Claim Missing Document
Check
Articles

SIFAT FISIKOKIMIA DAN KANDUNGAN MIKRONUTRIEN PADA MADU KELULUT (Heterotrigona itama) DENGAN WARNA BERBEDA Safinah S. Hakim; Siswadi; Reni S. Wahyuningtyas; Beny Rahmanto; Wawan Halwany; Fajar Lestari
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 39 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2021.39.1.1-12

Abstract

Honey is one of the non-timber forest products, which has variety of benefits, among others health supplement andboosting stamina. One of the honey bee is kelulut (Heterotrigona itama). Consumers have certain preferences forkelulut honey based on colour appearance. This research was aimed to determine the colour of honey in relation with thequality of honey. Physicochemical and proximate analyses were carried out during this research. The results showed thatkelulut honey with dark color had higher reducing sugar content compared to light-colored honey. In addition, honey withdifferent colors has different micronutrients and benefits. The results of this study are expected to provide informationto consumers in making decisions when purchasing kelulut honey.
GERAKAN SADAR STUNTING: MENUJU MASA DEPAN INDONESIA BERKUALITAS Angelina, Monica; Siswadi; Setiawan, Aris
Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54035/dianmas.v1i1.481

Abstract

The Stunting Awareness Movement: Toward a Quality Future for Indonesia is a community service program aimed at raising public awareness about the dangers of stunting and the importance of fulfilling children’s nutritional needs from an early age. Stunting is a serious health issue that can impede children’s physical and cognitive development and negatively impact the quality of future human resources. This program encompasses various activities, such as outreach, nutritional education, and training for communities and families, especially for pregnant women and families with young children. Through a participatory approach and collaboration with healthcare professionals, this movement aims to enhance public understanding of stunting and promote behavioral changes towards healthy living. The results of this initiative show an increase in community knowledge about stunting, as well as greater concern for child health and the importance of balanced nutrition.
Penerapan Green Management untuk Penguatan Daya Saing UMKM Batik melalui Diversifikasi Produk Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Ratnaning Andini, Dyah Utari; Budi Djonler, Aan Setiya; Rochmatulloh, Sholeh; Permana, Galuh Argo
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.5976

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan dua mitra utama, yaitu UD Berkah Mojo dan CV Pesona Batik Jombang, yang selama ini menghadapi berbagai kendala penting, terutama terkait keterbatasan dalam penerapan produksi ramah lingkungan, pengelolaan limbah cair maupun limbah padat, serta belum optimalnya upaya diversifikasi produk batik yang berdaya saing. Topik ini dipilih karena industri batik merupakan sektor unggulan di Kabupaten Jombang dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan manajemen hijau yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui lima tahapan terstruktur, yaitu sosialisasi program, pelatihan, penerapan konsep, pendampingan serta evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan program. Kegiatan pelatihan mencakup materi green management, prinsip reuse, recycle, dan upcycle, serta strategi diversifikasi produk berbasis motif lokal. Selanjutnya, pendampingan dilaksanakan secara berkala untuk memastikan mitra mampu mengimplementasikan konsep yang diperoleh ke dalam praktik produksi harian secara konsisten. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam mengelola limbah, menghasilkan produk turunan batik dengan nilai tambah lebih tinggi, serta memperluas pangsa pasar melalui penerapan pemasaran hijau yang lebih efektif. Dampak nyata terlihat dari peningkatan rata-rata omset Mitra 1 sebesar 8,20% dan Mitra 2 sebesar 10,41% setelah intervensi berlangsung. Secara keseluruhan, penerapan green management yang dipadukan dengan diversifikasi produk terbukti efektif memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM batik.
Optimalisasi Kapasitas Produksi UMKM Batik Jombangan melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Fiksasi Utari, Woro; Wibowo, Nugroho Mardi; Siswadi; Widiastuti, Yuyun; Wulandari, Rachma Novita; Adelia, Anggita Niken
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.5987

Abstract

Industri batik merupakan salah satu pilar ekonomi kreatif yang memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Namun demikian, sebagian besar UMKM batik masih menghadapi persoalan mendasar, terutama terkait keterbatasan kapasitas produksi dan kualitas warna akibat penggunaan metode manual yang kurang efisien. Hal ini juga dialami oleh mitra kegiatan, Batik Tulis Hadi Siswo di Desa Jatipelem, Kabupaten Jombang, yang mengalami hambatan dalam memenuhi permintaan pasar karena proses fiksasi warna masih dilakukan secara tradisional. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin fiksasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program kepada pemilik dan karyawan, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, penerapan teknologi melalui instalasi mesin fiksasi, pendampingan intensif pada fase awal operasional, serta evaluasi untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi yang signifikan, yakni sebesar 100%, dari semula hanya mampu memproduksi 190 potong kain per bulan menjadi 380 potong kain per bulan. Selain itu, kualitas pewarnaan batik juga mengalami perbaikan, dengan ketahanan warna meningkat hingga 30% lebih kuat dan tidak mudah memudar. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat menjadi solusi strategis bagi UMKM batik dalam meningkatkan efisiensi, memperbaiki mutu produk, serta memperkuat daya saing di pasar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan keberdayaan UMKM sekaligus mendukung pengembangan industri kreatif.
Understanding Customary Criminal Law in Indonesia Siswadi; Damaryanti, Henny; Astono, Agustinus; Meligun, Welhelmus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1576

Abstract

  Hukum pidana adat di Indonesia berakar pada nilai-nilai komunal yang menempatkan hukum sebagai sarana menjaga keseimbangan sosial dan kosmis. Berbeda dengan hukum pidana nasional yang menekankan kepastian dan sanksi retributif, hukum pidana adat lebih berorientasi pada pemulihan, rekonsiliasi, dan harmoni. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman mendalam mengenai hukum pidana adat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan pemahaman mendalam mengenai hukum pidana adat di Indonesia. Dengan menggunakan metode empiris dan pendekatan sosiologis. Temuan menunjukkan bahwa sanksi pidana adat lebih menekankan pada pemulihan, rekonsiliasi, dan pengembalian harmoni, misalnya melalui pembayaran adat dan ritual tertentu, daripada pada penghukuman individual. Mekanisme ini sejalan dengan prinsip restorative justice yang kini berkembang dalam hukum nasional. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal kodifikasi, legitimasi formal, dan relasi dengan hukum negara, hukum pidana adat tetap relevan sebagai sumber nilai keadilan yang berakar pada budaya, serta memperkaya sistem hukum nasional yang bersifat pluralistik.
Pencegahan Stunting melalui Penguatan Pemahaman Hukum Perangkat Desa Siswadi; Damaryanti, Henny; Astono, Agustinus; Meligun, Welhelmus
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2: Desember (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v5i2.533

Abstract

Stunting merupakan persoalan struktural dalam pembangunan manusia yang mencerminkan kegagalan pemenuhan hak dasar anak dan menuntut peran aktif pemerintahan desa sebagai garda terdepan kebijakan publik. Namun, peran strategis tersebut kerap belum didukung oleh pemahaman hukum perangkat desa yang memadai, sehingga pencegahan stunting cenderung dijalankan secara administratif dan jangka pendek. Permasalahan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah bagaimana penguatan pemahaman hukum perangkat desa dapat berkontribusi secara efektif dalam pencegahan stunting di Desa Re’es. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman hukum perangkat desa guna meningkatkan peran dan tanggung jawab kelembagaan desa dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi awal, refleksi bersama, edukasi hukum dialogis, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan pemahaman hukum mendorong perubahan cara pandang perangkat desa, dari pendekatan teknis kesehatan menuju pemaknaan pencegahan stunting sebagai tanggung jawab hukum pemerintahan desa yang berkelanjutan.
SISTEM MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS MOBILE (TREN APLIKASI MOBILE UNTUK GURU, ORANG TUA DAN SISWA) Sarah Nur’aeni Khoiriyah; Irkham Auladi; Siswadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.35582

Abstract

The development of information technology has driven significant transformations in educational management, one of which is through the implementation of the Mobile-Based Education Management System (MBEMS). This system allows teachers, students, and parents to access educational services via mobile devices. This study aims to describe trends in the use of mobile applications in educational management at a school that has implemented a digital system. The method used is a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The results show that at MA Ma'arif NU Sains Al-Qur'an Sumbang, teachers have utilized the e-Rapor application for grade processing, but learning outcome reporting has not been done online. Meanwhile, students use the digital library as a medium for literacy and independent learning. Communication between the school and parents is still conducted through the WhatsApp Group application, which serves as a means of conveying academic information, attendance, and announcements of school activities. Although not yet integrated into a single mobile-based management system, the implementation of this technology demonstrates a positive trend towards more efficient, transparent, and participatory educational management.
MODEL INTEGRATIF MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM PENGUATAN KARAKTER DAN KOMPETENSI SISWA SMK DARUSSALAM CILACAP Siswadi
Jurnal Tawadhu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/twd.v8i2.2088

Abstract

This study aims to examine and develop an integrative model of educational leadership management in strengthening students’ character and competencies at SMK Darussalam Cilacap. The background of this research is based on the dynamic changes in education in the era of disruption, which demand leadership that is not only oriented toward academic achievement but also toward holistic character building and competency development of students. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation techniques applied to ensure data validity. The results indicate that the integrative leadership model implemented at SMK Darussalam Cilacap combines transformational, spiritual, and data-driven leadership dimensions. This leadership approach is capable of fostering a character-based school culture while simultaneously enhancing students’ competencies through industry-based and technology-integrated learning approaches. The model has proven effective in improving students’ discipline, responsibility, and vocational skills. Therefore, this integrative model serves as a strategic alternative for developing adaptive and sustainable educational leadership.
REKONSTRUKSI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN PASCA PANDEMI: Dari Emergency Leadership Menuju Adaptive Digital Leadership Siswadi
Jurnal Tawadhu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/twd.v6i1.2089

Abstract

This study aims to analyze the reconstruction process of educational leadership in the post-COVID-19 pandemic era, shifting from emergency leadership to adaptive digital leadership. The pandemic has forced educational systems to undergo rapid transformations, resulting in a reactive and crisis-oriented leadership model focused on stability and immediate response. However, as the crisis subsides, such leadership is no longer sufficient to address the complexity of the digital era. This research employs a qualitative approach using a library research method by analyzing relevant scholarly literature published between 2018 and 2022. The findings reveal that the reconstruction of educational leadership occurs through three main phases: the emergency phase, the recovery phase, and the transformation phase. This transformation leads to the emergence of adaptive digital leadership characterized by adaptability, integration of digital technology, collaborative leadership, and data-driven decision-making. Therefore, the reconstruction of educational leadership in the post-pandemic era is not merely technical but also paradigmatic, requiring a shift in mindset, values, and leadership practices toward a more innovative, sustainable, and future-oriented model.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGUATAN KARAKTER DISIPLIN BERIBADAH DI ERA DIGITALISASI Siswadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.43950

Abstract

This study aims to explain the role of Islamic educational leadership in strengthening students’ disciplined approach to worship amid the challenges and opportunities of the digital age, characterized by the widespread use of mobile devices and social media. The approach used is qualitative, employing a literature review method to analyze various sources on Islamic religious education, character education, digital literacy, and Islamic educational leadership. The findings indicate that visionary Islamic educational leadership grounded in Qur’anic–Prophetic values plays a strategic role through the formulation of vision and policies, the cultivation of a spiritual atmosphere, exemplary conduct, the fostering of communal worship, and the oversight of the wise use of technology. The strengthening of the character of worship discipline is carried out through the stages of transformation, transaction, and internalization of values, so that worship does not merely become a formal routine but is ingrained as a habit and part of the students’ personality. This study emphasizes the need for a model of Islamic educational leadership that is adaptive to technology while simultaneously capable of maintaining and reinforcing the younger generation’s commitment to worship in the digital age. Keywords: Islamic Educational Leadership, Discipline in Worship, Digital Era
Co-Authors Abda Abda Abdillah, Nur Moch Abdul Rozaq Achmad Chusnun Ni'am Addina, Najwah Ade Saputra, Briyan Adelia, Anggita Niken Agustin , Aisyah Agustinus Astono Ahmad Afan Zaini2 Ahmad Rof’I Ahmad Syaifuddin Ahmad Syaifuddin Andi Syahputra Harahap Angelina, Monica Aprellya, Putri Aprilia, Fika Arif Setiawan Ariq Mahdavikia Rahman Arum, Ardiansyah Asmahan Rifa Salma Astria Hindratmo Athallah, Hilbran Maulana Atin Syarifatul Fuadiyah Aulia Lutfianti Ayu Pramono , Vinta Tiara Azizah, Ema Ainun Badari, Yasir Muluk Beny Rahmanto Boimau, Yusri Brilia Rahmawati Budi Djonler, Aan Setiya Cecep Supriatno Cunita Pujiya Restari Damaryanti, Henny Diah Utami Didi Haryono Dwi Arli Farhatun Khasanah Erly Juliyani erni sulistiawati Fachrudin, Afif Faizatul Khoeriyah, Fety Faizatulkhayah Fajar Lestari Fariha Ramadhani , Galuh Fathul Huda Fatikha Aqsha Kamila Fatimatuz Zahro, Arwa Fauzi, Muhamad Fikri Halwan Ferdi Listiadi Putra Firda Nur Alif Maolana Firdaus Pamungkas Fitria, Diana Friska Amalia Ghifari, Fitrah Hilmi Grace Serepina Saragih Hanan Nur Ramadhani Hanif Aulia Rachmah Hartarto, Anggi Budi Hasan Triyakfi Hasanah, Kamilia Qotrunnada Hasanah, Muhimmatul HENNY DAMARYANTI Heny Rianawati Herlambang, Pratikara Hidayat, Alif Nur Ida Nur Zufaida, Atika Indri Nur’Aini Irkham Auladi Iskandar, Don Joean Izzatus Tsani M Jamil Junianto, Rino K h o i r u n N i s a Kardiman Khansa Hilyatul Aulia Khansa, Sabrina Anindya Khoirunnisa Fajrani, Fadya Kholili, Navik Luzzah Azzahra M. Zidni Ilman Nafian maharani, Najwa fatriyana Maulana Saefiansyah, Putra Maya Kartika, Pasya Meligun, Welhelmus Miftah Agnia, Lanny Mufid Al Muttaqi, Muhammad Muhammad Rafi Akbar Kurniawan Munandar, Rafael Aditya Ali Musbikhin Nabilatuz Zakia, Dinda Najwa, Khalawatun Nanik Rodiyah Naura Sabrina, Dzakira Nazarudin Umar Ngaisyah Laila Agustin Ngilma Uswatun Solimah Ngishmatul Firdausiyyah Nijwa Aulia Rais Nila Aisyah Nugroho Mardi Wibowo Nur Adzijah, Zahra Nur Atikah, Suci Nur Ramadhani, Mutia Nurzein Ismail Pashya, Muhammad Islamy Permana, Galuh Argo Prasanti, Aulia Eka Prasasi Pratiwi, Silvi Itsna Ginting Priyono, Pangat Ketug Purnomo, Dwijo Agus Purwanto Putri, Lisa Amelia Rahmah, Fika Awalia Ratnaning Andini, Dyah Utari Reni S. Wahyuningtyas Retno Setio Ning Asih Retno Setyowati Rochmatulloh, Sholeh Rohman, M. Fathor Rona Ayu Widari, Agusti Rosidatun Nafisah Safinah S. Hakim Salsabila Khalishah Fitri Salsabila, Hadya Salwa Dinata, Azahra Samuel Marpaung, Samuel Sania, Ismatus Saputra, Tegar Filah Sarah Nur’aeni Khoiriyah Sartono Joko Santosa Sena , Boni Sigit Saputro, Avisema Simamora, Minta Ito Sirait, Resmaya Agnesia Mutiara Siti Aisyah Siti Fatimah Zahara Siti Reskia Rofiah Sulia Fitri Hasanah Tabayyun, Candan Tri Setiyono Tutuk Ningsih Veithzal Rivai Zainal Vianney, Yohana Wawan Halwany Wella Andina, Riziq Weni Sentia Marsalena Widodo, Risriki Wira, Rahmayani Ayu Woro Utari Wulandari, Rachma Novita Yafi Muhammad Abdilah Yunjiati, Dewi Yuyun Widiastuti Zalfa Nur Azizah Zufar Ramiro Razan Zulfa Andini, Nayli Zulfatun Nikmah, Winda