Claim Missing Document
Check
Articles

Penokohan Novel Perawan Remaja Dalam Cengkraman Militer dan Rancangan Pembelajarannya di SMA Kukuh Prasetyo; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 4 Sep (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.355 KB)

Abstract

The problems in this research are the characterization in the novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer by Pramoedya Ananta Toer and the lesson plan for senior high school. The purpose of this study are to describe the characterizations in the novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer and the lesson plan for senior high school. The results of the study showed that the novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer by Pramoedya Ananta Toer had six types of figures that have been found, which are main character, additional characters, protagonist, antagonist,developing figure, and typical figure. Each of characters played more than one type of character and weredepicted by the technique of dramatic depiction. Dramatic techniques were described through the techniques of conversation, behavioral techniques, mind and feeling techniques, stream of consciousness techniques, character reactions, other character reactions, background painting techniques, and physical illustrations techniques.Masalah dalam penelitian ini adalah penokohan dalam novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer dan rancangan pembelajaran untuk SMA. Tujuan penelitian ini Mendeskripsikan penokohan dalam novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer dan merancang pembelajannya di SMA. Hasil penilitian menunjukan bahwa novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer memiliki enam jenis tokoh yang telah ditemukan yaitu tokoh utama, tokoh tambahan, tokoh protagonis, tokoh antagonis, , tokoh berkembang, tokoh tipikal. Setiap tokoh memerankan lebih dari satu jenis tokoh dan digambarkan dengan teknik pelukisan tokoh secara dramatik. Teknik dramatik digambarkan melalui teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik pikiran dan perasaan, teknik arus kesadaran, teknik reaksi tokoh, teknik reaksi tokoh lain, teknik pelukisan latar, dan teknik pelukisan fisik.Kata kunci: jenis-jenis tokoh, teknik pelukisan tokoh, rancangan pembelajaran.
KOMITMEN BERAGAMA DALAM ATHEIS ACHDIAT K. MIHARDJA DAN RANCANGAN PEMBELAJARANNYA UNTUK SMA Fisnia Pratami; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.681 KB)

Abstract

The aims of the research were to describe the characters religious commitment in Atheis, a novel by Achdiat K. Mihardja, and to design its lesson plan for senior high schools. Using a descriptive qualitative method, it is found that not all characters have a religious commitment. As of those characters which have a religious commitment, it is found that their religious commitment spreads over all five dimensions of the religious commitment. It is also found that their religious commitment was up and down. Based on the findings, the present researchers has prepared a lesson plan that can be implemented by teachers of grade 12 in senior high schools, specifically to develop pupils competence in analyzing narrative fictions.Komitmen beragama merupakan masalah dalam penelitian ini. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan komitmen beragama para tokoh dalam novel Atheis karya Achdiat K. Mihardja dan merancang pembelajarannya untuk SMA. Dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif, ditemukan bahwa tidak semua tokoh Atheis memiliki komitmen beragama. Adapun mengenai tokoh-tokoh yang memiliki keyakinan beragama, ditemukan bahwa komitmen beragama mereka terdapat dalam semua dimension komitmen beragama. Ditemukan juga bahwa komitmen beragama semua tokoh itu mengalami kenaikan dan penurunan. Semua temuan dalam penelitian ini dapat dirancang sebagai bahan pembelajaran untuk siswa SMA kelas XII semester genap dengan Kompetensi Dasar 3.3 menganalisis teks novel.Kata kunci: komitmen beragama, novel, rancangan pembelajaran.
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 22 BANDAR LAMPUNG Neli Yana; Ni Nyoman Wetty Suliani; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.949 KB)

Abstract

The objective of this research was describing the conversation which contain implicature of buying and selling at traditional market Bambu Kuning Bandar Lampung and the planning for the Indonesian learning at senior high school. This research used descriptive qualitative method. The data resource of this research was seller and customer who were doing buying and selling at traditional market Bambu Kuning Bandar Lampung. The result was the conversational implicature which could be classified to some kinds of speech act and its speech mode, the conversational implicature based on verbal form of speech act. The research result was the conversational implicature which could be as the consideration for the Indonesian teacher to choose the media in teaching subject about buying and selling.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 22 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap pembelajaran yaitu perencanaan pembelajaran (kejelasan perumusan pembelajaran, pemilihan materi ajar, pemilihan sumber/media pembelajaran, kejelasan skenario pembelajaran, kerincian skenario pembelajaran, teknik dan tujuan pembelajaran, dan kelengkapan instrumen pembelajaran), pelaksanaan pembelajaran (aktivitas guru dan aktivitas siswa), dan Penilaian pembelajaran. Aktivitas yang dilakukan guru ada tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan inti terjadi aktivitas siswa yang meliputi aktivitas mendengarkan, aktivitas menulis, dan aktivitas mengamati. Kegiatan penilaian pembelajaran hasil penilaian yang telah dilaksanakan guru juga telah memenuhi kriteria penilaian pembelajaran yang sesuai dengan RPP, guru yaitu penilaian unjuk kerja.Kata kunci: menulis, pembelajaran, puisi.
PENGEMBANGAN MAJALAH DINDING DIGITAL (MADIDI) DI WEBSITE SEKOLAH SEBAGAI SARANA PUBLIKASI PRODUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Alfanny Pratama Fauzy; Munaris Munaris; Rahmat Prayogi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.629 KB)

Abstract

This research is conducted to study the development of Majalah Dinding Digital (Madidi) on a school website and its feasibility as a means of publishing Indonesian learning products at MAN 2 Bandarlampung. The method used in this research is the research and development (RD) method. Data sources used form of interviews, observations, and feasibility of learning experts, media experts, Indonesian language teacher, and the results of trials of journalistic extracurricular administrators. The results of this research and development are a digital wall magazine that can be accessed at Madidi.id. Madidi developed is considered feasible based on the results of validation by learning experts with a score of 88%, media experts 80%, Indonesian language teacher 100%, and the results of trials by journalistic extracurricular administrators 94.4%. Based on the results of research and development that have been carried out, Madidi developed is worthy of being a means of publishing Indonesian language learning products at MAN 2 Bandarlampung.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengembangan majalah dinding digital (Madidi) di website sekolah dan kelayakannya sebagai sarana publikasi produk pembelajaran bahasa Indonesia di MAN 2 Bandarlampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (RD). Sumber data yang dipakai berupa hasil wawancara, observasi, dan kelayakan dari ahli pembelajaran, ahli media, pendidik bahasa Indonesia, serta hasil uji coba pengurus ekstrakurikuler jurnalistik. Hasil penelitian dan pengembangan berupa majalah dinding digital yang dapat diakses dengan laman madidi.id. Madidi yang dikembangkan tergolong layak berdasarkan hasil validasi ahli pembelajaran dengan nilai 88%, ahli media 80%, pendidik bahasa Indonesia 100%, dan hasil uji coba pengurus ekstrakukrikuler jurnalistik 94,4%. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, Madidi yang dikembangkan layak menjadi sarana publikasi produk pembelajaran bahasa Indonesia di MAN 2 Bandarlampung.Keywords: development, learning, madidi, wall magazine.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202103
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA MAHASISWA PBSI DAN IMPLIKASINYA Murniati Murniati; Munaris Munaris; Farida Ariyani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.483 KB)

Abstract

This research aimed to explain the factor and forms ofcode mixingandcode switchingatDepartment of Language Education and Indonesian art and the implication of Indonesian study in SMA. This research used descriptive qualitative design. The data were taken by using listening technique of entangle to speak, free technique of entangle to speak, and tape recorder.The data analysis was using transcribing, choosing, collecting, marking, clasifying, analzying, and presenting the resultsof research.The results showedthatthe caseof codearethe internal code switchingas much as41timesandthe external code switching9 timesandcode mixingwhicharemixedcodewordas much as57 times,the phraseas much as25 times,basteras much as2 times,andclauseas much as16 timesandcan beimpliedtoIndonesian language learninginschoolasteaching materials.Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk-bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan implikasinya pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Datadiambil dengan menggunakan teknik simak libat cakap, teknik bebas libat cakap, dan perekaman. Analisis data dengan cara mentranskripsikan, memilih, mengumpulkan, menandai, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menyajikan hasil penelitian.Hasil penelitian menunjukkan terjadi alih kode yaitu alih kodeinternsebanyak 41 kali dan alih kodeeksternsebanyak 9 kali dan campur kode yaitu campur kode kata sebanyak 57 kali, frasa sebanyak 25 kali, baster sebanyak 2 kali, dan klausa sebanyak 16 kali dan dapat dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci: alih kode, campur kode, pembelajaran bahasa.
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN DAN KELAYAKANNYA Julianto Julianto; Munaris Munaris; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.663 KB)

Abstract

The problem in this research was how the image of women in Ibuk novel by Iwan Setiawan and its feasibility as teaching materials in high school literature. The purposes of this study were (1) to describe the female figure, (2) describe the image Ngatinah figures as mother and wife, (3) describe the feasibility of the image of women in the Ibuk novel as an alternative literature study materials. Based on the results of data analysis it was found two categories of images of women, as a mother and wife. Categories of mother and/or wife was shown by Ngatinah figures who became mother and wife. The image of women as a mother and/or wife told as a mother and/or wife who appreciates, respects her husband, responsible, unyielding, and not easily discouraged.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah citra perempuan novel Ibuk karya Iwan Setyawan dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan tokoh perempuan, (2) mendeskripsikan citra tokoh Ngatinah sebagai ibu dan istri, (3) mendeskripsikan kelayakan citra perempuan dalam novel Ibuk sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan dua kategori citra perempuan, yakni sebagai ibu dan istri. Kategori ibu dan/atau istri ditampilkan oleh tokoh Ngatinah yang menjadi ibu sekaligus istri. Citra perempuan sebagai ibu dan/atau istri diceritakan sebagai ibu dan/atau istri yang menghargai, menghormati suaminya, bertanggung jawab, pantang menyerah, dan tidak mudah putus asa.Kata kunci: citra perempuan, kelayakan bahan ajar, novel.
KOMITMEN BERAGAMA PADA NOVEL WO AI NI ALLAH Annisa Elvira; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.724 KB)

Abstract

This research aimed at describing religious commitment on aspect of belief dimension, practice dimension, experience dimension, dimensions of knowledge, dimension of concequences from the novel of Wo Ai Ni Allah by Vanny Chrisma, and its lesson plan at SMA. The method used in this research was descriptive qualitative. The result showed that the writer of novel Wo Ai Ni Allah described the character who believes to the truth of her religion in making religious commitment. The character complied doing religious activity based on religious order and feels religious feeling in many experiences. The religious knowledge of the character of dogma was motivated her to do religious activities. This novel can be as alternative of the lesson plan to teach at SMA especially class XII in the second semester with the analysis of novel text in oral and written as the basic competence.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan komitmen beragama pada aspek dimensi keyakinan, dimensi praktik, dimensi pengalaman, dimensi pengetahuan, dimensi konsekuensi yang terdapat pada novel Wo Ai Ni Allah karya Vanny Chrisma, dan rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam berkomitmen beragama pada tokoh novel Wo Ai Ni Allah pengarang sudah menggambarkan bagaimana keyakinan tokoh terhadap ajaran agamanya, kepatuhan tokoh dalam mengerjakan kegiatan religius yang dianjurkan oleh agamanya, tokoh mengalami perasaan dan pengalaman yang religius, pengetahuan tokoh terhadap ajaran agama dalam kitab sucinya, tokoh berperilaku yang dimotivasikan oleh ajaran agamanya, dan Novel Wo Ai Ni Allah dapat dibuat rancangan pembelajarannya sebagai bahan pembelajaran di SMA, khususnya kelas XII semester 2, dengan kompetensi dasar menganalisis teks novel baik melalui lisan maupun tulisan.Kata kunci: komitmen, novel, rancangan pembelajaran.
Mitos dalam Lirik Lagu Album Serenade Karya Ebiet G. Ade dan Rancangannya Eli Ermawati; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.597 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the myths contained in the song lyrics of Serenade album by Ebiet G. Ade and to design it as a literary learning material in junior high school. Qualitative method was used in this research. The results show that the lyrics of the songs in the Serenade album carry three common myths that contain the value of love, divinity, and social. The myth that contains the value of love describes love should be expressed in the right time and romantic attitude and commitment will make love awake. The myth of divine value represents the peace that a man will have after repenting sincerely. The myth that brings social value illustrates that disaster is a warning for humankind and togetherness fraternity. The results of this research could be designed as a literary learning material in junior high on fantasy story material.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos yang terdapat dalam lirik lagu album Serenade karya Ebiet G. Ade dan merancangnya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMP.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu dalam album Serenade membawa tiga mitos umum yang berisi nilai cinta, ketuhanan, dan sosial. Mitos yang berisi nilai cinta menggambarkan bahwa cinta harus diungkapkan dalam waktu yang tepat dan sikap romantis dan komitmen akan membuat cinta terjaga. Mitos yang berisi nilai ketuhanan menggambarkan kedamaian yang akan didapat manusia setelah bertaubat dengan sungguh. Mitos yang membawa nilai sosial menggambarkan bahwa bencana merupakan sebuah peringatan bagi manusia dan kebersamaan menjalin persaudaraan.Hasil penelitian dapat dirancang sebagai bahan pembelajaran sastra di SMP pada materi cerita fantasi.Kata kunci: lirik lagu album serenade, mitos, pembelajaran.
Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia Karya Ilmiah Kelas XI IPA SMAS Immanuel Bandarlampung Tika Febi Astuti; Munaris Munaris; Sumarti Sumarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 4 Sep (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.324 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the use of Indonesian spelling in the scientific paper of class XI IPA of SMAS Immanuel. The method used in this study is  qualitative descriptive method. The source of the data in this study is the scientific paper of the students of SMAS Immanuel. Data collection in this scientific paper is carried out with documentation techniques. Data analysis techniques were carried out by analyzing spelling use errors, then juxtaposed with spelling usage data in accordance with the rules. The results of the study show that in the scientific paper of students there is an appropriate use of spelling or not in accordance with the rules of writing. The use of spelling that is not according to rules includes the use of letters, word writing, and punctuation.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan ejaan bahasa Indonesia pada karya ilmiah kelas XI IPA SMAS Immanuel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah karya ilmiah siswa SMAS Immanuel. Pengumpulan data pada karya ilmiah ini dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis kesalahan penggunaan ejaan, kemudian disandingkan dengan data  penggunaan ejaan yang sesuai dengan kaidah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada karya ilmiah siswa terdapat penggunaan ejaan yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan kaidah penulisan. Penggunaan ejaan yang tidak sesuai kaidah meliputi pemakaian huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca.Kata kunci: bahasa Indonesia, penggunaan ejaan, karya ilmiah
Kesantunan Berbahasa dalam Wacana SMS Mahasiswa pada Dosen PBSI Dan Implikasinya Nanda Ulvana; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.947 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the language politeness in the discourse of short messages of students to lecturers and the implications of Indonesian language learning in senior high school. The method used was descriptive qualitative. Sources of data were obtained from lecturer of Indonesian Language and Literature Education Study Program. The results of the research show that the maximal courtesy compliance found is the generosity maxim. However, the maxim which the most violated is wisdom. In other hand, linguistic politeness which was the most used was Bapak/Ibu utterance. In addition, pragmatic politeness which was the most used was utterence of a declarative request. Based on the perception of the lecturer as the recipient of the message, it can be said that the short message of the students pertained a polite short message. The result of this research is able to be implemented as a teaching learning material in senior high school with learning materials negotiation text.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam wacana SMS mahasiswa pada dosen dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penaatan maksim kesantunan yang paling banyak ditemukan adalah penaatan maksim kedermawanan. Sedangkan, maksim yang paling banyak dilanggar adalah maksim kearifan. Selain itu, kesantunan linguistik yang paling banyak digunakan adalah ungkapan Bapak/Ibu. Kemudian, kesantunan pragmatik yang paling banyak digunakan adalah tuturan deklaratif permohonan. Berdasarkan persepsi dosen sebagai penerima pesan, dapat dikatakan bahwa SMS mahasiswa tergolong SMS yang santun. Hasil penelitian kesantunan berbahasa ini dapat digunakan sebagai materi tambahan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA dengan materi pembelajaran teks negosiasi.Kata kunci: implikasi, kesantunan berbahasa, wacana SMS mahasiswa.
Co-Authors Abdul Ageng Firmansyah Aditya Pratama Adiwena, Maria Widhi Majesta Agung Abadi Kiswandono Alamsyah Alamsyah Alben Ambarita Alfanny Pratama Fauzy Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Ana Juwita Andri Ardianto Andri Widiastuti Anggraini, Tia Anggun Fitri Anggun Setiana Annisa Diah Pertiwi Annisa Elvira Apri Yanto Arantika Arvi Arini Wastiti Ariyadi Ariyadi Ayu Atidhira Ayu Setiyo Putri Baiti Kurnia Sari Budi Risnawati Buyung Buyung Chairunnisa Pratami Chythia Andhini Desty N Cindy Agustin Cita Dani Apriyanti Citra Winda Ulvia Cucu Sutarsyah Deasy Triyani Saputri Delvi Iskandar Desembri Desembri Desi Iryanti Desti Wulandari Desyandri Desyandri Deta Kristiana Devi Kusmitha Sari Devitalisa M, Wulan Dewi Kartika Sari Dhini, Maudy Sukma Dian Kurniasari Dina Maulina Dwi Satria Yuda Edi Suyanto Edi Suyanto Eka Meliani Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eko Rusminto, Nurlaksana Eli Ermawati Elliyanti Elliyanti Evita Fratiwi Farida Ariyani farida ariyani Fathimah Nurhalimah S Faturrohman, Aji Fauzie Purnomo Sidi Febri Ramadani Febriel Mayangsari Feralisa Usmarianti Fisnia Pratami Fitayah Fatimah Ramadhani Fitri Angraini Fitri Daryanti Fitri Nursilawati Gustira, Yinda Dwi Hana Yakfi Aningsih Hendri Firmansyah Heni Siswanto Herda Silviana Herlambang, Agung Putra Herni Idayati Heru Arip Rahman Hakim Heru Prasetyo Heti Kus Endang Hindun Kusuma Dewi Husna, Siti Asmaul I Nyoman Tri Dharma Astika I Wayan Mustika Imam Rejana Indah Yuni Wulandari Indar Agus Susilowati Indri Arnaselis Iqbal Hilal Iqbal Hilal Irma Oktaviani Ismania Triyanova Janie Irma Suryani Joko Setyo Nugroho Julianto Julianto Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Khoirunnisa Khoirunnisa Kukuh Prasetyo Kurnia Ning Tyas Lady Pramesti Handoko Lady Pramesti Handoko Lailatul Rohmah Lela Tri Indriani Lenny Rahmawati Lia Annisa Lida Sari Lilik Sabdaningtyas Linda Ocviliana Lusy Tri Lestari M Ghufroni An’ars Maharani, Salwa Pramesti Margareta Finasehati Mediyansyah Mediyansyah Mei Ariyanti Meiry Susanti Melisa Alwi Merina Tri Rahma Okta Metha Puspita Mita Rilyanti Moulia Mahyu Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Sabilli Mulyanto Widodo Murniati Murniati Nanda Ulvana Nazella Putri Sari Neli Yana Nesiana Imania Neti Herawati Ni Nyoman Wetty Suliani Ningsih, Iraliya Nuning Anggrainingsih Nur Fadilla Nur Laili Nuraeni, Intan Nurfeni Nurfeni Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Ocha Holida Pramudiyanti Pramudiyanti Puspita Trie Utami Putri Astari Makki Putri Shima Arifani Putri, Risna Estuning Putri, Tiara Rey Putu Debby Yolanda Qonita Afriyani Qori Tri Arviki Rahayu, Putri Shogita Rahmat Prayogi, Rahmat Reffky Reza Darmawan Reny Handayani Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Riana Dwi Putra Rika Ridiawati Rini Susianti Risca Yumithasari Roni Mustofa Rusada, Nia Sahara Anggraini Sandika Ali Seldatri Hairani Shinta Wulandari Siti Nurlaili Siti Samhati Solly Aryza Sudirman Husin Sukesi Hermansyah Sukmawati Sukmawati Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sunyono Sunyono Supriadi Supriadi Susi Wendhaningsih Susilowati, Indar Agus Takahashi, Tasuku Teguh Teguh Tiara Rey Putri Tika Febi Astuti Tri Adhitya Tri Wahyuni Usmarianti, Feralisa Vemi Puspita Sari Vhica Penida Wahyu Hidayat Wahyu Riyanti Wardani, Okta Adelia Waseso, Dito Jati Wayan Tiadilona Widyasni Amanda Winda Liahani Windi Prawati Windu Budiarta Wira Apri Pratiwi Witono Witono Wulandari, Jesika Yesi Desiana Yesie Lia Dirwanti yoga irawan Yolanda, Putu Debby Yorista Indah Astari Yulia Kusuma Wardani Yulia Kusuma Wardani Zaima Novita