Claim Missing Document
Check
Articles

Pengintegrasian Karakter Dalam Manajemen Peserta Didik Rahman, M. Aris Fathur; Baikuni, Mohamad Iqbal; A, Natasya Dewi; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pengintegrasian pendidikan karakter dalam manajemen peserta didik guna membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter di sekolah diimplementasikan melalui integrasi dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan di lingkungan sekolah. Selain itu, pengaruh media eksternal seperti smartphone menjadi tantangan dalam pendidikan karakter anak-anak, karena dapat mengganggu perkembangan emosional mereka. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan penyajian konten positif, seperti film animasi yang mendidik. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan meliputi religiusitas, kejujuran, kerja keras, dan rasa tanggung jawab, yang semuanya bertujuan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berkepribadian baik dan berwawasan kebangsaan
Pengelolaan Dropout dan Mutasi Peserta Didik Sho’Ida, Manja Nadya; Sari, Novita Retno; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas sumber daya manusia merupakan aspek penting dalam meningkatkan pembangunan negara. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan. Namun, masih banyak tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan. Dropout dan mutasi merupakan salah satu tantangan dalam menjalankan pendidikan. Dropout adalah berhentinya peserta didik dari melaksanakan pendidikan formal. Sedangkan mutasi adalah perpindahan siswa dari satu sekolah ke sekolah lain. Dropout dan mutasi dapat terjadi karena faktor internal maupun eksternal
Konsep OSIS, Ekstrakurikuler, dan Wawasan Wiyata Mandala Sekolah Yulianti, Linda Kartika; Andriyani, Mutiara; Fadhillah, Nur; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam manajemen peserta didik, kegiatan di sekolah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kegiatan kurikuler dan kegiatan nonkurikuler. Kegiatan kurikuler sesuai dengan petunjuk kurikulum dan penafsiran yang diberikan. Kegiatan nonkurikuler adalah kegiatan yang dianggap tidak sesuai atau bertentangan dengan kurikulum. Kegiatan kurikuler dapat dibagi menjadi tiga jenis, kegiatan intrakurikuler, yang terjadwal dalam pelajaran. Kegiatan kokurikuler mendukung kegiatan intrakurikuler tanpa termasuk dalam jadwal pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler mendukung kegiatan intrakurikuler meskipun tidak termasuk dalam jadwal pelajaran. Namun,meskipun tidak memberikan dukungan langsung, efek jangka panjangnya terutama terhadap pengembangan pribadi peserta didik secara menyeluruh sangat penting.
Pengelompokan Peserta Didik Konitatillah, Maulida Putri; Sekarsari, Nasya Ayu; Zafiena, Nayla Haris; Erlangga, Philip; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grouping is the grouping of learners based on their characteristics. Such characteristics need to be classified, so that they are in the same condition. The existence of the same conditions can facilitate the provision of the same services. Therefore, grouping is commonly referred to as classification. The focus of this research is the rationale for grouping students, the purpose and function of grouping students, types of grouping and challenges in grouping students. Pengelompokan atau grouping adalah pengelompokan peserta didik berdasarkan karakteristik-karakteristiknya. Karakteristik demikian perlu digolongkan, agar mereka berada dalam kondisi yang sama. Adanya kondisi yang sama ini bisa memudahkan pemberian layanan yang sama. Oleh karena itu, pengelompokan (grouping) ini lazim dengan istilah pengklasifikasian (classification). Fokus penelitian ini adalah rasional pengelompokan peserta didik, tujuan dan fungsi pengelompokan peserta didik, jenis pengelompokan dan tantangan dalam pengelompokan peserta didik
Pembinaan Disiplin Peserta Didik Anggraeni, Khoiriyah Riska; Fitriyah, Lailatul; Pratiwi, Nazwa Niken; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan studi deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami penerapan pendidikan disiplin di sekolah. Tujuan utamanya adalah untuk menyelidiki bagaimana pendidikan karakter, khususnya disiplin, ditanamkan pada siswa melalui teknik-teknik khusus dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk secara sistematis dan akurat mengeksplorasi fakta dan karakteristik populasi sasaran. Penelitian ini berupaya untuk menggambarkan dan menganalisis fenomena sosial, aktivitas, sikap, persepsi, dan keyakinan siswa secara individu dan kolektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teknik yang digunakan untuk menumbuhkan kedisiplinan di kalangan siswa mencakup hukuman di kelas seperti penahanan dan denda, yang dimaksudkan tidak hanya sebagai tindakan disipliner tetapi juga sebagai alat pendidikan. Penelitian ini menekankan pentingnya tidak memberikan hukuman dalam situasi yang penuh emosi dan bertujuan untuk mendorong perilaku positif di kalangan siswa, memastikan mereka memahami dan mematuhi peraturan sekolah. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyoroti perlunya teknik disiplin yang efektif yang mendukung siswa dalam memahami tanggung jawab mereka dan pentingnya menjaga disiplin dalam lingkungan pendidikan. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut meliputi eksplorasi metode tambahan dan dampaknya terhadap perilaku siswa dan pengembangan karakter.
Orientasi Peserta Didik Baru Arifin, M Zainul; Salwafiani, Nabiila; Umami, Nabila Azzahra; Azkatsabita, Nabilla Salsadinda; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orientasi peserta didik baru bertujuan untuk memfasilitasi transisi peserta didik terhadap lingkungan sekolah yang baru serta mengenalkan peserta didik pada budaya sekolah, kurikulum, dan berbagai fasilitas yang tersedia, untuk mengurangi kecemasan yang sering dialami oleh siswa baru ,fungsi orientasi mencakup saling rasa peduli , peningkatan rasa percaya diri, dan pengembangan pemahaman mengenai peraturan serta tata tertib sekolah. Selama pekan orientasi, berbagai aktivitas dilakukan, termasuk sesi perkenalan, pembekalan informasi akademik, pembekalan informasi fasilitas seperti laboratorium sekolah, perpustakaan sekolah dan kegiatan sosial yang mendukung interaksi antar peserta didik. Dengan pendekatan yang interaktif dan partisipatif, orientasi peserta didik baru dapat menciptakan suasana yang mendukung, di mana peserta didik baru merasa diterima dan nyaman untuk mengungkapkan diri dan peserta didik baru akan lebih termotivasi untuk berprestasi dan berkontribusi dalam perjalanan pendidikan mereka secara mental dan sosial serta agar dapat menghadapi tantangan yang akan datang dalam proses belajar mereka.
Kehadiran dan Ketidakhadiran Peserta Didik di Sekolah Agustin, Nadila Felicia Putri; Hikmah, Naila Nuril; Sari, Nova Erinta; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran dan ketidakhadiran peserta didik merupakan isu penting dalam dunia pendidikan yang dapat memengaruhi proses belajar mengajar serta hasil akademik peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sumber sebab dari ketidakhadiran peserta didik di sekolah, serta upaya meningkatkan kehadiran peserta didik. penelitian ini menggunakan penelitian studi literatur yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber pustaka, seperti jurnal, buku, dan teori yang relevan dengan topik yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber sebab ketidakhadiran peserta didik antara lain karena bersumber dari lingkungan keluarga, bersumber dari peserta didik itu sendiri, ketidakhadiran bersumber dari sekolah, dan ketidakhadiran bersumber dari masyarakat. Upaya untuk meningkatkan kehadiran peserta didik dapat dilakukan dengan perbaikan lingkungan rumah, perbaikan kondisi sekolah, perbaikan terhadap peserta didik itu sendiri, dan perbaikan terhadap kondisi masyarakat. Diharapkan temuan ini dapat memberikan wawasan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia
Sistem Tingkat dan Nontingkat dalam Pengelolaan Peserta Didik Nurfitriani, Layla; Zahra, Najwa Az; Kindangen, Rachel Debora; Prestiadi, Dedi
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem tingkat (hierarkis) dan sistem nontingkat (non-hierarkis) adalah dua pendekatan dalam struktur organisasi. Sistem tingkat mengandalkan hierarki dengan hubungan pengendalian antar tingkat, sering digunakan dalam organisasi formal. Sebaliknya, sistem nontingkat menekankan pada interaksi sejajar tanpa struktur kekuasaan yang jelas, mendukung kolaborasi yang lebih fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran singkat mengenai karakteristik sistem tingkat dan sistem non tingkat. Kedua sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sistem tingkat menawarkan kontrol yang lebih jelas dan stabilitas dalam pengambilan keputusan, namun dapat mengurangi fleksibilitas dan inisiatif individu. Di sisi lain, sistem non tingkat memungkinkan kolaborasi yang lebih dinamis dan kreatif, namun seringkali memerlukan mekanisme koordinasi yang lebih kuat untuk menghindari konflik dan kebingungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang diperoleh didapat melalui studi literatur dengan melibatkan langkah utama seperti pengumpulan data yang diperoleh dari sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini membantu mengidentifikasi pola-pola karakteristik sistem tingkat dan non tingkat
Workshop Penguatan Kemampuan Guru dalam Penelitian Tindakan Kelas dan Menulis Karya Ilmiah Berbasis Teknologi di SD Ummu Aiman Lawang: Workshop on Strengthening Teachers Abilities in Classroom Action Research and Writing Technology-Based Scientific Papers at Ummu Aiman Lawang Elementary School Zulkarnain, Wildan; Prestiadi, Dedi; Nurabadi, Ahmad; Sunarni, Sunarni; Masytho, Asri; Ubaidillah, Endra; Putri, Septiani Cahyaning; Arrahmah, Olivia Vieca; Subkhan, Muhammad
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i2.8409

Abstract

Classroom Action Research (CAR) is one of the important activities carried out by teachers to improve the quality of learning. Through CAR activities, teachers can analyze the problems experienced during learning. In addition to CAR, teachers are also expected to be able to carry out publication activities on the results of CAR that have been implemented. With the advancement of technology, it is also expected that teachers will find it easier to compile scientific papers. This Community Service Activity aims to reinforce teachers in implementing CAR and writing scientific papers based on technology. This Community Service Activity was carried out at Ummu Aiman Lawang Elementary School, Malang Regency. The targets of this community service are Class Teachers and Subject Teachers at Ummu Aiman Lawang Elementary School. This activity was carried out using the discussion and question-and-answer method. The results of this community service are an increase in teacher understanding of CAR activities and the use of technology to support publication. This result was obtained from the analysis of the achievement of community service activities seen from the post-test score where participants experienced an increase in understanding with an average value of 83.75.
Peningkatan Kompetensi Siswa Abad 21 Melalui Kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi di MA Unggulan Techno Scientist: Enhancing 21st Century Student Competencies Through Basic Leadership and Organizational Management Training at MA Unggulan Techno Scientist Sumarsono, Raden Bambang; Sunarni, Sunarni; Kusumaningrum, Desi Eri; Prestiadi, Dedi; Ubaidilah, Endra; Argadinata, Hasan; Setiawan, Wildan Darma
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i2.8657

Abstract

This community service activity aims to equip and develop the basic leadership and organizational management skills of OSIS (student council) members who are responsible for leading their school organizations, as well as to address the challenges of the 21st century. This community service activity (PKM) was conducted at MA Unggulan Techno Scientist, located in the Karangploso sub-district of Malang Regency, specifically at Jalan Wonokoyo 95, Dusun Boro, Tawangargo Village, Karangploso sub-district, Malang Regency. The distance to the activity location is 16 km, with a travel time of approximately 40 minutes. The training participants consisted of 30 students, including OSIS members and representatives from each class. The supporting instruments for this service included pre-test and post-test sheets. Based on the results of the basic leadership and organizational management training for students at MA Unggulan Techno Scientist in Malang Regency, it can be concluded that the average competency significantly increased to 90.5, with the majority of students (76.67%) falling into the "very good" category. This indicates that the training successfully enhanced the students' leadership and organizational management skills significantly.
Co-Authors 'Ilmi, Achmad Miftachul A, Natasya Dewi Achmad Miftachul ‘Ilmi Achmad Supriyanto Agustin, Nadila Felicia Putri Alfan, Muhammad Alfandie, Alya Irzzaq Nahya Andriyani, Mutiara Anggraeni, Khoiriyah Riska Anisa Maulinda Argadinata, Hasan Ariyanti, Nova Syafira Arrahmah, Olivia Vieca Asri Masytho Athalla Nauval Bhayangkara Aulia Nur Firdausi Azizah, Habib Nun Azkatsabita, Nabilla Salsadinda Bagus Rachmad Saputra Baikuni, Mohamad Iqbal Bambang Budi Wiyono Bhayangkara, Athalla Nauval Budi Nurani, Budi Burhanuddin Burhanuddin Desi Eri Kusumaningrum Edi Mulyadin Effendi, Anggi Laila Endang Purwati Endra Ubaidillah Endrik Mas Yulaidi Erlangga, Philip ERVIANA, YUNITA Fadhillah, Nur Fatiya Rosyida, Fatiya Febrianti, Fernanda Olivia Fendy Suhariadi Firdausi, Aulia Nur Herlina Ike Oktaviani Hikmah, Naila Nuril Hung, Min-Ling Husna, Arumia Fairuz Ibrahim Bafadal Imron Arifin Indra Lesmana Indrawanto, Dwi Wahyu Juharyanto Juharyanto Kartika, Anggi Kindangen, Rachel Debora Konitatillah, Maulida Putri Kusuma, PaundraWangsa Fajar Lailatul Fitriyah Leksono, Tito Panji M Zainul Arifin Maisyaroh Masytho, Asri Mauilana, Fuad Maulana Amirul Adha Maulina, Sasi Mufti Nawang Prastiko Mustabsyiroh, Nurul Nasution, Annio Indah Lestari Nofitasari, Natalia Nova Syafira Ariyanti Nova Syafira Ariyanti Nunung Nurjanah Nurabadi, Ahmad Nurfitriani, Layla Nurul Ulfatin Olivia Vieca Arrahmah Pratiwi, Nazwa Niken Putri, Septiani Cahyaning Raden Bambang Sumarsono Rahman, M. Aris Fathur Rika Oktavia Saptiningtyas Rochmawati, Rochmawati Salwafiani, Nabiila Saputra, Bagus Rachmad Sari, Luthfia Amanda Sari, Nanda Ayu Kartika Sari, Nova Erinta Sari, Novita Retno Sasi Maulina Sasi Maulina Sekarsari, Nasya Ayu Septiani Cahyaning Putri Setiawan, Wildan Darma Sho’Ida, Manja Nadya Sjaifullah, Farid Wadjdi Sri Untari Sri Untari Subkhan, Muhammad Sunarni Sunarni Sunarni Sutrisno Sutrisno Suwito Eko Pramono Syaiful . Taufik Akbar Alfajri Teguh Triwiyanto Tutut Chusniyah Ubaidilah, Endra Umami, Nabila Azzahra Wahyu Hardyanto Wildan Zulkarnain, Wildan Yulaidi, Endrik Mas Yulianti, Linda Kartika Yuniawatika Yunita Erviana Yusuf Hanafi Yusuf Sobri, Ahmad Zafiena, Nayla Haris Zahra, Najwa Az