Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEPADATAN LALU LINTAS DI KECAMATAN DENPASAR BARAT Julia Vironika; Ida Bagus Made Astawa; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i3.20695

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Denpasar, Kecamatan Denpasar Barat dengan tujuan untuk: (1) mengidentifikasi kondisi jalan di Kecamatan Denpasar Barat, (2) mengidentifikasi karakteristik pengguna jalan di Kecamatan Denpasar Barat dan, (3) menganalisis tingkat kepadatan lalu lintas di Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan sample yang diambil secara “Purporsive Sampling” yaitu jaringan jalan primer dua lajur dan dua arah sebanyak 4 jalan yang tersebar di Kecamatan Denpasar Barat. Pengumpulan data menggunakan metoda survai, observasi, pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kondisi jalan di Kecamatan Denpasar Barat dapat dilihat dari jenis kerusakan seperti lubang pada badan jalan, retak pada badan jalan dan tambalan pada badan jalan, (2) karakteristik pengguna jalan di Kecamatan Denpasar Barat bervariasi dan dikaitkan dengan aksesbilitas yang tinggi dan kenyamanan yang disesuaikan oleh tujuan moda transportasi yang melintasi dan, (3) tingkat kepadatan lalu lintas di Kecamatan Denpasar Barat di pengaruhi faktor langsung seperti panjang jalan dan volume lalu lintas dan faktor tidak langsung seperti status jalan, bangkitan lalu lintas, simpangan bersinyal maupun tidak bersinyal dan waktu.
STUDI KOMPARATIF VARIASI KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 SAWAN Ros Indah Mareta Simanjuntak; Ida Bagus Made Astawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i3.20698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis ingkat kompetensikepribadian guru, (2) Menganalisis ingkat Motivasi belajar siswa padamata pelajaran IPS, (3) Menganalisis perbedaan variasi kompetensikepribadian guru dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS.Berkenaan dengan itu penelitian dirancang sebagai penelitian deskriptifdengan studi populasi 50 orang siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sawan.Pengumpulan data menggunakan angket yang selanjutnya dianalisissecara deskriptif analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitianmenunjukan bahwa (1) Adanya tingkat kompetensi kepribadian guruyang bervariasi di SMP Negeri 2 Sawan yaitu sangat tinggi dengan nilai700, sedang 458 dan rendah 334, (2) Tingkat Motivasi belajar siswa padamata pelajaran IPS dalam kategori sedang dengan skor sebanyak 3.200(3) Tidak terdapat perbedaan variasi kompetensi kepribadian gurudengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2Sawan.
IMPLEMENTASI ASSESMENT AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI KOTA SINGARAJA In'Am Azizur Romadhon .; Dr. Ida Bagus Made Astawa, M.Si. .; Drs. Dewa Made Atmaja, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v7i2.21370

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang persiapan, pelaksanaan, pelaporan, serta solusi terhadap kesulitan guru menerapkan penilaian autentik dalam kegiatan belajar mengajar pada SMA Negeri di Kota Singaraja. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif mengacu pada model Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode, yaitu wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan penilaian autentik dalam kurikulum 2013 yang dilakukan guru dalam pembelajaran geografi dinilai dari ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Persiapan penilaian autentik dilakukan dengan membuat indikator penilaian yang telah disiapkan dalam RPP. Untuk ranah sikap penilaian dilaksanakan dengan teknik observasi, penilaian diri, penilaian teman sejawat, dan jurnal catatan guru. Pada ranah pengetahuan, guru menggunakan teknik tes tulis, tes lisan, dan penugasan yang telah disiapkan pada RPP. Pelaksanaan penilaian keterampilan pada pembelajaran geografi menggunakan teknik kinerja, proyek, dan portofolio. Pelaporan penilaian autentik pada pembelajaran geografi berbentuk nilai yang sesuai dengan KKM yang telah disepakati. Solusi terhadap kesulitan guru dalam penerapan penilaian autentik bisa menggunakan format penilaian dalam ms. excel. Selanjutnya pelaporan penilaian autentik diberikan pendidik kepada peserta didik disertai dengan feedback sehingga dapat dijadikan acuan perbaikan pada pembelajaran berikutnya.Kata Kunci : Implementasi assesment autentik, pembelajaran geografi. This research was conducted to obtain an overview of the preparation, implementation, reporting, and solutions to the difficulties of teachers applying authentic assessment in teaching and learning activities in State High School of Singaraja City. This study uses a qualitative descriptive analysis referring to the Miles and Huberman model. Data collection techniques were carried out using three methods, namely interviews, observation, and document recording. The results of this study indicate authentic assessment in the 2013 curriculum conducted by teachers in learning geography judged in the realm of attitudes, knowledge, and skills. Preparation of authentic assessment is done by making assessment indicators that have been prepared in the lesson plan. For the realm of attitude assessment is carried out by observation, self-assessment, peer assessment, and teacher's journal entries. In the realm of knowledge, teachers use written test techniques, oral tests, and assignments that have been prepared in the lesson plan. Conduct skills assessment of geography learning using performance, project and portfolio techniques. Reporting authentic assessment on learning geography in the form of grades that are in accordance with the agreed KKM. The solution for teacher difficulties in applying authentic assessment can use the assessment format in ms. excel. Furthermore, authentic assessment reporting is given by educators to students accompanied with feedback so that it can be used as a reference for improvement in subsequent learning.keyword : Implementation of authentic assessment, geography learning.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sawan Faizatun Nisa'; Ida Bagus Made Astawa; Putu Indra Christiawan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i2.23519

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran Inquiry dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain pretest-posttest control group desain. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Inquiry berkualifikasi baik dengan skor 75.9% menggunakan penilaian APKCG Undiksha. Aktivitas belajar siswa meningkat dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry, dengan hasil uji hipotesis melalui angket aktivitas belajar diperoleh nilai thitung lebih besar dibandingkan nilai ttabel yaitu 1.9174>1.6698. Selain itu, hasil belajar siswa  mengalami peningkatan, dengan hasil uji hipotesis posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol nilai thitung lebih besar dibandingkan nilai ttabel, yaitu 3.7546>1.6698. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry.
Kualitas Penerapan Asesmen Autentik Berbasis HOTS Guru Geografi SMA Ni Putu Desi Budiastini; Ida Bagus Made Astawa; I Putu Sriartha
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i2.25352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman Guru Geografi SMA terakreditasi A di Kota Singaraja tentang asesmen autentik berbasis HOTS, menganalisis kandungan HOTS pada asesmen autentik yang dikembangkan guru Geografi SMA terakreditasi A di Kota Singaraja, dan mengkaji kendala yang dihadapi Guru Geografi SMA terakreditasi A di Kota Singaraja dalam mengembangkan asesmen autentik berbasis HOTS. Penelitian ini merupakan studi populasi yang dilaksanakan di SMA terakreditasi A di Kota Singaraja. Objek penelitian: pemahaman guru terhadap asesmen autentik berbasis HOTS, kandungan HOTS dalam asesmen autentik yang dikembangkan, dan Kendala yang dihadapi dalam mengembangkan asesmen berbasis HOTS. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman guru terkategori cukup. Soal-soal yang dibuat oleh guru belum sepenuhnya mengandung HOTS dan masih terkategori cukup. Kendala yang dihadapi guru dalam penerapan asesmen autentik berbasis HOTS bervariasi antar sekolah, kendala utama yang dihadapi adalah waktu dan siswa.
Kesesuaian Lahan Tanaman Kedelai Berdasarkan Masukan Teknologi dan Produktivitas Lahan di Kecamatan Dawan Kadek Ary Kumala Dewi; I Putu Sriartha; Ida Bagus Made Astawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i2.27670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan tanaman kedelai berdasarkan masukan teknologi dan produktivitas lahan, dan kendala-kendala petani kedelai dalam menentukan masukan teknologi dan produktivitas lahan. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 unit lahan yang ditanami kedelai dan sampel petani kedelai dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketepatan masukan teknologi mencapai tahap pelaksanaan 48,36% termasuk dalam katagori sedang. Unit lahan 16 menunjukkan nilai rata-rata ketepatan masukan teknologi tertinggi mencapai tahap pelaksanaan sebesar 56,89% termasuk dalam katagori sedang, sedangkan unit lahan 10 menunjukkan rata-rata ketepatan masukan teknologi terendah mencapai tahap pelaksanaan sebesar 40,34% termasuk dalam katagori kurang baik. Rata-rata produktivitas lahan untuk tanaman kedelai sebesar Rp. 4.993.102,99/ha. Produktivitas lahan tertinggi ditunjukkan oleh unit lahan 13 sebeaar Rp. 8.548.578,86/ha, sedangkan produktivitas terendah terdapat pada unit lahan 10 sebesar Rp. 3.181.308,41/ha. Kendala-kendala yang dihadapi petani selama menanam kedelai yaitu, kesulitan bibit unggul, serangan hama, cuaca buruk, dan harga panen kedelai yang rendah.
Diversifikasi Potensi dan Fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota di Wilayah Kota Singaraja Abdi Radinal Saragih; Ida Bagus Made Astawa; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v9i1.30480

Abstract

This research is located in Singaraja City, Buleleng District, Buleleng Regency with the aim of: (1) Analyzing the potential of City Parks in Singaraja City Area, and (2) Analyzing the diversification of the functions of City Parks in Singaraja City Region. With regard to research conducted in four (4) Public Parks / RTHs in Singaraja City (I Gusti Ngurah Rai Park, Yuwana Asri Park, Soenda Ketjil Park, and Bung Karno Park). Collecting data using new observations, document recording techniques, and literature, which were analyzed using descriptive qualitative methods. The results of this study indicate that: (1) There are 4 Public Parks / RTH in Singaraja City, while Taman I Gusti Ngurah Rai has thematic potentials related to ecological potential, social potential, cultural potential, and economic potential, with the concept of a sports venue, a place for recreation and learning education as well as cultural preservation, through cultural performances. Bung Karno Park, has thematic potentials related to cultural-based ecological potential with the concept of parks as recreation and sports, as well as ecological potentials based on plant needs (offerings) which are closely related to Balinese culture. Yuwana Asri Park, has a thematic potential, focuses as a place to play with educational education and learning for smart children, with the concept of parks as places for recreation and sports, and has economic potential, through trade around the park. Meanwhile, Taman Soenda Ketjil, has a thematic potential, focuses on being a national culinary place which sells culinary and snacks and drinks typical of the Soenda Ketjil (Nusa Tenggara) area with the concept of a park for sports and recreation. Furthermore, the existence of city parks as part of RTH (Green Open Space) has not met the proportion recommended by the government, namely at least 30% consisting of 20% public green open space and 10% consisting of private green open space for urban areas. Therefore, it is hoped that the Buleleng Regency Government, especially the Plantation Office, will organize city parks in accordance with the proportions idealized by the Central Government. (2) Diversification of the functions of the 4 Public City Parks (RTH) in Singaraja City, namely: Singaraja City Park, Bung Karno Park, Yuwana Asri Park, Soenda Ketjil Park or National Park, is in accordance with the devirification of the functions of Public RTH / City Park. both from bio-ecological (physical) functions, productive socio-economic functions and cultural area ecosystems, aesthetic functions.
Pengaplikasian Model Pembelajaran Teams Games Tournaments dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII di SMPN 2 Gerokgak Ni Made Ayu Diah Darmiati; Ida Bagus Made Astawa; I Wayan Treman
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v9i2.35017

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran TGT dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gerokgak. Berkenaan dengan itu penelitian dirancang sebagai penelitian eksperimen dengan Non Equivalent Post-Tes Only Control Grup Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive random sampling.Pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Pengaplikasian model pembelajaran TGT dalam pembelajaran IPS berkualifikasi baik dengan skor 81.3%, (2) Motivasi belajar siswa pada kelas eksperiment nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol, walaupun secara signifikan tidak terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol (1.99 ≤7.46), dan (3)terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar siswa  pada kelas eksperimen dan kelas kontrol (3.51>1.99) dan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol.Berpijak hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan  motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran TGT.
PENGEMBANGAN KURIKULUM GEOGRAFI BERKEARIFAN LOKAL KEBUTUHAN BALI SEBAGAI EKOLOGI PULAU KECIL Ida Bagus Made Astawa
Media Komunikasi Geografi Vol. 14 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1741

Abstract

Pemberlakuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) memberi kewenangan pada satuan pendidikan dan guru sebagai pengembang kurikulum, dengan berpedoman pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), sehingga lokalitas daerah dapat terakomodasi dalam pengembangannya. Perkembangan pariwisata dan kemajuan perekonomian Bali, telah menjadikan sifat kosmosentris masyarakat dengan kearifan lokalnya yang selama ini telah menjaga ekologi Bali semakin ditinggalkan, sehingga memunculkan permasa-lahan sosial dan kerusakan lingkungan. Sebagai ekologi pulau kecil, Bali sangat membutuhkan masyarakat kosmosentris yang memiliki kesadaran akan arti dan makna hidup di pulau kecil, kesadaran akan arti dan makna identitas sebagai manusia Bali, dan kesadaran sebagai kapital humanitas yang mendorong berbagai bentuk revitalisasi kearifan lokal di tengah-tengah arus globalisasi. Salah satu usaha dalam menumbuhkan kesadaran tersebut adalah melalui pendidikan yang terimplementasikan dari kurikulum yang dikembangkan. Memperhatikan tujuan pembelajaran Geografi yang menjadi tuntutan KTSP, maka pengembangan kurikulumnya dipandang sangat relevan untuk mengakomodasi kearifan lokal Bali dalam menumbuhkan kesadaran-kesadaran yang dimaksud, sehingga siswa dapat bersikap dan berperilaku secara kosmosentris.Kata kunci: kearifan lokal, kosmosentris, kurikulum geografi
MEMAHAMI KEWAJIBAN GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Ida Bagus Made Astawa
Media Komunikasi Geografi Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i2.2193

Abstract

Otonomi pendidikan dan pemberlakuan Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP) telah memberikan kewenangan pada guru sebagai pengembangkurikulum. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu wujuddari pengembangan kurikulum yang wajib disusun oleh guru dan digunakan sebagaipedoman dalam melaksanakan pembelajaran. Namun, realitanya masih banyak guruyang belum melaksanakan kewajiban tersebut. Paling tidak terdapat tiga faktor yangdipandang sebagai penyebab guru belum melaksanakan kewajiban tersebut.Pertama, karena sudah terlalu lama menjadi ”tukang mengajar” (kurikulum 1950 –1994) sehingga belum tumbuhnya kesadaran bahwa menyusun RPP adalahkewajiban guru; kedua, karena belum dipahaminya makna sebuah RPP dalampembelajaran; dan ketiga dengan sistem rekrutmen guru dan sifat terbukanya profesiguru, bisa jadi sebagian guru belum memiliki kompetensi untuk menyusun RPP.Kata kunci: tukang mengajar; standar kompetensi, rencana pelaksanaanpembelajaran.
Co-Authors ., In&#039 A Sediyo Adi Nugraha Abdi Radinal Saragih Ahzan, Sukainil Anak Agung Gede Agung Darmawan Anak Agung Gede Sugianthara Anggraeni, Nida Anna Sharah Artini, Nyoman Sri Aryani, Luh Nitra Aryati, Ni Ketut Dian Bharata, Ida Bagus Arya Yoga Budiastini, Ni Putu Desi CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Darmiati, Ni Made Ayu Diah Dewa Made Atmaja Dewi, Kadek Ary Kumala Dewi, Ni Komang Ayu Triadi Dewi, Putu Siska Krisna Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dhea Vier Nanda Dewi Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Dwipawati, Ni Made Gunarsih Faizatun Nisa' Gita, I Gusti Lanang Mahendra Gregorius Sebo Bito Gustama, I Wayan Hamimah, Siti Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Haribaik, Made Adelia Suryani Hawali, Rebeka Filda I Gede Algunadi I Gede Algunadi I Gede Arya Sumarabawa I Gede Arya Sumarabawa I Gede Astra Wesnawa I Gede Budiarta I Gusti Lanang Mahendra Gita I Kadek Arta I Kadek Arta I Ketut Putra Jaya I Ketut Putra Jaya i ketut suratha I Ketut Suratha I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Sarmita I Made Sutajaya I Made Tegeh I Made Windu Antara I Nyoman Suditha I Putu Ananda Citra I Putu Sriartha I Wayan Suarsana I Wayan Suja I Wayan Treman Ida Ayu Laksmi Yuliasari In'Am Azizur Romadhon . Julia Vironika Julia Vironika K. Yunitha Aprillia K. Yunitha Aprillia Kadek Ary Kumala Dewi Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Komang Adi Komang Adi Kristiani, Putu Ery laxmi zahara Luh Nitra Aryani Made Adelia Suryani Haribaik Made Suryadi Made Suryadi Made Visnu Dasa Made Visnu Dasa Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahayani, Ni Nyoman Tri Mahsup, Mahsup Maretanta Ananda Pinasthi Maria Evanrista Roslovenia Ndoi Mujiburrahman Mujiburrahman Mujiburrahman Muslim, Suyitno Nasar, Ismail Nasar, Ismail Ni Ketut Dian Aryati Ni Komang Ayu Triadi Dewi Ni Komang Noviani Ni Komang Sinta Ratnasari Ni Luh Desy Dwi Anike Dhamayanti Ni Luh Desy Dwi Anike Dhamayanti Ni Luh Sri Novi Sumitadewi Ni Luh Yunika Valina Ni Made Ayu Diah Darmiati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Gunarsih Dwipawati Ni Nyoman Tri Mahayani Ni Putu Desi Budiastini Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Sri Astuti Ni Putu Sri Astuti Ni Wayan Ayu Suparmi Nida Anggraeni Nisa', Faizatun Noviani, Ni Komang Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nyoman Julita Sari Nyoman Sri Artini Pahriah, Pahriah Pangga, Dwi Piscesita, Brilliantari Boeky Poerwati, Christiani Endah Putu Indra Christiawan Putu Siska Krisna Dewi Qo'idul Umam Ratnasari, Ni Komang Sinta Restu Ade Yanti Ros Indah Mareta Simanjuntak Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Saragih, Abdi Radinal Sharah, Anna Simanjuntak, Ros Indah Mareta Suarsana, I Wayan Suditha, I Nyoman Suja, Wayan Sukadi Sukroyanti, Baiq Azmi Suparmi, Ni Wayan Ayu Suryati Suryati Sutajaya, Made Sutarjo Sutarjo sutarjo sutarjo Syamsiar, Syamsiar Taufik Samsuri Umam, Qo'idul Uswatun Hasanah Valina, Ni Luh Yunika Wahyu Sumardeni Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya Yuliasari, Ida Ayu Laksmi