Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Wakaf Produktif Dalam Bentuk Usaha Perikanan di Pondok Tidar Kota Magelang Syamsuri, Syamsuri; Bahrudin, Bahrudin
Journal of Islamic Philanthropy and Disaster (JOIPAD) Vol. 2 No. 1 (2022): January-June 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/joipad.v2i1.4688

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang berdiri dan didirikan bersama masyarakat untuk masyarakat dan oleh masyarakat. Sehingga keberadaan dan orientasi pesantren sangat erat dengan mashlahah dan manfaat untuk masyarakat pada umumnya. Dalam prespektif ekonomi, pengelolaan harta wakaf di pesantren merupakan salah satu instrument yang mampu menyelesaikan masalah social ekonomi masyarakat. Walau bagaimanapun, dalam pelaksanaannya masih didapati beberapa nadzir yang belum mampu mengembangkan bahkan mengelolanya untuk memberdayakan masyarakat sekitar.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana wakaf produktif dikelola dan dikembangkan oleh Pondok Tidar. Pondok Tidar dipilih sebagai tempat penelitian dengan menggunakan purposive sampling, karena dampak mauquf alaihnya yang telah diwujudkan melalui pemberian beasiswa kepada para santri yang dhuafa’, mengelola dan mengembangkan wakaf produktif yang dianggap berisko tinggi yaitu perikanan yang berbasis aset wakaf. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif yang disajikan secara diskriptif analitik, dianalisa secara “triangulasi” dan sumber data  melalui dokumentasi, observasi dan wawancara.Akhirnya penelitian ini mendapati bahwa PondokTidar telah melaksanakan prinsip-prinsip pemberdayaan ekonomi, baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan sumberdaya manusia, kepemimpinan dan pengawasan, maka Pondok Tidar telah berhasil dalam mengelola dan mengembangkan wakaf secara produktif. Akan tetapi dalam pelaksanannya, Pondok Tidar mendapati beberapa hambatan yaitu personil SDM yang terbatas, pemahaman masyarakat tentang wakaf produktif. Dengan adanya penelitian ini diharapkan instisusi wakaf lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan asset wakaf yang ada secara produktif dengan cara mengoptimalkan potensi yang ada baik dari SDM maupun kearifan local.
Application of Natural Plant Growth Regulator to Improve Growth and Yield of Shallot Lembah Palu Variety Kurniawati, Dwi; Bahrudin, Bahrudin; Anshar, Muhammad
Mitra Sains Vol 9 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ms26866579.2021.v9.i1.pp.1-15

Abstract

This study aimed to determine the effect of source and concentration of natural PGR on growth and yield of shallot Lembah Palu variety and interaction between these factors. This research was conducted from May to August 2019 in Sidera Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency, Central Sulawesi, and used a Randomized Block Design (RBD) with two factors and three replications. The first factor was the different sources of natural PGR (J) consisting of 2 (two) treatments: J1 (coconut water) and J2 (moringa leaf extract). The second factor was the concentration of PGR (K) consisting of 5 (five) levels: K1 (20%), K2 (40%), K3 (60%), K4 (80%), and K5 (100%). Data were analyzed using ANOVA and followed by a DMRT test 5%. The results showed that there was an interaction between the source and concentration of PGR number of tillers at age 45 DAP, the number of tubers per clump, and the fresh weight of tubers per clump. Coconut water with a concentrate of 40% was the treatment that provided the highest result. Source of PGR had a statistically significant effect on fresh and dry leaves at age 15 DAP, total fresh and dry weight at age 15 DAP, and total leaf area per plant at age 15 DAP. Coconut water was the treatment that provided the highest result. The concentration of PGR had a significant effect on fresh leaf weight and total fresh weight per plant at age 25 DAP. Concentrate 20% was the treatment that provided the best result.
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN KELAS KEPADA GURU-GURU TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN DI TPQ AL-IHSAN SINDANGJAYA, PADAKEMBANG, TASIKMALAYA, JAWA BARAT Suyana, Nana; Ulina, Ninta Sri; Kusman, Agus; Bahrudin, Bahrudin; Oktavia, Nabila
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36217

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prasyarat utama untuk mewujudkan negara yang maju, kuat, dan sejahtera. Pendidikan berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten. Dalam konteks ini, guru sebagai salah satu pelaku utama pendidikan memiliki peran krusial dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Guru bertanggung jawab dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan dan kehidupan mereka secara optimal di masa depan. Pemahaman yang baik tentang teori dan implementasi pembelajaran pengelolaan kelas sangat diperlukan untuk menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Pengelolaan kelas mencakup pengaturan kelas, fasilitas fisik, rutinitas, serta berbagai komponen pembelajaran lainnya. Tujuan dari pengelolaan kelas adalah menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas yang kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan efisien.Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) Al-Ihsan dan guru-guru TPQ se Kecamatan Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan bagian dari stakeholders yang bertanggung jawab dalam pembelajaran di lembaga mereka. TPQ berperan penting dalam membentuk generasi qur’ani yang berakhlak mulia. Oleh karena itu, guru-guru TPQ perlu memahami dan mampu mengimplementasikan manajemen pengelolaan kelas agar dapat menciptakan generasi qur’ani yang berkualitas di masa depan.
MODEL ASESMEN MUSABAQAH TILAWAH AL-QURAN (MTQ) CABANG TILAWAH Bahrudin, Bahrudin; Kumaidi, Kumaidi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i2.2858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penilaian MTQ Cabang Tilawah, karena model penilaian yang selama ini digunakan dalam MTQ tidak sesuai dengan teori asesmen. Jenis penelitian ini adalah research and development, yang dimulai dengan research dan diteruskan dengan pengembangan model. Researchdilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kelemahan-kelemahan model penilaian MTQ Cabang Tilawah yang digunakan selama ini dan aspek-aspek yang mendukung perlunya dilakukan pengembangan model penilaian tersebut.  Pengembangan model mengacu pada prosedur Borg & Gall (1983), yang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: pra-pengembangan, pengembangan, dan diseminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini layak digunakan dalam penilaian MTQ Cabang Tilawah. Penilaian tentang kelayakan tersebut didasarkan pada validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan dalam uji coba. Dari analisis rasional mengenai isi instrumen yang dilakukan oleh sejumlah pakar diperoleh penilaian bahwa instrumen-instrumen penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah valid. Kemudian dari estimasi reliabilitas skor gabungan hasil uji coba diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,96. sehingga hasil penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah reliabel.Kata kunci: MTQ, asesmen, tajwid, fasih, suara, irama______________________________________________________________AN ASSESSMENT MODEL OF MUSABAQAH TILAWAH AL-QURAN (MTQ) OF THE TILAWAH SECTIONAbstract This study aims to develop a model of an assessment of MTQ of the tilawah section because the assessment of MTQ that has been applied so far is not relevant to assessment theories. This was a research and development study, started with research and continued with developing a model. The research was conducted to obtain information about weaknesses of the model of the assessment of MTQ of the tilawah section having been applied so far and aspects supporting the needs for developing an assessment model. The model development referred to the procedure by Borg & Gall (1983), consisting of three steps, i.e.: pre-development, development, and dissemination. The results of the study show that the assessment model developed in the study is appropriate to be applied in the assessment of MTQ of the tilawah section. The evaluation of the appropriateness is based on the validity and reliability of the instruments in the tryout. From the analysis of the rationale of the instrument contents done by several experts, the instruments developed in the study are considered  valid. Based on the estimation of the reliability of the combined scores from the tryout, the reliability coefficient is 0.96, the assessment instruments developed in the study are reliable.Keywords: MTQ, assessment, tajwid, fashahah, voice, rhythm
Prevention of Sexual Violence Against Children and Adolescents in Pancoran Scavenger Village, South Jakarta: Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak dan Remaja di kampung Pemulung Pancoran Jakarta Selatan Bahrudin, Bahrudin; Abdul Halim Sani, Muhammad; Salsabilah, Mutia
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2161

Abstract

This community service aims to prevent sexual violence against children and teenagers in Pemulung Pancoran village, South Jakarta. The issue being faced is the high rate of sexual violence that occurs among children and teenagers in the area. The focus of this service is to provide knowledge and understanding to the community regarding the dangers of sexual violence, the importance of child protection, and preventative steps that can be taken. The method used in this research is a participatory approach through collaboration with the local community. Initial steps involve an in-depth understanding of the social and cultural situation of the village. Next, the research team interacted with local residents, community leaders, and relevant institutions to understand the challenges faced and build trust. This sexual violence prevention program includes several components. First, counseling and education is carried out through workshops, group discussions, and delivery of material to children, teenagers, parents, and educators in the village. The material presented includes identifying signs of sexual violence, how to report incidents, and self-protection efforts. The results of this community service include increasing public knowledge and awareness about sexual violence and how to prevent it. Society has become more sensitive to the signs of sexual violence in children and adolescents, and is able to take appropriate steps to protect them. In addition, the formation of a community network that cares about the issue of sexual violence helps strengthen prevention and protection efforts in Pemulung Pancoran village, South Jakarta. Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak dan remaja di kampung Pemulung Pancoran, Jakarta Selatan. Isu yang dihadapi adalah tingginya angka kekerasan seksual yang terjadi di kalangan anak dan remaja di wilayah tersebut. Fokus pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya kekerasan seksual, pentingnya perlindungan anak, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif melalui kolaborasi dengan komunitas setempat. Langkah-langkah awal melibatkan pemahaman mendalam terhadap situasi sosial dan budaya kampung. Selanjutnya, tim peneliti berinteraksi dengan penduduk setempat, pemimpin masyarakat, dan lembaga terkait untuk memahami tantangan yang dihadapi dan membangun kepercayaan. Program pencegahan kekerasan seksual ini mencakup beberapa komponen. Pertama, penyuluhan dan edukasi dilakukan melalui workshop, diskusi kelompok, dan penyampaian materi kepada anak, remaja, orang tua, dan pendidik di kampung tersebut. Materi yang disampaikan meliputi identifikasi tanda-tanda kekerasan seksual, cara melaporkan kejadian, dan upaya perlindungan diri. Hasil pengabdian masyarakat ini meliputi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kekerasan seksual serta cara mencegahnya. Masyarakat menjadi lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan seksual pada anak dan remaja, serta mampu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi mereka. Selain itu, terbentuknya jaringan komunitas yang peduli terhadap isu kekerasan seksual membantu memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan di kampung Pemulung Pancoran, Jakarta Selatan.
Peran Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Prasetiyo, Aditiya; Syamsuddin, Syamsuddin; Bahrudin, Bahrudin
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v8i2.43399

Abstract

Potensi alam yang tersisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal sebagai lahan produksi dengan membentuk Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI). Antusias masyarakat lokal dalam beternak mengalami degradasi ketika wabah flu burung. Revitalisasi kelompok dilakukan dan dibantu oleh pemerintahan agar eksistensi kelompok, produk olahannya dapat berkembang serta turut membantu stabilitas ketahanan pangan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program, strategi dan keberhasilan Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI) dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kelompok memiliki beberapa program seperti pembinaan kesehatan, penetasan, penggemukan, permodalan dan kemitraan. Kedua, strateginya antara lain meningkatkan kualitas produk, pengendalian pakan, pengelolaan penjualan dan memperluas kemitraan. Ketiga, keberhasilannya ialah pendidikan meningkat, meningkatnya pendapatan, perubahan keadaan tempat tinggal, harapan hidup bagi anggota, dan lapangan pekerjaan. Secara umum, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI) sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota.
The Meaning Of Abogean Religiosity In The Perspective Of The Knowledge Sociology Karl Manheim (Case Study In The Kencong Area Of Jember) Bahrudin, Bahrudin; win usuluddin; Moh. Dahlan
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 4 No. 4 (2023): August 2023
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i4.696

Abstract

In carrying out their worship practices, the Aboge are different from the general public: Wudu repeated three times, wirid khususiyah, qunut in every obligatory prayer and other practices. It is done in order to get closer to the creator. based on the ancestral beliefs of the Aboge itself. The methodology is qualitative, Filey Research type, philosophical and phenomenological research approach, Data collection techniques (Observation, Documentation and Interview). and Data analysis uses content analysis which tries to interpret Aboge in the perspective of philosophy and sociology. The results of the study are the Aboge people in the Kencong Jember area which in practice they adopt many of the teachings used by their ancestors. The practices that are done are: Self purification by repeating bathing and ablution with a number of 3 times to 5 times, Bedug which is beaten as a sign of prayer, Qunut which is done both for the five daily prayers and Sunnah, and Wirid Aboge which is done with two stages. The meanings they give in each practice are: Purity, Blessing, Prayer, Medicine/Syifak, and Cultural Heritage. Factors that influence the meaning of knowledge and teachings from their ancestors.
Transformasi Gaya Kepemimpinan di Era Digital: Tinjauan Literatur tentang Kepemimpinan Adaptif dan Agile Bahrudin, Bahrudin; Mulyana, Indra; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong organisasi untuk beroperasi dalam lingkungan yang ditandai oleh volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas (VUCA). Kondisi ini menuntut perubahan mendasar dalam paradigma kepemimpinan, karena model kepemimpinan tradisional dinilai kurang adaptif dalam merespons dinamika transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi gaya kepemimpinan di era digital dengan menitikberatkan pada Kepemimpinan Adaptif dan Kepemimpinan Agile, serta mengkaji potensi integrasi kedua pendekatan tersebut sebagai model kepemimpinan yang relevan dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR). Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data akademik utama, yaitu Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi artikel jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer-review, dipublikasikan dalam rentang waktu 2015–2025, serta relevan dengan topik kepemimpinan adaptif, kepemimpinan agile, dan transformasi digital. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola, keterkaitan konsep, dan temuan utama dari studi-studi terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Adaptif berperan penting dalam membantu organisasi mendiagnosis dan menghadapi tantangan adaptif yang muncul akibat transformasi digital, terutama yang berkaitan dengan perubahan nilai, budaya, dan perilaku kerja. Sementara itu, Kepemimpinan Agile menyediakan mekanisme operasional yang memungkinkan organisasi merespons perubahan secara cepat, fleksibel, dan iteratif. Integrasi kedua pendekatan ini melahirkan model Kepemimpinan Adaptif-Agile yang mampu menggabungkan kedalaman analisis adaptif dengan kecepatan dan kelincahan dalam implementasi perubahan. Model ini tidak hanya mendukung keberhasilan transformasi digital secara teknis, tetapi juga memastikan terjadinya perubahan adaptif yang berkelanjutan melalui pemberdayaan tim, pembelajaran organisasi, dan peningkatan agilitas organisasi.
KAPABILITAS MAHASISWA SEBAGAI AGENT OF CHANGE DALAM MENGAKSELERASIKAN SDGs MELALUI IMPLEMENTASI EKOTEOLOGI Fatmawati, Fatmawati; Diniaty, Amirah; Elya, Fitri; Helmaneza, M. Zidan; Bahrudin, Bahrudin
TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Vol 5, No 1 (2026): Vol 05. No. 01 2026 (Maret)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/tsaqifa.v5i1.39543

Abstract

Perubahan lingkungan global semakin mengkhawatirkan menuntut adanya kesadaran kolektif dan tindakan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran mahasiswa sebagai agent of change dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui implementasi ekoteologi, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual keagamaan dengan kepedulian lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian seluruh ormawa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalu observasi, wawancara dan dan dokumentasi. Analisis data mengunakan pengumpulan data (data collection), mereduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (conclutions). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa mahasiswa memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam pelestarian lingkungan. Peran strategis mahasiswa sebagai katalisator melalui tiga ranah utama: edukasi dan kampanye kreatif, implementasi teknis pengelolaan sumber daya (seperti efisiensi energi dan pengelolaan sampah), serta advokasi kebijakan kampus yang ramah lingkungan. Meskipun demikian, gerakan ini masih menghadapi hambatan struktural berupa keterbatasan dukungan birokrasi dan dana, serta hambatan kultural berupa pola konsumsi mahasiswa yang masih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai ekoteologi mampu memperkuat motivasi spiritual mahasiswa untuk menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan dan melampaui sekadar kepatuhan teknis. Kata Kunci : Agent Of Change, SDGs, Ekoteologi,
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL UMBI BAWANG MERAH VARIETAS BIMA (Allium cepa L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR Oki, Adensius; Bahrudin, Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 5 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i5.2786

Abstract

Bawang merah varietas bima merupakan tanaman sayuran yang berasal dari Brebes (Jawa Tengah), yang dapat dibudidayakan di daerah dingin, tropis dan sub tropis dan dalam satu rumpun memiliki 7-12 buah anakan. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas bima dapat dilakukan dengan cara pemupukan yaitu pemberian pupuk organik cair. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui respons pertumbuhan dan hasil umbi bawang merah varietas Bima dengan pemberian pupuk organik cair (Java Organik). Penelitian dilaksanakan dari bulan Fubruari sampai April 2021 di Desa Sidera, Kabupaten Sigi Biromaru, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dikelompokan berdasarkan ukuran umbi, yang terdiri dari empat taraf perlakuan yang diulangi sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 12 unit percobaan, yaitu (A) = Kontrol (tanpa POC), (B) = 1,5 ml POC/l air, (C) = 3 ml POC/l air, (D) = 4,5 ml POC/l air. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanpa perlakuan POC dapat memberikan pengaruh terbaik pada jumlah umbi per rumpun dengan rata-rata 14,7 umbi.
Co-Authors Abdul Halim Sani, Muhammad Achmad Hufad Adeng Hudaya Aisyah, Dwi Al-Kattani, Abdul Hayyie Alawiyah, Lulu Amalia, Vita Amirah Diniaty Anindita Soetadji Arkam, Saiful Aulia Fathul Aziz Baskoro, Adhi Gunawan Budi Hermawan Cecep Suryana, Cecep Dasir, Khoirizi H. Dede Suratman Didin Saepudin Dudi Rustandi Dudy Imanuddin Effendy Dwi Kurniawati, Dwi Dwifajri, Muhammad Elya, Fitri Encep Dulwahab, Encep Endang Rochyadi, Endang Enjang AS, Enjang Fadlia, Fadlia Fajar, Dadang Ahmad Fatimatuzahra, Ana Fatmawati, Fatmawati Fikram, Fikram Hakim, Isra Al Hardhono Susanto Helmaneza, M. Zidan Hilman, Fathin Anjani Ibdalsyah Ibdalsyah Ignatius Riwanto, Ignatius Indra Jaya Indriyani Indriyani Jaelani, Reza Kaimudin, Kaimudin Kasirah, Irah Khairul, Atika Khoiruddin Muchtar Kumaidi Kumaidi Kurniawati, Yovie Kusman, Agus Lalan Erlani M. Ambang Fajar Hilman Maulidani, Ari Maulidina, Citra Ashri Moch. Fakhruroji Moh. Dahlan Mohammad Arif Taboer Mubarok, Ridwan Muhammad Ansar, Muhammad Muhammad Anshar Mulyana, Indra Ninta Sri Ulina Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Oki, Adensius Oktavia, Nabila Paburru, Desri Prasetiyo, Aditiya Prastyawan, Dwi Pratiwi, Azzahra Dinda Prawara, Ananta Sidhi Putri, Ariesa Amanda Radityo Prakoso Ramadhan, Aulia Regita ROKHMAN, ALI Rosa, Vita Amalia RR. Ella Evrita Hestiandari S, Rajun Padoman Saeful Anwar Salsabila, Azahra Salsabila, Unik Hanifah Salsabilah, Mutia Sara’pang, Vindy Sari, Yuli Indah Satyagraha, Muhammad Thifan Sefri Noventi Sofia Siti Helmyati Siti Kasmila Sitty Sumijati Sugeng Riyadi Sukarso Sukarso, Sukarso Sunardi Sunardi Suyana, Nana Suyidno Suyidno Syamsuddin Syamsuddin Syamsuri Tika Kania Nurazizah Ulil Inayah win usuluddin Wiraningsih, Komang Ayu Yakobus Ason, Yakobus Yana, Desy Yaya Yaya Yuniarso, Yudi Budi Yusro, Muhammad Najmil Zaenal Mukarom Zafalia, Eryka