p-Index From 2021 - 2026
6.933
P-Index
This Author published in this journals
All Journal METAMORFOSA Journal of Biological Sciences Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Biologi Universitas Andalas Jurnal Riset Gizi AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Diglosia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Teknologi Pertanian Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Elementary Education EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Jurnal Ilmu Hukum The Juris SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Atrium Pendidikan Biologi Human Care Journal IJOEP : International Journal of Ecophysiology JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman ABSIS : Mathematics Education Journal Lontara: Journal of Health Science and Technology Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) International Journal of Education and Literature (IJEL) Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pandu Husada Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Serambi Biologi Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan SiRad: Pelita Wawasan Science Get Journal Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Uncovering the Potential of Ethnoscience in Science Learning to Improve Students’ Literacy: A Systematic-Literature Review (2014–2024) Nur Hikmah; Yohandri; Fitri Arsih; Minda Azhar; Abdul Razak
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i3.19591

Abstract

Literacy is a crucial 21st-century skill aligned with SDG 4 (Quality Education), yet Indonesian students continue to face challenges, as reflected in PISA 2022 results. Ethnoscience, which integrates local wisdom into science education, offers a promising approach to address this issue. This study presents a systematic literature review of research published between 2014 to 2024 on the use of ethnoscience in science learning and its impact on student literacy. The findings indicate that ethnoscience has been widely applied, particularly at the high school level, through strategies such as project-based learning, inquiry, and STEAM. Ethnoscience contributes to improving scientific, environmental, and cultural literacy by contextualizing science learning and fostering engagement, critical thinking, and cultural awareness. This research synthesizes a decade of empirical evidence on ethnoscience integration in science education, maps the strategies employed, and examines their relationship with students’ literacy outcomes. The results suggest that ethnoscience provides a culturally grounded approach that can effectively support the development of science literacy.
Pengelolaan dan Konservasi Hewan dan Tumbuhan Pada Ekosistem Satwa Langka Febrian; Abdul Razak; Nurhasan Syah; Skunda Diliaarosa
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2024): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i1.217

Abstract

Pengelolaan dan konservasi hewan dan tumbuhan pada ekosistem begitu penting bagi kelestarian lingkungan hidup. Sehingga, perlu adanya dalam mengelola dengan sebaik mungkin agar tidak terjadinya kepunahan bagi flora maupun fauna. Dalam melakukan pengelolaan masyarakat harus ikut berperan dan andil untuk melaksanakan pelestarian ekosistem lingkungan hidup. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan bahwasannya pengelolaan dan konservasi di Indonesia saat ini sudah mulai pudar dan mengalami kepunahan hal ini dapat dilihat dari pembakaran hutan secara sembarangan, adanya pembobotan secara non procedural dan lainnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui peran penting dari mengelola dan mengkonservasi hewan ataupun tumbuhan  serta bagaimana kebijakan pemerintah agar tidak mengabaikan ekosistem tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif berupa studi kepustakaan. Dalam hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kebijakan pemerintah di Indonesia masih belum dapat dikatakan berjalan dengan sempurna, hal ini dikarenakan masih banyaknya hukum yang tidak memiliki kepastian dimana berbentuk pengabaian lahan untuk dikelola dan dibangunnya pabrik industry. Tidak hanya itu, nilai hukum dibuat dengan kepastian untuk dapat menertibkan masyarakat dalam mengelola satwa lingkungan dan membentuk keadilan bersama. 
Analisis Jejak Karbon Dalam Produksi Dan Konsumsi Energi : Menuju Ekonomi Hijau Febryanti; Abdul Razak; Skunda Diliafrosa
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2024): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i1.224

Abstract

Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global, penelitian ini mengusung analisis mendalam terhadap jejak karbon dalam produksi dan konsumsi energi sebagai langkah krusial menuju ekonomi hijau. Pemetaan jejak karbon dari berbagai sumber energi menjadi fokus pada tahap produksi, memberikan pemahaman holistik tentang dampak lingkungan dari kegiatan produksi energi. Dengan mengevaluasi efisiensi energi dalam proses produksi, identifikasi sumber emisi dan potensi pengurangan dapat diungkap, memberikan landasan untuk perencanaan keberlanjutan. Di sisi konsumsi, analisis pola konsumsi energi dan dampak jejak karbon memandu upaya untuk mengurangi emisi pada tingkat individu, rumah tangga, dan industri. Tantangan melibatkan kurangnya kesadaran, ketidakpastian kebijakan, dan hambatan finansial dalam menerapkan praktik ekonomi hijau. Kesadaran dan edukasi menjadi elemen kunci untuk mengatasi hambatan ini, menggerakkan perubahan perilaku dan membangun dukungan masyarakat untuk praktik berkelanjutan. Di tengah tantangan tersebut, peluang terbuka lebar dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan dan pertumbuhan ekonomi hijau. Investasi dalam riset dan pengembangan teknologi energi terbarukan, inovasi dalam praktik produksi, dan penerapan solusi pintar menjadi elemen kunci untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan memahami dan mengatasi tantangan tersebut, ekonomi hijau bukan hanya menjadi keharusan moral tetapi juga peluang untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan berdaya tahan terhadap perubahan iklim. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyoroti peran penting analisis jejak karbon, tetapi juga merinci kerangka kerja komprehensif menuju transformasi menuju ekonomi hijau yang lebih ramah lingkungan.
Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Masyarakat Lokal : Literature Review Mery Delvina; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 11 (2024): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i11.1102

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar memiliki wilayah pesisir yang luas dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, berbagai ancaman seperti eksploitasi berlebihan, pencemaran, dan perubahan iklim telah menyebabkan degradasi lingkungan pesisir. Pendekatan pengelolaan berbasis masyarakat lokal menjadi solusi efektif, didukung oleh kearifan lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan, yang merupakan serangkaian aktivitas yang berfokus pada metode pengumpulan data dari sumber-sumber pustaka. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang diterapkan adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengelolaan wilayah pesisir di Indonesia melibatkan berbagai aspek penting. Wilayah pesisir merupakan kawasan peralihan antara ekosistem darat dan laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi namun juga menghadapi berbagai ancaman keberlanjutan. Masyarakat lokal pesisir, yang memiliki karakteristik sosial-budaya khas dan sistem pengetahuan tradisional, memegang peran penting dalam pengelolaan wilayah ini. Pengelolaan berbasis masyarakat lokal telah terbukti efektif melalui berbagai praktik kearifan lokal seperti Panglima Laot di Aceh, Sasi di Maluku, dan Awig-awig di Bali dan NTB. Sistem ini didukung oleh kerangka hukum yang kuat, termasuk UU No. 27 Tahun 2007 yang telah diperbarui menjadi UU No. 1 Tahun 2014, serta berbagai peraturan pelaksana lainnya. Implementasi kebijakan diperkuat melalui program pemberdayaan masyarakat dan pendekatan pengelolaan terpadu yang mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, sosial budaya, dan kelembagaan, dengan melibatkan partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan.
Persepsi Masyarakat Terhadap Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (Blt-Dd) Tahun 2023 Di Desa Sungai Gambir Kabupaten Bungo Icha Risma Putri,; Nuriah Alfisyahri; Abdul Razak; Irmawati Sagala; Yudi Armansyah; Abdul Malik
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/8evp6y32

Abstract

This research is based on the phenomenon regarding the distribution of BLT assistance in Sungai Gambir Village, Bungo Regency, so it is known that there are various kinds of problems that occur in the community in the process of distributing BLT assistance. This has the impact of community dissatisfaction in receiving direct village cash assistance (BLT-DD) which is not on target. The sample in the study was 90 respondents from a population of 855 Head of the family Sungai Gambir village. The measurement scale uses Likert, and data processing uses SPSS. The results of this research show that the public’s perception of the 2023 BLT-DD Village Fund Direct Cash Assistance Program in Sungai Gambir Village, Bungo Regency, in terms of evaluation and acceptance, can be said to be quite good with a percentage of 69.8%-70%. So the community’s perception is related to the users of BLT funds in 2023 in Sungai Gambir Village, Bungo Regency, where the community perceives that the benefits of the BLT DD program in Sungai Gambir Village, Bungo Regency, are real and these benefits are used to meet their basic needs. They still evaluate this program positively because they understand the criteria for recipients correctly.
ANALISIS HUKUM PEMBERHENTIAN TIDAK DENGAN HORMAT APARATUR SIPIL NEGARA DI KOTA PALOPO Riyad Atmaja Herman; Abdul Razak; Anshori Ilyas
The Juris Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v7i1.891

Abstract

This study aims to analyze and identify how the position of the Joint Decree on Disrespectful Dismissal of State Civil Apparatus to dismiss people who have served their criminal sentences based on Court Decisions with Permanent Legal Force (inkracht van gewijsde). The type of research used is the type of empirical research. This research was conducted in the City of Palopo, Province of South Sulawesi, namely at the Office of the Office of the Human Resources and Human Resources Development Agency in the City of Palopo. The results obtained through library research and interviews were then analyzed using qualitative analysis methods with an empirical approach. The results of the study show that: 1) The Joint Decree between the Minister of Home Affairs, the Minister of State Apparatus Empowerment & Bureaucratic Reform and the Head of the State Civil Service Agency (Number 182/659/SJ, Number 15 of 2018, Number 153/Kep/2018) of 2018 does not mention specifically about the imposition of sanctions. 2) The central government should not only try to terminate civil servants/ASN convicted of corruption but also should hold accountability from civil servants/officials who have so far not dismissed civil servants convicted of corruption. So that it becomes a serious emphasis for PPK / PyB who deliberately do not carry out the orders of the Law and avoid abuse of authority in the form of the term selective logging in imposing sanctions on Corruption Civil Servants / ASNs. 3) Dishonorable Dismissal (PTDH) as referred to in the Joint Decree between the Minister of Home Affairs, the Minister of State Apparatus Empowerment & Bureaucratic Reform and the Head of the State Civil Service Agency (Number 182/659/SJ, Number 15 of 2018, Number 153/Kep/2018) The year 2018 should be a learning experience for all of us, especially for state administrators. Because of that, PPK / PуB always conducts guidance and supervision of the State Civil Apparatus in Palopo City which must be continuously carried out and developed. Basically every human being does not want to be watched so there are always people who do as they please. That's why supervision plays a very important role to ensure that everyone carries out their duties properly. Discipline training also needs to be done to change the attitude of employees.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Dalam Memecahkan Masalah Model Pisa Pada Materi Aritmatika Sosial di MTs Negeri Kalimantan Timur Abdul Razak; Ahmad Maulana Syafii; Nanda, Firnanda Pradana Putra
Absis: Mathematics Education Journal Vol 5 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v5i2.4713

Abstract

The purpose of the study was to characterize the mathematical literacy of eighth-grade State MTs in East Kalimantan students as they solved PISA model questions with social arithmetic content. Because the research describes the actual conditions of the research subjects, it falls under the category of qualitative research. One high category student, one medium category student, and one low category student from MTs Negeri East Kalimantan's class VIII made up the research subjects. An initial ability test, a PISA model test on social math topics, and interviews with study respondents were used as the research data gathering techniques. The study's findings demonstrate that pupils with strong category abilities are able to decipher issues and use social math concepts to solve issues in everyday life. Due to calculation errors, students with medium category abilities can solve issues effectively but with poor accuracy. Because they are less likely to have strong reading abilities, students in the low ability category cannot draw suitable conclusions from the presented questions.
PENERAPAN CASE BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) SISWA DI SMAN 4 PARIAMAN Abdul Razak; Nofrion
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24372

Abstract

This study aims to determine the effect of applying Case Based Learning to improve Higher Order Thinking Skills (HOTS) of SMAN 4 Pariaman students. This research uses the Quasy Experiment method with a quantitative approach and this research design uses Pre-test - Post-test Control Group Design. The study population was class X students in the 2024/2025 academic year with a total of 244 students from 7 classes. The research sample consisted of class X.E3 as the control class and class X.E1 as the experimental class selected using purposive sampling technique. Data collection techniques include observation, documentation, and tests. The results showed the average Pre-test of the experimental class was 54.87 and Post-test was 83.53, while the control class obtained Pre-test 58.65 and Post-test 76.93. There was a significant increase in the experimental class. The Paired Sample T-Test test results show a significance level (sig) of 0.001. Because this significance value is smaller than 0.05, Ho is rejected and Ha is accepted.
Active Learning Training for Mathematics Teachers at Madrasah Tsanawiyah in Samarinda City: Pelatihan Pembelajaran Aktif bagi Guru Matematika Madrasah Tsanawiyah di Kota Samarinda Firnanda Pradana Putra; Ahmad Maulana Syafii; Abdul Razak; Toni, Toni
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i1.18638

Abstract

Active learning training for madrasah tsanawiyah mathematics teachers throughout Samarinda City was carried out with the aim of enabling teachers to develop active learning scenarios and understand the elements of an independent curriculum such as differentiated learning, numeracy literacy, and media creation using the Geogebra application. This service approach uses PAR because the Madrasah Tsanawiyah Mathematics MGMP has minimal activities and limited budget. The results of this service show that the participants who took part in the training were 21 mathematics teachers from 16 Madrasah Tsanawiyah based on the willingness of the teachers to fill out the form which was distributed via Google Form. After being given training and assistance, teachers can develop active learning scenarios in lesson implementation plans, develop numeracy literacy assessment instruments, and create learning media with the Geogebra application to be used for teaching in class. Other results show that learning in class makes students more active and students' mathematics learning outcomes increase.
Kepastian Hukum Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu terhadap Komisi Pemilihan Umum dalam Pelaksanaan Pemilu 2024: Tinjauan dari Peraturan Perundang-Undangan Burhanuddin, Burhanuddin; Hary Sulistiyo, Jatmiko; Tri Endah Karya Lestiyani; Dedi Sumanto; Abdul Razak
SiRad: Pelita Wawasan February (Vol. 1 No. 1, 2025)
Publisher : Yayasan Nurul Musthafa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64728/sirad.v1i1.art4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pelaksanaan Pemilu 2024, ditinjau dari peraturan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan analitis (analytical approach). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa meskipun putusan DKPP bersifat final dan mengikat sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Ayat (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, dalam praktiknya, putusan ini masih dapat digugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ketidakpastian hukum ini menimbulkan implikasi terhadap integritas penyelenggaraan pemilu, khususnya terkait netralitas dan profesionalitas KPU. Mengacu pada teori kepastian hukum Lon Fuller, putusan DKPP idealnya harus memenuhi prinsip-prinsip kepastian hukum, termasuk konsistensi dalam penerapan hukum dan keberlakuan aturan yang jelas serta tidak bertentangan. Namun, dengan adanya celah hukum yang memungkinkan putusan DKPP dibatalkan melalui jalur PTUN, efektivitas putusan DKPP sebagai instrumen penegakan kode etik menjadi lemah. Oleh karena itu, revisi terhadap Pasal 458 Ayat (13) UU No. 7 Tahun 2017 diperlukan guna memperkuat kedudukan putusan DKPP agar benar-benar memiliki kepastian hukum.[Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pelaksanaan Pemilu 2024, ditinjau dari peraturan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan analitis (analytical approach). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa meskipun putusan DKPP bersifat final dan mengikat sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Ayat (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, dalam praktiknya, putusan ini masih dapat digugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Ketidakpastian hukum ini menimbulkan implikasi terhadap integritas penyelenggaraan pemilu, khususnya terkait netralitas dan profesionalitas KPU. Mengacu pada teori kepastian hukum Lon Fuller, putusan DKPP idealnya harus memenuhi prinsip-prinsip kepastian hukum, termasuk konsistensi dalam penerapan hukum dan keberlakuan aturan yang jelas serta tidak bertentangan. Namun, dengan adanya celah hukum yang memungkinkan putusan DKPP dibatalkan melalui jalur PTUN, efektivitas putusan DKPP sebagai instrumen penegakan kode etik menjadi lemah. Oleh karena itu, revisi terhadap Pasal 458 Ayat (13) UU No. 7 Tahun 2017 diperlukan guna memperkuat kedudukan putusan DKPP agar benar-benar memiliki kepastian hukum.]
Co-Authors Abdul Hasim Abdul Malik ACHMAD FAUZI Agatha Sella Angraeni Agus Hamdani Ahmad Maulana Syafii Akmal, Atika Ulya Aldri Frinaldi Andi Basru Wawo Annajmi Sakinah Anshori Ilyas Apriyanto, Mulono Ardiah Juita Arista Dwi Utami Arkan Zhalifunnas Arshal Zairuby Harahap Atifah, Yusni Aulia Agustin Aulia Azhar Aulia Ryza Aqilla Auzar ' Aziz Djamal Azzahra, Nabila Buhairah ' Burhanuddin Burhanuddin Charlina Charlina Christine Pasaribu Cici Nurfauzianah Has David Ramadi Deasy Aditya Damayanti Dedi Sumanto Depi Lestari Desra Fitria Erita Dewi Arisanti Dudung Burhanudin Dudung Burhaudin Dwi Hilda Putri Elmustian Elmustian Elmustian Rahman Elsa Yuniarti Eni Kamal Eri Barlian Erni Alfisah Fachry Abda El Rahman FANI DEFRINA Fathir Muhammad Ilham febryanti Festiyed Firnanda Pradana Putra Fitra Arya Dwi Nugraha Fitri Arsih Fitri Sadilla Frinsis Warmansyah Grace Agustina Gusti Revilla Hadi Rumadi Handayuni, Linda Harmedi Yulian Saputra Hary Sulistiyo, Jatmiko Haryeni Helendra Helly Nur Winarsih Hendri Hendri Hermandra Hermandra Icha Risma Putri, Ida Elfira Ida Nuraeni Indah Anggraini Indah Fitriani Indang Dewata Intan Kemuning Irdawati Irdawati Irmawati Sagala Ishaq Ishaq Iswandi Umar Jefri kurniawan Jendriadi, Jendriadi Joni Hidayat Kalsum, Ummy Keiko Kasy Billah Keiko Kasy Billah Lina Siti Nurwahidah Lismomon Nata Lufri Lufri M. Nur Mustafa M.Nur Mustafa Makkulau, Andi Runis * Mangatur Sinaga Melviana Lubis Mery Delvina Minda Azhar Mohammad Nurul Yaqin Mona Lisa Muawanah Muawanah Muhammad Farhan Solichin Muhammad Zidhan Augestri Muhyiatul Fadilah Mulyati, Yeti Murni Murni Nabila Azzahra Azzahra Nanda, Firnanda Pradana Putra Nirmayani Nirmayani Nofrion Nova Dwi Yana Novryanti Rahayu Novy Setiowati Nur Aisyah Nur Aulya Ulfa Nur Hikmah Nur Qadri Rasyid Nuriah Alfisyahri Nursal Hakim Nurul Resky Parlin Siagian Puja Nur Ayu Purboyo, Purboyo Putra, Erik Nanda Rahayu, Lisa Ramadhan Sumarmin Ramadi Ramadi Rani Selvia Rapika Sundari Razidan Rahman Rembrandit Rembrandt Revi Arnan Rijal Satria Rindi Santika Amri Ririn Septiana Risanti Amelin Riyad Atmaja Herman Santi Asti Reni Septyanti, Elvrin Siagian, Gunaria Silvira Ilhami Siska Deswita Skunda Diliaarosa Skunda Diliafrosa Skunda Diliarosta Sri Wahyuni Subiyantoro SUCI FAJRINA Sufia Rahmi, Indah Syafarman Syafrial ' Syafrial Syafrial Syafrijon Syamsurizal Syihabuddin Syihabuddin Tania Kasanty Guntari Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Toni, Toni Tri Endah Karya Lestiyani Tri Putri Wahyuni Umi Wahyuningsih Violita Violita Vismania S. Damaianti, Vismania S. Welsi Damayanti Wibowo, Pristisal Widya Prarikeslan Winarti ' Winda Ayu Fietri Yerimadesi Yerimadesi Yohandri Yudi Armansyah Yulita Puji Lestari Yuni Ahda Yuni Audina Zuhratul Mardiyah Amir Amir Zulyusri Zulyusri ⁠Skunda Diliarosta