Articles
Analisis Postur Tubuh Menggunakan Metode RULA, REBA Pada Pekerja di Divisi Packaging
Ade Rizky Sya'bana;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5992
In the process of moving cement products from the packaging department to several trucks, human power is required. Workers who transfer finished cement products from belt conveyors to trucks take a long time to lift heavy workpieces which can cause disturbances in the limbs as a result of repetitive work. Therefore, an analysis is needed that aims to determine the level of safety of work postures as a basis for improving the work posture of workers. In analyzing body posture, the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) and Rapid Entire Body Assessment (REBA) methods are used. The results of the study found that the analysis of worker posture using the RULA method was 7, this indicates that the job requires investigation and changes to SOP. Based on the REBA score of 6, it indicates that the work has a moderate risk level, with an action level of 2 and further action for evaluation of the work system needs to be carried out. Changes to the work system are made in order to minimize the risk of musculoskeletal complaints in workers so that it will affect the level of worker productivity.
Analisis Kecacatan Produk Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis Pada Konveksi Boneka
Farah Surya Nisa;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5786
UKM XYZ merupakan home industry yang bergerak dibidang konveksi. Produk yang dihasilkan berupa boneka berbagai ukuran, gantungan kunci, kasur karakter, karpet, guling dan bantal. Meskipun sebagai UKM yang masih taraf berkembang, UKM ini memiliki cita-cita dan harapan untuk tetap maju dan menjadi perusahaan yang terdepan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) yang paling tinggi, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya cacat pada produk yang dihasilkan, dan memberikan usulan perbaikan pada produksi produk boneka. Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi penyebab cacat pada proses produksi. FMEA dilakukan sebagai metode pendukung dari studi penilaian risiko dan pengidentifikasian potensi bahaya. Berdasarkan hasil yang didapatkan penyebab kegagalan terbesar pada proses pembuatan boneka adalah bahan yang cacat akibat dari kurangnya ketelitian pekerja dalam memeriksa bahan yang akan digunakan dalam pembuatan boneka. Banyak bahan cacat yang lolos pemeriksaan dan menimbulkan efek lanjutan pada produk.
Analisis Perhitungan Effektivitas Mesin Takamaz x-150 di PT X Menggunakan Overall Equipment Effectiveness
Rizky Maulana;
Dene Herwanto;
Sutrisna Sunjaya Stepanus Pamungkas Sitorus
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5771
kebutuhan untuk menunjang kelancaran produktivitas dan daya saing perusahaan adalah ketersediaan mesin yang dapat bekerja dalam memenuhi target yang ditetapkan. PT. X bererak di bidang sparepart motor. Mesin yang menjadi objek penelitian adalah takamaz-x 150 pada mesin kali ini memiliki masalah pada downtime dan menyebabkan penghambatan hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari effektivitas mesin takamaz-x 150 dan menghitung kerugian dari kurangnya effektivitas mesin ini. Tujuan dalam penelitian kali ini adalah untuk mengetahui hasil perhitungan overall equipment effectiveness (OEE) yang digunakan unntuk menghitung kehandalan mesin takamaz-x 150. Hasil dari penelitian OEE untuk januari-Desember 2021 yaitu sebesar 65,36% masih kurang dari standar global JIPM yaitu sebesar 85%. Secara umum masih belum tercapai kriteria World Class. Rendahnya nilai OEE yang di dapatkan pada mesin takamaz-x 150 dapat di sebabkan oleh beberapa faktor suplai barang dari produksi plant luar NG (material), tenaga manusia terbatas (manusia), Mesin macet (mesin), waktu maintenance tidak teratur (Metode) dan tempat kerja yang kurang bersih (lingkungan).
Pendekatan Metode Economic Order Quantity dan Forecasting dalam Analisis Kontrol Persediaan Bahan Baku Kecap
Gustiandikha Saputri;
Ade Momon;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5750
Perusahaan Segi Tiga telah berdiri sejak tahun 1958 dalam memproduksi kecap. Sampai sejauh ini, kontrol persediaan Gula Aren sebagai bahan baku kecap di perusahaan tersebut masih menggunakan metode sederhana. Sebagai contoh, kegiatan pembelian bahan baku hanya dipertimbangkan dengan melihat sisa persediaan yang ada. Penggunaan cara tersebut membuat perusahaan mengalami kontrol persediaan yang kurang stabil dengan biaya yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki kontrol persediaan Gula Aren agar dapat meminimalkan kejadian overstock dan stock out, serta memperoleh biaya persediaan yang lebih ekonomis menggunakan pendekatan metode Economic Order Quantity dan Forecasting. Setelah dilakukan perhitungan, peramalan permintaan Gula Aren menggunakan metode Regresi Linear memperoleh hasil forecasting optimal sebesar 150.906 kg untuk satu tahun ke depan. Selanjutnya berdasarkan metode EOQ, kuantitas pemesanan optimal Gula Aren memperoleh hasil sebesar 24.782 kg dengan frekuensi pembelian optimal sebanyak 6 kali per tahun. Pembelian tersebut dilakukan apabila tingkat persediaan telah mencapai reorder point sebesar 1.986 kg. Untuk menghindari stock out, perusahaan perlu memiliki persediaan pengaman sebanyak 742 kg. Penerapan metode EOQ juga menghasilkan efisiensi total biaya persediaan sampai dengan 31% dengan penghematan hingga Rp250.826,09.
Penggunaan Metode HAZOP dalam Mengidentifikasi Potensi Bahaya pada Gardu Induk PT PLN (Persero) UPT Karawang
Pravitasari Sandrina;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5836
Setiap pekerjaan pada dasarnya memiliki risiko kecelakaan kerja tersendiri, apalagi jika posisi pekerja membutuhkan tanggung jawab besar. Kecelakaan kerja dapat terjadi dikarenakan kelalaian pekerja itu sendiri, mesin yang digunakan, atau bahkan bencana alam yang tidak terduga sebelumnya. Untuk menghindari dan mencegah kecelakaan kerja di perusahaan, maka diimplementasikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). K3 adalah suatu usaha yang digunakan untuk dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja atau untuk memperkecil peluang risiko kecelakaan kerja. K3 penting diterapkan oleh seluruh bidang. Perusahaan di dunia dan di Indonesia pada umumnya telah menerapkan K3. Salah satu metode yang termasuk dalam K3 adalah Metode HAZOP. Metode HAZOP adalah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja yang terjadi di Gardu Induk PT PLN (Persero) UPT Karawang. Dari penelitian yang dilakukan, hasilnya adalah terdapat 7 potensi bahaya kerja dengan 5 risiko tinggi, 1 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan dari potensi bahaya tersebut, dapat dilakukan penerapan SOP keselamatan, penggunaan APD, dan mengedukasi para pekerja.
Analisis Kelelahan Kerja Subjektif dengan Menggunakan Kuesioner Subjective Self Rating Test
Fajrin Septia Putrisani;
Asep Erik Nugraha;
Dene Herwanto
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/string.v7i3.14485
Occupational health and safety need to be carried out properly in a job as an effort to reduce the occurrence of work fatigue. Work fatigue is a condition in which a person experiences both physical and mental deterioration. When someone experiences work fatigue, his work productivity, efficiency and effectiveness can also decrease. Excessive working time from existing rules can result in work fatigue. PT. United Steel Center has a division with a very long working time duration of 33,420 minutes or 557 hours in February 2022. Based on this, it is necessary to conduct an analysis to find out whether there is subjective fatigue in machine operators in the division. This study uses the method of Subjective Self Rating Test (SSRT). Based on the results of distributing the SSRT questionnaire and analysis, it is known that from eight operators, there are seven operators who experience low work fatigue, while one operator experiences high work fatigue.
Pengembangan Sistem Informasi Enterprise Resource Planning untuk PT. ABC dengan Metode Waterfall di PT. Hashmicro Solusi Indonesia
Hapsah Aulia Rizkyah;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i3.6063
PT. Hashmicro Solusi Indonesia merupakan perusahaan penyedia solusi ERP dengan rangkaian software terlengkap untuk berbagai jenis industri, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap bisnis. Kemampuan perusahaan dalam membangun sebuah sistem yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien adalah alasan mengapa PT. Hashmicro Solusi Indonesia dipercaya oleh lebih dari 250 perusahaan. Dalam penerapannya teknologi informasi selalu tentang menyediakan informasi, mengintegrasikan subsistem dan sistem, dan mendukung tata kelola yang baik. Perusahaan tetap termotivasi untuk mengaplikasikan manfaat dari perangkat lunak ERP ke sektor industri lainnya melalui solusi inovatif. Pada penelitian ini memiliki metodologi penelitian menggunakan metode waterfall yang biasa digunakan dalam pengembangan sistem aplikasi. Penjualan PT. ABC melalui penggunaan bahasa pemrograman Phyton untuk merancang dan mengembangkan aplikasi, dapat dihasilkan suatu program yang dapat diimplementasikan dan berfungsi sesuai dengan tujuan yang diinginkan, aplikasi berbasis Odoo dapat mempermudah PT. ABC dalam mempromosikan produk yang mereka jual serta mengoptimalkan penjualan produk mereka dan juga metode waterfall yang digunakan ini sangat membantu dan efektif dalam mengoptimalkan pengelolaan proyek.
Pengembangan Dustbin Komposter Menggunakan Metode Quality Function Deployment
Egla Mayelsa Mutiara Simorangkir;
Dene Herwanto;
Sutrisna Sunjaya Stepanus Pamungkas Sitorus
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i3.6025
Pengembangan produk didorong oleh teknologi dan ilmu pengetahuan, persaingan, permintaan dan kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menganalisis produk dustbin komposter guna dilakukan pengembangan produk sehingga produk tersebut nyaman digunakan di lingkungan perumahan. Metode yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD) yang berguna untuk menentukan atribut produk untuk permintaan konsumen, untuk meningkatkan fungsi dan tampilan produk sesuai dengan permintaan dan kebutuhan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan menghasilkan 8 atribut produk yang diminta oleh responden. Atribut-atribut tersebut diinterpretasikan melalui empat parameter teknis di House of Quality (HOQ). Penelitian ini dapat menjadi solusi bagi para pengusaha untuk dapat mengembangkan produk dustbin kompoter yang diproduksinya sesuai dengan permintaan dan kebutuhan konsumen.
Evaluasi Pelaksanaan Proyek di PT Maswindo Bumi Mas Branch Subang Menggunakan Metode CPM dan PERT
Rianti Fikriah Hasnah;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i3.6120
Perencanaan sebuah proyek merupakan suatu hal yang krusial dalam mencapai keberhasilan suatu proyek yang akan dilakukan. Proyek merupakan kegiatan yang bersifat sementara dengan tenggat waktu dan biaya yang sudah ditentukan, untuk itu perlu adanya perencanaan yang baik untuk mengoptimalkan kedua hal tersebut agar proyek berjalan sesuai dengan ketentuan yang diinginkan. Tahapan perencanaan merupakan hal yang sangat krusial untuk sebuah perusahaan konstruksi dalam melaksanakan proyek dari klien atau pelanggan mereka. Keterlambatan suatu proyek merupakan suatu masalah yang biasa muncul dalam sebuah proyek. Pada proyek yang dijalankan PT Maswindo Bumi Mas Branch Subang yaitu salah satu perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang konstruksi, dengan menggunakan metode Work Breakdown Structure (WBS) proyek terbagi menjadi 11 bagian pekerjaan, dan berlangsung selama 135 hari. Kemudian metode Critical Path Method (CPM) digunakan untuk mendapatkan jalur kritis, didapatkan semua kegiatan pada proyek merupakan jalur kritis yang harus diawasi dan menggunakan Program Evaluation and Review Technique (PERT) didapatkan probabilitas waktu sebesar 87,08%.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA PEMOTONGAN KAYU
Rizka Amalia;
Dene Herwanto;
Winda Rana Zahra
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36040/industri.v13i1.4523
Setiap area kerja selalu memiliki potensi bahaya dan risiko kerja yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja. Kecelakaan kerja merupakan kejadian di tempat kera yang tidak diharapkan dan dapat menimbulkan kerugian, baik untuk perusahaan maupun para pekerja. Faktor utama yang memicu kecelakaan kerja adalah adanya kesalahan dari pekerja. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui potensi bahaya sebagai upaya untuk mengurangi kecelakaan kerja di CV Cahaya Sawmill. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lingkungan kerja CV Cahaya Sawmill terdapat 10 kegiatan kerja pada proses pemotongan kayu yang memiliki potensi bahaya kecelakaan kerja, 5 diantaranya memiliki tingkat risiko “tinggi”, 3 kegiatan memiliki risiko “sedang”, dan 2 kegiatan memiliki risiko “rendah”. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diberikan usulan perbaikan agar pekerja melakukan kegiatan kerja sesuai dengan standard operating procedure (SOP) dan memakai alat pelindung diri (APD) yang sesuai.