p-Index From 2021 - 2026
7.008
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Biologi Universitas Andalas Jurnal Riset Gizi AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Diglosia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Teknologi Pertanian Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Elementary Education EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Jurnal Ilmu Hukum The Juris SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Atrium Pendidikan Biologi Human Care Journal IJOEP : International Journal of Ecophysiology JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman ABSIS : Mathematics Education Journal Lontara: Journal of Health Science and Technology Jurnal Sains dan Teknologi Sigma : Journal of Economic and Business Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pandu Husada Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Serambi Biologi Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Jurnal Ikhtibar Nusantara Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Urbanisasi Dan Dampaknya Terhadap Kualitas Lingkungan: Literatur Review Harmedi Yulian Saputra; Nurhasan Syah; Indang Dewata; Abdul Razak; Skunda Diliarosta; Aulia Azhar; Syafrijon
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1226

Abstract

Urbanisasi di Indonesia berkembang pesat, dengan sekitar 56% penduduk tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, yang membawa kemajuan dalam infrastruktur dan peluang ekonomi. Namun, urbanisasi ini juga menimbulkan dampak negatif seperti polusi udara, pencemaran air, dan berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH), yang mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan yang mencakup aspek ekologis, sosial, dan ekonomi, serta melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode literatur review untuk menganalisis dampak urbanisasi terhadap kualitas lingkungan, dengan fokus pada artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan antara 2019 hingga 2024. Data dikumpulkan melalui pencarian di database seperti Google Scholar dan Garuda, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan topik-topik utama, seperti dampak lingkungan, kebijakan kota berkelanjutan, dan solusi pengelolaan lingkungan. Urbanisasi pesat mengubah penggunaan lahan, mengonversi ruang hijau dan badan air menjadi area perumahan dan infrastruktur, yang menyebabkan degradasi ekosistem dan penurunan kualitas hidup. Dampak langsung urbanisasi mencakup peningkatan emisi gas rumah kaca, polusi udara, dan penurunan kualitas air, yang mengharuskan pengembangan kebijakan pembangunan kota berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.
Peran Masyarakat Dalam Konservasi Hutan Pada Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan: Studi Nagari Lubuk Basung, Agam Syafarman; Nurhasan Syah; Indang Dewata; Abdul Razak; Skunda Diliarosta; Aulia Azhar; Syafrijon
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1230

Abstract

hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan PermenLHK No. 23 Tahun 2021 tentang panduan Pembuatan hutan rakyat. Nagari Lubuk Basung, yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan hutan dan lahan. Secara umum, Lubuk Basung terletak pada koordinat sekitar 0°15'–0°28' Lintang Selatan dan 99°55'–100°10' Bujur Timur. Sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, Nagari Lubuk Basung memiliki potensi besar untuk pengembangan kegiatan konservasi melalui partisipasi masyarakat. Untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok serta untuk mengetahui permasalahan yang menghambat keberhasilan dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan maka perlu dilakukan penelitian. Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif. Data yang diambil adalah hasil observasi dan wawancara langsung terhadap 20 Anggota Kelompok Tani Hutan dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Kabun Maju. Peran masyarakat dalam hal ini anggota kelompok tani hutan Kabun Maju dalam perencanaan dan pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan sangat menetukan keberhasilan kegiatan tersebut karena dengan andilnya anggota kelompok maka pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, Pengawasan kegiatan pembuatan rehabilitasi hutan dan lahan adalah kegiatan untuk memastikan bahwa tanaman hasil kegiatan tersebut aman dan terhindar dari gangguan baik itu kekeringan, hama tanaman maupun dari bahaya kebakaran atau perusakan dari oknum tertentu. Pengawasan dilakukan oleh anggota kelompok tani hutan sebagai pemilik lokasi bersama dengan pihak UPTD KPHL Agam raya dalam rangka menyediakan fasilitas pemeliharaan bagi yang dibutuhkan kelompok agar tanaman tersebut hidup sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan hasil baik dari segi konservasi maupun dalam bentuk meningkatkan ekonomi anggota kelompok dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa partisipasi anggota kelompok tani cukup tinggi walaupun saat perencanaan dan persiapan beberapa anggota kelompok ada yangg tidak hadir namun secara keseluruhan persentase anggota kelompok yang hadir melebihi dari 75% artinya perencanaan yang dibuat dan sosialisasi yang disampaikan cukup berhasil untuk mengajak anggota kelompok ikut dalam kegiatan tersebut
Profile of Students’ 21st Century Skills in Digital Learning Using The Contextual Teaching and Learning (CTL) Model Atika Ulya Akmal; Yohandri; Abdul Razak
International Journal of Elementary Education Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v7i4.66570

Abstract

The 21st century skills are skills that really need to be developed to face the current digitalization era. Looking at the current conditions, students' 21st century skills are not very prominent and are not well developed so that students need new innovations that can support 4C skills. The purpose of this study was to analyze the 21st century skill profile of first semester Elementary School Teacher Study Program students in the elementary physics basic concepts course. This type of research is descriptive research. The sample of this research was 110 students selected with a specific purpose or by purposive sampling technique. The data collection techniques used are questionnaires, interviews, and observation. The data were analyzed using descriptive statistics which would show the percentage of the number of students per category. The results of this study indicate that for creative thinking skills, collaboration and communication the percentage of students is in the near standard category. As for creative thinking skills, the percentage of students is in the substandard category. This shows that students' 21st century skills still need to be improved. learning activities that facilitate the emergence of 21st century skills need to be carried out continuously or continuously so that students are accustomed to and achieve the desired standards. The conclusion of this study is that students' 21st century skill profiles in digital learning with CTL are in a status close to a good standard, except for creative thinking skills that still require some extra treatment to improve them.
STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN INOVATIF DI SMP MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN Abdul Razak; Subiyantoro; Mohammad Nurul Yaqin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman guru dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologis, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam pengalaman guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah empat orang guru yang telah menerapkan pembelajaran inovatif di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru menghadapi berbagai tantangan dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya dukungan dari pihak manajemen sekolah, dan resistensi dari sebagian siswa. Namun, mereka juga memperoleh berbagai manfaat, seperti peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa, serta pengembangan profesionalisme guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran inovatif membutuhkan komitmen, kreativitas, dan kerja sama yang kuat dari semua pihak terkait.
Phylogenetic analysis of the grouper family (Serranidae) from various local markets in Indonesian waters using COI (cytochrome oxidase I) Tomi Apra Santosa; Winda Ayu Fietri; Abdul Razak; Ramadhan Sumarmin
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 6 No. 01 (2021): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v6i01.1978

Abstract

Grouper fish (Serranidae) is a type of fish found in Indonesian waters. However, not many people have conducted further research on phylogenetics based on COI (Cytochrome Oxidase I). This study aims to explain the phylogeny of grouper fish from the Serranidae family based on COI (Cytochrome Oxidase I). This research is a literature study. The research samples were grouper fish from Lombok, Karimunjawa, Lampung, Kendari, Madura, Tanakeke, and Numfor. The research instrument was a grouper-type observation sheet and an observation sheet for the results of the MEGA 7 application test. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The results showed that the level of kinship between the species tested was very close, including Epinephelus areolatus, E. merra, E. fasciatus, E. longispinis, E. coioides, E. ongus, and E. coeruleopunctatus with all genetic distance averages type. 0.02. The conclusion of this study is that in general the species relationships found are several species found in the same location with similar morphology and diet.
Uncovering the Potential of Ethnoscience in Science Learning to Improve Students’ Literacy: A Systematic-Literature Review (2014–2024) Nur Hikmah; Yohandri; Fitri Arsih; Minda Azhar; Abdul Razak
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i3.19591

Abstract

Literacy is a crucial 21st-century skill aligned with SDG 4 (Quality Education), yet Indonesian students continue to face challenges, as reflected in PISA 2022 results. Ethnoscience, which integrates local wisdom into science education, offers a promising approach to address this issue. This study presents a systematic literature review of research published between 2014 to 2024 on the use of ethnoscience in science learning and its impact on student literacy. The findings indicate that ethnoscience has been widely applied, particularly at the high school level, through strategies such as project-based learning, inquiry, and STEAM. Ethnoscience contributes to improving scientific, environmental, and cultural literacy by contextualizing science learning and fostering engagement, critical thinking, and cultural awareness. This research synthesizes a decade of empirical evidence on ethnoscience integration in science education, maps the strategies employed, and examines their relationship with students’ literacy outcomes. The results suggest that ethnoscience provides a culturally grounded approach that can effectively support the development of science literacy.
Pengelolaan dan Konservasi Hewan dan Tumbuhan Pada Ekosistem Satwa Langka Febrian; Abdul Razak; Nurhasan Syah; Skunda Diliaarosa
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2024): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i1.217

Abstract

Pengelolaan dan konservasi hewan dan tumbuhan pada ekosistem begitu penting bagi kelestarian lingkungan hidup. Sehingga, perlu adanya dalam mengelola dengan sebaik mungkin agar tidak terjadinya kepunahan bagi flora maupun fauna. Dalam melakukan pengelolaan masyarakat harus ikut berperan dan andil untuk melaksanakan pelestarian ekosistem lingkungan hidup. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan bahwasannya pengelolaan dan konservasi di Indonesia saat ini sudah mulai pudar dan mengalami kepunahan hal ini dapat dilihat dari pembakaran hutan secara sembarangan, adanya pembobotan secara non procedural dan lainnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui peran penting dari mengelola dan mengkonservasi hewan ataupun tumbuhan  serta bagaimana kebijakan pemerintah agar tidak mengabaikan ekosistem tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif berupa studi kepustakaan. Dalam hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kebijakan pemerintah di Indonesia masih belum dapat dikatakan berjalan dengan sempurna, hal ini dikarenakan masih banyaknya hukum yang tidak memiliki kepastian dimana berbentuk pengabaian lahan untuk dikelola dan dibangunnya pabrik industry. Tidak hanya itu, nilai hukum dibuat dengan kepastian untuk dapat menertibkan masyarakat dalam mengelola satwa lingkungan dan membentuk keadilan bersama. 
Analisis Jejak Karbon Dalam Produksi Dan Konsumsi Energi : Menuju Ekonomi Hijau Febryanti; Abdul Razak; Skunda Diliafrosa
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2024): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i1.224

Abstract

Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global, penelitian ini mengusung analisis mendalam terhadap jejak karbon dalam produksi dan konsumsi energi sebagai langkah krusial menuju ekonomi hijau. Pemetaan jejak karbon dari berbagai sumber energi menjadi fokus pada tahap produksi, memberikan pemahaman holistik tentang dampak lingkungan dari kegiatan produksi energi. Dengan mengevaluasi efisiensi energi dalam proses produksi, identifikasi sumber emisi dan potensi pengurangan dapat diungkap, memberikan landasan untuk perencanaan keberlanjutan. Di sisi konsumsi, analisis pola konsumsi energi dan dampak jejak karbon memandu upaya untuk mengurangi emisi pada tingkat individu, rumah tangga, dan industri. Tantangan melibatkan kurangnya kesadaran, ketidakpastian kebijakan, dan hambatan finansial dalam menerapkan praktik ekonomi hijau. Kesadaran dan edukasi menjadi elemen kunci untuk mengatasi hambatan ini, menggerakkan perubahan perilaku dan membangun dukungan masyarakat untuk praktik berkelanjutan. Di tengah tantangan tersebut, peluang terbuka lebar dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan dan pertumbuhan ekonomi hijau. Investasi dalam riset dan pengembangan teknologi energi terbarukan, inovasi dalam praktik produksi, dan penerapan solusi pintar menjadi elemen kunci untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan memahami dan mengatasi tantangan tersebut, ekonomi hijau bukan hanya menjadi keharusan moral tetapi juga peluang untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan berdaya tahan terhadap perubahan iklim. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyoroti peran penting analisis jejak karbon, tetapi juga merinci kerangka kerja komprehensif menuju transformasi menuju ekonomi hijau yang lebih ramah lingkungan.
Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Masyarakat Lokal : Literature Review Mery Delvina; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 11 (2024): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i11.1102

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar memiliki wilayah pesisir yang luas dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, berbagai ancaman seperti eksploitasi berlebihan, pencemaran, dan perubahan iklim telah menyebabkan degradasi lingkungan pesisir. Pendekatan pengelolaan berbasis masyarakat lokal menjadi solusi efektif, didukung oleh kearifan lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan, yang merupakan serangkaian aktivitas yang berfokus pada metode pengumpulan data dari sumber-sumber pustaka. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang diterapkan adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengelolaan wilayah pesisir di Indonesia melibatkan berbagai aspek penting. Wilayah pesisir merupakan kawasan peralihan antara ekosistem darat dan laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi namun juga menghadapi berbagai ancaman keberlanjutan. Masyarakat lokal pesisir, yang memiliki karakteristik sosial-budaya khas dan sistem pengetahuan tradisional, memegang peran penting dalam pengelolaan wilayah ini. Pengelolaan berbasis masyarakat lokal telah terbukti efektif melalui berbagai praktik kearifan lokal seperti Panglima Laot di Aceh, Sasi di Maluku, dan Awig-awig di Bali dan NTB. Sistem ini didukung oleh kerangka hukum yang kuat, termasuk UU No. 27 Tahun 2007 yang telah diperbarui menjadi UU No. 1 Tahun 2014, serta berbagai peraturan pelaksana lainnya. Implementasi kebijakan diperkuat melalui program pemberdayaan masyarakat dan pendekatan pengelolaan terpadu yang mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, sosial budaya, dan kelembagaan, dengan melibatkan partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan.
ANALISIS HUKUM PEMBERHENTIAN TIDAK DENGAN HORMAT APARATUR SIPIL NEGARA DI KOTA PALOPO Riyad Atmaja Herman; Abdul Razak; Anshori Ilyas
The Juris Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v7i1.891

Abstract

This study aims to analyze and identify how the position of the Joint Decree on Disrespectful Dismissal of State Civil Apparatus to dismiss people who have served their criminal sentences based on Court Decisions with Permanent Legal Force (inkracht van gewijsde). The type of research used is the type of empirical research. This research was conducted in the City of Palopo, Province of South Sulawesi, namely at the Office of the Office of the Human Resources and Human Resources Development Agency in the City of Palopo. The results obtained through library research and interviews were then analyzed using qualitative analysis methods with an empirical approach. The results of the study show that: 1) The Joint Decree between the Minister of Home Affairs, the Minister of State Apparatus Empowerment & Bureaucratic Reform and the Head of the State Civil Service Agency (Number 182/659/SJ, Number 15 of 2018, Number 153/Kep/2018) of 2018 does not mention specifically about the imposition of sanctions. 2) The central government should not only try to terminate civil servants/ASN convicted of corruption but also should hold accountability from civil servants/officials who have so far not dismissed civil servants convicted of corruption. So that it becomes a serious emphasis for PPK / PyB who deliberately do not carry out the orders of the Law and avoid abuse of authority in the form of the term selective logging in imposing sanctions on Corruption Civil Servants / ASNs. 3) Dishonorable Dismissal (PTDH) as referred to in the Joint Decree between the Minister of Home Affairs, the Minister of State Apparatus Empowerment & Bureaucratic Reform and the Head of the State Civil Service Agency (Number 182/659/SJ, Number 15 of 2018, Number 153/Kep/2018) The year 2018 should be a learning experience for all of us, especially for state administrators. Because of that, PPK / PуB always conducts guidance and supervision of the State Civil Apparatus in Palopo City which must be continuously carried out and developed. Basically every human being does not want to be watched so there are always people who do as they please. That's why supervision plays a very important role to ensure that everyone carries out their duties properly. Discipline training also needs to be done to change the attitude of employees.
Co-Authors ACHMAD FAUZI Agatha Sella Angraeni Ahmad Maulana Syafii Aiyub Bardan Akmal Fajri Akmal, Atika Ulya Aldri Frinaldi Andi Basru Wawo Annajmi Sakinah Anshori Ilyas Apriyanto, Mulono Ardiah Juita Arista Dwi Utami Arkan Zhalifunnas Arshal Zairuby Harahap Atifah, Yusni Aulia Agustin Aulia Azhar Aulia Ryza Aqilla Auzar ' Aziz Djamal Azzahra, Nabila Buhairah ' Charlina Charlina Charlina Christine Pasaribu Cici Nurfauzianah Has David Ramadi Depi Lestari Desi Puspita Sari Desra Fitria Erita Dewi Arisanti DIMAS ANDRIANTO Dudung Burhanudin Dudung Burhaudin Dwi Hilda Putri Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Rahman Elsa Yuniarti Eni Kamal Eri Barlian Erni Alfisah Fachry Abda El Rahman FANI DEFRINA Fathir Muhammad Ilham febryanti Festiyed Firnanda Pradana Putra Fitra Arya Dwi Nugraha Fitri Arsih Fitri Sadilla Frinsis Warmansyah Grace Agustina Gusti Revilla Hadi Rumadi Handayuni, Linda Harmedi Yulian Saputra Haryeni Helendra Helly Nur Winarsih Hendri Hendri Hermandra Hermandra Hermandra Ida Elfira Imawati Madjid Indah Anggraini Indah Fitriani Indang Dewata Intan Kemuning Irdawati Irdawati Ishaq Ishaq Iswandi Umar Jefri kurniawan Jihad Waffiqa Rahmah Joni Hidayat Kalsum, Ummy Karlinda Keiko Kasy Billah Keiko Kasy Billah Lismomon Nata Lufri Lufri M. Nur Mustafa M.Nur Mustafa Makkulau, Andi Runis * Mangatur Sinaga Melviana Lubis Mery Delvina Mhd. Ridha Minda Azhar Mohammad Nurul Yaqin Mona Lisa Muawanah Muawanah Muhammad Farhan Solichin Muhammad Zidhan Augestri Muhyiatul Fadilah Mulyati, Yeti Murni Murni Nabila Azzahra Azzahra Nanda, Firnanda Pradana Putra Nirmayani Nirmayani Nofrion Nova Dwi Yana Novryanti Rahayu Novy Setiowati Nur Aulya Ulfa Nur Hikmah Nur Qadri Rasyid Nursal Hakim Nurul Resky Puja Nur Ayu Purboyo, Purboyo Putra, Erik Nanda Rahayu, Lisa Ramadhan Sumarmin Ramadi Ramadi Rani Selvia Rapika Sundari Razidan Rahman Rembrandit Rembrandt Revi Arnan Riez Kifli Kolewora Rijal Satria Rindi Santika Amri Ririn Septiana Risanti Amelin Riyad Atmaja Herman Rizki Amelia Sasqia Putri Rodiyatun Auliya Rumainur Santi Asti Reni Septyanti, Elvrin Siagian, Gunaria Siska Deswita Skunda Diliaarosa Skunda Diliafrosa Skunda Diliarosta Sri Wahyuni Subiyantoro Suci Fadhillah Almeida Syafarman Syafrial ' Syafrial Syafrial Syafrijon Syamsurizal Syihabuddin Syihabuddin Tania Kasanty Guntari Titis Wulandari Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Toni, Toni Umi Wahyuningsih Violita Violita Vismania S. Damaianti, Vismania S. Widya Prarikeslan Winarti ' Winda Ayu Fietri Yerimadesi Yohandri Yul Ifda Tanjung, Yul Ifda Yulita Puji Lestari Yuni Ahda Yuni Audina Zuhratul Mardiyah Amir Amir Zulyusri Zulyusri ⁠Skunda Diliarosta