Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF THE SIMPLEX METHOD IN MAXIMIZED DONUT PRODUCTION PROFITS AT ARSYILA BAKERY Gayus Simarmata; Juli Antasari Br Sinaga; Lilis; Yuliana Nainggolan; Jelli Sijabat; Vania Yocelin Sagala
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 3 No. 6 (2024): MAY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v3i6.1513

Abstract

Arsyila Bakery, a bakery MSME, faces challenges in determining the most efficient donut production combination. Production decisions have been based on intuition, potentially leading to waste of raw materials and inability to generate maximum profits. This study aims to formulate a Linear Program model as a decision-making tool in determining donut production strategies, namely Potato Donuts x_1 and Milk Donuts x_2, in order to obtain optimal daily profits. A quantitative approach is used through the Linear Program optimization method with the objective function of maximizing profits z = 3000x_1 + 2000x_2, which is limited by nine constraints of raw material availability and production capacity. The model is solved using the Simplex Method algorithm through POM-QM software for Windows. The analysis results show that the optimal solution is achieved by producing 8 units of Potato Donuts and 0 units of Milk Donuts, resulting in a maximum profit of Rp24,000 per day. The binding constraints in the model are Sugar and Potatoes, which are the main limiting factors of production. The economic value (shadow price) indicates that the addition of sugar has the greatest impact on increasing profits, at IDR 2,000 per kilogram, followed by potatoes at IDR 5,000 per kilogram. Based on these findings, it is recommended that Arsyila Bakery implement this optimal production combination and prioritize increasing sugar stock to support improved operational performance and achieve higher profits.
Pengembangan E-Book Saku (Sayangi Aku) sebagai Media Edukasi Sosial untuk Self Defense dari Sex Abuse dan Bullying Lilis; Putri, Vina Karina
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7560

Abstract

Kasus kekerasan seksual (sex abuse) dan perundungan (bullying) masih menjadi permasalahan serius di kalangan remaja, termasuk siswa SMP. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan serta cara melindungi diri membuat mereka rentan menjadi korban maupun pelaku. Oleh karena itu, dibutuhkan media edukasi yang mampu memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan sosial yang relevan dengan kebutuhan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Book SAKU (Sayangi Aku) sebagai media edukasi sosial untuk self defense dari sex abuse dan bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah 32 siswa SMP PGRI Kragilan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi, dengan desain uji coba menggunakan one-group pretest-posttest design. Media E-Book yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi untuk menilai kelayakannya, kemudian diujicobakan kepada siswa untuk mengetahui respon pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran dinyatakan sangat valid dengan skor 99,5% pada validasi media, 98,21% pada desain pembelajaran, dan 98,34% pada validasi materi. Uji coba respon siswa menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat baik, yaitu 83,5% pada kelompok kecil dan 83% pada kelompok besar. Dengan demikian, E-Book SAKU dapat dijadikan alternatif media edukasi sosial yang efektif dan aplikatif dalam upaya pencegahan kekerasan seksual dan bullying di sekolah menengah pertama.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Cakupan Keluarga Berencana Di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa Kota Makassar: Factors Associated with Low Family Planning Coverage in the Mangasa Community Health Center Work Area, Makassar City Wenni Wahyuni; Lilis; Syarifah Dhea Syahrani Basam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.10573

Abstract

Rendahnya cakupan program keluarga berencana masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat layanan kesehatan primer. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi di kalangan pasangan usia reproduktif di wilayah kerja Puskesmas Mangasa, Kota Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif cross-sectional. Studi ini melibatkan 97 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari klien program keluarga berencana yang memenuhi syarat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan ibu dan dukungan suami terkait penggunaan kontrasepsi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji chi-square untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dan dukungan suami secara signifikan berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi. Ibu dengan pengetahuan yang memadai lebih cenderung menggunakan metode kontrasepsi dibandingkan dengan ibu yang memiliki pengetahuan terbatas. Demikian pula, dukungan yang kuat dari suami berhubungan positif dengan penggunaan kontrasepsi. Analisis statistik mengkonfirmasi hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan penggunaan kontrasepsi, serta antara dukungan suami dan penggunaan kontrasepsi (p < 0,05). Studi ini menyoroti pentingnya meningkatkan pengetahuan perempuan dan meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam program keluarga berencana. Penguatan layanan konseling dan pendidikan kesehatan, khususnya yang melibatkan suami, dapat berkontribusi pada peningkatan penggunaan kontrasepsi dan peningkatan cakupan perencanaan keluarga. Hasil penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi penyedia layanan kesehatan, terutama bidan, dalam mengembangkan intervensi perencanaan keluarga yang lebih efektif dan berpusat pada keluarga.
Peran Budaya Dalam Pembentukan Hubungan Manusia, Tempat Dan Lingkungan Almunawar, Arizal; Agustina, Aas; Nur Wulandari, Ika; Raihana, Shafa; Lilis
Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 17 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/cendekia.v17i2.1022

Abstract

ABSTRACT Culture is a fundamental aspect in shaping human relationships with place and the environment. Culture is not only seen as a product of human creation, but also as a system of values, norms, and symbols that guide behavior in managing and interpreting living space. This article aims to analyze the role of culture in bridging human interactions with their environment, both physical and social. Through a literature review, it was found that culture has a significant influence on how humans adapt, utilize resources, and maintain ecosystem sustainability. Concrete examples of culture's role are evident in local wisdom, such as sasi in Maluku, awig-awig in Bali, or the forbidden forest tradition in Sumatra, which have proven effective in preserving the environment. On the other hand, the currents of globalization and modernization often shift local cultural values, resulting in environmental problems and the loss of place identity. This study emphasizes that the integration of local culture in environmental management has strategic urgency, especially in facing the challenges of climate change and ecosystem degradation. Thus, culture is not merely a legacy, but a vital instrument in creating a harmonious relationship between people, place, and the environment.
A Study of the Philosophy of Science on Science, Knowledge, and Science in Elementary Education at SDN 3 Tlogosari Sumbermalang Ima Nurmala Sari; Lilis; Sisca Prahasti Widianingrum K.; Tamsik Udin
Bibliotheca: Journal of Philosophy Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/bibliotheca.v2i1.49

Abstract

The philosophy of science plays a fundamental role in providing a conceptual foundation for the development of knowledge, particularly within the field of basic education. This article aims to examine the concepts of science, knowledge, and scientific knowledge from the perspective of the philosophy of science and their implementation in basic education practices at SDN 3 Tlogosari Sumbermalang. This study employs a qualitative approach, utilizing literature review and descriptive observation methods. The results indicated that an understanding of the philosophy of science helped teachers distinguish between empirical knowledge and systematic scientific knowledge, thus rendering the learning process more critical, reflective, and meaningful. The integration of the philosophy of science into basic education is essential for fostering students' scientific mindsets from an early age.