Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pembuatan Alat Pendeteksi Embrio Telur Itik Pada Kelompok Tani Meri Rejeki Desa Rejosopinggir Tembelang Jombang Dyah Ayu Sri Hartanti; Khotim Fadhli; M Nouval Analis Blonos; Moch Wildan Ramadhan; Mita Julia Putri
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service carried out aims to train the community to make appropriate technology tools in the form of a simple granular fertilizer applicator on dry land to increase fertilization efficiency. Service activities in Rejosopinggir Village, Tembelang District, Jombang Regency, East Java. The implementation of community service activities will be carried out in November 2021. The implementation of community service activities uses the Asset Based Community Development (ABCD) method, which is an approach model in community development. This approach is an approach that leads to the understanding and internalization of assets, potential, strengths, and their utilization independently and maximally. The community is one of the assets for a region that can participate in filling development. Communities in village areas can collaborate based on the existing potential, both human resources and natural resources. The activity was carried out in collaboration with groups and partners. This implementation was participatory, group teams and partners join involved in each activity. Activities carried out in the form of socialization and group discussion through one meeting in the form of face to face. Based on the community service activities that have been carried out, it can be concluded that a simple granular fertilizer applicator can be used to increase time and labor efficiency for fertilization and farmers gain knowledge to utilize unused used materials. Suggestions for further service are that the community can implement and practice what has been socialized and this simple granular fertilizer applicator can be developed into a better tool.
Pelatihan Analisis Sifat Fisik dan Kimia Tanah Sederhana pada Warga Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Jombang sebagai Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Dyah Ayu Sri Hartanti; Mohamad Nasirudin; Siti Aminatuz Zuhria; Canggih Nailil Maghfiroh; Yessita Puspaningrum; Ana Mariatul Khiftiyah; Nurul ‘Aini; Siti Nur Qomariyah; Nerisa Agnesia Widianto; Agus Suhadi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v3i1.2552

Abstract

Pelatihan dan pendampingan analisis sifat fisik dan kimia tanah sederhana kepada masyarakat di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat memiliki keterampilan dalam melakukan analisis fisik dan kimia tanah. Keterampilan dalam menentukan sifat tanah dapat membantu warga dalam memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki. Selain itu pengetahuan tentang sifat tanah juga akan membantu masyarakat memahami tentang kesehatan tanah dan mengetahui kriteria kesuburan tanah yang dapat diamati dari sifat fisik dan kimia tanah. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2021 di Balai Desa Banjar Sari, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Jombang, Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Peserta pelatihan berjumlah sekitar 60 orang yang berasal dari tujuh desa yang berbeda, yaitu Desa Brodot, Brangkal, Gondang Manis, Pucang Simo, Banjar Sari, Barong Sawahan, dan Tinggar. Pada pertemuan pertama peserta mendapatkan materi tentang tanah termasuk sifat fisik dan kimia tanah. Pada pertemuan selanjutnya, peserta membawa sampel tanah yang diambil dari lokasi masing-masing sesuai dengan domisili desa untuk mengamati sifat fisik dan kimia tanah. Sifat fisik tanah yang diamati adalah warna, tekstur, dan aerasi. Sifat kimia yang dianalisis adalah kapasitas tukar kation (KTK). Peserta antusias dalam melaksanakan seluruh rangkaian pelatihan. Antusias peserta dapat terlihat dari keaktifan peserta ketika bertanya dan berdiskusi. Pada akhir kegiatan peserta menyerahkan laporan hasil analisis sampel tanah. Berdasarkan hasil analisis tersebut, sebagian besar peserta sudah terampil dalam melakukan analisis fisik dan kimia tanah secara sederhana.
PELATIHAN PEMBUATAN BAGLOG JAMUR BERBAHAN DASAR JERAMI UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN ZERO WASTE Canggih Nailil Maghfiroh; Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum; Ana Mariatul Khiftiyah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras merupakan salah satu makanan  pokok masyarakat Indonesia, hal tersebut menyebabkan banyak lahan yang digunakan untuk budidaya tanaman padi. Sisa tanaman berupa jerami dibuang atau dibakar oleh para petani sehingga bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Solusi permasalahan tersebut yaitu pemanfaatan sebagai bahan baglog atau media tanam jamur. Jerami mengandung selulosa sehingga bisa dimanfaatkan sebagai media tanam jamur. Kandungan nutrisi dalam 100 gr jerami padi adalah selulosa 29,63%, kandungan hemiselulosa 17,11%, dan lignin 12,17%. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok tani Tejo Selatan terletak  di Dusun Tejo Selatan, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Lokasi berada di areal persawahan yang cukup strategis, dan banyak limbah tanaman berupa jerami. Berdasarkan hasil dari pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa limbah jerami bisa dimanfaatkan untuk baglog. Pengolahan untuk membuat jerami menjadi baglog dilakukan dengan cara fermentasi dan dilakukan sterilisasi.Penggunaan jerami sebagai baglog bisa mengurangi jumlah limbah pertanian sehingga bisa membantu mewujudkan pertanian zero waste
UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN PANGAN MELALUI PENGENALAN MICROGREENS DENGAN PEMANFAATAN BOTOL BEKAS SEBAGAI WADAH MEDIA TANAM Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum; Anggi Indah Yuliana
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan adalah kebutuhan mutlak dalam berlangsungnya kehidupan, kebutuhan pangan tidak hanya tentang kuantitas namun juga juga kualitas yaitu mencakup nilai gizi dalam makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan sehat yang dapat dikonsumsi adalah microgreens. Microgreens adalah jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi dan vitamin yang lebih tinggi dibandingkan sayuran yang sudah dewasa sehingga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Microgreens bisa dipanen dalam waktu yang relatif singkat yaitu 7 – 21 hari setelah semai benih, sehingga untuk masa panen tidak memerlukan waktu yang lama yang hasil panennya dapat dikonsumsi oleh anggota keluarga. Dengan mengetahui peranan dan manfaat microgreens ini maka perlu ada sosialisasi atau pengenalan yang memadai bagi warga tentang  microgreens yang dapat diolah menjadi makanan sehat untuk pemenuhan kebutuhan gizi harian keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai microgreens, (2) meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan botol plastik bekas sebagai wadah media tanam microgreen. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus ini  dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2022 dengan mitra warga RT 05 RW 02 Perumahan Abadi Megah Regency Tejo Selatan Jombang dengan metode ceramah dan diskusi. Evaluasi dari hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang definisi, petumbuhan, media tanam, microgreen yang dapat dijadikan bahan pangan keluarga yang bergizi tinggi. Selain itu juga meningkatkan pengetahuan warga dalam memanfaatkan botol bekas sebagai wadah media tanam microgreens
Uji Kandungan Antioksidan dan Flavonoid Pada Ekstrak Daun Tanaman Mahoni (Swietenia mahagoni) Mita Julia; Dyah Ayu Sri Hartanti; Siti Aminatuz Zuhria
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 15 No 02 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.15.02.6378.73-76

Abstract

Mahagony plants are found in Indonesia. The leaves of this plant contain high levels of antioxidants and flavonoids, so they can be useful as antioxidant. In the study, mahogany leaves were extracted using the maceration extraction method, after obtaining the mahogany leaf extract, further tests were carried out to determine the antioxidant and flavonoid content in it. Antioxidant testing was carried out using the DPPH method (1.1 Dhipenyl 2 Pycnihydrazy). namely 2500 ppm, 1250 ppm, 625 ppm, 3125 ppm and also 156.25 ppm. The ability of antioxidant compounds contained in each concentration was 2500 ppm at 76 09%, 1250 ppm at 70.57%, 625 ppm at 67 96% 3125 ppm absatat 61 77% and 1565 at 13.95% The lowest inhibitory power was found at the highest concentration. ie 2500 ppm Mahogany leaves are strong antioxidants, as evidenced by a high value of 1650 (IC50 100) in the results of the mahogany plant leaf extract test. While the content of flavonoids shows that in the leaves of the mahogany plant there is a flavonoid actxawa. Total levels of flavonoids dissolved in a concentration of 100 ppm achesar 44.4 QEg This study is able to provide information about the potential of mahagony plant leaves as antioxidants.
ISOLASI DAN UJI SINERGISME BAKTERI ENDOFIT TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) UNTUK KONSORSIUM BIOFERTILIZER Dyah Ayu Sri Hartanti
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 2 (2020): July 2020
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v3i2.1951

Abstract

Bakteri endofit adalah bakteri yang terdapat pada jaringan tanaman, yang mempunyai beberapa peran untuk mendukung pertumbuhan tanaman dengan membantu menyediakan unsur hara. Pada hasil penelitian ini didapatkan empat isolat bakteri endofit yaitu EPS1, EPS2, EPS3, dan EPS4 yang masing-masing adalah genus dari Pseudomonas, Bacillus, Enterobacter, dan Azotobacter. Dilakukan uji sinergisme dari isolat yang didapatkan, uji ini dilakukan secara kualitatif menggunakan dua metode yaitu metode streak dan paper disc dengan melihat ada tidaknya zona hambat atau zona bening pada media pertumbuhan yang digunakan. Pada metode streak isolat EPS4 dilihat sifat sinerginya terhadap isolat EPS1, EPS2, dan EPS3. Sedangkan metode yang menggunakan paper disc isolat EPS2 dilihat sifat sinerginya terhadap isolat EPS1, EPS3, dan EPS4. Hasil uji sinergisme setelah dilakukan inkubasi selama 24 jam menunjukkan bahwa masing-masing isolat yang bersinggungan tidak membentuk zona bening atau zona hambat, hal ini menunjukkan sifat kompatibilitas untuk menjadikan isolat bakteri endofit ini sebagai konsorsium biofertilizer
Kelayakan Usaha dan Prospek Penjualan Furniture Mahoni (Swietenia mahagoni) di Sentra Pengerajin Furniture Mahoni Desa Wringinpitu Kabupaten Jombang Aisah Windiani Aisah; Dyah Ayu Sri Hartanti; Miftachul Chusnah; Siti Nur Qomariyah
AGROSAINTIFIKA Vol. 5 No. 1 (2022): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v5i1.3187

Abstract

This study aims to determine the business feasibility and sales prospects of mahogany furniture in terms of the R/C ratio of furniture craftsmen in Wringinpitu Village, Jombang Regency. The location of this research was carried out purposively (purposive sampling) and was carried out from February to March 2022. The data collection technique used in data collection was primary data sourced from direct interviews with mahogany furniture craftsmen using a questionnaire. Data analysis used in this study is the analysis of costs, revenues, revenues, and the ratio of R/C. The results of sales in Wringinpitu Village in 2021 within a year average Rp. 129,825,000, every month the income of craftsmen has increased and decreased due to a decrease in the amount of raw materials, and a decrease in consumer purchasing power for furniture. The results of the analysis show that the total income from the prospect of selling mahogany furniture in Wringinpitu Village within one year is an average of Rp. 41,671,045. This shows that the mahogany furniture craft business in 2021 is good enough to run. The results of the feasibility analysis of the R/C/Ratio show that the prospect of selling mahogany furniture in Wringinpitu Village is 1.5, the result of the R/C ratio shows that it is feasible to work on. This can be seen from the total revenue with a total cost that is greater than one, which is 1.5 ˃ 1. The B/C Ratio analysis shows that the sales prospects for mahogany furniture are 0.5, the value of the B/C Ratio shows that < 1 then the business is not feasible to develop.
Improving the skills of the residents of the Abadi Megah Regency Jombang in microgreens cultivation techniques as an effort to improve family food security Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum; Anggi Indah Yuliana
Community Empowerment Vol 7 No 9 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7824

Abstract

Family food security is the main support for the sustainability of human life, especially during the Covid-19 pandemic. Increasing access to nutritious food sources for families can be pursued by implementing microgreens cultivation at the household scale. The objectives of this training are to improve the skills of the residents regarding the use of used bottles as a medium for growing microgreens and microgreens cultivation techniques. The method used is a community empowerment method consisting of demonstrations and training. Evaluation of the training showed that the understanding of residents'of the Abadi Megah Regency, Jombang on how to use used plastic bottles increased from 23% to 95% and there was an increase in the skills of residents in processing used plastic bottles as microgreens planting media from 24% to 94%. In addition, this training not only increased residents' understanding of how to cultivate microgreens from 17% to 95% but also increased the skills of residents in microgreens cultivation from 2% to 69%.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Yoghurt Buah sebagai Peluang Usaha Berbasis Komoditi Lokal kepada Warga Desa Banjarsari, Jombang Miftachul Chusnah; Nurul Aini; Yessita Puspaningrum; Ana Mariatul Khiftiyah; Dyah Ayu Sri Hartanti; Anggi Indah Yuliana; Amrini Shofiani
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v3i3.3229

Abstract

Desa Banjarsari merupalam desa yang berada di Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang dengan hasil pertanian buah semangka dan melon sebagai komoditi utama. Pemanfaatan dan pengolahan buah semangka dan melon masih terbatas. Untuk itu, kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan yoghurt buah perlu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan peluangg usaha warga Desa Banjarsari berbasis komoditi lokal. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang dengan warga Desa Banjarsari. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah tahap edukasi dan sosialisasi produk yoghurt buah, proses pembuatan yoghurt buah, proses pengemasan dan uji organoleptik dan yoghurt buah yang dihasilkan. Kegiatan pelatihan dilakukan pada Tanggal 13-15 November 2022 di Laboratorium Terpadu, Universitas KH.A, Wahab Hasbullah Jombang. Diharapkan melalui kegiatan ini, warga Desa Banjarsari memiliki kemampuan baru dalam memanfaatkan buah semangka dan melon sebagai komoditi lokal untuk diolah menjadi yoghurt buah yang kaya akan manfaat dan mampu menjadikan produk ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.
Pelatihan Petani dalam Pembuatan Baglog Jerami untuk Budidaya Jamur Kancing Canggih Nailil Maghfiroh; Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum; Ana Mariatul Khiftiyah
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v3i3.3336

Abstract

Produksi beras Indonesia pada tahun 2021 untuk konsumsi pangan penduduk diestimasi sebesar 31,69 juta ton, dan ada kenaikan sebanyak 351,71 ribu ton atau 1,12 persen jika dibandingkan produksi beras tahun 2020 yaitu sebesar 31,33 juta ton. Kelompok tani Tejo Selatan terletak  di Dusun Tejo Selatan, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Lokasi berada di areal persawahan yang cukup strategis, dekat dengan jalan, dekat akses terhadap sarana produksi pertanian, dan perkampungan penduduk. Keadaan umum petani di kelompok tani Tejo Selatan merupakan petani yang menggunakan sistem pertanian secara intensif yang banyak menggunakan pupuk kimia dan zat kimia yang bisa meningkatkan produktivitas secara nyata. Dalam pengabdian yang dilaksanakan menggunakan metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat pada skema Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini meliputi metode ceramah, diskusi, dan workshop (pelatihan). Kegiatan pengabdian juga menggunakan metode ceramah dan diskusi dilaksanakan pada kegiatan sosialisasi pentingnya mendayagunakan limbah jerami. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan bahwa peserta pengabdian yang bertindak sebagai mitra turut aktif dan ada peningkatan keterampilan akibat dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Proses pembuatan baglog dilakukan dengan menggunakan campuran dedak, kapur, dan jerami kering, kemudian dilakukan fermentasi dan pengemasan baglog dengan cara press. Penanaman dilakukan dengan kondisi steril untuk mencegah kontaminasi jamur yang lainnya.
Co-Authors . Ashlihah . Purbowo Abdul Jalil Jalil Abdul Jalil Jalil, Abdul Jalil Abdun Nafi’ Mustajab Abu Naim Ade Nur Rahman Adelia Eka Putri Afdholi, Zakiyuddin Al Afiq Masruri Agus Suhadi Agus Suhadi Ahmad Syaifuddin Ahmad syifaul Munir Aisah Windiani Aisah Aisyah Hadi Ramadani Aisyah Hadi Ramadani Akmalia Putri Bilqisthi Al Hadi, Muhammad Ubaidillah Alfiyan Taufiqur Rohman Alif, Trisnani Alifadeyana, Laily Aminatus Zuhria, Siti Amrini Shofiani Ana Mariatul Khiftiyah Ana Mariatul Khiftiyah Anggi Indah Yuliana Anggraini, Sofiah Anggraini Anisa, Umi Anwar, Achmad Sholichul Ardiansya, Widi Ariska Rahmawati Arofin, Muhammad Dimas ashar, salim Ashlihah Ashlihah Ashlihah, Ashlihah Aviana, Ais Awang Nia Agustin Azulfa, Nawwal Azulfa Baehaqi Bani Maftuh Cahaya , Fitria Nur Canggih Nailil Maghfiroh Canggih Nailil Maghfiroh Chumaidi, Mochamad Chusnah, Miftachul chusnul chotimah Chusnul Chotimah Devva Amrita Pramusari Dini Nafisa Salsabila Dista Fitriana Dwi Hari Winarno Dwi Santika Elsa Umi Hanifah Erna Dwi Widiya Ningrum Fadilah, Siti Nur Fahmi Mardian Faizah, Mazidatul Fajar Mohammad Izzuddin Fitriana, Dista Fitriyah Fitriyah Fitriyah Fitriyah Galuh Ramadhan, Galuh Hamidah, Syukriyana Fikri Hanum Wahda Zuhriyah Hidayat, Ardin Nur Husniyah , Nahdliyatul Ibrahim Ibrahim Ichda Choirun Nisak Ida Zulia Inayah Fitri INAYAH FITRI Indra Bayu Sadewo Ino Angga Putra Jayanti, Jayanti Agustina Karima, Ummi Kartika Candra Kumara Kartika Candra Kumara Khiftiyah, Ana Mariatul Khoiriyah, Ersa Andra Erlanda Kholil, Muhammad kholil asyari Khotim Fadhli Lailatul Hidayah Laili Nur Afifah Laily Alifadeyana Lia Istiqomatus Sholikhah Sholikhah M Nouval Analis Blonos M Rio Andika M. Adam Zuhrial M. Ahya Assyukri M. Aliyul Wafa M. Rofi’i Ma'ruf, Imam Maghfiroh , Canggih Naili Maghfiroh, Canggih Nailil Mardian, Fahmi Mar’atul Fahimah Mifatchul Chusnah Miftachul Chusnah Mita Julia Mita Julia Putri Moch Wildan Ramadhan Moh. Anshori Aris Widya Mohamad Ahya Assyukri Mohamad Anshori Aris Widya Mohamad Mahfud Baydlowi mohamad nasirudin Mohammad Fatchulloh Mohammad Roikhul Fatahillah Mubarok, Aldi Muhamad Arif Muhamad Hamdan Syakuro Muhamad Wahyu Dwi Iqbal Bachtiar Bachtiar Muhammad Aufa Abirafdi Muhammad Aufa Abirafdi Muhammad Dimas Arofin Muhammad Rizky Ikhwansyah Na'im, Muhammad Zainun Nahdliyatul Husniyah Nasirudin, Mohamad Nawwal Azulfa Azulfa Nerisa Agnesia Widianto Nerisa Agnesia Widiyanto Nerisa Agnesia Widiyanto, Nerisa Agnesia Nia Agustin, Awang Nisa Candra Mutammimah Nisa Chandra Nisa Chandra Noermawati Putri Novi Ria Ananta Nur Farida Nuriyah, Selvia Azka Nurul 'Aini Nurul Aini Nurul Qomariyah Nurul ‘Aini Oktaviani, Riska Ayu Pujianti, Rita Erma Purbowo Purbowo Purbowo, Purbowo Puspaningrum , Yessita Puspaningrum, Yessita QOMARIYAH, SITI NUR Qomariyah, Umi Kulsum Nur Rahmatullah, Viki Rahmawati, Dewi Saroh Ria Rizqi Amelia Rifqi Ahmad Asryl Adhim Ririn Fitriyani Riris Ardiyan safitri Riris Ardiyan safitri Riska Ayu Oktaviani Rita Erma Pujianti Rizki Anisa Rizqi Nurul Huda Rodhiyana, Siti Sofa Rodhiyana Rofendi, Hawa Auliya Rohman, Achmad Ali Fathur RR. Ella Evrita Hestiandari Salsabila Dinda Khumairoh Salsabila Nurzamzami Samsudin Samsudin Sary, Novita Setiyowati, Putri Ayu Ika Shodiqin, Muhammad Ali Shofiyani, Amrini Sholikhah, Lia Istiqomatus Sholikhah Siti Aminatuz Zuhria Siti Aminatuz Zuhria Siti Aminatuz Zuhria Siti Aminatuz Zuhria Siti Nur Fadilah Siti Nur Kholifah Siti Nur Qomariyah Siti Sofa Rodhiyana Rodhiyana Sofiah Anggraini Anggraini Suci Prihatiningtyas Sudarminto, Ahmad Sujono Sujono Syamsiar, Syamsiar Syarif Hidayat Syarif Hidayat Thoriqul Azis Tirto Sembiring Trisnani Alif Ulfa Wulan Agustina Ulfa Wulan Agustina Umi Kulsum Nur Qomariah Umi Kulsum Nur Qomariyah Viki Rahmatullah Waslah Waslah Waslah, Waslah Widi Ardiansya Winarti Winarti Winarti Winarti Wisnu Siwi Satiti Yessita Puspaningrum Yessita Puspaningrum Yessita Puspaningrum Zakiyuddin Al Afdholi Zakiyyah Marhamah Zuhria , Siti Aminatuz Zuhria, Siti Aminatuz Zuhroh Kamilatul Zulia, Ida