterampilan merajut juga diharapkan dapat menjadi sarana kreatif bagi para siswa dalam mengekspresikan diri, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi mereka dalam belajar dan menghafal Al-Quran. Pelaksanaan program melibatkan sesi pelatihan intensif yang dibagi dalam beberapa tahap: pengenalan dasar-dasar merajut, praktek merajut, serta aplikasi keterampilan merajut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini juga mengintegrasikan diskusi, refleksi terkait pentingnya keseimbangan mental, dan emosional dalam menjalani kehidupan di pondok tahfidz. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi siswa, yang terlihat dari peningkatan konsentrasi dan semangat mereka dalam menghafal Al-Quran. Selain itu, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam keterampilan merajut yang telah mereka pelajari. Program ini berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional siswa, serta memberikan mereka alat baru untuk mengelola stres dan emosi.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada siswa dalam bentuk keterampilan praktis, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pribadi yang lebih holistik. Rekomendasi ke depan adalah untuk melanjutkan program ini dengan penambahan variasi keterampilan lain yang relevan serta pengukuran dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan mental dan emosional siswa.
THE FUNCTION OF INDONESIAN LANGUAGE AS A MASS MEDIA Diah Kusyani; Satriadi; Pasaribu, Gumarpi Rahis
ONTOLOGI : JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMIAH PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Rahis Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"The aim of this research is to determine the "Function of Indonesian as Language Mass Media" and increase the researcher's knowledge. This research is also motivated by the fact that mass media has a very strategic role in the development and development of the Indonesian language. The strategic role of mass media is in line with the development of information technology as a very important need for humans. Current and factual information about various events and ideas about humanity's future can be quickly and easily obtained from various mass media. Therefore, apart from being a modern information medium, mass media also plays a very important role as a means of developing and fostering the Indonesian language. This research method uses descriptive qualitative research, which is carried out by describing facts from several sources. This method not only describes, but also provides understanding and the facts described are obtained using literature study techniques. Literature study is a data collection method directed at data and information seekers through various sources such as books, journals, articles, scientific and other sources that can support the writing process.”
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL RASA KARYA TERE LIYE Tri Ananda, Nadya; Kusyani, Diah; Lubis, Lailan Syafira Putri
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 6 No. 1 (2024): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v6i1.4791

Abstract

This research is motivated by the fact that moral values are essential; novels, as written works of literature that contain moral values, can motivate readers. The purpose of the research is to describe the form of moral values in the novel Rasa by Tere Liye and the form of moral value delivery used by the author in the novel Rasa by Tere Liye. This type of research is library research. The results of this study found that the form of moral values contained in the novel Rasa by Tere Liye includes the form of moral values in human relationships with themselves, namely self-existence there are 7 data, self-esteem there are 2 data, self-confidence there are 4 data, fear there are 0 data, revenge there are 3 data, loneliness there are 1 data. The form of moral values in human relations with other humans in the social environment, namely solid friendship there are 3 data, betrayal there are 4 data; parental affection for children are 8 data; children's affection for parents there are 2 data; teacher advice to students there are 2 data. The form of moral values in human relationships with God, namely praying to God, has 0 data, and being grateful has 1 data. The form of conveying moral values used by the author in the novel Rasa by Tere Liye, namely the form of conveying moral values directly consists of 15 data, and the form of conveying morals indirectly consists of 5 data.
ANALISIS NOVEL RE: KARYA MAMAN SUHERMAN BERDASARKAN PENDEKATAN FEMINISME Oktavia Utami, Putri; Kusyani, Diah; -, Arianto
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 6 No. 1 (2024): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v6i1.4792

Abstract

Feminism comes from the Latin femina or woman. The term began to be used in the 1890s, referring to the theory of equality between men and women and the movement to obtain women's rights. This research uses a library research design. The subject of this research is the novel Re: by Maman Suherman. The object of research is feminism found in the novel Re: by Maman Suherman. Important data will be the subject of this research is marked and recorded to be grouped according to feminism, and the struggle of Re: which will be researched. This study found that there are 1 aspect that discusses feminism which is described as part of the right to freedom, 1 aspect that discusses the struggle in the field of education, 0 aspects that discuss the struggle in civil rights, 2 aspects that discuss the struggle in the economic field, 8 aspects that discuss the struggle in the right to express opinions, and 5 aspects that discuss the struggle in the right to assemble. This research aims to describe the study of feminism and describe the struggle of Re: in realizing feminism in the novel Re: by Maman Suherman. As a literary work, novels can be used as a lesson. One of the novels that can be used as learning is the novel Re: by Maman Suherman, which can be utilized to add insight into feminism. This novel can be implied by providing sexual direction or learning from an early age, because the counseling can be used as a guide so that unwanted things do not happen.
PELATIHAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU BAHASA INDONESIA DALAM MERDEKA BELAJAR DI MGMP DI KOTA MEDAN Arianto, Arianto; Kusyani, Diah; Putri Lubis, Lailan Syafira
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.3949

Abstract

Profesionalisme guru sebagai pendidik harus terus dilakukan updating dan pelatihan guna pemaksimalan dalam pembelajaran. Profesionalitas bukan hanya sekedar mampu bekerja dengan baik dan benar namun juga peningkatan mutu dan kualitas peran guru dalam proses kegiatan berlajar mengajar. Hal tersebut terkait dengan 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Program peningkatan profesionalisme guru Bahasa Indonesia di MGMP Madrasah Aliyah di Kota Medan sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran yang diberikan dengan memberikan program pelatihan inovatif dalam hal pengajaran kurikulum merdeka. Terutama dalam pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
REPRESENTASI BUDAYA PADA NOVEL LANGGAM NYI BAGELEN KARYA YUSUF MAHESSA DEWO PASIRO SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN di SMA (KAJIAN: ANTROPOLOGI SASTRA) Ariani, Lisa; Kusyani, Diah; Lubis, Lailan Syafira Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19286

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya permasalahan terkait representasi budaya dan unsur antropologi sastra yang terdapat dalam novel Langgam Nyi Bagelen karya Yusuf Mahessa Dewo Pasiro. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan representasi budaya dan unsur-unsur antropologi sastra pada novel Langgam Nyi Bagelen serta relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik baca, catat, mengklasifikasikan dan mendeskripsikan. Teknik analisis data menggunakan analisis antropologi sastra pada novel Langgam Nyi Bagelen berupa sistem tradisi, mitos, peralaratan kehidupan manusia dan teknik analisis Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya representasi budaya langsung berjumlah 2 data dimana semua data memperlihatkan kebudayaan secara jelas dan rinci, representasi budaya tidak langsung berjumlah 2 data dimana semua data menggambarkan kebudayaan secara implisit, unsur tradisi berjumlah 2 data ziarah ke petilasan Nyi Bagelen dan pentas seni, mitos berjumlah 2 data yaitu tentang lelembut, waktu magrib dan kerasukan, lalu sistem peralatan kehidupan manusia berjumlah 5 data (makanan 2 data yaitu tiwul, clorot, pakaian 2 data kebaya, kebaya gadung melati, dan alat transportasi 1 data yaitu kuda). Penelitian ini di relevansikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII SMA KD 3.8 dan 4.8. Dalam pembelajaran sastra, novel ini dapat dijadikan materi ajar untuk diterapkan peserta didik dalam membentuk karakter untuk melestarikan budaya.
Eksplorasi Kearifan Ekologis dalam Cerita Rakyat Putri Lopian dari Sumatera Utara: Perspektif Ekokritik Kusyani, Diah; Adelina Ray, Sukma; Febriyana, Mutia; Ahyunnisa, Dian
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21343

Abstract

This study examines the ecological wisdom in the North Sumatera folktale, Putri Lopian from an ecocritical perspective. Folktales, as part of oral literature, often contain social values ​​and norms about human interaction with nature. This study aims to analyze the ecological wisdom contained in the Putri Lopian folktale through an ecocritical approach. The research method used is descriptive qualitative with an ecocritical analysis approach. Data were obtained from literature studies and the text of the folktale. The results show that the Putri Lopian folktale contains ecological wisdom values, which reflect an awareness of the importance of maintaining ecosystem balance and respecting nature. This story can be categorized as apocalyptic literature because it depicts natural phenomena such as earthquakes, low tides, and powerful waves. In addition, this story contains five of Greg Garrard's six ecocritical concepts, namely wilderness, apocalypse, dwelling, animals, and earth. This ecocritical study contributes to a deeper understanding of ecological wisdom in the context of local North Sumatera culture. This story serves as a basis for promoting environmental awareness through a literary approach.
Narasi Ekosemiotik Kultural dalam Novel Tanjung Kemarau Karya Royyan Julian: Resistensi Budaya dan Advokasi Lingkungan di Madura Efendi, Agik Nur; Ahmadi, Anas; Indarti, Titik; Hamdiah, Magfirotul; Kusyani, Diah; Mirna, Wa; Nurjanah, Siti; Anugraheny, Rahma
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21446

Abstract

This study examines the novel Tanjung Kemarau by Royyan Julian through an ecosemiotic perspective to explore cultural resistance and environmental advocacy in Madura Island. The primary focus of this research is how cultural symbols and narratives in the novel reflect the close relationship between the local community and the environment, particularly the mangrove forests. Using a descriptive qualitative approach, this study analyzes the symbolism and meanings related to ecological and cultural issues in the novel. The findings show that mangrove forests are not only viewed as physical ecosystems but also as sacred spaces revered by the community. Mystical figures such as Nyai Rasera and the village cleansing rituals are depicted as part of the community's efforts to preserve the environment and resist commercial exploitation. The novel serves as a form of resistance against environmentally destructive modernization practices, while also acting as an advocacy tool emphasizing the importance of preserving cultural values in ecological conservation. This research enriches the discourse of ecosemiotics in Indonesian literary studies and highlights the potential of literature as a medium for culturally-based environmental advocacy.
Co-Authors Adawiyah Siregar, Rabiatul Adelina Ray, Sukma Afipha Sakina Anjani, Nur Agik Nur Efendi Ahyunisa, Dian Ahyunnisa, Dian Alika Sandra Hasibuan Anas Ahmadi Anugraheny, Rahma Arfianty, Rani Ariani, Lisa Arianto Arianto , Arianto Arianto - Arianto -, Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Aulia, Rahma Aulia, Rizki Adha Dalimunthe, Faqih Muara Damanik, Muhammad Ilham Fahreza Daniya Putri, Anisa Dedy Juliandri Panjaitan Dewi Kartika Febriyana, Mutia Fenty Debora Napitupulu Harahap, Andi Syahputra Harahap, Andy Syahputra Harahap, Henni Rizky Maisari Harahap, Yenni Novita Harahap, Yunita Mutiara Hasnil Aida Nasution INDARTI, TITIK Iskandar Zulkarnain Israq Maharani Khoiruddin Matondang Lailan Puspita Ayu Lailan Syafira Putri Lubis Lailan Syafira Putri Lubis Linda Astuti Rangkuti Lubis, Lailan Lubis, Lailan Syafira Putri Magfirotul Hamdiah Mirna, Wa Monica , Sella Mitha Muhammad Luthfi Muliatik, Sri Nadya Tri Ananda Nasution, Nurhayati Nella Darbiah Nasution Novita Harahap, Yenni Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurlela Nurlela Oktavia Utami, Putri Pasaribu, Gumarpi Rahis Pratama, Randy Prayogo, Yogi Aryo Putri Lubis, Lailan Syafira Putri Oktavia Utami Putri, Hartati Putri, Jihan Hidayah Rabiatul Adawiyah Siregar Ramadhany, Dwi Astry Rangkuti, Sakdiah Aini Ray, Sukma Adelina RIKA KARTIKA Rindi Anjani Risna Mira Bella Saragih Rita Sari Sitepu Rita Sari Sitepu Satriadi Sihite, Meida Rabia Siregar, Rabiatul Adawiyah Siswadi Siswadi Siti Fatimah Zahara Siti Nurjanah Sri Muliatik SRI RAHAYU Susy Deliani Syafira Putri Lubis, Lailan tiara dewi Tiwana, Elis Tri Ananda, Nadya Utami Kesuma Utami, Syafna Elvira Wiki Tedi Rahmawati Wina Wulandari Yeni Novita Harahap