Articles
INTERFERENSI FONOLOGIS DAN MEDAN MAKNA BAHASA PALEMBANG TERHADAP BAHASA INDONESIA MAHASISWA UNISKI KAYUAGUNG
Triska Purnamalia;
Yeyen Yusniar;
Nur Rahmah
DIALEKTOLOGI Vol. 8 No. 1 (2023): Dialektologi
Publisher : Dialektologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang berasal dari rumpun bahasa yang sama yaitu bahasa Melayu, sehingga kedua bahasa ini dapat saling memengaruhi karena terdapat beberapa kemiripan. Oleh karena itu, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang dapat terjadi interferensi dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi fonologis bahasa Palembang terhadap Bahasa Indonesia mahasiswa Uniski Kayuagung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa percakapan maupun kutipan pesan media sosial mahasiswa Uniski ketika berkomunikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya interferensi fonologi berupa penggantian fonem, pelesapan fonem, dan pelesapan suku kata
INTERFERENSI FONOLOGIS DAN MEDAN MAKNA BAHASA PALEMBANG TERHADAP BAHASA INDONESIA MAHASISWA UNISKI KAYUAGUNG
Triska Purnamalia;
Yeyen Yusniar;
Nur Rahmah
Dialektologi Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang berasal dari rumpun bahasa yang sama yaitu bahasa Melayu, sehingga kedua bahasa ini dapat saling memengaruhi karena terdapat beberapa kemiripan. Oleh karena itu, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang dapat terjadi interferensi dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi fonologis bahasa Palembang terhadap Bahasa Indonesia mahasiswa Uniski Kayuagung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa percakapan maupun kutipan pesan media sosial mahasiswa Uniski ketika berkomunikasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya interferensi fonologi berupa penggantian fonem, pelesapan fonem, dan pelesapan suku kata
Creating Sharia-Based Santripreneurs as A Pillar of Economic Empowerment for The Community
Nur Rahmah;
Kasmiah;
Sitti Nurfaidah
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5592
Islamic boarding school-based entrepreneurship studies are studies that require students to become entrepreneurs or entrepreneurs. Entrepreneurial activity is one aspect of empowering the people's economy. Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools located in the middle of Kolaka, close to the center of the economy and the economic development sector. This position has opened up insight into entrepreneurship. In practice, Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic Boarding School already has several business units, but the management does not involve students. Even though this is one step to create santripreneur. Therefore, there must be concrete steps taken by Islamic boarding schools to prepare santripreneurs to develop a sharia-based people's economy, thus the most appropriate way to produce entrepreneurial spirited students is to provide entrepreneurship training assistance to students. The purpose of this service is expected to be able to create students at the Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic boarding school to have business skills with a Sharia economic approach. The methods for implementing community service activities are the preparation stage, the service implementation stage, and the evaluation stage. The results of this activity, students have an understanding of sharia-based business, sharia financial management, sharia marketing management and are able to create products. The conclusion from the results of this community service activity is that creating sharia-based santripreneurs for Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Islamic boarding school students can be the main pillar of economic empowerment for the people in Kolaka Regency, Southeast Sulawesi.
The Effect of Cooperative Learning Team-Games-Tournament Model Toward Students’ Science Learning Outcome
Nur Rahmah
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 4 (2023): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/ijrer.v2i4.995
Students studying science must be able to think critically, creatively, and aggressively. Learning should be planned in an engaging manner to maintain student engagement and produce high-quality learning. Teachers are expected to become proficient in multiple learning models in addition to using repetitive techniques or strategies when delivering material in class. In actuality, traditional and classical models are frequently employed by educators in the teaching and learning process. In order to make learning more relevant, educators should improve this learning model. The cooperative learning model is chosen to achieve this goal. The cooperative learning model is designed to encourage group cooperation and interaction between students. This research aims to analyze the improvement in science learning outcomes through the implementation of The study was conducted to explore the effectiveness of the TGT (team games tournament) cooperative learning model in the middle school in South Sulawesi for science learning outcomes. The research subjects were 21 junior high school students in grade 8. The type of research is pre-experimental through the one-group pretest-posttest design. The results showed that students' science learning outcomes increased significantly compared to the pretest score (sig. 0.00<0.05).
Efektivitas Teknologi Informasi Sebagai Sarana Pendekatan Studi Islam Terhadap Masyarakat
Nur Aqila R;
Nur Rahmah
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2024): DIALEKTIKA: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35905/dialektika.v2i2.2848
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tentang efektivitas teknologi informasi sebagai sarana pendekatan studi islam terhadap masyarakat. Adapun masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana penggunaan teknologi informasi dapat menjadi sarana pendekatan studi islam di kalangan masyarakat dan sejauh mana efektivitas penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap studi islam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas teknologi informasi sebagai sarana pendekatan studi Islam terhadap masyarakat. Studi ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menggali data dan mengukur efektivitas teknologi informasi dalam pendekatan studi Islam. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawamcara, dan analisis konten. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan teknologi informasi sangat berpengaruh sebagai salah satu sarana pendekatan studi Islam kepada Masyarakat.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan Bergizi Untuk Cegah Stunting
Nur Rahmah;
Indrayani;
Muhammad Wiharto;
Dewi Puspitasari;
Nurmila
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (Juni 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i2.623
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan dan komunitas dengan keterbatasan akses informasi serta asupan gizi yang memadai. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam pembuatan makanan tambahan bergizi menggunakan bahan lokal sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik bersama. Pelatihan pembuatan abon merupakan salah satu alternatif pengolahan ikan yang mudah dilakukan namun membutuhkan inovasi dalam pengolahannya agar dapat diminati oleh anak-anak untuk memenuhi kebutuhan gizi diusia pertumbuhan. Berdasarkan SNI 01-3707-1995, abon merupakan hasil pengolahan yang diolah dengan cara perebusan/pengukusan, penggorengan dan pengepresan atau penirisan minyak. Proses pengolahan bahan baku yang telah ditambahkan bumbu-bumbu untuk meningkatkan cita rasa dan memperpanjang daya simpan akan menjadi sumber pangan yang sehat dan bergizi. Jenis ikan yang dibuat abon adalah ikan gabus yang tinggi kandungan albumin, lebih tinggi dibandingkan daging ayam, sapi atau telur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pelatihan mengenai pentingnya gizi seimbang serta keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat bagi anak
Investigating Junior High School Students' Scientific Thinking Ability in Understanding Global Warming
Nur Rahmah;
Mohammad Jamhari;
Ratman;
Sulastriani
DIROSAT: Journal of Education, Social Sciences & Humanities Vol. 3 No. 2 (2025): Innovation in Education and Social Sciences Research
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58355/dirosat.v3i2.140
Science education in junior high school plays a crucial role in developing students' scientific thinking, particularly in understanding global issues like global warming. This study aims to assess the scientific thinking abilities of seventh-grade students at three state junior high schools in Palu City, using a descriptive approach and a test based on seven aspects of scientific thinking as defined by GarcĂa-Carmona (2023). The findings reveal that approximately 80% of students showed progress in scientific thinking, with 12% achieving a competent level and 8% remaining in the beginner category. However, their understanding of scientific information from discourse and graphics averaged only 26%. Overall, students demonstrated developing scientific thinking skills, which could enhance their comprehension of scientific concepts, especially related to everyday experiences and environmental issues shared on social media. The role of teachers is essential in guiding students to understand and critically evaluate scientific information, such as articles on global warming. The study recommends developing interactive, problem-based teaching strategies to further improve students' scientific thinking skills. Future research should explore the role of media technology, teachers, and parents in supporting the development of scientific thinking regarding natural phenomena to advance science education in Palu and its surrounding areas.
PENGARUH RELIGIUSITAS, KESADARAN SOSIAL DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT BERGABUNG VOLUNTEER DI DOMPET DHUAFA DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Nur Rahmah;
A. Syathir Sofyan;
Ayu Ruqayyah Yunus
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh religiusitas, kesadaran sosial dan pengetahuan terhadap minat menjadi volunteer di Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, dengan motivasi sebagai variabel moderasi. Penelitian dilatar belakangi oleh penurunan jumlah volunteer dari 2021 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling, dengan jumlah 136 responden volunteer Dompet Dhuafa. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpul melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan software smartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan kesadaran sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat seseorang untuk bergabung sebagai volunteer. Sementara itu, pengetahuan ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat tersebut. Selanjutnya, motivasi terbukti mampu memperkuat hubungan antara religiusitas dan kesadaran sosial dengan minat menjadi volunteer. Bahkan, motivasi juga memperkuat pengaruh pengetahuan terhadap minat, meskipun pengetahuan secara langsung tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan internal atau motivasi memiliki peran penting dalam menjembatani nilai-nilai religius, kepedulian sosial, dan pengetahuan individu dalam mendorong keterlibatan mereka sebagai relawan di lembaga filantropi Islam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga seperti Dompet Dhuafa dalam menyusun strategi penguatan relawan berbasis nilai-nilai personal dan motivasional.
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DI KELURAHAN BONTONOMPO
Indah Natasya;
Nur Rahmah;
Mohammad Wijaya
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.763
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk kompos dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman bunga telang di Kelurahan Bontonomp. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan yaitu P1 dengan penambahan pupuk kompos 200 gram, P2 dengan penambahan pupuk kompos 300 gram, P3 dengan penambahan pupuk kompos 400 gram, dan P4 dengan penambahan pupuk kompos 500 gram dengan masing-masing tiga ulangan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang serta kandungan unsur hara yang terdapat pada pupuk kompos yang telah dibuat diantaranya yaitu nitrogen (N), phosphor (P), kalium (K) dan C-Organik. Untuk data pertumbuhan kemudian dianalisis menggunakan Teknik Analisis Varians ANOVA yang kemudian dilakukan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pupuk kompos berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang tanaman bunga telang. Untuk pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah cabang terbaik yaitu pada penambahan pupuk kompos dengan dosis 500 gram (P4). Semakin banyak pupuk kompos yang diberikan akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan yang dihasilkan. Hal tersebut terjadi karena benyaknya ketersediaan cadangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman bunga telang.
KEDAULATAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENJAGA KONSTITUSIONALITAS UNDANG-UNDANG
Risqiyah Nurbaeti;
Wirda Wahyuni;
Nur Rahmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/v3i7.2636
Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga yudikatif yang dibentuk setelah perubahan ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan tujuan utama untuk memperkuat sistem checks and balances serta menegakkan prinsip negara hukum. Salah satu kewenangan penting Mahkamah Konstitusi adalah melakukan pengujian undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar, guna memastikan bahwa setiap produk legislasi sejalan dengan nilai-nilai konstitusional. Artikel ini mengkaji kedudukan Mahkamah Konstitusi dalam menjaga konstitusionalitas undang-undang, melalui analisis normatif terhadap peraturan perundang-undangan dan putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. Penelitian ini menemukan bahwa Mahkamah Konstitusi memiliki peran vital sebagai penjaga konstitusi (guardian of the constitution) dan pelindung hak-hak konstitusional warga negara. Namun, dalam pelaksanaannya, Mahkamah Konstitusi menghadapi sejumlah tantangan serius, antara lain tekanan politik, keraguan publik terhadap integritas hakim, dan tidak optimalnya pelaksanaan putusan yang bersifat final dan mengikat. Dengan demikian, penguatan kelembagaan, peningkatan profesionalisme hakim, serta pengawasan publik yang partisipatif menjadi hal yang mendesak agar Mahkamah Konstitusi dapat menjalankan perannya secara efektif dan berwibawa. Keberadaan Mahkamah Konstitusi sangat penting dalam menjamin bahwa konstitusi benar-benar menjadi hukum tertinggi dalam kehidupan bernegara.