Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Game Card Pada Pembelajaran Novel Di SMA Kelas XII Linda Ocviliana; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.231 KB)

Abstract

This research aims to develop a game card learning media with the aim of learning to analyze the content and linguistics of novels in Class XII Senior High School. The researcher choose to make a question and answer card game because it was possible to create learning media consisting of questions that were accompanied by images, so that the media developed could stimulate students ability to understand the lesson. Development of a game card is done by following the steps as follows, named  (1) needs analysis; (2) planning; (3) draft development; (4) stage validation expert; and (5) revisions. The results of research and development are learning media in the form of feasibility learning media in accordance with the results of validation. After the the results of the validation of material experts and media experts, the revision stage was carried out to create tools that were declared appropriate for use in the learning process.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran game card dengan tujuan pembelajaran menganalisis isi dan kebahasaan novel di SMA Kelas XII. Peneliti memilih membuat game card tanya jawab karena memungkinkan untuk membuat media pembelajaran yang terdiri dari soal pertanyaaan yang disertai gambar sehingga media yang dikembangkan mampu merangsang kemampuan siswa dalam memahami materi. Pengembangan game card dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut, yaitu (1) analisis; kebutuhan; (2) perencanaan; (3) pengembangan draft; (4) tahap validasi ahli; dan (5) revisi.  Hasil penelitian dan pengembangan adalah media pembelajaran dalam bentuk  game card tanya jawab sesuai dengan hasil validasi yang dinyatakan layak. Kemudian dari hasil validasi ahli materi dan ahli media dilakukan tahap revisi untuk menciptakan alat bantu yang dinyatakan telah layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Kata kunci : media pembelajaran, game card, dan novel
WATAK TOKOH CERPEN DODOLIT DODOLIT DODOLIBRET KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DAN KELAYAKANNYA Windi Prawati; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 9 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.569 KB)

Abstract

The problem of the reseach was focused on how the main character of Dodolit Dodolit Dodolibret short story by Seno Gumira Ajidarma and the expediency as a teaching material in Senior High School. The objective of the research intended to describe the main character of the short story and to decide the expediency as a teaching material in Senior High School. The method used in the research was qualitative descriptive. The data were collected from Dodolit Dodolit Dodolibret short story by Seno Gumira Ajidarma . Based on the finding, the research was proved that the main character in the short story, Kiplik, has petulant, sincere, independent, dreamer, and lover character. Dodolit Dodolit Dodolibret short story was good as an alternative in the teaching process in Senior High School. Based on the findings, the criteria of option of teaching material devided into two: literature and educational character, which is scooped with listening, speaking, reading, writing skills.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana watak tokoh utama dalam cerpen Dodolit Dodolit Dodolibret karya Seno Gumira Ajidarma dan kelayakannya sebagai bahan ajar di sekolah menengah atas (SMA). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan watak tokoh utama dalam cerpen serta menentukan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Dodolit Dodolit Dodolibret karya Seno Gumira Ajidarma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam cerpen ini, yaitu Kiplik, memiliki watak putus asa, benci, marah, ikhlas, mandiri, berkhayal, pasrah, pantang menyerah, besyukur, dan penyayang. Watak tokoh utama ini merupakan pendeskripsian dalam cerpen Dodolit Dodolit Dodolibret karya Seno Gumira Ajidarma. Cerpen ini layak dijadikan alternatif dalam kegiatan pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Hal ini berdasarkan kriteria pemilihan bahan ajar sastra ditinjau dari dua aspek: kesastraan dan pendidikan karakter, yang meliputi keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, serta menulis.Kata kunci: cerpen, tokoh, watak.
Deskripsi Fisik Tokoh Utama Novel Kcb Karya Habibburahman El-Shirazy dan Rancangan Pembelajaran di SMA Putri Astari Makki; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.59 KB)

Abstract

The study aimed to describe the main character in the novel of Ketika Cinta Bertasbih I and II by Habibburahman El Shirazy and  to design its learning for senior high schools. This research used descriptive qualitative method. The data sources are Ketika Cinta Bertasbih I and II. The results of this study indicate that the main character of the novel Ketika Cinta Bertasbih I and II have perfect physique, in terms of gradual techniques, analytical technique (expository), and the subjective and objective description. The main character that was discussed in the novel of Ketika Cinta Bertasbih I and II was Azzam. The results of this research can be used by indonesian language teachers in senior high schools.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan tokoh utama dalam novel Ketika Cinta Bertasbih I dan II karya  Habibburahman El Shirazy dan merancang pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah novel Ketika Cinta Bertasbih I dan II. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tokoh utama novel Ketika Cinta Bertasbih I dan II memiliki fisik yang sempurna, ditinjau dari teknik berangsur, teknik analitik (ekpositori), dan deskripsi subjektif dan objektif. Tokoh utama yang dideskripsikan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih I dan II adalah Azzam. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci: deskripsi tokoh utama, novel, rancangan pembelajaran.
Gaya Bahasa Retoris pada Kumpulan Puisi Malam Stanza dan Rancangan Pembelajarannya Winda Liahani; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.736 KB)

Abstract

The aimed of this research were to describe the rhetorical devices in poems collected in Malam Stanza by W.S Rendra and to design its learning. The research method was descriptive qualitative model. The data source was all poems in Malam Stanza while the data were the usage of rhetorical devices. It was found that the rhetorical devices used in Malam Stanza were alliteration, assonance, apostrophe, asyndeton, polysyndeton, chiasmus, litotes, pleonasm, erotesis, syllepsis, zeugma and hyperbole. Using the above finding, the present researcher has designed a teaching plan for students of grade X with a learning objective to enable them to analyze rhetorical devices in poems.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan gaya bahasa retoris dalam kumpulan puisi Malam Stanza karya W.S Rendra dan menyusun rancangan pembelajarannya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah model deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah puisi dalam kumpulan puisi Malam Stanza. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah larik-larik pada bait dalam puisi dan rancangan pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa retoris yang terdapat dalam kumpulan puisi Malam Stanza adalah aliterasi, asonansi, apostrof, asindeton, polisindeton, kiasmus, litotes, pleonasme, erotesis, silepsis, zeugma, dan hiperbol. Berdasarkan temuan itu, peneliti menyusun rancangan pembelajaran bagimurid kelas X semester genap dengan tujuan pembelajaran memampukan mereka menganalisis sarana retorika dalam puisi.Kata kunci: gaya bahasa retoris, puisi, rancangan pembelajarannya
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA DAN TEATRIKAL HATI SERTA PEMBELAJARANNYA Hana Yakfi Aningsih; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.171 KB)

Abstract

The purposes of this research are to (1)describe the image of women in the novel of BBS and TH, (2)compare the image of women who in the BBS and TH, (3) to describe the novel BBS and TH implications for literary learning in high school. The research use qualitative descriptive method. The results show there are similarities and differences. Both novels shows the love of female figures towards their families and their abilities to inclucate religious values in childern. The differences are the woman character in the BBS is a woman who has a physical disability, willing to sacrifice and work hard, while in TH is a beautiful woman, temperamental, having antipathy on men and marriage, faithful women, and loving husband. The image of women in the novel BBS and TH can be implied into the teaching of literature in high school.Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan citra perempuan dalam novel BBS dan TH, (2) membandingkan citra perempuan yang terdapat pada BBS dan TH, (3) mendeskripsikan implikasi novel BBS dan TH terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan pada citra perempuan yang ditampilkan dalam BBS dan TH. Persamaannya adalah keduanya menampilkan sosok perempuan yang menyayangi keluarga dan sosok perempuan yang mampu menanamkan nilai-nilai agama pada anak. Perbedaannya adalah sosok perempuan yang ditampilkan dalam BBS adalah perempuan yang memiliki cacat secara fisik, rela berkorban dan bekerja keras, sedangkan di dalam TH sosok perempuan yang ditampilkan adalah perempuan yang cantik, bertemperamen tinggi, memiliki sikap antipati pada laki-laki dan pernikahan, serta citra sebagai perempuan yang setia, dan mencintai suami. Citra perempuan dalam novel BBS dan TH dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran sastra di SMA.Kata kunci: citra perempuan, novel, pembelajaran sastra.
Deskripsi Fisik Tokoh dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono Putri Shima Arifani; Munaris Munaris; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.568 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the physical character of the main character and additional figures in the novel Suti by Sapardi Djoko Damono (SDD) and its implications for literature learning in high school. This research used descriptive qualitative method. The result of this research showed that the author used more types of subjective descriptions, analytical techniques, and impressionistic approaches in describing the physical characteristics of the main and additional characters in the Suti novel by SDD. This research was implicated in the literature in the twelfth grade of even semester in high schools in the material of the novel text.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perian fisik tokoh utama dan tokoh tambahan dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono (SDD) dan implikasinya terhadap pembelajaran Sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang lebih menggunakan jenis deskripsi subjektif, teknik analitik, dan pendekatan impresionistis dalam mendeskripsikan fisik tokoh utama dan tambahan pada novel Suti karya SDD. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran Sastra di SMA kelas XII semester genap pada materi teks novel.Kata kunci:implikasi, deskripsi fisik, tokoh utama, dan  tokoh tambahan
Mitos Mie Instan dan Rancangan Pembelajarannya dalam Mapel Bahasa Indonesia di SMP Nuning Anggrainingsih; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.995 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the myths in the advertisement of instant noodles and to design its learning in Indonesian language as subject at junior high schools. The research method used is sedcriptive qualitative. Source of data obtained from two advertisement of instant noodle Indomie brand that is sung in television year 2016. The reasults showed that the myth contained in the adversement Indomie fried flavor sauce is novelty of a product, while the myth contained in the adversement Indomie my taste is the entire community of Indonesian from sabang to merauke have the same tastes. The result ot this researcl can be used as learning materials on indonesia language for junior high school students of gradeVII, specially in KD 4.4 presents creative ideas in the from of fantasy stories orally and write with allention to the stucture and use of language.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos dalam pariwara mie instan dan merancang pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari dua pariwara mie instan merek indomie yang ditanyangkan di televisi tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos yang terdapat dalam pariwara Indomie goreng rasa kuah adalah kebaruan sebuah produk, sedangkan mitos yang terdapat dalam pariwara Indomie seleraku adalah seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke mempunyai selera yang sama. Hasil penetitian ini dapat dijadikan bahan pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa SMP kelas VII khususnya KD 4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa.Kata kunci : pariwara, mitos, rancangan pembejaran
Musikalisasi Puisi sebagai Media Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Atas Dwi Satria Yuda; Munaris Munaris; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.293 KB)

Abstract

The discussion of this research was the study of poetry musicalization as medium of literature learning in high school. In addition, the research was aimed to describe the relation of poetry musicalization to literature learning in high school. The research method used by the researcher was qualitative descriptive approach. Based on the research result it can be generated a conclusion in relation with the developing media on poetry musicalization as poetry appreciation learning media. Meanwhile, associated with the students needs with respect to the media of poetry musicalization, it can be seen that the students need an interesting and simple media, keep with the technological developments. The results of the research can be applied to the study of literature in Indonesian language subjects in high school.Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang keterkaitan musikalisasi puisi terhadap pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan simpulan yang berkaitan dengan pengembangan media musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran mengapresiasi puisi. Berkaitan dengan kebutuhan siswa terhadap media musikalisasi puisi bagi siswa SMA, diketahui siswa membutuhkan media yang sederhana, menarik dan mengikuti perkembangan teknologi, siswa membutuhkan media pembelajaran dengan menggunakan bahasa sederhana. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran sastra dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci : musikalisasi puisi, pembelajaran
POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF PADA TEKS BACAAN DALAM BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA Citra Winda Ulvia; Mulyanto Widodo; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.413 KB)

Abstract

This research aimed to describe the pattern of paragraph development in reading text of Indonesian textbooks class VII SMP / MTs publication of Kemendikbud. The method that used in this research was qualitative descriptive method. The results showed that the pattern of paragraph development in reading text of Indonesian textbooks consisted of eleven patterns of paragraph development, they were: the comparison pattern paragraph development, the question pattern paragraph development , the cause and the effect pattern paraghraph development, the instance pattern paragraph development, the repetition pattern paragraph development, the definition pattern paragraph development, the detail pattern paragraph development, the illustration pattern paragraph development, the chronology pattern paragraph development,the division-classification pattern paragraph development, and the analogy pattern paragraph development.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengembangan paragraf pada teks bacaan dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP/MTs terbitan Kemendikbud. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pengembangan paragraf pada teks bacaan dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia terdiri atas sebelas pola pengembangan paragraf yaitu pola pengembangan paragraf perbandingan, pola pengembangan paragraf pertanyaan, pola pengembangan paragraf sebab akibat, pola pengembangan paragraf contoh, pola pengembangan paragraf perulangan, pola pengembangan paragraf definisi, pola pengembangan paragraf pemerincian, pola pengembangan paragraf ilustrasi, pola pengembangan paragraf kronologi, pola pengembangan paragraf klasifikasi-divisi, dan pola pengembangan paragraf analogi.Kata kunci: paragraf, pola, teks bacaan.
Nilai-Nilai Sosial dalam Kumpulan Cerpen Berhala Karya Danarto dan Rancangannya di SMA Febri Ramadani; Munaris Munaris; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.739 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the social values contained in a collection of short stories Berhala works Danarto and the design of literary learning in high school. The method used in this research was descriptive qualitative method. The results showed that the collection of short stories Berhala have a social value that can be used as a literary material in high school. Social values contained in the excerpt of dialogue in this collection of short stories include material value, vital value, and spiritual values. Spiritual values consist of the value of truth, the value of beauty, moral values and religious values. The results of the research can be used in the design of high school literature on short story materials in according to KD 3.8 Identify the life values contained in the collection of short stories that are read.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Berrhala dan rancangan pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kumpulan cerpen berhala memiliki nilai sosial yang dapat dijadikan bahan ajar sastra di SMA. Nilai-nilai sosial yang terdapat pada kutipan dialog dalam kumpulan cerpen ini meliputi nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian. Nilai kerohanian terdiri dari nilai kebenaran, nilai keindahan, nilai moral dan nilai religius. Hasil penelitian dapat digunakan dalam perancangan pembelajaran sastra di SMA pada materi cerpen sesuai dengan KD 3.8 Mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek yang dibaca.Kata kunci: kumpulan cerita pendek, nilai sosial, dan rancangan pembelajaran
Co-Authors Abdul Ageng Firmansyah Aditya Pratama Adiwena, Maria Widhi Majesta Agung Abadi Kiswandono Alamsyah Alamsyah Alben Ambarita Alfanny Pratama Fauzy Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Ana Juwita Andri Ardianto Andri Widiastuti Anggraini, Tia Anggun Fitri Anggun Setiana Annisa Diah Pertiwi Annisa Elvira Apri Yanto Arantika Arvi Arini Wastiti Ariyadi Ariyadi Ayu Atidhira Ayu Setiyo Putri Baiti Kurnia Sari Budi Risnawati Buyung Buyung Chairunnisa Pratami Chythia Andhini Desty N Cindy Agustin Cita Dani Apriyanti Citra Winda Ulvia Cucu Sutarsyah Deasy Triyani Saputri Delvi Iskandar Desembri Desembri Desi Iryanti Desti Wulandari Desyandri Desyandri Deta Kristiana Devi Kusmitha Sari Devitalisa M, Wulan Dewi Kartika Sari Dhini, Maudy Sukma Dian Kurniasari Dina Maulina Dwi Satria Yuda Edi Suyanto Edi Suyanto Eka Meliani Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eko Rusminto, Nurlaksana Eli Ermawati Elliyanti Elliyanti Evita Fratiwi Farida Ariyani farida ariyani Fathimah Nurhalimah S Faturrohman, Aji Fauzie Purnomo Sidi Febri Ramadani Febriel Mayangsari Feralisa Usmarianti Fisnia Pratami Fitayah Fatimah Ramadhani Fitri Angraini Fitri Daryanti Fitri Nursilawati Gustira, Yinda Dwi Hana Yakfi Aningsih Hendri Firmansyah Heni Siswanto Herda Silviana Herlambang, Agung Putra Herni Idayati Heru Arip Rahman Hakim Heru Prasetyo Heti Kus Endang Hindun Kusuma Dewi Husna, Siti Asmaul I Nyoman Tri Dharma Astika I Wayan Mustika Imam Rejana Indah Yuni Wulandari Indar Agus Susilowati Indri Arnaselis Iqbal Hilal Iqbal Hilal Irma Oktaviani Ismania Triyanova Janie Irma Suryani Joko Setyo Nugroho Julianto Julianto Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Khoirunnisa Khoirunnisa Kukuh Prasetyo Kurnia Ning Tyas Lady Pramesti Handoko Lady Pramesti Handoko Lailatul Rohmah Lela Tri Indriani Lenny Rahmawati Lia Annisa Lida Sari Lilik Sabdaningtyas Linda Ocviliana Lusy Tri Lestari M Ghufroni An’ars Maharani, Salwa Pramesti Margareta Finasehati Mediyansyah Mediyansyah Mei Ariyanti Meiry Susanti Melisa Alwi Merina Tri Rahma Okta Metha Puspita Mita Rilyanti Moulia Mahyu Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Sabilli Mulyanto Widodo Murniati Murniati Nanda Ulvana Nazella Putri Sari Neli Yana Nesiana Imania Neti Herawati Ni Nyoman Wetty Suliani Ningsih, Iraliya Nuning Anggrainingsih Nur Fadilla Nur Laili Nuraeni, Intan Nurfeni Nurfeni Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Ocha Holida Pramudiyanti Pramudiyanti Puspita Trie Utami Putri Astari Makki Putri Shima Arifani Putri, Risna Estuning Putri, Tiara Rey Putu Debby Yolanda Qonita Afriyani Qori Tri Arviki Rahayu, Putri Shogita Rahmat Prayogi, Rahmat Reffky Reza Darmawan Reny Handayani Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Riana Dwi Putra Rika Ridiawati Rini Susianti Risca Yumithasari Roni Mustofa Rusada, Nia Sahara Anggraini Sandika Ali Seldatri Hairani Shinta Wulandari Siti Nurlaili Siti Samhati Solly Aryza Sudirman Husin Sukesi Hermansyah Sukmawati Sukmawati Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sunyono Sunyono Supriadi Supriadi Susi Wendhaningsih Susilowati, Indar Agus Takahashi, Tasuku Teguh Teguh Tiara Rey Putri Tika Febi Astuti Tri Adhitya Tri Wahyuni Usmarianti, Feralisa Vemi Puspita Sari Vhica Penida Wahyu Hidayat Wahyu Riyanti Wardani, Okta Adelia Waseso, Dito Jati Wayan Tiadilona Widyasni Amanda Winda Liahani Windi Prawati Windu Budiarta Wira Apri Pratiwi Witono Witono Wulandari, Jesika Yesi Desiana Yesie Lia Dirwanti yoga irawan Yolanda, Putu Debby Yorista Indah Astari Yulia Kusuma Wardani Yulia Kusuma Wardani Zaima Novita