Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Histologis Tubulus Seminiferus Kambing Kacang Jantan Lokal Pascapemberian Suplemen Daun Katuk Ferasyi, Teuku Reza; Budiman, Hamdani; Akmal, Muslim; Melia, Juli; R, Razali; Novita, Andi; Barus, Rina Aulia; Suprayogi, Agik
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 8, No 1 (2014): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1261

Abstract

Penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian tepung atau ekstrak alkohol daun katuk terhadap perubahan histologis testis kambing kacang lokal jantan. Dalam penelitian ini digunakan 15 ekor kambing dengan umur sekitar 1,5 tahun. Semua hewan penelitian terlebih dahulu diaklimatisasi selama 2 minggu terhadap lingkungan penelitian. Hewan-hewan tersebut dibagi menjadi 3 kelompok yang masing-masing terdiri atas 5 ekor kambing. Kelompok P0 (kontrol) telah hanya diberikan air distilasi. Pada kelompok P1, diberikan perlakuan berupa suplementasi tepung daun katuk dan untuk kelompok P2 diberikan ekstrak alkohol daun katuk. Semua perlakuan diberikan secara oral sebanyak dua kali per hari (pada pagi dan sore hari) selama 35 hari berturut-turut. Setiap kambing percobaan diberikan pakan yang terdiri atas daun-daunan dan rumput, serta disediakan akses untuk memperoleh air minum secara ad libitum. Pada akhir waktu penelitian, seluruh hewan dikastrasi dan bagian tubulus seminiferus dari testis diambil dan diproses lebih lanjut untuk evaluasi secara histologis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat indikasi peningkatan produksi spermatid dan spermatosit pada Kelompok P1 dan P2. Dengan demikian disimpulkan bahwa pemberian suplemen daun katuk dapat meningkatkan produksi spermatid dan spermatosit kambing kacang lokal jantan.
Katuk Depolarisasi PRODUKSI DAN KUALITAS SUSU SAPI FH SATU BULAN SETELAH BERANAK YANG DISUPLEMENTASI KATUK DEPOLARISASI: Produksi dan Kualitas susu sapi Suprayogi, Agik
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 0 No. 00 (2025): inpress
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pakan tambahan berupa katuk depolarisasi terhadap produksi dan kualitas susu pada sapi perah Friesian Holstein (FH) satu bulan setelah beranak. Sebanyak 21 ekor induk sapi Friesian Holstein yang baru beranak digunakan dalam penelitian ini, dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan, yaitu Kontrol (P0), BKD (Bubuk Katuk Depolarisasi) (P1), dan PKD (Pellet Katuk Depolarisasi) (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bahan kering pakan pada perlakuan P0 adalah 15.59 ± 0.91 kg, P1 sebesar 15.14 ± 1.38 kg, dan P2 mencapai 16.27 ± 1.28 kg. Produksi susu pada perlakuan P0 adalah 25.57 ± 1.92 liter, P1 sebanyak 30.50 ± 3.09 liter, dan P2 mencapai 31.04 ± 2.68 liter. Persentase bahan kering susu pada P0 adalah 21.75±11.67%, P1 sekitar 21.7±0.99%, dan P2 mencapai 31.0±10.75%. Katuk depolarisasi, terutama dalam bentuk pellet memberikan peningkatan produksi susu secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian katuk depolarisasi sebagai pakan tambahan pada sapi perah FH dapat meningkatkan produksi susu dan kualitas susu pada bulan pertama masa laktasi. Penambahan katuk depolarisasi, terutama dalam bentuk pellet, dapat dianggap sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak sapi perah. Kata kunci: Friesian Holstein, katuk depolarisasi, kualitas susu, 1 bulan laktasi, produksi susu
Co-Authors , Triadiati - Hernawati . Prastowo . Priyanto . Yudi A.S. Satyaningtijas Achmad Tjahja Afton Atabany Ahmad Tjahja Nugraha, Ahmad Tjahja Amrozi Andi Novita Aprilyana, Lia Ardiansyah Nurdin Ardilasunu Wicaksono Arifin B. Nugraha Arni Fitri Aryani Satyaningtijas Asep Yayan Ruhyana Asep Yayan Ruhyana Aswani, Tuti Damiana Rita Ekastuti Dede Sukandar Deni Noviana DEWI APRI ASTUTI Dewi Ratih Agungpriyono Dewi, Farida Ratna Edi Santosa Elsi Ramadhani Fachruddin Fachruddin Fadjar Satrija Gandasari, Ira Agustina Dewi Ganjar Alaydrussani Gunanti . Hadri Latif Hajar Hajar Hamdani Budiman Hamdani Budiman HERA MAHESHWARI Hernawati Hernawati Herwin Pisestyani Hidayaturrahmah Hidayaturrahmah Huda Salahuddin Darusman Huda Shalahudin Darusman I Gusti Agung Ayu Suartini I Gusti Ngurah Kade Mahardika I wayan Teguh Wibawan Ika Amalia, Ika Indah Wijayanti Indrawati Sendow Iqbal Ngabdusani Irfan Nurhidayat, Irfan Isdoni Bustaman Jannatun Delvia Juang Gema Kartika Juli Melia Juli Melia Katrin Roosita Khairul Ihsan koekoeh santoso Kudang Boro Seminar Kukuh Santoso L. M. Saniwu La Ode Sumarlin La Ode Sumarlin Linda Tjhin Maneewong, Sattabongkoch Megawati Iskandar Meyliana Wulandari Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad Muhammad Ardiansyah Nurdin Muladno - Muslim Akmal NASTITI KUSUMORINI Nastiti Kusumorini Ni Luh Putu Agustini Nofriyandi Hanif Novriyandi Hanif Ong Huey, Lynette Pudji Achmadi Putri, Maritrana Rahmat Hidayat Rahminiwati, Min Razali R Razali R Ridi Arif Ridzki M.F. Binol Rika Sudranto Riki Siswandi rina aulia barus Rina Aulia Barus Ritonga, Arya Widura Rivangga Yuda Hendika Ronald Tarigan Saukhan, Ghiandra Naufal Syazily Sri Darwati sri murtini . Sri Supraptini Mansjoer Sri Wahyuni Sulistyaningsih, Yohana Caecilia Sumiaty Aiba Sumitro - Suryahadi (Suryahadi) Syaprianti Evi Dame Arita Tampubolon, Andre Rymma Tarigan, Ronald Teuku Reza Ferasyi Tuti Aswani Umi Cahyaningsih Wasmen Manalu Welly Sugiono Welly Sugiono Yasinta Ratna Esti Wulandari Yohana Caecilia Sulistyaningsih Yuliantoni Queen Yuliantoni Yuliantoni Yuliantony Queen Zora, Nelda Fliza Zulvia Maika Letis