Articles
Forecasting Demand of Moving Average and Linier Regression Methods in Predicting the Production of K93 Disc Brake Product (Case Study of PT United Steel Center Indonesia)
Ersa Salsa Bilaffayza;
Wahyudin Wahyudin;
Dene Herwanto
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI) Vol 10 No 01 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juni 2023
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/jrsi.v10i01.590
PT United Steel Center Indonesia merupakan perusahaan industri manufaktur yaitu industri plat baja. Perusahaan memproduksi berbagai macam produk plat baja dan memiliki berbagai plant, salah satunya adalah produk Disc Brake K93. Produk Disc Brake K93 merupakan permintaan part dari customer terbesar yang seringkali mengalami perubahan cukup signifikan, sehingga terjadinya fluktuasi dan menjadikan persediaan menumpuk dalam gudang. Persediaan yang menumpuk dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan dikarenakan pemborosan yang tidak tepat sesuai perencanaan, persediaan yang kurang pun dapat menyebabkan kerugian perusahaan yaitu terjadinya keterlambatan pengiriman kepada customer. Peramalan merupakan salah satu metode dalam perencanaan untuk memprediksi dan membantu dalam menarik kesimpulan. Metode Moving Average dan Linier Regression merupakan metode yang digunakan dalam penelitian, dan dilakukan analisis tingkat akurasi menggunakan konsistensi MAD, MSE, dan MAPE serta validasi peramalan dengan Tracking Signal. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis diperoleh metode linier regression merupakan metode yang lebih akurat dalam meramalkan produk Disc Brake K93 periode 2022 dengan kenaikan produksi tiap bulannya, nilai MAD sebesar 15242,23, MSE sebesar 371649700, MAPE sebesar 0,201, dan Tracking Signal bernilai 0.
Usulan Rancangan Layout Gudang Menggunakan Metode Shared Storage pada PT. XYZ
Ina Ledya;
Dene Herwanto;
Ardhini Rhisnu Fadylla
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Inovasi Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35814/asiimetrik.v5i2.4660
The company has a raw material warehouse to carry out its production process, but the warehouse needs to be optimized because employees experience limited access to raw materials and the current warehouse layout is still not optimal. This research was conducted to find out the proposed improvements to the raw material warehouse layout so that the company can optimize the function of the existing raw material warehouse within the company. The Shared Storage Method can be used in layout design by arranging storage areas according to the condition of the warehouse floor area. The shared storage method assists in optimizing product storage time so that you can find out when the product will enter and leave the warehouse storage area. The proposals obtained influenced increasing the previous warehouse capacity. There was an increase in capacity of 21.5%. The proposals obtained influenced increasing the previous warehouse capacity. The results of the research on the application of the design for the new layout, at one level, have a warehouse capacity of 33 pallets with ± 14 tons of product. However, by optimizing warehouse capacity by adding one level above it, the warehouse capacity can be doubled, namely 66 pallets with 28 tons of product with product placement between the first and second levels of the same level. The use of warehouse layouts is intended for new image layouts from this study.
Analisis Kualitas Produk Toolbox Menggunakan Metode Seven Tools di PT. KSKB
Siti Khalimatul Inayah;
Wahyudin Wahyudin;
Dene Herwanto
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Inovasi Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35814/asiimetrik.v5i2.4877
The rapid development of the industrial world has made it a necessity for companies to compete with their competitors. Therefore, companies must control the quality of their products well, one of which is by analyzing defective products. The purpose of this research is to analyze the level of defects in Toolbox products produced by PT KSKB and provide improvement suggestions to reduce the level of defects in PT KSKB Toolbox products. This research uses data on the number of productions and the number of defective products obtained through field observations and interview processes. The method used in this research is the Seven Tools and Kaizen Five-M Checklist method of improvement analysis. Based on the data processing results, there are three types of defects in Toolbox products: burrs, materials with holes, and cutting with no precision. The most frequent type of defect is burrs (an uneven surface of the object due to the working process), with a value of 52.12%. Meanwhile, from the analysis of the Kaizen Five-M Checklist, periodic training (training and OJT) needs to be conducted for employees, routine machine maintenance needs to be carried out, standard operating procedures need to be evaluated, and work areas need to be evaluated to create a safe and comfortable working environment so that the level of product defects can be reduced.
Perancanganan Usulan Tata Letak Gudang Menggunakan Metode Shared Storage (CV.BGK): Teknik Industri
Shafira Gianti Luthfiana;
Ade Momon;
Dene Herwanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3172
Proses penyimpanan merupakan salah satu faktor penting untuk menyimpan barang, gudang sebagai tempat penyimpanan produk Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi permasalahan ini adalah terjadinya tata letak sehingga terjadi pelebaran barang. Sasaran gudang CV BGK adalah dapat melakukan perancangan tata letak yang baik sehingga tidak terjadi pelimpahan barang yang menyebabkan barang produk menjadi rusak dengan tata letak yang baik, dapat menghasilkan produksi yang maksimal dengan kondisi aktivitas produksi yang optimal.Permasalahan yang menjadi permasalahan dalam peneliti ini meliputi bagaimana tata letak gudang yang diterapkan oleh CV BGK sekarang dan bagaimana saran tata letak yang dapat mengubah tata letak gudang CV BGK dengan menggunakan metode Shared Storage. Perubahan rancangan tata gudang letak memudahkan dalam penyimpanan dan pengambilan produk yang tidak harus mengutamakan produk baru yang harus di simpan di belakang, produk di ambil berdasarkan mana yang lebih dahulu masuk ke gudang, dan harus di berikan tanda untuk mempermudah mana produk baru dan produk yang lama . Sehingga produk tidak mudah rusak.
Pengaruh Technical Factors dan Reliability Factors Terhadap Pengguna Software Sistem Keuangan Desa di Kabupaten Karawang
Neneng Wahyuningsih;
Dene Herwanto;
Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i3.6579
This research was conducted to analyze the effect of Technical Factors and Reliability Factors on the Perceived e-Readiness of the Village Financial System (Siskeudes) variable in Karawang Regency, as well as to analyze the influence of the Intention to Use variable on the Actual Adoption Software Village Financial System (Siskeudes) variable. This study uses Technical Factors and Reliability Factors with 5 variables that affect Perceived e-Readiness of Siskeudes software including the variables Perceived Simplicity, Technical Quality of Service, Accessibility, Perceived Trust and Regulation and Policies which are processed using the Structural Equation Modeling (SEM) method with SmartPLS 3.0 program assistance. Data collection was carried out by distributing questionnaires (questionnaires) to 297 villages, especially village officials in Karawang regency who already use the village financial system (Siskeudes). The results of this study indicate that the variables Perceived Simplicity, Technical Quality of Service, Accessibility, Perceived Trust and Regulation and Policies have a significant positive effect on the Perceived e-Readiness variable, while the Perceived e-Readiness variable has a positive and significant effect on the Intention to Use variable. and the Intention to Use variable has a significant effect on the Actual Adoption Software variable.
Analisis Perhitungan Effektivitas Mesin Takamaz x-150 di PT X Menggunakan Overall Equipment Effectiveness
Rizky Maulana;
Dene Herwanto;
Sutrisna Sunjaya Stepanus Pamungkas Sitorus
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5771
kebutuhan untuk menunjang kelancaran produktivitas dan daya saing perusahaan adalah ketersediaan mesin yang dapat bekerja dalam memenuhi target yang ditetapkan. PT. X bererak di bidang sparepart motor. Mesin yang menjadi objek penelitian adalah takamaz-x 150 pada mesin kali ini memiliki masalah pada downtime dan menyebabkan penghambatan hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari effektivitas mesin takamaz-x 150 dan menghitung kerugian dari kurangnya effektivitas mesin ini. Tujuan dalam penelitian kali ini adalah untuk mengetahui hasil perhitungan overall equipment effectiveness (OEE) yang digunakan unntuk menghitung kehandalan mesin takamaz-x 150. Hasil dari penelitian OEE untuk januari-Desember 2021 yaitu sebesar 65,36% masih kurang dari standar global JIPM yaitu sebesar 85%. Secara umum masih belum tercapai kriteria World Class. Rendahnya nilai OEE yang di dapatkan pada mesin takamaz-x 150 dapat di sebabkan oleh beberapa faktor suplai barang dari produksi plant luar NG (material), tenaga manusia terbatas (manusia), Mesin macet (mesin), waktu maintenance tidak teratur (Metode) dan tempat kerja yang kurang bersih (lingkungan).
Evaluasi Pelaksanaan Proyek di PT Maswindo Bumi Mas Branch Subang Menggunakan Metode CPM dan PERT
Rianti Fikriah Hasnah;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i3.6120
Perencanaan sebuah proyek merupakan suatu hal yang krusial dalam mencapai keberhasilan suatu proyek yang akan dilakukan. Proyek merupakan kegiatan yang bersifat sementara dengan tenggat waktu dan biaya yang sudah ditentukan, untuk itu perlu adanya perencanaan yang baik untuk mengoptimalkan kedua hal tersebut agar proyek berjalan sesuai dengan ketentuan yang diinginkan. Tahapan perencanaan merupakan hal yang sangat krusial untuk sebuah perusahaan konstruksi dalam melaksanakan proyek dari klien atau pelanggan mereka. Keterlambatan suatu proyek merupakan suatu masalah yang biasa muncul dalam sebuah proyek. Pada proyek yang dijalankan PT Maswindo Bumi Mas Branch Subang yaitu salah satu perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang konstruksi, dengan menggunakan metode Work Breakdown Structure (WBS) proyek terbagi menjadi 11 bagian pekerjaan, dan berlangsung selama 135 hari. Kemudian metode Critical Path Method (CPM) digunakan untuk mendapatkan jalur kritis, didapatkan semua kegiatan pada proyek merupakan jalur kritis yang harus diawasi dan menggunakan Program Evaluation and Review Technique (PERT) didapatkan probabilitas waktu sebesar 87,08%.
Pendekatan Metode Economic Order Quantity dan Forecasting dalam Analisis Kontrol Persediaan Bahan Baku Kecap
Gustiandikha Saputri;
Ade Momon;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5750
Perusahaan Segi Tiga telah berdiri sejak tahun 1958 dalam memproduksi kecap. Sampai sejauh ini, kontrol persediaan Gula Aren sebagai bahan baku kecap di perusahaan tersebut masih menggunakan metode sederhana. Sebagai contoh, kegiatan pembelian bahan baku hanya dipertimbangkan dengan melihat sisa persediaan yang ada. Penggunaan cara tersebut membuat perusahaan mengalami kontrol persediaan yang kurang stabil dengan biaya yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki kontrol persediaan Gula Aren agar dapat meminimalkan kejadian overstock dan stock out, serta memperoleh biaya persediaan yang lebih ekonomis menggunakan pendekatan metode Economic Order Quantity dan Forecasting. Setelah dilakukan perhitungan, peramalan permintaan Gula Aren menggunakan metode Regresi Linear memperoleh hasil forecasting optimal sebesar 150.906 kg untuk satu tahun ke depan. Selanjutnya berdasarkan metode EOQ, kuantitas pemesanan optimal Gula Aren memperoleh hasil sebesar 24.782 kg dengan frekuensi pembelian optimal sebanyak 6 kali per tahun. Pembelian tersebut dilakukan apabila tingkat persediaan telah mencapai reorder point sebesar 1.986 kg. Untuk menghindari stock out, perusahaan perlu memiliki persediaan pengaman sebanyak 742 kg. Penerapan metode EOQ juga menghasilkan efisiensi total biaya persediaan sampai dengan 31% dengan penghematan hingga Rp250.826,09.
Pengembangan Sistem Informasi Enterprise Resource Planning untuk PT. ABC dengan Metode Waterfall di PT. Hashmicro Solusi Indonesia
Hapsah Aulia Rizkyah;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i3.6063
PT. Hashmicro Solusi Indonesia merupakan perusahaan penyedia solusi ERP dengan rangkaian software terlengkap untuk berbagai jenis industri, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap bisnis. Kemampuan perusahaan dalam membangun sebuah sistem yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien adalah alasan mengapa PT. Hashmicro Solusi Indonesia dipercaya oleh lebih dari 250 perusahaan. Dalam penerapannya teknologi informasi selalu tentang menyediakan informasi, mengintegrasikan subsistem dan sistem, dan mendukung tata kelola yang baik. Perusahaan tetap termotivasi untuk mengaplikasikan manfaat dari perangkat lunak ERP ke sektor industri lainnya melalui solusi inovatif. Pada penelitian ini memiliki metodologi penelitian menggunakan metode waterfall yang biasa digunakan dalam pengembangan sistem aplikasi. Penjualan PT. ABC melalui penggunaan bahasa pemrograman Phyton untuk merancang dan mengembangkan aplikasi, dapat dihasilkan suatu program yang dapat diimplementasikan dan berfungsi sesuai dengan tujuan yang diinginkan, aplikasi berbasis Odoo dapat mempermudah PT. ABC dalam mempromosikan produk yang mereka jual serta mengoptimalkan penjualan produk mereka dan juga metode waterfall yang digunakan ini sangat membantu dan efektif dalam mengoptimalkan pengelolaan proyek.
Penggunaan Metode HAZOP dalam Mengidentifikasi Potensi Bahaya pada Gardu Induk PT PLN (Persero) UPT Karawang
Pravitasari Sandrina;
Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/jse.v8i2.5836
Setiap pekerjaan pada dasarnya memiliki risiko kecelakaan kerja tersendiri, apalagi jika posisi pekerja membutuhkan tanggung jawab besar. Kecelakaan kerja dapat terjadi dikarenakan kelalaian pekerja itu sendiri, mesin yang digunakan, atau bahkan bencana alam yang tidak terduga sebelumnya. Untuk menghindari dan mencegah kecelakaan kerja di perusahaan, maka diimplementasikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). K3 adalah suatu usaha yang digunakan untuk dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja atau untuk memperkecil peluang risiko kecelakaan kerja. K3 penting diterapkan oleh seluruh bidang. Perusahaan di dunia dan di Indonesia pada umumnya telah menerapkan K3. Salah satu metode yang termasuk dalam K3 adalah Metode HAZOP. Metode HAZOP adalah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja yang terjadi di Gardu Induk PT PLN (Persero) UPT Karawang. Dari penelitian yang dilakukan, hasilnya adalah terdapat 7 potensi bahaya kerja dengan 5 risiko tinggi, 1 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan dari potensi bahaya tersebut, dapat dilakukan penerapan SOP keselamatan, penggunaan APD, dan mengedukasi para pekerja.