Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Game-Based Learning Terintegrasi Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Sinonim dan Antonim Siswa Fase C Sekolah Dasar Kunna, Nadia A.; Aswar, Nurul; Suryani, Lilis
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Game Based Learning terintegrasi permainan tradisional kartu kuartet pada materi sinonim dan antonim untuk peserta didik Fase C di SDN 44 Rampoang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ASSURE, yang terdiri atas enam tahap: Analyze Learner, State Objectives, Select, Modify, or Design Materials, Utilize Materials, Require Learner Response, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, serta tes pretest dan posttest. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan kategori sangat valid dengan skor ahli media 86,5%, ahli bahasa 84,0%, dan ahli materi 77,7%. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar peserta didik, dengan rata-rata skor pretest 42,4 dan posttest 86,2 serta nilai N-Gain 0,78 (kategori tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran materi sinonim dan antonim.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI BERBANTUAN CANVA MATERI MEMBUAT DAN MELENGKAPI PANTUN UNTUK MENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SDN 23 BATARA KOTA PALOPO Hasanah, Uswatun; Aswar, Nurul; Sukirman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.2960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan jenis penelitian Research and Developmet (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate).Penelitian ini dilakukan di SDN 23 Batara. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumah 30 orang dengan objek penelitian media video animasi yang dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dari hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa diperlukan media pembelajaran berbentuk video animasi materi membuat dan melengkapi pantun sebagai sumber belajar dalam meningkatkan minat belajar siswa. Adapun design media pada penelitian ini berupa media video animasi materi pantun. Untuk kevalidan media video animasi yang divalidasi oleh 3 validator yaitu validator media dengan nilai 87,5% (sangat valid), validator materi dengan nilai 87,5% (sangat valid), dan validator bahasa dengan nilai 75% (valid). Untuk hasil uji kepraktisan guru diperoleh nilai sebesar 90% (sangat praktis) dan hasil kepraktisan peserta didik diperoleh nilai sebesar 80% (praktis). Hasil efektivitas diperoleh dari angket sebelum dan setelah menggunakan produk yang memperoleh nilai sebesar 82,7% (sangat tinggi). Penyebaran media dilakukan secara online di platfrom Youtube dan offline di SDN 23 Batara Kota Palopo
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE PADA SISWA KELAS VI DI SDN 54 SALUPIKUNG Windi, Windi; Aswar, Nurul; Salmilah, Salmilah
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 4, No 2 (2024): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v4i2.12431

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peningkatan keterampilan menulis siswa menggunakan model example non example di SDN 54 Salupikung pada pembelajaran tematik di kelas VI A SDN 54 Salupikung kota Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri atas beberapa tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan atau observasi dan (4) refleksi. Fokus penelitian untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa menggunakan model example non example. Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas VI A SDN 54 Salupikung Kota Palopo berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis siswa yang memenuhi KKM 70 mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada pra-siklus, siswa yang mencapai KKM sebanyak 56%, kemudian meningkat menjadi 75% pada siklus I, dan semakin meningkat pada siklus II  mencapai 88%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan model Example Non-Example dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas VI di SDN 54 Salupikung, Kota Palopo. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DALAM PEMBELAJARAN MODEL DIRECT INSTRUCTION MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Adawiah S, Rabiatul; Aswar, Nurul; Warda, Andi Ria
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 4, No 2 (2024): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v4i2.12390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan membaca permulaan, penerapan model direct instruction berbasis media kartu, dan peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN 50 Bulu Datu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teknik persentase untuk mengidentifikasi kecenderungan dalam kegiatan pembelajaran. Guna mendapatkan data yang dibutuhkan maka digunakan teknik pengumpulan data yaitu tes tulis, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 3 siswa yang memenuhi nilai rata-rata kemampuan membaca permulaan dengan nilai ≥35, sementara 19 siswa atau 86% lainnya masih belum memenuhi nilai rata-rata ketuntasan kemampuan membaca. Penerapan model direct instruction berbasis media kartu membuat siswa semangat dan memiliki antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa dengan memberikan instruksi yang jelas dan dukungan visual yang efektif, sesuai dengan teori yang mendukung penggunaan media dalam pembelajaran.
INOVASI MEDIA AUDIOVISUAL BERBASIS KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN PUISI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Aswar, Nurul; Sukmawaty, Sukmawaty; Husnaeni, Husnaeni
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i3.6630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual pada materi berbasis kontekstual siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunkan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Penelitian ini dilakukan di SDN 23 Batara. Objek penelitian adalah media pembelajaran audio visual yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa. Adapun design media tersebut berupa media pembelajaran audio visual pada materi puisi. Untuk kevalidan media pembelajaran audio visual yang divalidasi oleh 3 orang ahli, yaitu ahli media dengan nilai 75% (kategori valid), ahli materi dengan nilai 77,77% (kategori valid), dan ahli bahasa dengan nilai 88,88% (kategori sangat valid), sedangkan untuk praktikalitas dari guru kelas V dengan nilai 93,18% (sangat praktis) dan hasil praktikalitas yang melibatkan 29 orang siswa memperoleh nilai 90,30% (sangat praktis). Namun, untuk itu penyebaran dilakukan di platfrom YouTube dan SDN 23 Batara.
Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Berbasis Group Investigation: Studi Kualitatif pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Hakim, Novi Adriani; Rustan, Edhy; Aswar, Nurul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4118

Abstract

Pembelajaran menulis teks eksplanasi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya kemampuan siswa dalam memahami struktur teks, mengorganisasi gagasan, serta menerapkan kaidah kebahasaan secara tepat. Kondisi ini dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam proses eksplorasi dan penyelidikan. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan, kolaborasi, dan pengalaman belajar bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, mendeskripsikan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa setelah penerapan model tersebut, serta menentukan kesesuaian model Group Investigation dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi siswa kelas VI Fase C SDN 24 Temmalebba Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas VI, dan siswa kelas VI. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation terlaksana secara sistematis melalui enam tahap pembelajaran dan mampu meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Siswa menunjukkan kemampuan menyusun struktur teks yang lengkap, isi yang lebih faktual dan logis, serta penggunaan kaidah kebahasaan yang lebih komunikatif dan kontekstual. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan satu kelas sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan konteks dan subjek yang lebih luas. Model Group Investigation dapat dijadikan alternatif pembelajaran menulis yang efektif karena mendorong keaktifan, kolaborasi, dan pengalaman belajar berbasis investigasi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai penerapan Group Investigation dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi di sekolah dasar berbasis Kurikulum Merdeka.
KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR: SEBUAH STUDI KASUS Sahra, Wafika; Aswar, Nurul; Rahmadani, Ervi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan projek penguatan profil pancasila (P5) pada lurikulum merdeka di SDN 33 Kalkulajuk Kota Palopo. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian guru belum sepenuhnya memahami konsep P5, sehingga implementasinya masih mengalami kendala, terutama dalam perencanaan projek, kolaborasi pembelajaran, serta penilaian berbasis karakter. Factor-faktor yang mempengaruhi kesiapan guru meliputi kompetensi profesional, pemahaman kurikulum, pengalaman, serta letersediaan sarana dan prasarana. Upaya peningkatan dilakukan melalui pelatihan, sosialisasi, dan pengembangan perangkat ajar. Penelitian ini memberikan konstribusi dan merancang strategi pendukung untuk peningkatan kesiapan guru dalam menghadapi transformasi pendidikan melalui kurikulum merdeka.
Game Based Learning With Local Wisdom: Developing A Snakes And Ladders Media For Folklore Education In Elementary Schools Nurul Aswar; Sulastri Sulastri; Sukirman Sukirman
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i2.3406

Abstract

This study aimed to develop and evaluate the feasibility of a Snakes and Ladders learning medium integrating the Sawerigading folktale and local wisdom values for fifth-grade folklore instruction in Indonesian elementary schools. A Research and Development (R&D) design guided by the ADDIE model was employed, with one classroom teacher and 18 fifth-grade students at SDN 269 Lambatu, East Luwu Regency, as research subjects, selected through purposive sampling. Data were collected via observation, semi-structured interviews, questionnaires, and documentation, and analyzed using a mixed-methods approach. Needs analysis revealed that 100% of students preferred game-based learning, while teachers reported overreliance on conventional textbook-based instruction. The developed medium incorporated 36 game squares embedding comprehension questions and cultural reflection tasks drawn from the Sawerigading narrative. Expert validation yielded scores of 82.50% (media), 83.33% (content), and 80.00% (cultural), all within the valid to very valid category. Practicality testing produced scores of 91.56% from students and 91.66% from the teacher, both classified as very practical. These findings confirm that traditional game mechanics and regional folklore can be systematically synthesized into a culturally coherent and pedagogically sound instructional medium. This study contributes a replicable, ADDIE-based model for culturally responsive learning media development applicable across diverse regional contexts in Indonesia.
Pengembangan e-Modul untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan pada Siswa Fase A Nurul Aswar; Sukmawaty Sukmawaty; Nurhalifah Nurhalifah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7686

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang menjadi fondasi bagi keberhasilan belajar siswa. Namun, hasil observasi di SDN 109 Balebo menunjukkan bahwa sebagian besar siswa Fase A masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, melafalkan suku kata, dan membaca kata sederhana sehingga penting untuk menghadirkan bahan ajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas awal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul elektronik membaca permulaan yang layak dan praktis digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan. pada siswa Fase A SDN 109 Balebo. Pengembangan dilakukan menggunakan model 4D yang mencakup tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Pendefinisian dilakukan melalui analisis kebutuhan siswa dan guru, sedangkan perancangan menghasilkan struktur dan tampilan modul. Selanjutnya, modul divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, kemudian diuji kepraktisannya terhadap siswa dan guru. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menentukan tingkat validitas dan kepraktisan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa memberikan respons positif terhadap kebutuhan bahan ajar interaktif dan visual. Modul memperoleh kategori valid hingga sangat valid dengan persentase penilaian ahli masing-masing sebesar 78,84% (media), 84,37% (materi), dan 89,28% (bahasa). Uji praktikalitas menunjukkan bahwa modul sangat praktis menurut siswa dengan persentase 82,68% dan menurut guru dengan persentase 91,66%. Temuan ini menunjukkan bahwa modul elektronik membaca permulaan mudah digunakan, menarik, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
READING CORNER SEBAGAI INTERVENSI PEDAGOGIS: IMPLEMENTASI, INTEGRASI DALAM MODEL PEMBELAJARAN, DAN DAMPAKNYA TERHADAP MINAT BACA SISWA Sahra, As-sahra; Rustan, Edhy; Aswar, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5828

Abstract

This study aimed to describe the existence of a reading corner in a third-grade classroom at SD Negeri 1 Lalebbata, analyze its impact on students’ reading interest, and develop a reading instruction model integrated with field findings. The research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. The subjects included the principal, teachers, and third-grade students, while data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing based on the Miles and Huberman model. The results showed that the reading corner demonstrated a strong presence through aspects such as location, facilities, variety of reading materials, arrangement, rules, reading schedules, and story-sharing activities. These aspects were consistently utilized by students. Furthermore, the use of the reading corner had a positive impact on increasing students’ reading interest, reflected in four main indicators: enjoyment, curiosity, information needs, and intrinsic motivation. Based on these findings, a reading instruction model called the Read–Feel–Share Cycle (RFSC Model) was developed. This model consists of five stages and integrates both physical and emotional experiences in reading activities. It is recommended as an applicable and contextual approach to strengthen literacy culture in elementary schools.