Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Harmoni Pata Dela Orang Bajawa: Implikasinya dalam Pembentukan Integritas Akademik di Perguruan Tinggi Bito, Gregorius Sebo; Hawali, Rebeka Filda; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.1176

Abstract

This study aims to discuss the concept of harmony from the pata dela of the Bajawa people and its implications for forming academic integrity in higher education. In Indonesia's higher education context, technological advancements and changes in teaching methods have increased the potential for academic dishonesty. Pata dela, which consists of ancestral teachings from the Bajawa people, contains moral values that can contribute to supporting academic integrity. Through a qualitative approach, this research explores how the values from pata dela can be integrated into the higher education curriculum to create a supportive learning environment for academic integrity. The research findings indicate that values like honesty, trust, fairness, respect, and responsibility embedded in pata dela can help prevent academic misconduct and foster a culture of integrity among students and faculty. The research results can be implemented in higher education as a preventive effort to prevent academic disintegrity through habituation based on local wisdom.
SINERGI FILOSOFI TRI HITA KARANA DALAM PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING Mujiburrahman, Mujiburrahman; Zahara, Laxmi; Mahsup, Mahsup; Sutajaya, Made; Suja, Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.13299

Abstract

Modern education not only focuses on the development of cognitive abilities but also emphasizes the importance of shaping students' character to be balanced spiritually, socially, and environmentally. The Tri Hita Karana philosophy, rooted in Balinese culture, provides a framework that underscores the significance of harmonious relationships between humans and God (Parahyangan), humans and others (Pawongan), and humans and nature (Palemahan). This research aims to examine the synergy between the Tri Hita Karana philosophy and the Project-Based Learning (PBL) model in creating holistic and sustainable learning. The method used in this study is a literature review, where various relevant works on Tri Hita Karana and PBL are analyzed to understand the integration of these two concepts in the educational context. The analysis is conducted by identifying how each dimension of Tri Hita Karana can be applied in PBL-based projects, as well as the impact of this synergy on students' character development. The results of this review indicate that integrating Tri Hita Karana with PBL can create a learning environment that supports students' spiritual, social, and environmental awareness development. Through PBL, students engage in real-world projects that not only enhance academic skills but also instill values of harmony with God, others, and nature. This synergy results in a more meaningful, relevant, and sustainable educational approach, where students not only improve their cognitive skills but also become socially and environmentally responsible individuals.
Implementasi Tri Hita Karana (THK) pada Kearifan Lokal Lombok Maulid Adat di Desa Lendang Nangka Zahara, Laxmi; Mujiburrahman; Mahsup, Mahsup; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 13 No 2 (2024): MOMENTUM NOVEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/momentum.v13i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep Tri Hita Karana (THK) pada kearifan lokal masyarakat Desa Lendang Nangka melalui acara Maulid Adat sebuah tradisi penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW dan sumber mata air desa yang terdiri dari serangkaian acara termasuk di dalamnya acara selametan Otak Aik dan Pandik Keris. Ritual ini juga mencakup kegiatan keagamaan, seperti zikir dan pembacaan kitab, serta simbolis bubur yang melambangkan asal-usul manusia. Tradisi ini diikuti oleh masyarakat lokal dan sekitarnya, termasuk kelompok pertanian yang menggunakan air sebagai irigasi. Filosofi acara ini mengandung tiga konsep utama: kehendak, Nur Muhammad, dan Zat Adam, yang melambangkan hubungan antara roh dan jasad manusia serta pentingnya menjaga alam. Melalui metode pengumpulan data dengan wawancara dan angket, penelitian ini menemukan bahwa konsep Tri Hita Karana yang meliputi hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), manusia dengan sesama (Pawongan), dan manusia dengan alam (Palemahan) terintegrasi dalam kehidupan masyarakat. Tradisi ini memperkuat nilai-nilai sosial dan ekologis di Desa Lendang Nangka.
Implikasi Sorong Serah Aji Krame dalam Mempererat Hubungan Keluarga di Masyarakat Sasak Sukroyanti, Baiq Azmi; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 13 No 2 (2024): MOMENTUM NOVEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/momentum.v13i2.169

Abstract

This study examines the cultural significance of the Sorong Serah Aji Krame tradition, a Sasak traditional wedding ritual on Lombok Island, Indonesia. This tradition not only represents the transfer of material goods, but also serves as a mechanism to strengthen family cohesion. Through qualitative methods, including in-depth interviews and observations, this study explores how this ritual builds emotional connections, honors elders, and ensures continuity between generations in the Sasak community. The results show that Sorong Serah Aji Krame plays an important role in maintaining social harmony and family solidarity, especially amidst the challenges of modernization.
Mewujudkan Sekolah Berwawasan Tri Hita Karana Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya; Astiti, Kadek Ayu; Suryaningsih, Ni Made Ayu; Aryani, Luh Nitra; Poerwati, Christiani Endah; Nasar, Ismail; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis cara mewujudkan sekolah berwawasan Tri Hita Karana. Urgensi dari penelitian ini adalah untuk memberikan referensi tentang gambaran lingkungan sekolah yang relevan untuk membangun karakter yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Sumber data dari penelitian ini adalah segala referensi yang berkaitan dengan Tri Hita Karana. Syarat referensi yang digunakan adalah berupa jurnal, makalah, prosiding dan literatur lain baik skala nasional maupun internasional yang terbit dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir. Penelitian ini dilakukan melalui lima tahapan penelitian mulai dari pengumpulan literatur, seleksi literatur, analisis literature yang terpilih, sintesis dan penarikan kesimpulan. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa sekolah berwawasan Tri Hita Karana dapat diwujudkan dengan cara menerapkan berbagai program pendidikan yang sifatnya rutin dan terencana serta dimulai dari tahapan pembiasaan hingga pembudayaan. Peran keluarga dan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mensukseskan sekolah berwawasan Tri Hita Karana.
Analysis of the Application of Positive Psychology Based on Tri Hita Karana in Character Education for Inclusive Students: A Literature Review I Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari; Ni Ketut Erawati; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Ida Bagus Made Astawa
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i11.2687

Abstract

The aim of this study is to evaluate the role of positive psychology, grounded in the concept of Tri Hita Karana (THK), in developing character education for inclusive students. Research that combines positive psychology with the Tri Hita Karana concept is still scarce, making this study significant in contributing to knowledge on both concepts. In conducting this literature review, a substantial number of documents were examined, including prominent Sinta articles, books, and other relevant materials. The findings reveal that:(1)Positive psychology based on the Parahyangan concept can help students become more religious and grateful; (2)Positive psychology rooted in the Pawongan concept can encourage students to be more tolerant, appreciate one another, care for their surroundings, and communicate effectively; (3) Positive psychology aligned with the Palemahan concept can foster greater environmental awareness among students.In conclusion, the Tri Hita Karana concept and the application of positive psychology are crucial for the character development of inclusive students.
Harmonization of Parahyangan, Pawongan, and Pabelasan in the Pamalle Ritual: A Study of the Local Wisdom of the Sumbanese Community Cordia, Grassiana Misseri; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Ida Bagus Made Astawa
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i11.2690

Abstract

The aim of this article is to investigate how the philosophy of Tri Hita Karana (THK) is applied to the "Pindah Adat" tradition, also known as "Pamalle" in Sumba culture. THK actually originates from Balinese Hindu culture and emphasizes balance in three dimensions: balance in the relationship between humans and God (Parahyangan), balance in the relationship between people (Pawongan), and balance with the environment (Palemahan). In this article, the "Pamalle" tradition is explained as the custom of a woman moving to the man's family. This custom reflects the values of THK through spiritual, social, and environmental aspects. The traditional ritual has a spiritual aspect, which includes prayers and offerings to ancestors (Marapu) as a form of respect and request for blessings and protection. The Pamalle tradition teaches us that we can foster a sense of belonging and shared responsibility by involving all members of the community in decision-making. Ultimately, this will strengthen social ties and keep the community united. The Palemahan principle of Pamalle not only preserves the local ecosystem but also teaches the importance of a healthy relationship between humans and the environment. This tradition is a value system that continues to evolve and change over time, but its core remains the same, never changing. This study shows that the Pamalle tradition offers a new perspective on sustainable development based on local wisdom, applicable to everyone.
Social awareness and relational skills of students as implications of social emotional learning based on tri hita karana Kristiani, Putu Ery; Astawa, Ida Bagus Made; Mudana, I Wayan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpip.v18i1.91323

Abstract

Character education is a key pillar of global education reform, encompassing moral, spiritual, and social values. This study investigates the effectiveness of Social Emotional Learning (SEL) based on Tri Hita Karana (THK) values in improving students’ social awareness and relational skills. A quasi-experimental design was used with eighth-grade students and social studies teachers as subjects, and data were collected through observations, surveys, and document analysis. Descriptive and inferential analyses (including t-tests and MANOVA) were conducted. The outcomes show that incorporating THK values into SEL resulted in high levels of social awareness among students as well as significant improvements in their relational skills. Statistical tests confirmed that students in the SEL-THK (SEL based on Tri Hita Karana) group had significantly higher social awareness and relational skill outcomes than those in conventional learning. Moreover, the implementation of SEL based on THK values had a significant simultaneous positive effect on both social awareness and relational skills. These findings suggest that a THK-based SEL approach can holistically enhance key social-emotional competencies in students.
The Implementation of Mind Mapping-Assisted Problem-Based Learning Model in Geography Lessons to Enhance Critical Thinking Skills of SMA: Penelitian Hasanah, Elsia Fitri; Wesnawa, I Gede Astra; Astawa, Ida Bagus Made
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4762

Abstract

The low level of critical thinking skills among students in geography lessons in class XI.F at SMA Negeri 3 Singaraja is a problem that needs to be solved. In this regard, a classroom action research (CAR) study was conducted to analyze the application of the Mind Mapping-assisted PBL model in geography lessons and to improve critical thinking skills through the Mind Mapping-assisted Problem-Based Learning model. This study used Kemmis & McTaggart's Classroom Action Research (CAR) design, which was carried out in two cycles with 42 students in class XI F of SMA Negeri 3 Singaraja as the research subjects. Data were collected through observation and tests, then analyzed using descriptive quantitative methods.. The results showed that the application of the Mind Mapping-assisted Problem-Based Learning model went well. Students' critical thinking skills increased by 22.20%. Thus, the Mind Mapping-assisted Problem-Based Learning model is efficacious in improving students' critical thinking skills in geography at SMA Negeri 3 Singaraja.
Implikasi Project-Based Learning Berbantuan 3D Water Cycle terhadap Geographic Skills Siswa dalam Pembelajaran Geografi Hafsari, Ayu Marshanda; Astawa, Ida Bagus Made; Christiawan, Putu Indra
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1924

Abstract

Pada satu sisi Geographic Skills siswa rendah, sementara pada sisi lain Geographic Skills memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir spatial siswa sebagai penciri pembelajaran geografi. Berkenaan dengan itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Model Project-Based Learning berbantuan Media 3D terhadap Geographic Skills Siswa dalam pembelajaran geografi. Penelitian dirancang menggunakan Eksperimen Semu dengan pre-test and post-test non-equivalent control group design. Sampel ditentukan melalui multi-stage random sampling, dengan Kelas X-3 SMA Negeri 1 Gerokgak sebagai kelompok eksperimen dan Kelas X-1 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan media 3D berada pada kriteria sangat baik (95,56), serta terdapat perbedaan Geographic Skills yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (75,63 > 62,34), dengan peningkatan masing-masing sebesar 81,28% dan 47,24%. Uji statistik membuktikan bahwa model PjBL berbantuan media 3D berpengaruh signifikan terhadap peningkatan Geographic Skills siswa (0,000 < 0,05). Dengan demikian, penerapan PjBL berbantuan media 3D Water Cycle berdampak positif terhadap Geographic Skills siswa di SMA/MA Negeri Kecamatan Gerokgak.
Co-Authors ., In&#039 A Sediyo Adi Nugraha Abdi Radinal Saragih Ade Istanty Br Bangun Ahzan, Sukainil Anak Agung Gede Agung Darmawan Anak Agung Gede Sugianthara Anggraeni, Nida Anna Sharah Artini, Nyoman Sri Aryani, Luh Nitra Aryati, Ni Ketut Dian Bharata, Ida Bagus Arya Yoga Budiastini, Ni Putu Desi CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Darmiati, Ni Made Ayu Diah Dewa Made Atmaja Dewi, Kadek Ary Kumala Dewi, Ni Komang Ayu Triadi Dewi, Putu Siska Krisna Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dhea Vier Nanda Dewi Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Dwipawati, Ni Made Gunarsih Faizatun Nisa' Gita, I Gusti Lanang Mahendra Gregorius Sebo Bito Gustama, I Wayan Hafsari, Ayu Marshanda Hamimah, Siti Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Haribaik, Made Adelia Suryani Hasanah, Elsia Fitri Hawali, Rebeka Filda I Gede Algunadi I Gede Algunadi I Gede Arya Sumarabawa I Gede Arya Sumarabawa I Gede Astra Wesnawa I Gede Budiarta I Gusti Lanang Mahendra Gita I Kadek Arta I Kadek Arta I Ketut Putra Jaya I Ketut Putra Jaya i ketut suratha I Ketut Suratha I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Sarmita I Made Sutajaya I Made Tegeh I Made Windu Antara I Nyoman Suditha I Putu Ananda Citra I Putu Sriartha I Wayan Suarsana I Wayan Suja I Wayan Treman Ida Ayu Laksmi Yuliasari In&#039;Am Azizur Romadhon . Julia Vironika Julia Vironika K. Yunitha Aprillia K. Yunitha Aprillia Kadek Ary Kumala Dewi Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Komang Adi Komang Adi Kristiani, Putu Ery laxmi zahara Luh Nitra Aryani Luh Putu Putrini Mahadewi Made Adelia Suryani Haribaik Made Suryadi Made Suryadi Made Visnu Dasa Made Visnu Dasa Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahayani, Ni Nyoman Tri Mahsup, Mahsup Maretanta Ananda Pinasthi Maria Evanrista Roslovenia Ndoi Mujiburrahman Mujiburrahman Muslim, Suyitno Nasar, Ismail Nasar, Ismail Ni Ketut Dian Aryati Ni Komang Ayu Triadi Dewi Ni Komang Noviani Ni Komang Sinta Ratnasari Ni Luh Desy Dwi Anike Dhamayanti Ni Luh Desy Dwi Anike Dhamayanti Ni Luh Sri Novi Sumitadewi Ni Luh Yunika Valina Ni Made Ayu Diah Darmiati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Gunarsih Dwipawati Ni Nyoman Tri Mahayani Ni Putu Desi Budiastini Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Sri Astuti Ni Putu Sri Astuti Ni Wayan Ayu Suparmi Nida Anggraeni Nisa', Faizatun Noviani, Ni Komang Nur ‘Azah Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nyoman Julita Sari Nyoman Sri Artini Pahriah, Pahriah Pangga, Dwi Piscesita, Brilliantari Boeky Poerwati, Christiani Endah Pracintia, A.A.A Ngurah Shinta Putu Indra Christiawan Putu Siska Krisna Dewi Qo'idul Umam Ratnasari, Ni Komang Sinta Restu Ade Yanti Ros Indah Mareta Simanjuntak Rufi'i Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Saragih, Abdi Radinal Sharah, Anna Simanjuntak, Ros Indah Mareta Suarsana, I Wayan Suditha, I Nyoman Suja, Wayan Sukadi Sukroyanti, Baiq Azmi Suparmi, Ni Wayan Ayu Suryati Suryati Sutajaya, Made sutarjo sutarjo Suyitno Muslim Syamsiar, Syamsiar Taufik Samsuri Umam, Qo'idul Uswatun Hasanah Valina, Ni Luh Yunika Wahyu Sumardeni Widnyandari, Ni Ketut Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya Yuliasari, Ida Ayu Laksmi