Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penanaman Pendidikan Karakter Religius Melalui Pendidikan Agama Islam dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Mubarok, Muhammad Khalivi Abqary; Armedi, Rama; Asrori, Mohammad
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.630

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 menghadapi tantangan serius berupa krisis moral dan degradasi karakter, seperti maraknya perundungan, intoleransi, dan kekerasan di kalangan pelajar. Fenomena ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter selama ini cenderung terjebak pada tataran kognitif moral knowing dan belum menyentuh aspek habituasi moral doing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan peran PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter religius, khususnya cinta damai, toleransi, dan anti-kekerasan melalui pendekatan etika kebajikan guna membentuk generasi yang unggul dan beradab. Penelitian ini dikaji secara kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri dan mendokumentasikan artikel ilmiah bereputasi dengan rentang publikasi tahun 2020-2025. Teknik analisis data menggunakan content analysis yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI efektif mentransformasi pengetahuan agama menjadi watak melalui mekanisme habituasi, keteladanan guru, dan integrasi budaya sekolah. Secara spesifik ditemukan bahwa: 1) Karakter cinta damai diinternalisasi melalui praktik empati dan kolaborasi; 2) Toleransi dibangun melalui pergeseran dari sikap eksklusif ke inklusif lewat interaksi sosial aktif; dan 3) Ekosistem anti-kekerasan dibentuk melalui sinergi landasan teologis dengan kebijakan sekolah yang kondusif (model "Sinergi Teologis-Kultural"). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI berfungsi strategis sebagai inkubator kesalehan sosial yang menjadi prasyarat kompetensi SDM Indonesia Emas 2045.
Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Pendidikan Hayati, Ni’matul; Asrori, Mohammad; Jamilah, Jamilah
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jmp.v13i2.13030

Abstract

THE ROLE OF LEADERSHIP IN IMPROVING THE EFFECTIVENESS OF EDUCATIONAL MANAGEMENTLeadership in education refers to the ability to influence, coordinate, and motivate individuals involved in the implementation and development of education, so that educational or school goals can be achieved effectively and efficiently. To achieve school goals effectively and efficiently, strong principal leadership is required. There are seven main characteristics of effective principal leadership, namely: (1) having a clear vision, (2) setting high expectations for achievement, (3) planning and providing positive and constructive feedback, (4) encouraging efficient use of time, (5) utilizing various learning resources, (6) integrating student development both individually and in groups, (7) conducting continuous assessment and improvement. It is clear that educational leadership plays a crucial role in educational management, because in essence every educational institution or agency needs a leader. This article reviews the definition of leadership, the function of educational leadership, the concept of leadership in schools, and principal leadership. According to Bachtiar Surin, as quoted by Maman Ukas, the term khalifah means a liaison or leader who is given the responsibility to convey or lead something. 
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI di MI Qita Ummah, Ana Faidatul; Farizi, Manarul Alam Al; Zuhro, Fa’izah Darotul; Ali, Nur; Asrori, Mohammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) subjects at Madrasah Ibtidaiyah QITA, Malang City, covering aspects of understanding, implementation, impact, challenges, and solutions. The study is grounded in the urgency of integrating the Merdeka Curriculum as an educational reform that promotes value-oriented learning, student autonomy, and the strengthening of students’ religious character. A descriptive qualitative approach was employed using an educational policy case study design. The participants consisted of the school principal, one Islamic education teacher, and four students selected purposively. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, and validated through triangulation of sources and methods to ensure data credibility. The findings reveal that the principal and teachers demonstrated comprehensive understanding and strong commitment to the principles of the Merdeka Curriculum, fostering innovation in value-based Islamic learning. Curriculum implementation emphasized reflective, collaborative, and contextual learning activities that strengthened students’ spirituality and independence. The curriculum’s impact was evident in the improvement of students’ cognitive, affective, and psychomotor abilities, as well as teachers’ professional competence in adaptive instruction. The main obstacles identified were limitations in human resources, facilities, and authentic assessment practices, yet these were mitigated through continuous training, academic supervision, and external partnerships. Overall, the implementation of the Merdeka Curriculum at MI QITA has proven effective, contextually relevant to Islamic values, and serves as a model for developing innovative and sustainable Islamic education policy. Keywords: Merdeka Curriculum; Islamic Religious Education; Policy Implementation; Religious Character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah QITA Kota Malang, yang meliputi aspek pemahaman, pelaksanaan, dampak, hambatan, dan solusi pelaksanaan kebijakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh urgensi penerapan Kurikulum Merdeka dalam membangun paradigma pembelajaran yang berorientasi pada nilai, kemandirian, dan penguatan karakter religius peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus kebijakan pendidikan. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, satu guru PAI, dan empat peserta didik yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kepala madrasah dan guru terhadap Kurikulum Merdeka telah berkembang menjadi kesadaran kolektif yang mendorong inovasi pembelajaran berbasis nilai Islam. Pelaksanaan kurikulum berfokus pada aktivitas reflektif, kolaboratif, dan kontekstual yang memperkuat spiritualitas serta kemandirian peserta didik. Dampak penerapan kurikulum terlihat dari peningkatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta profesionalisme guru dalam merancang pembelajaran adaptif. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, sarana, dan asesmen autentik, namun berhasil diatasi melalui pelatihan, supervisi akademik, dan kemitraan eksternal. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka di MI QITA berlangsung efektif, relevan dengan nilai-nilai Islam, dan dapat menjadi model pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang inovatif dan berkelanjutan. Kata kunci: Kurikulum Merdeka; Pendidikan Agama Islam; Implementasi Kebijakan; Karakter Religius.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI di MI Qita Ummah, Ana Faidatul; Farizi, Manarul Alam Al; Zuhro, Fa’izah Darotul; Ali, Nur; Asrori, Mohammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) subjects at Madrasah Ibtidaiyah QITA, Malang City, covering aspects of understanding, implementation, impact, challenges, and solutions. The study is grounded in the urgency of integrating the Merdeka Curriculum as an educational reform that promotes value-oriented learning, student autonomy, and the strengthening of students’ religious character. A descriptive qualitative approach was employed using an educational policy case study design. The participants consisted of the school principal, one Islamic education teacher, and four students selected purposively. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, and validated through triangulation of sources and methods to ensure data credibility. The findings reveal that the principal and teachers demonstrated comprehensive understanding and strong commitment to the principles of the Merdeka Curriculum, fostering innovation in value-based Islamic learning. Curriculum implementation emphasized reflective, collaborative, and contextual learning activities that strengthened students’ spirituality and independence. The curriculum’s impact was evident in the improvement of students’ cognitive, affective, and psychomotor abilities, as well as teachers’ professional competence in adaptive instruction. The main obstacles identified were limitations in human resources, facilities, and authentic assessment practices, yet these were mitigated through continuous training, academic supervision, and external partnerships. Overall, the implementation of the Merdeka Curriculum at MI QITA has proven effective, contextually relevant to Islamic values, and serves as a model for developing innovative and sustainable Islamic education policy. Keywords: Merdeka Curriculum; Islamic Religious Education; Policy Implementation; Religious Character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah QITA Kota Malang, yang meliputi aspek pemahaman, pelaksanaan, dampak, hambatan, dan solusi pelaksanaan kebijakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh urgensi penerapan Kurikulum Merdeka dalam membangun paradigma pembelajaran yang berorientasi pada nilai, kemandirian, dan penguatan karakter religius peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus kebijakan pendidikan. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, satu guru PAI, dan empat peserta didik yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kepala madrasah dan guru terhadap Kurikulum Merdeka telah berkembang menjadi kesadaran kolektif yang mendorong inovasi pembelajaran berbasis nilai Islam. Pelaksanaan kurikulum berfokus pada aktivitas reflektif, kolaboratif, dan kontekstual yang memperkuat spiritualitas serta kemandirian peserta didik. Dampak penerapan kurikulum terlihat dari peningkatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta profesionalisme guru dalam merancang pembelajaran adaptif. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, sarana, dan asesmen autentik, namun berhasil diatasi melalui pelatihan, supervisi akademik, dan kemitraan eksternal. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka di MI QITA berlangsung efektif, relevan dengan nilai-nilai Islam, dan dapat menjadi model pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang inovatif dan berkelanjutan. Kata kunci: Kurikulum Merdeka; Pendidikan Agama Islam; Implementasi Kebijakan; Karakter Religius.