Articles
PELATIHAN PEMBUATAN PESAWAT RC AERMODELING SISWA SMK PENERBANGAN TECHNO TERAPAN MAKASSAR
Khaidir Rahman;
Ervi Novitasari;
Nur Rahmah;
Andi Muhammad Akram Mukhlis;
Amirah Mustarin;
Purnamawati;
Nurul Fadhilah
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (May 2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59562/teknovokasi.v1i2.185
The partner in the Community Partnership Program (PKM) is the Makassar Applied Techno Flight Vocational School. The problems found in students of the Aircraft Electronics Instrument Maintenance and Repair study program and the Maintenance and Repair of Aircraft Motors and Aircraft Frames study program are that in general they still have minimal ability in the field of aircraft because learning facilities in the form of trainers or simulators are still very limited, so competence What is owned is still theoretical, apart from that the internship places for students are still very limited in the Makassar area which is linear with their competence. This training aims to improve students' understanding and skills in the technical field of aircraft. The method applied to this training is descriptive method, with a lecture, discussion, and demonstration approach. The expected outcome of this training is that students can improve their competence theoretically and practically in the field of RC Aeromodeling aircraft which have the same working principle as conventional aircraft.
INTERFERENSI FONOLOGIS DAN MEDAN MAKNA BAHASA PALEMBANG TERHADAP BAHASA INDONESIA MAHASISWA UNISKI KAYUAGUNG
Triska Purnamalia;
Yeyen Yusniar;
Nur Rahmah
DIALEKTOLOGI Vol. 8 No. 1 (2023): Dialektologi
Publisher : DIALEKTOLOGI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang berasal dari rumpun bahasa yang sama yaitu bahasa Melayu, sehingga kedua bahasa ini dapat saling memengaruhi karena terdapat beberapa kemiripan. Oleh karena itu, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang dapat terjadi interferensi dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi fonologis bahasa Palembang terhadap Bahasa Indonesia mahasiswa Uniski Kayuagung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa percakapan maupun kutipan pesan media sosial mahasiswa Uniski ketika berkomunikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya interferensi fonologi berupa penggantian fonem, pelesapan fonem, dan pelesapan suku kata
Pelatihan Penyusunan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Yayasan Kemala Bhayangkari Makassar
Indrayani Indrayani;
Amiruddin Hambali;
Jusran Jusran;
Reski Praja Putra;
Nur Rahmah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53769/jai.v4i4.1157
Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu perangkat ajar dalam Kurikulum Merdeka yang dibuat oleh guru untuk kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun modul P5 perlu dilakukan melalui pelatihan sehingga modul yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi sekolah. Oleh karena itu, dalam upaya memberikan penguatan pemahaman guru mengenai penyusunan modul P5 dalam rangka implementasi kurikulum merdeka maka pelaksanaan pengabdian berupa pelatihan terkait hal tersebut perlu dilakukan. Kegiatan pelatihan penyusunan modul P5 dilaksanakan di Sekolah Yayasan Kemala Bhayangkari Makassar dimana peserta pelatihan adalah guru-guru SD dan SMP disekolah tersebut dengan jumlah total peserta pelatihan adalah 32 orang yang terdiri dari 28 orang guru (13 orang guru SD dan 15 orang guru SMP), 2 orang anggota yayasan dan 2 orang mahasiswa. Adapun tahapan pelaksanaan pelatihan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan sosialisasi, diskusi, simulasi dan evaluasi. Indikator keberhasilan diukur berdasarkan penilaian instrumen pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari kategori rendah (36%) dan sedang (64%) sebelum materi pelatihan diberikan menjadi kategori tinggi (25%) dan sedang (75%). Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi guru, bermanfaat, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul P5.
INTERFERENSI FONOLOGIS DAN MEDAN MAKNA BAHASA PALEMBANG TERHADAP BAHASA INDONESIA MAHASISWA UNISKI KAYUAGUNG
Triska Purnamalia;
Yeyen Yusniar;
Nur Rahmah
DIALEKTOLOGI Vol. 8 No. 1 (2023): Dialektologi
Publisher : Dialektologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang berasal dari rumpun bahasa yang sama yaitu bahasa Melayu, sehingga kedua bahasa ini dapat saling memengaruhi karena terdapat beberapa kemiripan. Oleh karena itu, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang dapat terjadi interferensi dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi fonologis bahasa Palembang terhadap Bahasa Indonesia mahasiswa Uniski Kayuagung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa percakapan maupun kutipan pesan media sosial mahasiswa Uniski ketika berkomunikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya interferensi fonologi berupa penggantian fonem, pelesapan fonem, dan pelesapan suku kata
INTERFERENSI FONOLOGIS DAN MEDAN MAKNA BAHASA PALEMBANG TERHADAP BAHASA INDONESIA MAHASISWA UNISKI KAYUAGUNG
Triska Purnamalia;
Yeyen Yusniar;
Nur Rahmah
Dialektologi Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang berasal dari rumpun bahasa yang sama yaitu bahasa Melayu, sehingga kedua bahasa ini dapat saling memengaruhi karena terdapat beberapa kemiripan. Oleh karena itu, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang dapat terjadi interferensi dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi fonologis bahasa Palembang terhadap Bahasa Indonesia mahasiswa Uniski Kayuagung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa percakapan maupun kutipan pesan media sosial mahasiswa Uniski ketika berkomunikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya interferensi fonologi berupa penggantian fonem, pelesapan fonem, dan pelesapan suku kata
Creating Sharia-Based Santripreneurs as A Pillar of Economic Empowerment for The Community
Nur Rahmah;
Kasmiah;
Sitti Nurfaidah
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5592
Islamic boarding school-based entrepreneurship studies are studies that require students to become entrepreneurs or entrepreneurs. Entrepreneurial activity is one aspect of empowering the people's economy. Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools located in the middle of Kolaka, close to the center of the economy and the economic development sector. This position has opened up insight into entrepreneurship. In practice, Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic Boarding School already has several business units, but the management does not involve students. Even though this is one step to create santripreneur. Therefore, there must be concrete steps taken by Islamic boarding schools to prepare santripreneurs to develop a sharia-based people's economy, thus the most appropriate way to produce entrepreneurial spirited students is to provide entrepreneurship training assistance to students. The purpose of this service is expected to be able to create students at the Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic boarding school to have business skills with a Sharia economic approach. The methods for implementing community service activities are the preparation stage, the service implementation stage, and the evaluation stage. The results of this activity, students have an understanding of sharia-based business, sharia financial management, sharia marketing management and are able to create products. The conclusion from the results of this community service activity is that creating sharia-based santripreneurs for Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic boarding school students can be the main pillar of economic empowerment for the people in Kolaka Regency, Southeast Sulawesi.
The Effect of Cooperative Learning Team-Games-Tournament Model Toward Students’ Science Learning Outcome
Nur Rahmah
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 4 (2023): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/ijrer.v2i4.995
Students studying science must be able to think critically, creatively, and aggressively. Learning should be planned in an engaging manner to maintain student engagement and produce high-quality learning. Teachers are expected to become proficient in multiple learning models in addition to using repetitive techniques or strategies when delivering material in class. In actuality, traditional and classical models are frequently employed by educators in the teaching and learning process. In order to make learning more relevant, educators should improve this learning model. The cooperative learning model is chosen to achieve this goal. The cooperative learning model is designed to encourage group cooperation and interaction between students. This research aims to analyze the improvement in science learning outcomes through the implementation of The study was conducted to explore the effectiveness of the TGT (team games tournament) cooperative learning model in the middle school in South Sulawesi for science learning outcomes. The research subjects were 21 junior high school students in grade 8. The type of research is pre-experimental through the one-group pretest-posttest design. The results showed that students' science learning outcomes increased significantly compared to the pretest score (sig. 0.00<0.05).
Efektivitas Teknologi Informasi Sebagai Sarana Pendekatan Studi Islam Terhadap Masyarakat
Nur Aqila R;
Nur Rahmah
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2024): DIALEKTIKA: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35905/dialektika.v2i2.2848
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tentang efektivitas teknologi informasi sebagai sarana pendekatan studi islam terhadap masyarakat. Adapun masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana penggunaan teknologi informasi dapat menjadi sarana pendekatan studi islam di kalangan masyarakat dan sejauh mana efektivitas penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap studi islam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas teknologi informasi sebagai sarana pendekatan studi Islam terhadap masyarakat. Studi ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menggali data dan mengukur efektivitas teknologi informasi dalam pendekatan studi Islam. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawamcara, dan analisis konten. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan teknologi informasi sangat berpengaruh sebagai salah satu sarana pendekatan studi Islam kepada Masyarakat.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan Bergizi Untuk Cegah Stunting
Nur Rahmah;
Indrayani;
Muhammad Wiharto;
Dewi Puspitasari;
Nurmila
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (Juni 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i2.623
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan dan komunitas dengan keterbatasan akses informasi serta asupan gizi yang memadai. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam pembuatan makanan tambahan bergizi menggunakan bahan lokal sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik bersama. Pelatihan pembuatan abon merupakan salah satu alternatif pengolahan ikan yang mudah dilakukan namun membutuhkan inovasi dalam pengolahannya agar dapat diminati oleh anak-anak untuk memenuhi kebutuhan gizi diusia pertumbuhan. Berdasarkan SNI 01-3707-1995, abon merupakan hasil pengolahan yang diolah dengan cara perebusan/pengukusan, penggorengan dan pengepresan atau penirisan minyak. Proses pengolahan bahan baku yang telah ditambahkan bumbu-bumbu untuk meningkatkan cita rasa dan memperpanjang daya simpan akan menjadi sumber pangan yang sehat dan bergizi. Jenis ikan yang dibuat abon adalah ikan gabus yang tinggi kandungan albumin, lebih tinggi dibandingkan daging ayam, sapi atau telur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pelatihan mengenai pentingnya gizi seimbang serta keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat bagi anak
Investigating Junior High School Students' Scientific Thinking Ability in Understanding Global Warming
Nur Rahmah;
Mohammad Jamhari;
Ratman;
Sulastriani
DIROSAT: Journal of Education, Social Sciences & Humanities Vol. 3 No. 2 (2025): Innovation in Education and Social Sciences Research
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58355/dirosat.v3i2.140
Science education in junior high school plays a crucial role in developing students' scientific thinking, particularly in understanding global issues like global warming. This study aims to assess the scientific thinking abilities of seventh-grade students at three state junior high schools in Palu City, using a descriptive approach and a test based on seven aspects of scientific thinking as defined by GarcĂa-Carmona (2023). The findings reveal that approximately 80% of students showed progress in scientific thinking, with 12% achieving a competent level and 8% remaining in the beginner category. However, their understanding of scientific information from discourse and graphics averaged only 26%. Overall, students demonstrated developing scientific thinking skills, which could enhance their comprehension of scientific concepts, especially related to everyday experiences and environmental issues shared on social media. The role of teachers is essential in guiding students to understand and critically evaluate scientific information, such as articles on global warming. The study recommends developing interactive, problem-based teaching strategies to further improve students' scientific thinking skills. Future research should explore the role of media technology, teachers, and parents in supporting the development of scientific thinking regarding natural phenomena to advance science education in Palu and its surrounding areas.