Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PESHUM

Strategi Komunikasi Pustakawan Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe Utami, Annisa; Deddy Satria M; Cut Andyna; Zahari; Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12892

Abstract

Penelitian ini berjudul "Strategi Komunikasi Pustakawan dalam meningkatkan literasi membaca di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh pustakawan dan hambatan yang terjadi dalam meningkatkan literasi membaca di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe. Literasi membaca merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, dan pustakawan memiliki peran strategis sebagai fasilitator literasi. Metode penelitian yag digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pustakawan, observasi langsung terhadap kegiatan perpustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan menerapkan berbagai strategi komunikasi interpersonal dan kelompok, seperti pendekatan persuasif, edukatif, serta penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan edukasi literasi. Selain itu, strategi komunikasi pustakawan ini juga menggunakan teori difusi inovasi. Sehingga, pustakawan juga menginisiasi program-program inovasi yang kreatif seperti layanan perpustakaan keliling, pojok baca digital, seminar literasi dan workshop, program inklusi sosial, serta digitalisasi dan koleksi digital untuk menarik minat pengunjung, khususnya generasi muda. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi ini meliputi dukungan dari pemerintah daerah dan ketersediaan fasilitas perpustakaan, sementara kendalanya meliputi rendahnya minat baca masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia serta keterbatasan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang tepat dan adaptif sangat penting dalam membangun budaya literasi di masyarakat khususnya masyarakat Kota Lhokseumawe
Analisis Semiotika Pada Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Putri Supina; Anismar; Cut Andyna; Dwi Fitri; Jafaruddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13771

Abstract

Film merupakan karya seni dan budaya yang berfungsi sebagai media komunikasi audio-visual. Pengembangnya bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai budaya dalam masyarakat. Penelitian ini mengkaji representasi kekerasan fisik dan psikologis dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis (2024) melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini menyoroti isu kesehatan mental dan dinamika kekerasan dalam keluarga yang ditampilkan secara simbolik, verbal, psikologis, dan fisik. Dengan metode kualitatif deskriptif, analisis dilakukan terhadap delapan adegan yang memuat kekerasan, menggunakan tiga tahap signifikasi Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam film tidak hanya menjadi bagian dari alur cerita, tetapi juga merefleksikan relasi kuasa yang timpang dalam institusi keluarga dan masyarakat. Tokoh ayah digambarkan sebagai figur dominan yang mengontrol perempuan dan anak-anak melalui tindakan agresif yang berulang. Kekerasan yang awalnya tampak literal, berkembang menjadi simbol penolakan terhadap eksistensi perempuan, dan pada akhirnya mengungkap ideologi patriarkal yang telah terinternalisasi dalam budaya. Film ini berfungsi sebagai ruang wacana yang membuka kesadaran akan struktur kuasa dan trauma kolektif, serta diharapkan dapat memperkaya kajian semiotika dalam studi film dan budaya populer Indonesia.
Strategi Komunikasi Puskesmas Muara Satu Lhokseumawe Dalam Pencegahan HIV Adetia; Muhammad Ali; Cut Andyna; Zahari; Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13840

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Puskesmas Muara Lhokseumawe Dalam Pencegahan HIV. HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan komprehensif, termasuk melalui strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan petugas kesehatan Puskesmas Muara Lhokseumawe, observasi kegiatan komunikasi kesehatan, dan analisis dokumen program pencegahan HIV. Informan penelitian terdiri dari kepala puskesmas, petugas promosi kesehatan, dan tenaga medis yang terlibat langsung dalam program pencegahan HIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Muara Lhokseumawe menerapkan strategi komunikasi multi-channel yang meliputi komunikasi interpersonal melalui konseling individual, komunikasi kelompok melalui penyuluhan dan diskusi terfokus, serta komunikasi massa melalui media cetak dan digital. Strategi komunikasi yang diterapkan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan kelompok rentan sebagai mitra dalam penyebarluasan informasi pencegahan HIV. Puskesmas juga mengembangkan pesan komunikasi yang disesuaikan dengan karakteristik sosial budaya masyarakat Aceh, dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama dan norma lokal. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi strategi komunikasi, antara lain stigma masyarakat terhadap HIV/AIDS, keterbatasan sumber daya manusia, dan kendala geografis wilayah kerja puskesmas.
Analisis Pesan Motivasi Dalam Film Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen Karya Koyoharu Gotoge Pakpahan, Ikhsan Falah; Dwi Fitri; Cut Andyna; Bobby Rahman; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13177

Abstract

Film ini mengisahkan perjalanan Tanjiro, Nezuko dan sahabatnya, untuk menjalankan misi mereka untuk melawan dan membasni iblis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan motivasi dalam film Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen menggunakan analisis isi Klaus Kripendorrf. Analisis dilakukaan untuk menafsirkan makna komunikasi, memahami makna pesan, dan memahami fenomenan sosial dengan menganalisis teks yang di analisis berupa berbagai elemen seperti kata, makna simbol, gambar, ide, tema, dan sebagainya. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pada scene-scene yang mengandung pesan motivasi terkait dengan kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow, seperti keamanan, dukungan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 23 scene yang dianalisis, 16 di antaranya mengandung pesan motivasi yang dapat dikaitkan dengan teori Maslow berupa kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, aktualisasi diri. Secara keseluruhan, film animasi Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen berhasil menyampaikan pesan motivasi yang kuat melalui dialog antar karakter, mengilustrasikan bagaimana berbagai bentuk motivasi yang memenuhi kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow. Film animasi ini memberikan pelajaran moral dan motivasi yang signifikan, dan sebagai alat edukatif yang menghibur sekaligus memberikan nilai tambah bagi penonton.
Gaya Retorika Bang Ary Item Menjadi Master Of Ceremony (MC) Kondang di Kota Tebing Tinggi Nur Indah Fahrunnsiyah; Dwi Fitri; Cut Andyna; Anismar; Muchlis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya retorika yang diterapkan Bang Ary Item dalam perannya sebagai Master of Ceremony (MC) di Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan masyarakat yang pernah menggunakan jasanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bang Ary Item menerapkan tiga unsur retorika Aristoteles, yaitu ethos, pathos, dan logos. Unsur ethos tampak paling dominan, karena Bang Ary memiliki kredibilitas, kepribadian yang kuat, serta kemampuan menciptakan suasana akrab selama memandu acara. Unsur pathos terlihat dari kemampuannya membangun emosi dan keterlibatan audiens, sementara logos tercermin melalui penyampaian informasi yang logis dan faktual sehingga meningkatkan kepercayaan publik. Selain itu, Bang Ary juga memadukan gaya komunikasi verbal dan nonverbal. Secara verbal, ia berbicara dengan jelas, lugas, dan mudah dipahami oleh pendengar. Secara nonverbal, ia menggunakan bahasa tubuh seperti senyuman, tawa, dan gerakan tangan yang mendukung pesan verbalnya. Kombinasi gaya retorika dan komunikasi tersebut menjadikan Bang Ary Item sebagai MC yang profesional, karismatik, dan mampu menciptakan interaksi yang hangat dengan audiens