Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Effect of Cooperative Learning Team-Games-Tournament Model Toward Students’ Science Learning Outcome Nur Rahmah
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 4 (2023): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v2i4.995

Abstract

Students studying science must be able to think critically, creatively, and aggressively. Learning should be planned in an engaging manner to maintain student engagement and produce high-quality learning. Teachers are expected to become proficient in multiple learning models in addition to using repetitive techniques or strategies when delivering material in class. In actuality, traditional and classical models are frequently employed by educators in the teaching and learning process. In order to make learning more relevant, educators should improve this learning model. The cooperative learning model is chosen to achieve this goal. The cooperative learning model is designed to encourage group cooperation and interaction between students. This research aims to analyze the improvement in science learning outcomes through the implementation of The study was conducted to explore the effectiveness of the TGT (team games tournament) cooperative learning model in the middle school in South Sulawesi for science learning outcomes. The research subjects were 21 junior high school students in grade 8. The type of research is pre-experimental through the one-group pretest-posttest design. The results showed that students' science learning outcomes increased significantly compared to the pretest score (sig. 0.00<0.05).
Efektivitas Teknologi Informasi Sebagai Sarana Pendekatan Studi Islam Terhadap Masyarakat Nur Aqila R; Nur Rahmah
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2024): DIALEKTIKA: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v2i2.2848

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tentang efektivitas teknologi informasi sebagai sarana pendekatan studi islam terhadap masyarakat. Adapun masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana penggunaan teknologi informasi dapat menjadi sarana pendekatan studi islam di kalangan masyarakat dan sejauh mana efektivitas penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap studi islam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas teknologi informasi sebagai sarana pendekatan studi Islam terhadap masyarakat. Studi ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menggali data dan mengukur efektivitas teknologi informasi dalam pendekatan studi Islam. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawamcara, dan analisis konten. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan teknologi informasi sangat berpengaruh sebagai salah satu sarana pendekatan studi Islam kepada Masyarakat.
Investigating Junior High School Students' Scientific Thinking Ability in Understanding Global Warming Nur Rahmah; Mohammad Jamhari; Ratman; Sulastriani
DIROSAT: Journal of Education, Social Sciences & Humanities Vol. 3 No. 2 (2025): Innovation in Education and Social Sciences Research
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/dirosat.v3i2.140

Abstract

Science education in junior high school plays a crucial role in developing students' scientific thinking, particularly in understanding global issues like global warming. This study aims to assess the scientific thinking abilities of seventh-grade students at three state junior high schools in Palu City, using a descriptive approach and a test based on seven aspects of scientific thinking as defined by García-Carmona (2023). The findings reveal that approximately 80% of students showed progress in scientific thinking, with 12% achieving a competent level and 8% remaining in the beginner category. However, their understanding of scientific information from discourse and graphics averaged only 26%. Overall, students demonstrated developing scientific thinking skills, which could enhance their comprehension of scientific concepts, especially related to everyday experiences and environmental issues shared on social media. The role of teachers is essential in guiding students to understand and critically evaluate scientific information, such as articles on global warming. The study recommends developing interactive, problem-based teaching strategies to further improve students' scientific thinking skills. Future research should explore the role of media technology, teachers, and parents in supporting the development of scientific thinking regarding natural phenomena to advance science education in Palu and its surrounding areas.
PENGARUH RELIGIUSITAS, KESADARAN SOSIAL DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT BERGABUNG VOLUNTEER DI DOMPET DHUAFA DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Nur Rahmah; A. Syathir Sofyan; Ayu Ruqayyah Yunus
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh religiusitas, kesadaran sosial dan pengetahuan terhadap minat menjadi volunteer di Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, dengan motivasi sebagai variabel moderasi. Penelitian dilatar belakangi oleh penurunan jumlah volunteer dari 2021 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling, dengan jumlah 136 responden volunteer Dompet Dhuafa. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpul melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan software smartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan kesadaran sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat seseorang untuk bergabung sebagai volunteer. Sementara itu, pengetahuan ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat tersebut. Selanjutnya, motivasi terbukti mampu memperkuat hubungan antara religiusitas dan kesadaran sosial dengan minat menjadi volunteer. Bahkan, motivasi juga memperkuat pengaruh pengetahuan terhadap minat, meskipun pengetahuan secara langsung tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan internal atau motivasi memiliki peran penting dalam menjembatani nilai-nilai religius, kepedulian sosial, dan pengetahuan individu dalam mendorong keterlibatan mereka sebagai relawan di lembaga filantropi Islam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga seperti Dompet Dhuafa dalam menyusun strategi penguatan relawan berbasis nilai-nilai personal dan motivasional.
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DI KELURAHAN BONTONOMPO Indah Natasya; Nur Rahmah; Mohammad Wijaya
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk kompos dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman bunga telang di Kelurahan Bontonomp. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan yaitu P1 dengan penambahan pupuk kompos 200 gram, P2 dengan penambahan pupuk kompos 300 gram, P3 dengan penambahan pupuk kompos 400 gram, dan P4 dengan penambahan pupuk kompos 500 gram dengan masing-masing tiga ulangan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang serta kandungan unsur hara yang terdapat pada pupuk kompos yang telah dibuat diantaranya yaitu nitrogen (N), phosphor (P), kalium (K) dan C-Organik. Untuk data pertumbuhan kemudian dianalisis menggunakan Teknik Analisis Varians ANOVA yang kemudian dilakukan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pupuk kompos berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang tanaman bunga telang. Untuk pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah cabang terbaik yaitu pada penambahan pupuk kompos dengan dosis 500 gram (P4). Semakin banyak pupuk kompos yang diberikan akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan yang dihasilkan. Hal tersebut terjadi karena benyaknya ketersediaan cadangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman bunga telang.
KEDAULATAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENJAGA KONSTITUSIONALITAS UNDANG-UNDANG Risqiyah Nurbaeti; Wirda Wahyuni; Nur Rahmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2636

Abstract

Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga yudikatif yang dibentuk setelah perubahan ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan tujuan utama untuk memperkuat sistem checks and balances serta menegakkan prinsip negara hukum. Salah satu kewenangan penting Mahkamah Konstitusi adalah melakukan pengujian undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar, guna memastikan bahwa setiap produk legislasi sejalan dengan nilai-nilai konstitusional. Artikel ini mengkaji kedudukan Mahkamah Konstitusi dalam menjaga konstitusionalitas undang-undang, melalui analisis normatif terhadap peraturan perundang-undangan dan putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. Penelitian ini menemukan bahwa Mahkamah Konstitusi memiliki peran vital sebagai penjaga konstitusi (guardian of the constitution) dan pelindung hak-hak konstitusional warga negara. Namun, dalam pelaksanaannya, Mahkamah Konstitusi menghadapi sejumlah tantangan serius, antara lain tekanan politik, keraguan publik terhadap integritas hakim, dan tidak optimalnya pelaksanaan putusan yang bersifat final dan mengikat. Dengan demikian, penguatan kelembagaan, peningkatan profesionalisme hakim, serta pengawasan publik yang partisipatif menjadi hal yang mendesak agar Mahkamah Konstitusi dapat menjalankan perannya secara efektif dan berwibawa. Keberadaan Mahkamah Konstitusi sangat penting dalam menjamin bahwa konstitusi benar-benar menjadi hukum tertinggi dalam kehidupan bernegara.
PERISTIWA PENGKUDETAAN PRESIDEN SOEHARTO PADA TAHUN 1998: STUDI PEMIKIRAN K.H. MAIMOEN ZUBAIR Muhammad Rizky Ramadhani; Rahmad Ramadhani; Nur Rahmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2644

Abstract

Lengsernya Presiden Soeharto pada Mei 1998 menandai berakhirnya rezim Orde Baru yang telah berkuasa selama lebih dari tiga dekade di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kejatuhan Soeharto dari perspektif politik, ekonomi, dan sosial. Metode yang digunakan adalah studi penelitian yuridis normatif, yakni penelitian yang pada pengkajiannya mendasarkan pada norma-norma hukum, peraturan perundang-undangan yang berlaku, teori dan doktrin hukum, yurisprudensi dan bahan kepustakaan lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, maka sumber data yang dipakai dalam penelitian ini berupa data sekunder, yang berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Analisis dalam Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, yakni dengan menganalisis data penelitian yang diperoleh untuk selanjutnya dikaji secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari krisis moneter Asia 1997–1998, meningkatnya tekanan dari gerakan reformasi mahasiswa, serta melemahnya legitimasi politik di tengah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) menjadi pemicu utama runtuhnya kekuasaan Soeharto. Selain itu, fragmentasi di tubuh militer dan hilangnya dukungan elite politik turut mempercepat proses transisi kekuasaan. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa lengsernya Soeharto adalah hasil dari akumulasi krisis multidimensional yang tidak mampu diatasi oleh struktur otoriter Orde Baru.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SDN 15 PALU Aulia, Yusfita; Nur Rahmah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19840

Abstract

There are important components in the learning process to support student success, one of which is by utilizing Student Worksheets (LKPD) which are developed or designed by the teacher himself. To prepare or develop LKPD, educators need an appropriate development model. The ADDIE model is able to develop teaching materials according to student needs. The stages of the ADDIE model start from Analyze, Design, Develop, Implement, and end with Evaluate. Each stage is equipped with revision activities before moving on to the next step. This research aims to develop student worksheets (LKPD) based on science process skills in science subjects that are valid and practical. The results of research based on the validity of learning media showed that material expert validation results obtained a score of 81% in the "very good" category. The validation results from media experts obtained a score of 77% in the "good" category. Based on the level of practicality of the learning media from the results of the teacher's responses, a score of 100% was obtained in the "very good" category. From the results of students' responses, they obtained a score of 91% in the "very good" category. And based on the results of the analysis of science process skills indicators, it obtained a score of 88% in the "very good" category. Based on these data, the student worksheets based on science process skills that have been developed are valid, practical, and suitable for use in science learning in class IV with material on the states of matter and their changes.
Peranan Literasi Digital Bagi Pembimbing Sekolah Dasar Dalam Mengembangkan Sebuah Pembelajaran Di Era Digital Nur Rahmah; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini Indonesia telah menduduki zaman revolusi industry 4.0.yang ditemui atas peralihan yang relevan dalam beraneka macam bagian lainnya, terpenting atas bagianteknologi informasi. Begitu pula dunia pembelajaran ini yang berjalan dengan berkualitas di zaman revolusi industri 4.0 metode pembelajaran dalam dunia pendidikan pun diminta untuk beralih dari pembelajaran pedoman menuju kezaman digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami korelasi antara kemampuan literasi digital pembimbing serta peran kepala sekolah dalam mengelola unit pendidikan dengan kinerja pembimbing dalam proses penilaian pembelajaran. Pembimbing juga dituntut selalu mengembangkan dan memperkaya diri mereka dengan cara belajar dan mencari informasi baru yang berkaitan dengan pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan pada umumnya dilingkungan sekolah, mereka harus terbiasa membaca, untuk memperoleh sebuah informasi dan melakukan perubahan di sekolah yang mereka ajar sesuai dengan perubahan masyarakat dan perkembangan sesuai zaman yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang terikat antara kemampuan literasi digital pembimbing dan kinerja mereka. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara peran kepala sekolah dan kinerja pembimbing. Dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang terikat antara literasi digital pembimbing dan peran kepala sekolah secara bersamaan dengan kinerja pembimbing. Dapat di tarik kesimpulan pada penelitian ini ialah kombinasi literasi digital pembimbing dan peran kepala sekolah yang efektif sebagai pengelola satuan pendidikan dapat menciptakan sebuah lingkungan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada teknologi. Hal ini dapat berdampak positif pada kinerja pembimbing dalam pembelajaran dan pada hasil belajar siswa yang sempurna.
KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA TANI TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI HIDROPONIK DI DESA TINDANG, KECAMATAN BONTONOMPO SELATAN, KABUPATEN GOWA : Contribution of Women Farmer’s Income to Household Income Through The Utilization of Hydroponic Technology in Tindang Village, South Bontonompo District, Gowa Regency Nur Rahmah; Ekasari, Kartika; Kasirang, Andi; Heliyawaty; Hidayat, Annisa Aulia Ramadhani
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v21i2.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan  mengetahui peran signifikan wanita tani dalam kegiatan pertanian, persepsi wanita tani dalam pemanfaatan teknologi hidroponik dan kontribusinya terhadap nafkah rumah tangga di Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa. Lokasi penelitian ini ditentukan dengan puposive dengan pertimbangan mayoritas penduduk di desa bekerja sebagai petani dan banyak ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai petani wanita atau buruh tani. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 70 wanita tani. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, proses pengumpulan data melalui teknik observasi, yang mencakup perilaku yang dapat dilihat secara langsung oleh mata, didengar, dihitung, dan diukur, serta teknik kuesioner, yang diberikan kepada responden seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis. Kontribusi wanita tani dalam kegiatan pertanian didasari oleh beberapa faktor, yaitu faktor keadaan daerah tempat tinggal wanita tani, faktor ekonomi, dan faktor kebiasaan yang dilakukan oleh wanita tani dalam melanjutkan kegiatan orang tua sebagai petani atau buruh tani. Persepsi wanita tani terhadap budidaya hidroponik di Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa masih tergolong cukup rendah. Pendapatan wanita petani yang memanfaatkan teknologi hidroponik kontribusi pada pendapatan rumah tangga. Hal ini terlihat dari pendapatan rata-rata yang diperoleh wanita tani dalam sebulan yaitu Rp 1.919.153 per bulan. Kontribusi pendapatan wanita tani sebesar 27,98%. Kontribusi pendapatan wanita tani ini dihasilkan dari pemanfaatan teknologi hidroponik memiliki kontribusi 0,39% terhadap pendapatan rumah tangganya. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan edukasi, pelatihan, dan penyuluhan tentang teknologi pertanian modern ini agar para wanita tani dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.