p-Index From 2021 - 2026
12.014
P-Index
This Author published in this journals
All Journal APTEKINDO Indonesian Journal of Dialectics JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial FamilyEdu INVOTEC EDUFORTECH JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Journal of Vocational Education Studies (JOVES) Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Social Work Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Jurnal Penelitian Inovatif Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan ASEAN Journal of Science and Engineering Education (AJSEE) Indonesian Journal of Community and Special Needs Education (IJCSNE) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos) Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Journal Media Public Relations Jurnal Ibu dan Anak Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Pendidikan dan Perhotelan SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Socius: Social Sciences Research Journal Health & Medical Sciences Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Journal of Science and Education Research Jurnal Media Akademik (JMA) Abdi Masyarakat UIKA MANDALIKA: Journal of Social Sciences JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS KHIDMAT SOSIAL Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM) J-CEKI Thrive Health Science Journal Indonesia Economic Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN: FAKTOR BUDAYA TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT UNTUK MENGATASINYA Fitriani, Nera Shafira; Achdiani, Yani
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the practice of open defecation with a focus on the role of cultural factors in influencing public awareness to address it, particularly in Indonesia. Open defecation remains a global health issue affecting around 2 billion people, with negative impacts on health, the environment, and the economy. Culture, as a shaper of social norms, gender stigma, and mythological beliefs, often becomes a major barrier to changes in sanitation behavior. Through literature analysis and case studies, this article explains how traditional norms, such as the view of soil as a "natural cleanser," as well as women's privacy stigma, reduce awareness of health risks such as the spread of diarrhea and cholera. Examples from Indonesia, such as in East Lombok and Papua, show that failed campaigns are often due to a lack of cultural integration, while successful approaches involve local customary leaders and art. The proposed strategy includes culture-based education, community participation, and social media campaigns, which could reduce open defecation practices by up to 50% over a few years. However, challenges such as cultural resistance, limited funding, and the impact of the pandemic remain. The conclusion emphasizes the need for a holistic approach that considers cultural aspects to achieve SDG 6 targets on adequate sanitation, ensuring long-term public health. Keywords: open defecation, cultural factors, public awareness, sanitation. Abstrak Artikel ini mengkaji praktik buang air besar sembarangan (open defecation) dengan fokus pada peran faktor budaya dalam memengaruhi kesadaran masyarakat untuk mengatasinya, khususnya di Indonesia. Open defecation masih menjadi masalah kesehatan global yang memengaruhi sekitar 2 miliar orang, dengan dampak negatif pada kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Budaya, sebagai pembentuk norma sosial, stigma gender, dan keyakinan mitologis, sering kali menjadi penghalang utama perubahan perilaku sanitasi. Melalui analisis literatur dan studi kasus, artikel ini menjelaskan bagaimana norma tradisional, seperti pandangan bahwa tanah sebagai "pembersih alami", serta stigma privasi wanita, menurunkan kesadaran risiko kesehatan seperti penyebaran diare dan kolera. Contoh dari Indonesia, seperti di Lombok Timur dan Papua, menunjukkan bahwa kampanye yang gagal sering karena kurangnya integrasi budaya, sementara pendekatan sukses melibatkan tokoh adat dan seni lokal. Strategi yang diusulkan meliputi pendidikan berbasis budaya, partisipasi komunitas, dan kampanye media sosial, yang dapat mengurangi praktik open defecation hingga 50% dalam beberapa tahun. Namun, tantangan seperti resistensi budaya, keterbatasan dana, dan dampak pandemi tetap ada. Kesimpulan menekankan perlunya pendekatan holistik yang mempertimbangkan budaya untuk mencapai target SDG 6 tentang sanitasi layak, memastikan kesehatan masyarakat jangka panjang. Kata kunci: open defecation, faktor budaya, kesadaran masyarakat, sanitasi.
Sanitasi Pribadi Anak: Kebersihan Handuk Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Kulit Sakinah, Salma; Andini, Sakha; Jauza, Nur Hasna; Achdiani, Yani
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 4 No. 3 (2025): November - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v4i3.4004

Abstract

Personal hygiene is one of the most important measures in maintaining health, especially in preventing skin diseases. One aspect of personal hygiene that is often overlooked is towel hygiene. Towels that are used repeatedly without being washed properly can become a breeding ground for bacteria, fungi, and other microorganisms that can cause various skin problems such as itching, irritation, fungal infections, and dermatitis. This article aims to examine the role of towel hygiene as a measure to prevent skin diseases based on a review of various health and environmental journals in Indonesia. The results of the study show that sharing towels, rarely washing towels, and not drying towels properly can increase the risk of skin disease transmission. Therefore, habits of maintaining towel hygiene, such as washing towels regularly, drying them thoroughly, and not sharing towels, are simple yet effective steps in supporting personal sanitation and preventing skin diseases. These efforts are expected to raise public awareness of the importance of clean and healthy living behaviors in daily life.
PANDUAN PRAKTIS: PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA YANG RAMAH LINGKUNGAN Febriyanti, Bunga Aulia; Wahyudi, Haura Adzkia Yumna; Uttami, Kanina Kurnia; Maulidiya, Maulidiya; Achdiani, Yani; Nastia, Gina Indah Permata
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi tantangan penting di Indonesia karena peningkatan volume sampah yang tidak seimbang dengan kapasitas penanganannya. Artikel ini menyajikan panduan praktis yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan memanfaatkan sampah secara berkelanjutan melalui pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pengelolaan organik dan anorganik. Metode yang digunakan berupa studi literatur dari regulasi nasional, jurnal terkait pengelolaan sampah, dan praktik terbaik di tingkat rumah tangga maupun komunitas. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa edukasi, konsistensi, dan ketersediaan fasilitas menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan sampah skala kecil. Selain itu, kerja sama antara individu, keluarga, dan lingkungan sekitar terbukti mampu menurunkan jumlah sampah rumah tangga dan meningkatkan kesadaran perilaku ramah lingkungan. Panduan ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi masyarakat serta dapat diadaptasi dalam program edukasi komunitas maupun kegiatan kampanye lingkungan, sehingga mampu mendukung tercapainya pola hidup berkelanjutan dan pengurangan beban persampahan di tingkat lokal. Kata kunci: Pengelolaan Sampah, Pemilahan Sampah, Sampah Rumah Tangga, Praktik Ramah Lingkungan, Edukasi Masyarakat.
Representation Of Family Financial Communication Patterns In The Film HOME SWEET LOAN Astrid Nabillah; Yani Achdiani; Sarah Nurul Fatimah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 03 (2025): Mei: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v4i03.1976

Abstract

This study aims to analyze the representation of financial communication patterns in families as shown in the film Home Sweet Loan. The approach used in this study is a qualitative method with content analysis techniques to examine dialogue, character interactions, and the dynamics of financial conflicts that occur in the film. The results of the study indicate that openness in financial communication plays an important role in maintaining household economic balance, while lack of transparency can trigger conflict and financial instability. The film Home Sweet Loan also illustrates how healthy communication patterns can help families in preparing budgets, managing debt, and increasing family members' awareness of the importance of financial planning. The interpretation of the film Home Sweet Loan not only represents the social reality of financial management in families, but also illustrates the importance of open communication in building economic stability and household harmony.
STRATEGI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN LINGKUNGAN: PERSONAL HYGIENE MENSTRUASI DAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 RUMAH TANGGA Aura Anandita Fitri Roswendi; Zalfa Jiyan Halim; Yani Achdiani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a0g95h03

Abstract

Personal hygiene selama menstruasi merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Namun, praktik kebersihan menstruasi tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berkontribusi terhadap permasalahan lingkungan melalui timbulan limbah menstruasi yang dihasilkan dari penggunaan produk kebersihan. Limbah tersebut termasuk dalam kategori limbah rumah tangga berpotensi bahan berbahaya dan beracun (B3) apabila tidak dikelola dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara personal hygiene menstruasi dan pengelolaan limbah B3 rumah tangga serta merumuskan strategi edukasi terpadu yang mengintegrasikan aspek kesehatan reproduksi dan lingkungan. Metode penulisan menggunakan pendekatan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan remaja mengenai kebersihan menstruasi, keterbatasan fasilitas sanitasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah B3 rumah tangga meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi sekaligus pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang komprehensif melalui peran sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.
PENTINGNYA PEMAHAMAN ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK DI TENGAH KONFLIK KELUARGA Salsabila, Ghaniyya Putri; Achdiani, Yani; Nastia, Gina Indah Permata
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8215

Abstract

ABSTRACT This study examines the crucial role of parental understanding in maintaining children’s mental health amid increasing family conflicts caused by economic pressure, social factors, and cultural changes in Indonesia. The study aims to analyze the impact of family conflict on children’s mental health, including anxiety, depression, and other emotional disorders, as well as to explore the application of democratic parenting as a preventive strategy. A qualitative descriptive approach was employed through a literature review of 20 scientific articles published between 2020 and 2025, using thematic analysis to identify the main themes. The findings indicate that family conflict, such as divorce or unhealthy parenting practices, exacerbates children’s psychological conditions. Conversely, warm and balanced democratic parenting enhances parental awareness of children’s emotional needs. Legal and religious support further strengthens the effectiveness of such interventions. This study concludes that enhancing parental understanding through education and effective communication is a strategic step to prevent the long-term negative effects of family conflict on children’s psychological well-being. ABSTRAK Penelitian ini membahas peran penting pemahaman orang tua dalam menjaga kesehatan mental anak di tengah meningkatnya konflik keluarga yang disebabkan oleh tekanan ekonomi, faktor sosial, dan perubahan nilai budaya di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak konflik keluarga terhadap kesehatan mental anak yang meliputi kecemasan, depresi, dan gangguan emosional lainnya, serta menelaah penerapan pola asuh demokratis sebagai strategi pencegahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui tinjauan literatur terhadap 20 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2020-2025, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik keluarga, seperti perceraian atau pola asuh yang tidak sehat, memperburuk kondisi psikologis anak. Sebaliknya, pola asuh demokratis yang hangat dan seimbang terbukti meningkatkan kesadaran orang tua terhadap kebutuhan emosional anak. Dukungan dari aspek hukum dan keagamaan juga memperkuat efektivitas intevensi tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pemahaman orang tua melalui pendidikan dan komunikasi yang efektif merupakan langkah strategis untuk mencegah dampak jangka panjang konflik keluarga terhadap kesejahteraan psikologis anak.
Mengemis Online di Tiktok Live Cara Baru Cari Uang di Internet Raihan, Marsya; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11256

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara individu mencari penghasilan secara daring Salah satu fenomena yang muncul adalah praktik mengemis online melalui TikTok Live di mana pengguna memanfaatkan fitur live streaming untuk meminta donasi dari penonton dengan berbagai cara termasuk menampilkan kesan kemiskinan atau eksploitasi individu rentan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif interaksi simbolik Erving Goffman yang menyoroti bagaimana individu membangun citra diri guna menarik simpati audiens dan memperoleh keuntungan finansial Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur library research yang menelaah berbagai jurnal buku dan dokumen akademik terkait Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma TikTok berkontribusi dalam mendorong konten sensasional dan dramatis sehingga semakin banyak pengguna memanfaatkan cara manipulatif demi mendapatkan lebih banyak donasi Fenomena ini menormalisasi mengemis online sebagai bentuk ekonomi digital yang pada akhirnya dapat memengaruhi etika sosial dan mengubah cara pandang masyarakat terhadap kerja dan usaha Kesimpulannya meskipun TikTok dan media sosial lainnya memberikan peluang ekonomi penyalahgunaan fitur live streaming untuk mengemis online menimbulkan dilema etis dan sosial Oleh karena itu diperlukan regulasi yang lebih ketat serta kesadaran masyarakat untuk membedakan antara bantuan sosial yang nyata dan eksploitasi digital demi keuntungan pribadi < p>
Analisis Pemahaman Mahasiswa Atas Warisan Kolonial dalam Industri Kecantikan: Kajian Poskolonialisme terhadap Klaim Pemutihan dan Pencerahan Hurul Aini, Mutiara; Siti Lulu Awaliah; Ilman Diansyah Rasnadipoetra; Ulwan Naezi Rabbani M Noer; Mughni Nafia Nadhif; Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11351

Abstract

Klaim pemutihan dan pencerahan yang dikonstruksi oleh warisan kolonial tidak hanya mereproduksi hierarki rasial tetapi juga menginternalisasi hegemoni kecantikan yang mendiskreditkan keberagaman warna kulit Melalui perspektif poskolonialisme penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran mahasiswa terhadap konstruksi sosial tersebut sekaligus mengkritisi mekanisme kapitalisme industri kecantikan dalam mempertahankan standar kecantikan yang diskriminatif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap warisan kolonial dalam industri kecantikan khususnya dalam klaim pemutihan dan pencerahan kulit Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara kepada mahasiswa di Bandung selama satu bulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap warisan kolonial dalam industri kecantikan masih beragam dengan sebagian besar menyadari adanya pengaruh historis dalam standar kecantikan tetapi belum sepenuhnya mengkritisinya secara mendalam Meskipun terdapat kelompok mahasiswa yang mulai menunjukkan kesadaran kritis dan menolak klaim pemutihan sebagai standar estetika utama masih banyak yang menerima konstruksi tersebut tanpa mempertanyakan implikasi ideologisnya Faktor seperti eksposur terhadap media pendidikan dan lingkungan sosial berperan dalam membentuk tingkat kesadaran ini Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan literasi kritis di kalangan mahasiswa agar mereka mampu menilai dan mendekonstruksi narasi kolonial dalam industri kecantikan secara lebih komprehensif < p>
Fenomena Eksploitasi Lansia di Era Digital Sebagai Sarana Pencarian Engagment dan Donasi Sahara Agustin, Alifa; Annisa Fauziyyah; Heshino, Maloca Zulfa; Azzahra, Siti Patimah; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11356

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksploitasi lansia di era digital terutama dalam konteks penggalangan donasi dan peningkatan interaksi di media sosial Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara penelitian ini melibatkan keluarga korban serta saksi eksploitasi untuk memahami dinamika yang terjadi Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia kerap dimanfaatkan melalui narasi emosional dan manipulasi visual tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka maupun keluarganya Keluarga korban sering kali tidak memiliki kendali atas situasi ini karena kurangnya regulasi terkait pemanfaatan citra lansia di ruang digital Sementara itu saksi eksploitasi seperti individu di sekitar korban mengungkap bahwa praktik ini terjadi secara berulang tanpa disadari oleh lansia yang bersangkutan Selain faktor regulasi normalisasi penggunaan lansia sebagai objek empati di media turut memperkuat praktik ini Oleh karena itu diperlukan peraturan yang lebih jelas serta peningkatan kesadaran etis dalam produksi dan konsumsi konten digital untuk melindungi hak serta martabat lansia < p>
Perkembangan Kurikulum Sebagai Bentuk Evolusi Sosial: Studi Teori Herbert Spencer dalam Pendidikan Zahra, Siti; Irvan, Mohammad; Deristian, Zaidan Andra; Wijaya, Saif Harits; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11385

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di perguruan tinggi Indonesia dengan fokus utama pada dampak kurikulum terhadap metode pembelajaran adaptasi mahasiswa dan kesiapan tenaga pengajar dalam mengimplementasikan kurikulum baru Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka serta kesiapan dan pemahaman dosen dalam menjalankan kurikulum tersebut dan dampaknya terhadap pengalaman serta keterampilan mahasiswa Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan wawancara sebagai instrumen utama Sampel penelitian melibatkan 7 narasumber yaitu mahasiswa semester 2 yang sudah mengalami Kurikulum Merdeka mahasiswa semester 4 yang masih mengikuti kurikulum sebelumnya serta dosen yang terlibat langsung dalam proses pengajaran Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu memilih individu yang masih aktif sebagai bagian dari civitas akademika Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan studi kasus dan pendekatan analisis konstruktif Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran implementasinya belum sepenuhnya menghasilkan perubahan yang signifikan dalam pengalaman belajar mahasiswa Faktor utama yang menghambat adaptasi mahasiswa adalah kesulitan dalam beralih ke metode pembelajaran yang lebih mandiri dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan Selain itu evaluasi yang kurang mencerminkan pemahaman mahasiswa secara nyata juga menjadi kendala Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan tenaga pengajar dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum tersebut dengan efektif serta pada konsistensi kebijakan pendidikan yang harus dijaga untuk menciptakan stabilitas dalam sistem pendidikan di Indonesia < p>
Co-Authors Abas, Tati Abas, Tati Abdullah, Mirna Nur Aulia Achmad Hufad Adawiyah, Fatimah Aditya, Irvan Adriandita, Rio Adriandita, Rio affandi, aguesti aulya Agustin, Miranda Edira Al Wafa, Aisyah Al-Ghifary, Muhammad Firdhi Alawiyyah, Inayah Alinindya Therese Louisa Alisyah Salsabila Amaani, Fauziyyah Amelia, Listi Amelia, Nanda Ana Ana Ana Andini, Sakha Anggi Mutiara Sandi Anggraeni, Aprellia Anggrayani, Sista Anisa, Isvi Anisa, Isvi Nurul Annisa Agustin Wibowo Annisa Fauziyyah Annisa Rahmadhani Annisa Rahmadhani Annisa Rahmadhani Annisa Sharfina Annisa, Nabila Aprilia, Salsa Arlianty, Lia Shafira Artika Sari Putri Luviana Astrid Nabillah Astrid Nabillah Aulia, Syifa Aura Anandita Fitri Roswendi Ayu, Salwa Laila Azhar, Fina Aprilianti Azizah, Nazwa Wafiq Nur Azizah, Salma Nur Azizah, Sarah Azizah, Sarah Nur Azkiya, Elda Putri Azzahra, Fatma Azzahra, Siti Patimah Badriyah, Siti Fasehatul Davina Anabela Saswia Putri Deristian, Zaidan Andra Desti Lestari, Desti Dewi Noviyanti Dewi Nur Azizah Diantika, Rifani Dinar Nur Inten Elda Putri Azkiya Elsa, Elsa Adanti Elvaretta Aurel Hidayat Esa Putri Nur Arfah Evi Septiyani Fachri Fadilah Taufik Fadilah Taufik, Fachri Farhah Fauziah, Silmi Fatimah, Sarah Nurul Fauziah Rahmawati Fauziah, Fitri Nurul Fauziah, Rafa Annisa Febria Rahman, Dhea Febriyanti, Bunga Aulia Fentiani, Siti Alifa Fina Idamatussilmi Fitri Nurfajriani, Naila Fitria, Rachmi Fitriani, Nera Shafira Gina Indah Permata Nastia Gina Indah Permata Nastia Handayani, Renny Novida Handi, Ginar Zsalsabila Hanna Nazhifa Ratna Putri Haryadi Hidayat Hasanah, Jimatul Hasuna, Asma Nadia Hasya, Vila Hawa, Deas Valiyanida Heshino, Maloca Zulfa Hilya, Moh. Zacky Ni'ma Hufad, Achmad Hufad Hurul Aini, Mutiara Ilman Diansyah Rasnadipoetra Ima Rohimah Inayah Alawiyyah Irvan, Mohammad Isma Widiaty Isnaeni Najmal Hakim Janessa Amara Maharani Jauza, Nur Hasna Kamal, Renata Aulia Kamila Nisrina Firdaus Karoniawati, Neneng Rena Khaerina Ramdani, Tia Cahya Khaerunnisa, Nabila Khaerunnisa, Nabila Shaira Khairulnisa, Ratu Khoirunnisa, Risma Kinanti Sherin Lestari Lathifah Nida’ Mulyasari Latif, Muh Abdul Lestari, Risma Neta Lia Shafira Arlianty Lisniawati, Iis Luviana, Artika Sari Putri Maesaroh, Nenden Maesaroh, Nenden Maharani, Eka Makarim, Yasyifa Dhiya Maulidiya, Maulidiya Meta Rolitia, Meta Meyrina, Leni Mia Rusmiati Mia Sri Mulyani Mirna Nur Alia A., Mirna Nur Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Purnama Ningsih, Mirna Purnama Moh, Moh. Zacky Ni’ma Hilya Moh, Moh. Zacky Ni’ma Hilya Mudi, Machicha Putri Mughni Nafia Nadhif Muhammad Afif Muhammad, Achmad Hufad Nabila Kinantia Nabilah Naila Nurrohmah Nabillah, Astrid Naila Khairunisa Nastia, Gina Nastia, Gina Indah Permata Nasya Aulia Khairunada Naufal Libna Dawiya Naya Nafisa Nenden Rani Rinekasari Neni Rohaeni Nisa Khaila Nissa, Reina Khoirun Nur Arfah, Esa Putri Nur Habibah, Jihan Nuriy, Silmah Najiyah Nurkhurairokh, Azzahra Nurrohmah, Nabilah Naila Nurulfatimah, Sarah Octaviyana, Tyara Oktavia, Devie Ompusunggu, Alex Ompusunggu, Alex R I Permata Nastia, Gina Indah Poernama, Sandra Aulia Priscillia, Monica Putri Luviana, Artika Sari Putri, Desta Annisa Putri, Hariza Adia Putri, Novita Permatasari Kustiana Putri, Risti Regina Quina Bilqis Raehana, Alyssa Saufika Rahayu, Dwi Lestari Rahma, Bilqist Khairunnisa Rahmadhani, Annisa Rahmadiani, Adisti Putri Rahmah, Syifa Aulia Raihan, Marsya Ramadani, Naisya Insani Ramadanti, Salsa Aulia Razmuliani, Novia Regina Rasyid Althaaf Renata Aulia Kamal Ridwan, Rasya Mazinta Risma Khoirunnisa Risma Neta Lestari Rismawati, Ari Wahyu Rizka Latifah Roswendi, Aura Anandita Fitri Rusliyani, Dwi Ayu Rusliyani, Dwi Ayu Rusmiati, Mia Saeful R, Dadan Saeful R, Dadan Safinatunnaja, Erina Naila Sahara Agustin, Alifa Sakinah, Salma Salma Sakinah Salsa Aulia Ramadanti Salsa Khoerunnisa Salsabila Bilqis, Nisrina Salsabila, Alisyah Salsabila, Ghaniyya Putri Sara Nurul Fatimah Sarah Nurul Fatimah Sarah Nurul Fatimah Sarma Sedina Sijabat Sekar Rahmadhanti Septiani, Anidha Lingga Setiawan, Nissa Rahmadhini Shinta Maharani simamora, Roma ulina Sipayung, Ester Elisabeth Siti Alifa Fentiani Siti Lulu Awaliah Siti Zahra Solihat Suci Ayutriani Sovia, Iif Sugeng Rifqi Mubaroq Suhartini, Maryati Ninik Suparwanto, Ahmed Dipa Susiyanti, Neng Susiyanti, Neng Syahlita Aulia Salma SYIFA SALSABILA Trenggono, Aisha Trenggono, Aisha Kayla Putri Tricintiya, Neta Nabila Tyara Octaviyana Ulwan Naezi Rabbani M Noer Uttami, Kanina Kurnia Wahyu Eridiana, Wahyu Wahyudi, Haura Adzkia Yumna Wahyudi, Zahwa Wahyudi, Zahwa Haningtya Wijaya, Saif Harits Wulanda, Agiva Early Wulandari Wulandari Yara Alma Nadira Yoyoh Jubaedah Yusuf, Shofa Fithriturrohmi Zacky, Zacky Akbar Saputro Zahira, Anindi Aulia Zahra Ghaida Hanifah Zahra Qolby Zakiyah Zalfa Jiyan Halim Zidinia Rahmawati Fahma