p-Index From 2021 - 2026
5.235
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Jurnal Algoritma Proceeding SENDI_U E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of ICSAR JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Jurnal ORTOPEDAGOGIA Jurnal Pendidikan Nonformal INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Journal of Nonformal Education and Community Empowerment KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis JIKA (Jurnal Informatika) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Infotech: Journal of Technology Information IJPD (International Journal Of Public Devotion) DEVICE Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Penamas: Journal of Community Service Jurnal Algoritma Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Duta.com : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Komunikasi NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis SOROT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Manis : Jurnal Manajemen dan Bisnis Proceedings Series of Educational Studies Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa)
Claim Missing Document
Check
Articles

TANGGAPAN PESERTA PELATIHAN TENTANG PELAKSANAAN PELATIHAN INFORMATION TECHNOLOGY DASAR Eli Rahmawati; Hardika Hardika; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 10, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.617 KB) | DOI: 10.17977/um041v10i2p123-138

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mendeskripsikan : (1) kurikulum, (2) metode, (3) media, (4) instruktur, (5) tempat, (6) waktu, dan (7) evaluasi pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan peserta pelatihan tentang: (1) kurikulum adalah baik, (2) metode adalah baik, (3) pemilihan dan penggunaan media adalah tidak baik, (4) instruktur adalah baik, (5) tempat adalah tidak baik, (6) pengalokasian waktu adalah baik, dan (7)  evaluasi pelatihan adalah baik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGHIJAUAN Hidayatullah Hidayatullah; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v11i1p39-45

Abstract

Pelaksanaan program penghijauan memberikan pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan baru sebagai ajang pemberdayaan dalam melestarikan dan menjaga serta meminimalisir pencemaran lingkungan, (2) Tahapan Penghijauan meliputi: (a) tahap sosialisasi dari ketua PKK kepada semua anggota, (b) tahap musyawarah melibatkan anggota PKK, perangkat RT, dan masyarakat agar terjadi proses pemberdayaan yaitu masyarakat mampu berfikir kritis, belajar, memiliki pengetahuan baru, mandiri, dan berani mengambil keputusan untuk melaksanakan program penghijauan, (c) tahap pelaksanaan melibatkan anggota PKK, perangkat RT, Masyarakat termasuk mahasiswa yang kos atau ngontrak, (d) tahap perawatan diserahkan kepada masyarakat yang rumahnya dekat dengan tempat pelaksanaan penghijauan
PERAN AGEN PERUBAHAN DALAM TAHAPAN PEMBERDAYAAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA PESISIR luluk Innisyak; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v12i1p36-48

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan tahapan pemberdayaan yang dilakukan oleh agen perubahan Lembaga Sosial Pendidikan Harapan dalam pemanfaatan sumberdaya pesisir di Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Sosial Pendidikan Harapan sebagai agen perubahan dilakukan melalui tiga tahapan. Tahapan pemberdayaan yang dilakukan agen perubahan meliputi; penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan.
PROSES BELAJAR KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN KAMPOENG EKOWISATA Surya Arif Wijaya; Zulkarnain Zulkarnain; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.894 KB) | DOI: 10.17977/um041v11i2p88-96

Abstract

Proses Belajar Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dalam Pengembangan Kampoeng Ekowisata. Tujuan penelitian ini ialah menjabarkan proses belajar yang dilakukan anggota Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam kegiatan pengembangan Kampoeng Ekowisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan peneliti ialah dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi serta audiovisual menjadi pendukung dari proses pengumpulan data. Analisis data ini dimulai dengan tahap pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, tahap reduksi data, tahap penarikan kesimpulan dengan pemeriksaan kebenaran data, tahap pemaparan data. Hasil penelitian dari proses tersebut ialah masyarakat mendapatkan ilmu akan sadar wisata dan Sapta Pesona, pengembangan akan wahana wisata desa, dan membuka peluang bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kampoeng Ekowisata
Proses Pembelajaran Masyarakat Pada Program Konservasi Tanah Baruna Setyoningrum; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.283 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p108-118

Abstract

Abstract: Common purpose of this research are to explained public learning process on preparation step of land conservation at DesaJetisLor. And the special purpose of this research are (1)to explain about the public learning process of land conservation social activity program at DesaJetis Lor (2) to know explain public learning process on large school activity of land conservation program at DesaJetisLor (3) to explain about public learning process on RKTD arrangement activity of land conservation at JetisLor.Qualitative approach case study type use in this research.Collecting data method by interview technique, observation and documentation.Analysis technique by data reduction, data display and conclusion.The result of this result show that (1) there is an informal learning process on program socialization process, (2) there is an nonformal learning process on SLKT program, (3) there is an informal learning process on RKTD arrangement processAbstrak: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses pembelajaran masyarakat pada tahap persiapan program konservasi tanah di Desa Jetis Lor. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan sosialisasi program konservasi tanah di Jetis Lor (2) untuk menjelaskan  proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan sekolah lapang pada program konservasi tanah di Desa Jetis Lor, (3) untuk menjelaskan proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan penyusunan RKTD program konservasi tanah di Jetis Lor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat proses pembelajaran informal di dalam proses sosialisasi program, (2) terdapat proses pembelajaran nonformal di dalam program Sekolah Lapang Konservasi Terpadu (SLKT), (3) terdapat proses pembelajaran informal didalam proses penyusunan Rencana Konservasi Tanah Desa (RKTD).
Improving the Interpersonal Intelligence of the Students with Intellectual Disability through the BCCT Approach Yuana Maulidia; Sopingi Sopingi; Usep Kustiawan
Journal of ICSAR Vol 2, No 2 (2018): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.768 KB) | DOI: 10.17977/um005v2i22018p129

Abstract

Children with intellectual disability have a slow social development. Such as the interpersonal aspects of intelligence. The learning approach that can be used is Beyond Centers And Circle Time (BCCT) approach. The purpose is to describe interpersonal intelligence before and after being given the treatment as well as analyze the effect of the approach Beyond Centers And Circle Time approach interpersonal intelligence intellectual disability. The method used was Quasi-Experiment with Time Series Design and analysis with Wilcoxon test hypothesis. Based on the data analysis, It can be concluded that the BCCT approach effect significantly for the interpersonal intelligence of the students with intellectual disability.
The Development of Crocheting Teaching Material for Student with Hearing Impairment in SMALB Imai Larasati; Sopingi Sopingi
Journal of ICSAR Vol 2, No 1 (2018): January
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.912 KB) | DOI: 10.17977/um005v2i12018p062

Abstract

The goal of this research is to produce the crocheting teaching material that fit the characteristics and needs of students with hearing impairment. This research used Borg & Gall (1983) development research design. The result of material expert validation data analysis shows that mean value 71%, 94% of learning expert, 93% of media expert, and 100% of linguist. The result of performance test analysis on three students with hearing impairment shows effectiveness value 64.96. Based on expert validation data and students performance test result analysis, it can be concluded that teaching material is valid and effective to be used as reference in crocheting learning activities
STUDENT BUSINESS DEVELOPMENT AND SUSTAINABILITY Indra Hastuti; Indah Wahyu Utami; Sopingi Sopingi
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 5, No 3 (2021): IJEBAR : Vol. 05, Issue 03, September 2021
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v5i3.3067

Abstract

The entrepreneurship development program aims to foster and assist students who already have a business or are just starting a business so that their business develops and is sustainable. Business development and business sustainability of students are highly expected because many businesses have been carried out by students with very interesting ideas and creativity, but the business carried out did not last long for various reasons of busy completing college, thesis and others. Their problems are limited manpower, lack of cooperation with partners and unsustainable marketing. The method of implementing entrepreneurship development program activities for students is to provide socialization of activities, provide training in Human Resource Management, Financial Management, online marketing, use of the UDB Market place, workshops on making web designs followed by mentoring, business visits, and business bazaars to introduce products. The result of this Entrepreneurship Development Program activity is to make 20 student tenants have independent and growing and sustainable businesses. Keywords: Development, sustainability, entrepreneurship, independent business
Media Sosial Tiktok Sebagai Sumber Belajar Informal Bagi Orang Dewasa Isdinah Frizka; Sopingi Sopingi; Anggia Listyaningrum
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p345-354

Abstract

Abstract: TikTok is a learning resource that is currently being used by students because it provides a lot of information and knowledge that can be accessed easily. In relation to TikTok, it acts as a mass media that provides a place for informal learning. The aims of this study are: (1) to describe TikTok as an informal source of learning for adults, (2) to find out the process of learning informally for adults from social media TikTok. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenological research. The data collection method used in this study was in-depth interviews. Data analysis techniques used data reduction, data display, and conclusion. Triangulation was carried out to explain the validity of the data using time triangulation. The results of the research obtained are that TikTok is considered a learning resource for students because TikTok is an effective learning resource. TikTok provides all the information and knowledge needed by students. The things students often learn are various, such as make-up content, history, learning media, self-development, cooking recipes, tricks and tips for correct writing, and life hacks. Informal learning processes carried out by students include self-directed learning (SDL), incidental learning and socialization. Abstrak: TikTok merupakan sumber belajar yang sedang marak digunakan oleh mahasiswa karena TikTok memberikan banyak informasi dan pengetahuan yang dapat diakses dengan mudah. Pada kaitannya dengan TikTok bertindak sebagai media massa yang memberikan tempat pembelajaran informal. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan TikTok sebagai sumber belajar informal orang dewasa, 2) Untuk mengetahui proses belajar secara informal orang dewasa dari media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Triangulasi dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian yang diperoleh adalah TikTok dianggap sebagai sumber belajar bagi mahasiswa karena TikTok menyediakan segala informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Hal-hal yang sering dipelajari oleh mahasiswa beranekaragam seperti konten make up, sejarah, media pembelajaran, self development, resep masak, Trik dan Tips kepenulisan yang benar, dan life hack. Proses belajar informal yang dilakukan oleh mahasiswa meliputi pembelajaran secara self directed learning (SDL), Incidnetal learning and sosialization.
Kebutuhan Belajar Orang Dewasa dalam Meningkatkan Ilmu Keagamaan pada Kegiatan Pengajian Ahad Pagi Mutiara Lavida Ilma Nafiah; Sopingi Sopingi; Kukuh M Raharjo
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i52023p432-442

Abstract

Abstract: Lack of community involvement in social and religious activities in the environment around the mosque is one of the problems that needs attention to create a human resource that has faith as the foundation of one's life, especially in Islamic spiritual field. The decreasing level of community involvement in this mosque environment demands the holding of community-based education in order to meet the learning needs of the community as adults. One of the activities that play a role in meeting social and religious needs is Sunday morning recitation activities with informal learning and the learning process can occur anywhere, including in a non-formal educational institution such as a taklim assembly. The aims of this research are 1). Describe the needs of adults in improving religious knowledge through Sunday morning recitation activities, 2). Describe the process of implementing Sunday morning recitation at the Baiturrahman Mosque in facilitating the learning needs of adults. This study uses a qualitative research method with a case study research type. This research was conducted at the Baiturrahman Tepus Mosque. The informants in this study were the chairman of the takmir, the vice chairman of the takmir, and the Sunday morning recitation congregation. Data collection techniques were carried out by interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and efforts to draw conclusions. Meanwhile, in this study, data validity was tested using source triangulation and technical triangulation. The research results obtained from this study are that the Sunday Morning Recitation Activities at the Baiturrahman Mosque are one of the informal learning facilities or containers that focus on the needs of Islamic religious learning for adults. In Sunday morning recitation activities, humans as adults need religious knowledge because humans as adults have obligations and responsibilities to God, therefore humans are required to continue learning in fulfilling the necessities of life and their religion as religious beings in this world. As for the process of implementing Sunday morning recitation activities in facilitating the learning needs of adults, starting from planning, organizing, implementing, and evaluating. Planning is carried out by holding meetings and deliberations to discuss the planning of Sunday morning activities. Organizing by forming a committee for Sunday morning recitation activities. Sunday morning recitation activities are held on Sunday or Sunday every two weeks. Evaluate activities to measure the success and constraints of the program that has been implemented as an evaluation of improvements for further activities. Abstrak: Minimnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar masjid merupakan salah satu permasalahan yang perlu diperhatikan untuk menciptakan suatu sumber daya manusia yang mempunyai keyakinan sebagai pondasi hidup seseorang khususnya di bidang spiritual keagamaan Islam. Menurunnya tingkat keterlibatan masyarakat di lingkungan masjid ini, menuntut diselenggarakannya pendidikan berbasis masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan belajar masyarakat sebagai orang dewasa. Salah satu kegiatan yang berperan dalam memenuhi kebutuhan sosial dan keagamaan yaitu kegiatan pengajian ahad pagi dengan pembelajaran informal dan proses pembelajarannya dapat terjadi dimana saja, termasuk didalam sebuah lembaga pendidikan nonformal seperti majelis taklim. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1). Mendeskripsikan kebutuhan orang dewasa dalam meningkatkan ilmu keagamaan melalui kegiatan pengajian ahad pagi, 2). Mendeskripsikan proses pelaksanaan pengajian ahad pagi di Masjid Baiturrahman dalam memfasilitasi kebutuhan belajar orang dewasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Masjid Baiturrahman Tepus. Informan dalam penelitian ini adalah ketua takmir, wakil ketua takmir, dan jamaah pengajian ahad pagi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan upaya penarikan kesimpulan. Sedangkan dalam penelitian ini, uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah Kegiatan Pengajian Ahad Pagi di Masjid Baiturrahman merupakan salah satu sarana atau wadah pembelajaran informal yang berfokus pada kebutuhan belajar keagamaan Islam bagi orang dewasa. Dalam kegiatan pengajian ahad pagi, manusia sebagai orang dewasa membutuhkan ilmu keagamaan karena manusia sebagai orang dewasa memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada Tuhan, oleh karena itu manusia dituntut untuk terus belajar dalam memenuhi kebutuhan hidup dan agamanya sebagai makhluk hidup yang beragama di dunia ini. Adapun proses pelaksanaan kegiatan pengajian ahad pagi dalam memfasilitasi kebutuhan belajar orang dewasa yaitu mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan mengadakan kegiatan pertemuan dan musyawarah membahas perencanaan kegiatan ahad pagi. Pengorganisasian dengan membentuk pengurus kegiatan pengajian ahad pagi. Pelaksanaan kegiatan pengajian ahad pagi dilaksanakan pada hari Minggu atau Ahad setiap dua minggu sekali. Melakukan evaluasi kegiatan untuk mengukur keberhasilan dan kendala program yang telah dilaksanakan sebagai evaluasi perbaikan untuk kegiatan selanjutnya.
Co-Authors 'Ilmi, Achmad Miftachul A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abidin, Frita Idkhariza Adityasmara, Farhan Agung Kurniawan Agustina Srirahayu Agustina, Nur Indah Ahmad Taufiq Ahmad Wahyu Saputra, Nur Anggarani, Dinar Arsy Annisa Ita Yulianti Aprilia Putri, Eka Ardiyanto, Marta Arfandi Prasetyo Atina, Vihi Aulia Sintya Baruna Setyoningrum Desi Chuluqi Fitri Dika Dwi Lestari Dwi Hartanti Eko Purwanto Eli Rahmawati Endro Wahyuno Gita Martha Yulandha Hardika Hardika Harist, Muhammad Abdul Heny Kusdiyanti, Heny Hidayatullah Hidayatullah I Gusti Ayu Widia Anggun Swandewi Ichsan Pradana, Afu Imai Larasati Indah Wahyu Utami Indra Febrianto Indra Hastuti Indra Hastuti Indra Hastuti, Indra Irawan, Ridwan Dwi Isdinah Frizka Ishom, Moh. Jati Prabawa, Dhimas Jayanti, Lovina Karkono Karkono Kaulika, Vania Wilona Kukuh M Raharjo luluk Innisyak Marta Ardiyanto Mohammad Efendi Muslihati Mutiara Lavida Ilma Nafiah Nur Mega Aris Saputra Pradana, Afu Ichsan Purnamasari, Ica Purweni, Mei Ragil Tri Wibowo Ramadhani, Vannicia Wahyu Ratih, Suci Puspita Ratini Setyowati Rizka Apriani Romadlon, Ahsan Rozi, Muhammad Fahrur Rozi, Muhammad Fahrur Rully Aprilia Zandra Saputra, Rizal Dwi SEPTI WULANDARI Sihkabuden Sihkabuden Singgih Purnomo Sri Wahyuni Sukendar, Markus Utomo Sulfa, Devi Mariya Sumarlinda, Sri Suripan Suripan, Suripan Surya Arif Wijaya Thi Thu Hang, Nguyen Tri Prasetyo, Heri Tsania Nur Diyana Usep Kustiawan widagdo, yohanes martono Wijaya, Robby Wijiyanto Wijiyanto, Wijiyanto Wirawan, Ivan Kurnia Wiwik Dwi Hastuti Yuana Maulidia Yunianti, Geas Alida Yusuf Sobri, Ahmad Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain