Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Informasi Destinasi Wisata Provinsi Jawa Tengah: Studi Kasus di 8 Kabupaten dan Kota Wasino, Wasino; Beng, Jap Tji
Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems Vol. 1 No. 2 (2017): Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems
Publisher : Faculty of Information Technology, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/computatio.v1i2.1016

Abstract

Industri pariwisata pada masa kini sangat berkembang dan ada kebutuhan untuk lebih lanjut melakukan pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana, termasuk di dalamnya kemudahan informasi yang disampaikan kepada masyarakat umum. Pada penelitian ini di lakukan penelusuruan destinasi wisata di 8 kota dan kabupaten, mendesain sistem basis data, dan membuat aplikasi destinasi wisata Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini juga untuk menginspirasi para pembuat kebijakan dalam bidang pariwisata di Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung peningkatan promoisi pariwisata secara online. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah sebuah program aplikasi sistem informasi destinasi wisata di Provinsi Jawa Tengah. Sistem ini menampilkan obyek wisata yang ada di Kabupaten Tegal, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang. Desain sistem ini diimplementasikan dengan alamat www.pesonajawa.com, sehingga masyarakat umum atau wisatawan yang akan melakukan perjalanan wisata ke Provinsi Jawa Tengah dapat menggunakan sistem ini untuk memandu tujuan wisatanya.
Utilizing ROP in a Mobile Based Warehouse Management System for Small Retail Businesses Setiawati, Winni; Beng, Jap Tji; Tony, Tony
Journal of Information System and Informatics Vol 7 No 4 (2025): December
Publisher : Asosiasi Doktor Sistem Informasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63158/journalisi.v7i4.1326

Abstract

ABC Store, a wholesale sock retailer, operates through both physical and online platforms. With increasing online sales, the company has experienced frequent stockouts due to inefficient manual inventory processes. This study aims to address these challenges by developing a mobile-based Warehouse Management System (WMS) integrated with a Reorder Point (ROP) calculation. The system was developed using the V-Shaped model, which involved requirement gathering through interviews and warehouse observations. The application was built using the lightweight Flutter framework and an SQLite local database, with testing including white-box, black-box, and User Acceptance Testing (UAT). Additionally, QR code scanning was implemented to improve document tracking and inventory management. The results indicate that the system functions as expected, with the ROP calculation effectively supporting restocking decisions and minimizing stockouts. This study contributes to the field by demonstrating the practical application of integrating simplified ROP calculation into a mobile-based WMS, highlighting its potential to improve warehouse operations for small businesses with limited infrastructure. The approach offers a scalable solution for managing inventory efficiently and cost-effectively, especially in small-scale retail settings.
BUDAYA TERTIB DI TRANSPORTASI UMUM: TINJAUAN SISTEMATIS TENTANG PERAN NORMA SOSIAL DALAM INTERAKSI SOSIAL DI RUANG PUBLIK Ramadhan, Asya A. P.; Kamila, Nadia N.; Latupono, Sania A. R.; Ikishima, Faura I.; Putri, Melzha E.; Beng, Jap Tji
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.7934

Abstract

Public transportation plays a central role in supporting urban mobility and serves as a shared social space where individuals from diverse backgrounds interact. However, the quality of users’ travel experience is shaped not only by the availability of infrastructure and services but also by the social norms that guide behavior within these public environments. This systematic review aims to examine how social norms influence passenger behavior and how these norms contribute to the development of orderliness, comfort, and inclusivity in public transportation settings. Literature was collected through Google Scholar for publications from 2020 to 2025, covering both Indonesian and English-language articles. Of the 54 articles initially identified, ten met the inclusion criteria and were analyzed in depth. The synthesis reveals that social norms significantly enhance orderly conduct, strengthen perceptions of safety, and support the creation of inclusive transport spaces, particularly for vulnerable groups such as women and persons with disabilities. Furthermore, norms related to politeness, mutual respect, and rule compliance are found to positively affect overall comfort and user satisfaction. This review highlights that strengthening social norms, integrating responsive policies, and implementing continuous public education are essential strategies for developing public transportation systems that are safe, comfortable, and equitable for all users. ABSTRAKTransportasi umum merupakan elemen penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan berbagai kelompok pengguna. Namun, kualitas pengalaman pengguna tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, melainkan juga oleh norma sosial yang berkembang dan dipraktikkan dalam ruang publik tersebut. Kajian sistematis ini bertujuan untuk menelaah bagaimana norma sosial membentuk perilaku pengguna transportasi umum serta pengaruhnya terhadap terciptanya budaya tertib, kenyamanan, dan inklusivitas. Proses pengumpulan literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan rentang publikasi 2020–2025, melibatkan artikel berbahasa Indonesia dan Inggris. Dari 54 artikel yang berhasil dihimpun, hanya 10 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan dan dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis menunjukkan bahwa norma sosial berperan signifikan dalam membangun perilaku tertib, memperkuat rasa aman, serta menciptakan lingkungan transportasi yang lebih inklusif bagi kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas. Selain itu, norma kesopanan, kepedulian, dan kepatuhan terhadap aturan terbukti berkontribusi pada peningkatan kualitas pengalaman perjalanan. Kajian ini menegaskan bahwa penguatan norma sosial, integrasi kebijakan yang responsif, dan edukasi berkelanjutan merupakan kunci untuk menciptakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh pengguna.
EMPATI DIGITAL SEBAGAI FONDASI ETIKA BERMEDIA DI ERA INKLUSIVITAS Ho, Stevanie; Angelina, Ellen; Fateema, Sabrina Ayesha; Matondang, Mikhayla Illyna; Stivanus, Celvin; Beng, Jap Tji
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i3.7723

Abstract

ABSTRACT The phenomenon of bullying that has shifted into the digital realm presents serious ethical challenges. Unlimited internet access allows the spread of hate speech and aggressive behavior without sufficient moral control. Various reports show that cyberbullying cases in Indonesia continue to rise, reflecting the weakening of digital empathy among social media users. This study aims to examine the role of digital empathy as a preventive strategy against unethical behavior in online spaces. The method used is a systematic review of scientific literature published between 2020 and 2025, with searches conducted through Google Scholar, Scopus, PubMed, and ProQuest using the keywords “digital empathy,” “media ethics,” “cyberbullying,” “hate speech,” and “digital literacy.” The analysis results indicate that digital empathy significantly contributes to reducing online bullying behavior, fostering tolerance, and strengthening media ethics. Empathy-based digital literacy has also been proven to enhance social responsibility and reduce the spread of misinformation. This study recommends integrating empathy-based digital character education into curricula, establishing cross-sector collaboration for human-centered digital literacy programs, and fostering collective awareness to create a safe, ethical, and inclusive digital environment. ABSTRAK Fenomena perundungan yang kini bergeser ke ranah digital menimbulkan persoalan etis yang serius. Akses internet yang tak terbatas memungkinkan penyebaran ujaran kebencian dan perilaku agresif tanpa kontrol moral yang memadai. Berdasarkan berbagai laporan, angka cyberbullying di Indonesia terus meningkat, memperlihatkan lemahnya empati digital di kalangan pengguna media sosial. Penelitian ini bertujuan menelaah peran empati digital sebagai strategi preventif terhadap perilaku tidak etis di ruang maya. Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap literatur ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, dengan penelusuran melalui Google Scholar, Scopus, PubMed, dan ProQuest menggunakan kata kunci “empati digital,” “etika bermedia,” “cyberbullying,” “ujaran kebencian,” dan “literasi digital.” Hasil analisis menunjukkan bahwa empati digital berkontribusi signifikan dalam menekan perilaku perundungan daring, meningkatkan sikap toleran, dan memperkuat etika bermedia. Literasi digital berbasis empati juga terbukti mampu menumbuhkan tanggung jawab sosial dan mengurangi penyebaran disinformasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan karakter digital berbasis empati dalam kurikulum, kolaborasi lintas sektor untuk program literasi digital yang humanis, serta pembentukan kesadaran kolektif guna menciptakan ruang digital yang aman, etis, dan inklusif.
Budaya Betawi Di Persimpangan Globalisasi : Upaya Menjaga Identitas Lokal Prajna Paramitha Marhaeni; Kezia Alexandra Emor; Dias Amaliah Kangiden; Alma Silvi; Jap Tji Beng
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3180

Abstract

Budaya Betawi sebagai simbol identitas lokal masyarakat Jakarta saat ini menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus globalisasi, modernisasi, dan urbanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika budaya Betawi, proses akulturasi yang membentuknya, serta pengaruh perubahan sosial terhadap keberlanjutan budaya tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada 8 tokoh dan pelaku budaya Betawi yang tersebar di beberapa wilayah Jakarta, yaitu Menteng, Senen, Setu Babakan, Tanjung Priok, Condet, Kampung Melayu, Kemayoran, dan kawasan Taman Mini Indonesia Indah  (TMII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Betawi terbentuk melalui proses sejarah panjang yang melibatkan akulturasi dengan berbagai bangsa, seperti Cina, Arab, Belanda, Portugis, dan India. Pengaruh tersebut tercermin dalam seni pertunjukan tradisional seperti Lenong dan Gambang Kromong, kuliner khas, bahasa sehari-hari, serta berbagai tradisi dan upacara adat. Namun, perkembangan zaman, dominasi budaya populer, dan minimnya minat generasi muda menyebabkan semakin memudarnya praktik budaya tradisional di kehidupan sehari-hari.Upaya pelestarian yang telah dilakukan, seperti pengembangan kawasan wisata budaya Setu Babakan, dinilai belum cukup jika tidak diiringi dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang adaptif melalui pendidikan berbasis budaya lokal, pemanfaatan media digital, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan komunitas seni agar budaya Betawi tetap lestari dan relevan tanpa kehilangan identitas aslinya.
Implikasi Generative Artificial Intelligence (GAI) Dependency terhadap Critical Thinking Mahasiswa: A Systematic Review Listra Chatalia Silitonga; Sri Tiatri; Jap Tji Beng; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha; Rahmiyana Nurkholiza; Tasya Mulia Salsabila; Tiara Nailah Mahmud; Elga Adhi Bunarwan; Cintya Syarah Azzahra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4325

Abstract

Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GAI) sudah terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa sebagai sarana bantuan dalam pembelajaran seperti untuk memahami dan meringkas materi dengan cepat, tetapi integrasi ini juga dapat mendorong mahasiswa untuk terlalu bergantung pada respons GAI atau disebut sebagai GAI dependency. Ketergantungan pada GAI dapat mengakibatkan penurunan kemampuan dalam berpikir kritis atau critical thinking, tapi beberapa penelitian menjelaskan penggunaan GAI dapat meningkatkan critical thinking meskipun mahasiswa menyatakan kekhawatiran ketergantungan. Melalui protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), tinjauan ini bertujuan mengevaluasi artikel yang menjelaskan implikasi dari GAI dependency terhadap critical thinking mahasiswa di universitas. Artikel dikumpulkan dari beberapa database, yaitu ScienceDirect, ProQuest, PubMed, dan IEEE, serta dari beberapa publisher seperti Frontiers, Taylor & Francis, dan MDPI. Pengumpulan artikel memiliki total awal 60 artikel dan disaring menjadi 10 artikel akhir yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan artikel akhir, GAI dengan kemudahan akses jawaban berdampak cukup besar terhadap penurunan critical thinking mahasiswa yang ditandai dengan rendahnya active reasoning, deep learning, dan ketidakmampuan menilai kebenaran informasi. Tinjauan ini menemukan bahwa implikasi penggunaan GAI terhadap critical thinking mahasiswa dipengaruhi beberapa peran secara unik, seperti literasi informasi, efikasi diri, tingkat keilmuan, bidang keilmuan, dan bimbingan pedagogis.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Literasi Digital pada Gen Z Yvonne Chika Junata; Anastasia Rachel Tanuwidjaja; Margaretha Sabda Djaja; Devi Jong; Fransiska Indra Sulistyawati; Jap Tji Beng
Education : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): MARET : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (EDUCATION)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pgjgfa53

Abstract

The digital era has transformed how Gen Z interacts, learns, and engages in social life. This shift highlights the need to strengthen national values so that technology use remains aligned with the character and moral principles of Pancasila. This study aims to provide an in-depth understanding of the implementation of Pancasila values in relation to the digital literacy of Gen Z in Indonesia. Using a scoping review approach, it examines previous studies that discuss the connection between Pancasila education, digital literacy, and character development in the digital era. The findings show that Pancasila values play a positive role in shaping Generation Z’s digital ethics, critical thinking, and social responsibility in online spaces. The main challenges include the instant culture, the spread of hoaxes, and the decline in communication ethics. Therefore, integrating Pancasila-based digital character education within schools and universities is essential. Future research is encouraged to explore how other generations implement Pancasila values and to adopt more diverse methodological approaches to gain deeper insights into the relationship between Pancasila values and digital literacy.
REVITALISASI NILAI PANCASILA DALAM UPAYA MENGATASI KETIDAKMERATAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Calista Shierly Wijaya; Jap Tji Beng; Veebie Cleodora Valein; Angelica Liefianti; Viola Vincentia
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1126

Abstract

Penelitian ini mengkaji revitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai kerangka praktis dalam mengatasi ketidakmerataan pendidikan di Indonesia. Sistem pendidikan nasional masih menghadapi kesenjangan akses, mutu, dan infrastruktur, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif, data diperoleh dari jurnal akademik, dokumen pemerintah, dan laporan resmi terbitan tahun 2020 ke atas yang relevan dengan tema Pancasila, kebijakan pendidikan, dan keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi guru, fasilitas, dan akses teknologi yang tidak merata memperdalam ketimpangan pendidikan antarwilayah. Namun demikian, Pancasila-khususnya sila kedua dan kelima yang menekankan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial memberikan dasar moral dan filosofis bagi kebijakan pendidikan yang berkeadilan. Analisis menegaskan bahwa revitalisasi nilai-nilai tersebut melalui Kurikulum Merdeka dan proyek Profil Pelajar Pancasila (P5) mampu memperkuat karakter kebangsaan dan solidaritas sosial, meski implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur dan pelatihan guru. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru, kolaborasi lintas sektor, dan pembelajaran berbasis literasi digital direkomendasikan untuk mengkontekstualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
HOMESICKNESS AND ACADEMIC ENGAGEMENT OF FIRST-YEAR OVERSEAS STUDENTS: THE ROLE OF LEARNING MOTIVATION AND ONLINE SOCIAL SUPPORT Putri, Allychia Nanalingdita Thea; Tiatri, Sri; Beng, Jap Tji
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v9i3.36035.2025

Abstract

The number of university students in Indonesia increases every year, and not all of them pursue education in their hometowns. Living far from family can trigger various psychological problems, such as homesickness, which may affect students’ academic engagement. This study aims to examine the mediating role of learning motivation and the moderating role of online social support (OSS) in the relationship between homesickness and academic engagement among first-year overseas students. A total of 158 first-year overseas students participated in this quantitative study with a moderated mediation model. Instruments used were UWES (academic engagement), UHS (homesickness), AMS (learning motivation), and OSSS (OSS). Data were collected online through Google Forms distributed via social media and analyzed using JASP with the Hayes PROCESS Macro, estimating 5,000 bootstrap samples. Results showed no relationship between homesickness and academic engagement, no relationship between homesickness and learning motivation, no mediating role of learning motivation in the relationship between homesickness and academic engagement, and no moderating role of online social support in the relationship between homesickness and learning motivation. However, it was found that there is a relationship between learning motivation and academic engagement. This study is expected to contribute to the development of educational psychology, especially regarding first-year overseas students, a population that remains under-researched.
Perancangan Aplikasi Penjualan Berbasis Web Pada Toko Gorden Aneka Daniel Vebrianto; Jap Tji Beng; Desi Arisandi
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of information technology and the internet has significantly transformed consumer behavior and sales systems. Toko Gorden Aneka, located in North Jakarta, still relies on conventional sales methods, which limits its market reach and causes inefficiencies in daily transaction management. This study aims to design and implement a web-based sales application to enhance operational efficiency and expand the store’s market coverage. The development methodology used is the Software Development Life Cycle (SDLC) with the Waterfall model, encompassing the stages of requirement analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. Technologies employed in the application development include Node.js, React.js, TypeScript, MySQL, and Tailwind CSS. Testing results using the black-box method and the System Usability Scale (SUS) indicated that the system functioned properly and received an average usability score of 86.1, reflecting high user satisfaction. This system is expected to support the digital transformation of Toko Gorden Aneka and improve its competitiveness in the e-commerce industry..
Co-Authors Aeda Andianturi Taim Agustin, Dinda Aisya Putri Handayani Alif Fazjrul Caesar Ifmaini Alivia Fitriani Amanto Alivia Fitriani Amanto Alma Silvi Anastasia Rachel Tanuwidjaja Angela, Octarifa Angelica Liefianti Angelina, Ellen Anisa Husnul Khotimah Anthony Bernard Arumsari, Chysanti Arvelia Yoshianne Anggie Aryo Prayogi Aurelia Naftali Kalengkongan Ayesha Desfitrianie Bianca Debby Bryan Riyanto Calista Shierly Wijaya Calvinus, Yohanes Carissa Puteri Caroline, Angeline Celine Vandea Anika Tumundo Cintya Syarah Azzahra Claudia Fiscarina Claudia Fiscarina Claudya Christine Daniel Daniel Daniel Vebrianto Davin Sebastian Dea Auliya Rahmawati Dedi Trisnawarman Dedi Trisnawarman Denis Mathew Dennis Matthew Desella Chandra Desella Chandra Desella Chandra Desi Arisandi Desi Arisandi Desi Arisandi Desi Arisandi Devi Jong Dewi, Ezra Shandra Dhira Francesco Dias Amaliah Kangiden Dinatha, Vienchenzia Oeyta Dwitama Elbert Tan Ele Lunzaga Elga Adhi Bunarwan Elysia Putri Elysia Putri, Elysia Endah Setyaningsih Eoh, Vivin Bolu Ery Dewayani Eugenius Edsel Barito Fasia Meta Sefira Fasia Meta Sefira Fateema, Sabrina Ayesha Febynola Tiara Salsabilla Fedrik Pangestu Felicita Mauli Fernando Edison Firliana, Dira Fitriya, Febby Nurul Fouad Nagm Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani Roesmala Dewi Fransisca Pranata Fransiska Indra Sulistyawati Frisia Mafaza Gladys Anawai Ohyver Gregorio, Keanen Hansen Han Hartinah Dinata Henry Candra Hervanny Zisli Hetty Karunia Tunjungsari Ho, Stevanie Hutagaol, Alice Shizuka Ikishima, Faura I. Intan Ardiani Putri Ivan Juan Jonathan Jap, Bernard Amadeus Jaya Jennifer Jennifer Jessica Widodo Joselin Sandra Wijaya Juliana, Sarah Gracyntia Juniarto Salim Justin Aaron Ho Justin Samuel Hutabarat Kamila, Nadia N. Kelvin Julian Tannius KENI KENI Kezia Alexandra Emor Khallifa Mubarak Armando Khallifah Mubarak Armando Larasati, Kirey Latupono, Sania A. R. Lauren Kezia Vanessa Lawrence, Valerie Layla Adila Ramadhani Leny Marshalina Limbor, Ellen Gabriel Listra Chatalia Silitonga Lunzaga, Ele Lusiana, Fenny Lygia Teresa Timoria Natan Marcydiaz, Andrew Haikal Margareta Margareth Natalia Margaretha Sabda Djaja Marwahdi, Azahra Putri Matondang, Mikhayla Illyna Mei Ie Mei Ie Melinda Gloria Michael S. Naidas Michelle Friscilia Michelle Friscilia Michellen, Kyren Mikhael Edo Sinambela Mira Bella Mirabella Mirabella Mirabella Muhammad Irfan Pradana Muhammad Nashir Mutiara, Maitri Widya Nadya Aliwarga Nadya Aliwarga, Nadya Nagm, Fouad Nathanael Darrel Frans Nathanael Dennis Gunawan Nathannael Dennis Gunawan Nathasya Kristianti Ferdiana Nina Perlita Nina Perlita Nina Perlita Norita Margareth Berta, Norita Margareth Novario Jaya Perdana Nurkholiza, Rahmiyana Octarifa Angela Octarifa Angela Oeyta, Vienchenzia Ohyver, Daniel Adolf Oktovianus Irvan P. Tommy Y. S. Suyasa P. Tommy, Y. S. Suyasa Pandumpi, Shania Krisan Paula Jessica Claudia Sibi Prajna Paramitha Marhaeni Putri Dewi Zabita Putri, Allychia Nanalingdita Thea Putri, Erika Ardya Mesia Putri, Melzha E. Putri, Tifani Anasya Qadriah, Sekar Aurannisa Ramdhani Rachelle Marvella Narto Atmodjo Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholizah Ramadhan, Asya A. P. Rasji Rasji Renshi Yehezkiel Rhalf Jayson F. Guanco Riani Riani Ricky Sanjaya Rita Markus Idulfilastri Rita Markus Idulfilastri Rizky Eka Putra Salsabila, Tasya Mulia Samantha, Velline Sania Alikha Rahmadira Latupono Sania Alikha Rahmadira Latupono Sari, Emilia Sefira, Fasia Meta Setiawati, Winni Shalsa Dea Purnama Sharon Yosephine Sihotang, Fitriana Nursinta Silky Goswara Silky Goswara Solikhah, Nafiah Sri Tiatri Sri Tiatri Sri Tiatri Stefania Morin Stenly Handy Wijaya Stephen Stephen Stivanus, Celvin Sugeng Astanggo Sultan Said Abdul Rahim Sultan Said Abdul Rahman Sumantri, Paramitha Mudita Susana Febie Sombuk Tasya Mulia Salsabila Tasya Mulia Salsabila Tasya Mulia Salsabila Teddy Agustinus Thalia Syahrunia Suci Ardhia Tiara Nailah Mahmud Tiara Zahro Tiara Zahro Tiatri, Sri Tifani Anasya Putri Tony Tony Tony Tony Toong Hai Sam Valencia Valencia Valensia Audrey Rusli Vania Yori Wakano Veebie Cleodora Valein Velline Samantha Vian Stanly Immanuel Rumainum Vienchenzia O. D. Dinatha Vienchenzia O. D. Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vincent Suryawidjaja Viola Vincentia Vivien H. Wangi Wasino Wasino Wasino Wasino Wasino Wasino Wasino Whitney Whitney Wijaya, Angeline Carolina William Alexander Winni Setiawati Yuniawati, Elisa Ika Yvonne Chika Junata Zahra Shafira ZAHRO, TIARA Zheng, Margareta