Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Collaborative Governance of The Nation's Collective Memory Archive Registration Program Utami, Yuanita; Madjid, Udaya
Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan dan Kearsipan Vol. 27, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Archive Registration as Collective Memory of the Nation is one of the efforts to preserve the documentary heritage of the Indonesian nation. In its implementation, the National Archives of the Republic of Indonesia involves non-governmental institutions, namely state universities and history and culture activists in the nomination, and also involves community organizations, political organizations, and companies in mobilizing participation. This collaborative governance has an impact on the implementation of the Archive Registration as Collective Memory of the Nation program. The research question is how is the implementation of Collaborative Governance in the program and what factors hinder its implementation. The purpose of the study is to implement the application of Collaborative Governance in the Archive Registration as Collective Memory of the Nation Program and to identify the factors that hinder its implementation. The implementation of the program is explained using the theory of Ansell and Gash, namely the initial aspects in the form of successful face-to-face dialogue, building trust, shared understanding, commitment to the process, and intermediate results. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. Researchers collect data using secondary data and review relevant literature on collaborative governance, archiving, and the nation's collective memory. The results of this study indicate that the implementation of Collaborative Governance in the Archives Registration Program as the Nation's Collective Memory has been running well, but needs to be optimized by improving the inhibiting factors in its implementation.
Optimasi Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh M Asyraful Fatih; Udaya Madjid; Fahmi Abdillah
Registratie Vol 7 No 1 (2025): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v7i1.5536

Abstract

Kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) mulai diterapkan secara nasional sejak tahun 2022. Namun, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Aceh Selatan masih jauh berada di bawah target nasional yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya capaian aktivasi IKD serta mengidentifikasi strategi optimasi yang dapat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori analisis kebijakan publik menurut Hotniar Siringoringo (Siringoringo, 2005). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pejabat Disdukcapil, operator IKD, dan masyarakat, sedangkan data sekunder berasal dari artikel, dokumen resmi, dan laporan terkait. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aktivasi IKD di Kabupaten Aceh Selatan belum berjalan optimal. Hambatan utama meliputi rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, keterbatasan infrastruktur jaringan internet, keterbatasan penggunaan gadget, serta belum maksimalnya pemanfaatan IKD dalam pelayanan administrasi maupun sektor terkait seperti perbankan. Capaian aktivasi baru mencapai sekitar 3,2% dari target 30%, sehingga masih jauh dari target nasional. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa optimalisasi aktivasi IKD membutuhkan strategi yang lebih komprehensif. Upaya seperti sosialisasi berkelanjutan, layanan jemput bola, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan literasi digital masyarakat menjadi langkah penting untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dan keberhasilan implementasi IKD di Kabupaten Aceh Selatan.
EFEKTIVITAS PROGRAM PENGHAPUSAN 1000 JAMBAN APUNG DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Madjid, Udaya; Saputri, Nanda Eka
Jurnal Academia Praja Vol 4 No 2 (2021): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v4i2.664

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif serta memberikan rekomendasi dari hasil program penghapusan 1000 jamban apung ini. Penelitian ini menggunakan teori Sondang P. Siagian. Pengukuran efektivitas program ini dapat dilihat dari : Sumber Daya, Dana, sarana dan Prasarana, Kualitas dan Kuantitas serta Waktu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Efektivitas Program Penghapusan 1000 Jamban Apung di Kecamatan Martapura Barat belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala. Hal ini menyebabkan sungai yang ada di Sungai Martapura masih tercemar karena kebiasaan masyarakat Kecamatan Martapura Barat seperti Mandi, Cuci dan Kakus di Jamban Apung masih ada. Untuk itu pemerintah harus melakukan adanya sosialisasi secara terus menerus meskipun nantinya jamban apung tersebut sudah dihapuskan.
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA PADA DINAS PENANAMAN MODAL, PTSP DAN TENAGA KERJA DALAM RANGKA MENURUNKAN TINGKAT PENGANGGURAN DI KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN Madjid, Udaya; Umar, Andi Ulfiani
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 2 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i2.1738

Abstract

This study aims to determine how effective the implementation of the Job Training program is in order to reduce the unemployment rate in Bulukumba Regency, supporting and inhibiting factors for program implementation and efforts to overcome these obstacles. The research method used by the author in this study is a qualitative research method with an inductive type of descriptive writing. While the data collection techniques carried out are interviews, observation and documentation. Meanwhile, data analysis techniques are carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of this study show that the program to provide training for workers in Bulukumba Regency which has been run since 2016 at the Bulukumba Regency Job Training Center has been carried out well but has not been fully effective.