p-Index From 2021 - 2026
8.906
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Diapragmatic Breathing Exercise Terhadap Kapasitas Vital Paru Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang Sulistia, Nur Syifa; Multazam, Ali; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.226

Abstract

Merokok dapat membuat daya tahan menjadi turun karena mengandung zat kimia. Merokok dapat membuat penurunan faal paru. Salah satu cara untuk meningkatkan faal paru melalui pemeriksaan kapasitas vital paru. Kapasitas vital paru merupakan indikator kesehatan paru seseorang. Untuk meningkatkan kapasitas vital paru dapat dilakukan dengan latihan Diaphragmatic Breathing. Latihan ini dapat mengatur aliran udara dan meningkatkan resistensi jalan napas selama inspirasi dan ekspirasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise terhadap kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif  di kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan Quasi experiment dengan desain one group pre - post test  dan purposive sampling yang berjumlah 76 responden yang memenuhi kriteria inkluasi sedangkan yang mengalami drop out sebanyak 7 responden. Instrumen penelitian menggunakan spirometry digital SP10. Data penelitian ini dengan SPSS untuk mencari univariat dan bivariat dengan karakteristik indek massa tubuh, jumlah batang rokok yang dikonsumsi perhari, Lama Merokok pertahun, dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon memiliki hasil yaitu 0,000 < 0,05 terdapat hasil  bahwa   pemberian Diaphragmatic breathing exercise dapat meningkatkan kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif di Kota Malang secara signifikan.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA MAHASISWA Masagita, Ervira; Rahim, Anita Faradilla; Irawan, Dimas Sondang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43629

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan masalah utama karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Konsumsi makanan berlemak secara berlebihan merupakan salah satu penyebabnya. Kadar kolesterol dan trigliserida dalam lemak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner pada individu muda yang sering mengonsumsi makanan tinggi kolesterol. Kolesterol yang berlebihan menyebabkan lemak menumpuk di sekitar pembuluh darah jantung. Arteriosklerosis, atau penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, dan stroke juga dapat disebabkan oleh kolesterol yang berlebihan. Menentukan hubungan antara kadar kolesterol mahasiswa dan obesitas merupakan tujuan dari penelitian ini. Pendekatan penelitian cross-sectional yang dikombinasikan dengan teknik survei digunakan dalam penelitian ini oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Strategi purposive sample digunakan untuk mengidentifikasi populasi target penelitian, yang terdiri dari 30 mahasiswa program studi fisioterapi yang dipilih setelah mempertimbangkan berbagai faktor. Obesitas merupakan variabel independen penelitian, sedangkan kadar kolesterol merupakan variabel dependennya. Timbangan berat badan digunakan untuk mengumpulkan data, Autocheck digunakan untuk memantau kadar kolesterol, dan Microtoise digunakan untuk mengevaluasi BMI. Nilai P sebesar 0,870 diperoleh melalui pengujian statistik menggunakan uji Pearson. Akibatnya, nilai p melebihi α (0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kolesterol dan obesitas.
Edukasi Terapi Latihan untuk Menangani Keluhan Nyeri Lutut pada Para Pengepul Rongsokan di UD Sumber Rejeki Lumajang Fitri, Desi Tri Syawatul; Rahim, Anita Faradilla; Supik, Supik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 4, No 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.4.2.43-49

Abstract

Kurangnya pengetahuan tentang penanganan nyeri lutut, sehingga hanya dibiarkan saja. Maka dari itu penting untuk memberikan edukasi penanganan yang tepat oleh fisioterapis dengan berbagai terapi latihan yang sesuai. Edukasi dan penerapan terapi latihan ini dilakukan pada 15 Maret 2025 jam 14.00-15.00 WIB di UD Rongsokan Sumber Rejeki Dusun Curah Tekor, Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kota Lumajang dengan 24 pengepul rongsokan. Kegiatan edukasi menggunakan metode diskusi interaktif atau penyuluhan, sedangkan terapi latihan diberikan dengan metode penerapan dan pendampingan. Kegiatan terdiri dari (1) Koordinasi; (2) Persiapan; (3) Edukasi; (4) Demonstrasi terapi latihan; (5) Diskusi. Media penyuluhan menggunakan poster. Pengukuran pretest dan posttest pemahaman dan kemampuan penerapan terapi latihan menggunakan kuesioner dengan 4 komponen pertanyaan yang bernilai 25 setiap komponen. Setiap komponen pertanyaan pada pretest meliputi: definisi nyeri lutut (75%), definisi terapi latihan (0%), manfaat terapi latihan (0%), penerapan terapi latihan (0%) mengalami peningkatan rata-rata menjadi 100% tiap komponen pada posttest pemberian materi. Kegiatan pemberian edukasi terapi latihan pada para pengepul rongsokan UD Sumber Rejeki Lumajang berpengaruh dalam meningkatan pemahaman dan penerapan terapi latihan untuk menangani keluhan nyeri lutut.Lack of knowledge about knee pain management, so it is just left alone. Therefore, it is important to provide proper handling education by physiotherapists with various appropriate exercise therapies. Education and application of exercise therapy were conducted on March 15, 2025 at 14.00-15.00 WIB at UD Rongsokan Sumber Rejeki Dusun Curah Tekor, Ledoktempuro Village, Randuagung District, Lumajang City with 24 scrap collectors. Educational activities used interactive discussion or counseling methods, while exercise was given using application and assistance methods. Activities consisted of (1) Coordination; (2) Preparation; (3) Education; (4) Demonstration of exercise therapy; (5) Discussion. The counseling media used posters. Pretest and posttest measurements of understanding and ability to apply exercise therapy used a questionnaire with 4 question components worth 25 for each component. Each component of the questions in the pretest includes: definition of knee pain (75%), definition of exercise therapy (0%), benefits of exercise therapy (0%), application of exercise therapy (0%) experienced an average increase to 100% for each component in the posttest of material provision. The activity of providing exercise therapy education in scrap collectors at UD Sumber Rejeki Lumajang influential in increasing the understanding and application of exercise therapy to treat complaints of knee pain.
Edukasi Fisioterapi Terkait Gangguan Postur dan Pencegahannya pada Guru Madrasah Putri Ar-Rohmah Malang Utami, Mayang Sri; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2222

Abstract

Ergonomi merupakan bidang keilmuan dan penggunaan teknologi yang ditujukan untuk menyeimbangkan segala aktivitas baik saat beraktivitas atau saat beristirahat dengan kemampuan dan keterbatasan maupun manusia baik fisik maupun mental sehingga kualitas hidup seseorang menjadi lebih baik. Prevalensi MSD secara keseluruhan di antara guru relatif tinggi. Nyeri leher dan punggung bawah lebih sering terjadi di antara mereka dibandingkan dengan daerah tubuh lainnya. Ada banyak Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan postur salah satunya adalah edukasi. Peran fisioterapi pada tenaga pendidik (guru) yaitu melakukan tindakan promotif berupa penyuluhan kepada tenaga pendidik mengenai postur kerja yang ergonomis dan memberikan latihan berupa peregangan. Tujuan dari kegiatan ini untuk menambah wawasan para guru di Madrasah Putri Ar-Rohmah dan diharapkan resiko perubahan postur dan permasalahan musculoskeletal dapat berkurang.
Analisis keseimbangan dinamis terhadap kondisi chronic ankle instability pada atlet basket dan futsal sekolah menengah atas Anbiola, Farokha Lamafa Alun; Irawan, Dimas Sondang; Rahim, Anita Faradilla
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2025): Volume 19 Nomor 4
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i4.871

Abstract

Background: Chronic Ankle Instability (CAI) is ankle instability following repeat sprain injuries that is common in physical activity. CAI can cause problems with proprioception, movement patterns, balance, muscle weakness, and changes in nerve reflexes. One of the impacts is the disruption of dynamic balance, which is the ability to maintain body stability while movement. Purpose: To determine the effect of dynamic balance on chronic ankle instability conditions with non-chronic ankle instability conditions in high school basketball and futsal athletes. Method: Quantitative research with quasi experimental method, conducted in Malang City, East Java in February 2025. The sampling technique used purposive sampling with the number of samples used as many as 30 partisipants who were divided into intervention and control groups. The independent variable is Chronic Ankle Instability and the dependent variable is dynamic balance. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using mann whitney test. Results: There is a significant difference between the control group and the Chronic Ankle Instability (CAI) group. The average value in the control group was 8.209±9.375, while in the CAI group it was 22.804±1.907. The p-value of 0.000 indicates that the difference between the two groups is highly statistically significant (p<0.05). Conclusion: There is a significant influence between dynamic balance and Chronic Ankle Instability (CAI) conditions in high school basketball and futsal athletes. This effect indicates that athletes with CAI have problems maintaining body stability while in movement.   Keywords: Athlete; Basketball; Chronic Ankle Instability (CAI); Dynamic Balance; Futsal.   Pendahuluan: Chronic Ankle Instability (CAI) adalah ketidakstabilan pergelangan kaki akibat cedera sprain berulang yang umum terjadi pada aktivitas fisik. CAI dapat menyebabkan gangguan propriosepsi, pola gerak, keseimbangan, kelemahan otot, dan perubahan refleks saraf. Salah satu dampaknya adalah terganggunya keseimbangan dinamis, yaitu kemampuan menjaga stabilitas tubuh saat bergerak. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh keseimbangan dinamis terhadap kondisi chronic ankle instability pada atlet basket dan futsal sekolah menengah atas. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental, dilaksanakan di Kota Malang Jawa Timur, pada bulan Febuari 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 partisipan yang terbagi menjadi 2 kelompok, intervensi dan kontrol. Variabel independen dalam penelitian ini adalah chronic ankle instability dan variabel dependennya adalah keseimbangan dinamis. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan mann whitney test. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi. Rata-rata nilai pada kelompok kontrol adalah 8.209±9.375, sedangkan pada kelompok intervensi (CAI) adalah 22.804±1.907. P-value sebesar 0.000, menunjukkan bahwa perbedaan antara kedua kelompok tersebut sangat signifikan secara statistik (p<0.05). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara keseimbangan dinamis dan kondisi chronic ankle instability (CAI) pada atlet basket dan futsal. Pengaruh ini menunjukkan bahwa atlet dengan CAI mengalami gangguan dalam menjaga kestabilan tubuh saat bergerak.   Kata Kunci: Atlet; Basket; Chronic Ankle Instability (CAI); Futsal; Keseimbangan Dinamis.
Baby massage dan sensory play meningkatkan kualitas tidur pada bayi 6-12 bulan Mahardika, Desvita Ramadhini Nurulcahya; Atika, Yulianti; Rahim, Anita Faradilla
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 5 (2025): Volume 19 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i5.779

Abstract

Background: The golden period in babies is an important time in the formation of neurons and synapses, making babies very responsive to the environment. At this point, parents can maximize the child's potential by providing good nutrition, quality sleep, physical activity, stimulation, and a supportive environment. Lack of quality sleep can lead to physiological and psychological problems, such as impaired growth, fatigue, decreased immunity, and mood disorders. Purpose: To analyze whether baby massage and sensory play improve sleep quality in babies aged 6-12 months. Method: Quasi experimental quantitative research method with pre-test and post-test, conducted at Hafizha Baby Care Clinic and Alfarizky Beibee Care, Malang City, East Java in September-October 2024. The sampling technique used purposive sampling with the number of samples used as many as 30 participants who were divided into intervention and control groups. The independent variables in this study were baby massage and sensory play exercise, while the dependent variable was the quality of sleep of infants aged 6-12 months. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using paired sample t-test. Results: There were significant changes between the intervention group and the control group. The mean sleep quality score increased significantly from 25.87 ± 1.831 to 36.40 ± 8.942, while the control group also experienced an increase in score from 24.47 ± 4.690 to 3.53 ± 11.024. The p-value was 0.000, indicating that the difference between the two groups was highly statistically significant (p<0.05). Conclusion: Baby massage has a greater impact on improving sleep quality because it directly affects the baby's body. However, combining infant massage with sensory play exercises also has a positive effect on sleep quality in babies aged 6-12 months.   Keywords: Baby; Baby Massage; Sensory Play; Sleep Quality.   Pendahuluan: Masa golden period pada bayi adalah waktu penting dalam pembentukan saraf dan sinaps, membuat bayi sangat responsif terhadap lingkungan. Orang tua dapat memaksimalkan potensi anak dengan memberikan nutrisi yang baik, tidur berkualitas, aktivitas fisik, stimulasi, dan lingkungan yang mendukung. Kurangnya kualitas tidur dapat menyebabkan masalah fisiologis dan psikologis, seperti gangguan pertumbuhan, kelelahan, penurunan kekebalan tubuh, dan gangguan suasana hati.   Tujuan: Untuk menganalisis baby massage dan sensory play meningkatkan kualitas tidur pada bayi 6-12 bulan. Metode: Penelitian kuantitatif metode quasi experimental dengan pre-test dan post-test, dilaksanakan di Klinik Hafizha Baby Care dan Alfarizky Beibee Care, Kota Malang Jawa Timur, pada bulan September-Oktober 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 partisipan yang terbagi ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Variabel independen dalam penelitian ini adalah baby massage dan sensory play exercise, sedangkan variabel dependen adalah kualitas tidur bayi usia 6-12 bulan. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan paired sample t-test. Hasil: Terdapat perubahan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol. Rerata skor kualitas tidur meningkat secara signifikan dari 25.87 ± 1.831 menjadi 36.40 ± 8,942, sedangkan kelompok kontrol juga mengalami peningkatan skor dari 24.47 ± 4.690 menjadi 3.53 ± 11.024. P-value sebesar 0.000, menunjukkan bahwa perbedaan antara kedua kelompok tersebut sangat signifikan secara statistik (p<0.05). Simpulan: Baby massage memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan kualitas tidur karena memberikan efek langsung pada tubuh bayi. Meskipun demikian, kombinasi baby massage dengan sensory play exercise juga memberikan pengaruh positif terhadap kualitas tidur bayi usia 6–12 bulan.   Kata Kunci: Bayi; Baby Massage; Kualitas Tidur; Sensory Play.  
IDENTIFIKASI RISIKO KERJA DENGAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS MENGGUNAKAN NORDIC BODY MAP PADA PENGEPUL RONGSOKAN UD SUMBER REJEKI LUMAJANG Mansyah, Alika; Rahim, Anita Faradilla; Supik
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v4i2.25900

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Beban kerja berlebih dengan postur yang salah, pengulangan, dan mengangkat beban berat dapat mengakibatkan keluhan musculoskeletal. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan jenis penelitian observasional. Desain penelitian menggunakan penelitian cross sectional. Tempat penelitian di UD Rongsokan Sumber Rejeki Dusun Curah Tekor RT.04//RW.06, Desa Ledoktempuro, Kec. Randuagung, Kab. Lumajang. Waktu penelitian dan pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2025. Variabel yang diteliti adalah keluhan musculoskeletal. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sampelnya berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Nordic Body Map (NBM). Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil: Sebanyak 20 pengepul dengan kategori rendah, dan terdapat 15 pengepul dengan kategori sedang. Sedangkan jika di rata-rata skor para pengepul adalah 50,8 yang artinya risiko dalam kategori sedang.  Kesimpulan: Setelah dilakukan identifikasi risiko keluhan muskuloskeletal pada 35 pengepul rongsokan UD Sumber Rejeki Lumajang dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) didapatkan hasil sebanyak 75% mengalami nyeri pinggang, bahu dan leher, 65% mengalami nyeri tangan dan pergelangan tangan, 90% mengalami nyeri lutut.   Kata Kunci: Pengepul, Musculoskeletal Disorders, Nordic Body Map    
Penyuluhan Fisioterapi Mengenai Stretching Exercise untuk Mengurangi Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Karyawan Bening’s Clinic Pamekasan Syamsa Liatis Zailia; Anita Faradilla Rahim
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 2 No. 2 (2025): April: Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v2i2.2256

Abstract

Introduction: Low back pain is one of the most common musculoskeletal disorders encountered in the work environment and is categorized as a disease caused by work activities. Methods: This study used health promotion counseling method on stretching exercise for low back pain (LBP). The counseling was held on March 15, 2025 at Bening's Clinic Pamekasan which is located on Jl. Trunojoyo no. 325-327, Pocok, Laden, Kec. Pamekasan, Pamekasan Regency, East Java. A total of 21 workers participated in this counseling. The promotional media used in this activity was a leaflet, and pre-test and post-test were applied as instruments to measure the effectiveness of the counseling. Results: The results of the evaluation of 21 participants showed that their understanding of Low Back Pain (LBP) and stretching exercise increased to 100%. Conclusion: Based on the results evaluation results, the counseling conducted at Bening's Clinic Pamekasan successfully increased participants' understanding of stretching exercise for low back pain (LBP).
Factor Analysis of Physiotherapists on the Implementation of Telephysiotherapy in Indonesia Lubis, Zidni Imanurrohmah; Tanazza, Syi'ar Aprilla; Sari, Ni Putu Desy Purnama; Rahim, Anita Faradilla; Multazam, Ali
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.2247

Abstract

Telephysiotherapy is a long-distance physiotherapy service using technology, including voice or video calls. In Indonesia, telephysiotherapy is not popular compared to abroad, so researchers want to analyze the factors of physiotherapists on implementation of telephysiotherapy in Indonesia. This research was a correlational analytic descriptive study with a cross-sectional approach. The independent variables are the attitude, readiness, knowledge, and motivation of physiotherapists in Indonesia in addition, the dependent variable is the implementation of telephysiotherapy with 117 physiotherapists in Indonesia as subjects. Questionnaire used and tested for validity and reliability. By Chi-Square test, the result found that attitude variable obtained a p-value of 0.034 (p <0.05) and OR value of 2.561, which means that a positive attitude increases the implementation of telephysiotherapy by 2 times, while on the readiness variable the p-value 0.008 (p <0.05) with OR 3.237 which means high readiness increases 3 times the implementation of telephysiotherapy and on the variables of knowledge and motivation shows a p-value of 0.042 (p <0.05) with an OR value of 2.415 which means high knowledge and motivation increase the implementation of telephysiotherapy 2 times greater than low knowledge and motivation. This study found that the majority of physiotherapists in Indonesia have a positive attitude and readiness, knowledge, and high motivation towards the implementation of telephysiotherapy in Indonesia, but more physiotherapists in Indonesia have not implemented telephysiotherapy. On the other hand, there is a relationship between the attitude, readiness, knowledge, and motivation of physiotherapists towards the implementation of telephysiotherapy in Indonesia.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI VIBRASI DAN NON-VIBRASI TERHADAP KELINCAHAN PADA PEMAIN FUTSAL FORSKIMAL FC KOTA MALANG Imtiaz, Zitni Chelsea Budi; Prastowo, Bayu; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26720

Abstract

Futsal adalah salah satu olahraga yang sangat populer di kalangan masyarakat. Karakteristik yang perlu ditingkatkan salah satunya adalah kelincahan, karena ukuran lapangan kecil dan jumlah pemain yang sedikit menuntut pemain futsal harus mempunyai mobilitas pergerakan yang cukup kuat, cepat, dan power yang maksimal. Kelincahan dapat ditingkatkan menggunakan terapi vibrasi (massage gun) dan non-vibrasi (foam roller). Perbedaan utama kedua terapi tersebut terletak pada aktivitas neuromuskularnya. Massage gun meningkatkan aktivitas neuromuskuler, yaitu keterlibatan saraf dan otot dalam gerakan atau aktivitas fisik. Sementara, foam roller hanya akan menstimulasi kontraksi otot melalui gerakan aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas terapi vibrasi dan non-vibrasi terhadap kelincahan pada pemain futsal. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti berbentuk quasi eksperimental dengan menggunakan desain two group pre test dan post test design. Populasi yang terdiri dari 49 orang, diambil jumlah sampel sebanyak 30 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah populasi yang memenuhi kualifikasi kriteria inklusi, selanjutnya sampel dipilih ke dalam dua kelompok perlakuan yaitu massage gun dan foam roller. Teknik yang digunakan dalam penelitian adalah teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah illinois agility test untuk untuk menilai kebugaran seseorang dan bertujuan untuk mengukur kelincahan. Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan shapiro-wilk dan uji hipotesa menggunakan uji paired samples t-test dan uji T independen dengan nilai P value sebesar 0.536 > 0.05, berdasarkan hasil uji hipotesa dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas massage gun dan foam roller terhadap kelincahan pada pemain futsal Forskimal FC Kota Malang.
Co-Authors Aditya Arma Darmawan Aditya Arma Darmawan Afifah Tohiroh Agum Pradhika Firlanna Akhir, Raudatul Ali Multazam Anbiola, Farokha Lamafa Alun Anisa Mila Prasetya Anisa Milla Prasetya Anni Afifatus Shalihah Ardi Aziz Anhar Atika Yulianti Atika, Yulianti Auliarahma, Adinda Fawzia Azzahroh, Novita Lorenza Bagus Rahmansyah Baiq Farlindia Dirgantari Baiq Yunia Harlin Indarti Batasa Rachman, Dani Alqea BAYU PRASTOWO Bila, Dhea Salsa Bima Infaqur Riezky Bugis, Jihan Fatiha Cevin Risky Ditia Charismawati, Linda Aulia Darmawan, Aditya Arma Dava Iman Nurudin Dewi Sawitri Dimas Sondang Irawan Dinda Diah Permata Sari Doni Oktavianto Doni Oktavianto Dony Oktavianto Elita Hafi Dhiyah Faisal Yuliansyah Fatimah Safira Felix Nashar Novanto Fika Ertitri Fini Aprilia Sitra Salampessy Fitri, Desi Tri Syawatul Fortunella Levyana Gamar Binti Non Shamdas Hasibuan, Yenia Kartika I Gede Wirya Pertama I Gusti Agung Yuda Paradita Cahyana I Made Adi Septiana Saputra I Made Suparsa Imam Abusyahiqo Zulkarnaen Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Iriandi, Abdi Muslimin Kharin Desyani Pentalia Kiswati, Cempaka Indah Krisna Adji Eko Santoso Kristiyono Putro Kurnia Putri Utami Lina Sriyatun Made Suparsa Mahardika, Desvita Ramadhini Nurulcahya Mansyah, Alika Masagita, Ervira Muammar Rizanzani Muchammad Masrinda Mulya, Nurma Nasifa, Raudhatun Nikmatur Rosidah Nugroho Ageng Prabowo Nur Laisya Mayeda Nurpriadi, Akbar Afni Nurudin, Moch. Dava Iman Nurul Aini Rahmawati Oktavianto, Doni Oktavianto, Dony Paddusa, Achmad Fadly Hilal Latif Prabowo, Nugroho Ageng Pratiwi, Mahardita Hanum Purukan, Anisya Setya Anggriani Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi Putu Mariska Abdi Cahyani Putu Maryansyah Indra Fahlefi Rahmatullah, Muhammad Rizqy Rejeki, Purwo Sri Renalda Anggil Urbaningrum rianni, Fatmarianni Riezky, Bima Infaqur Riswina, Tania Ica Rizki Eka Prasetya Romadhona, Nurul Faj'ri Rosadi, Rakhmad Rosidah, Nikmatur Rozamala Ma'arij Safun Rahmanto Sari, Ni Putu Desy Purnama Selvia Wahyu Nur'Aini Simbolon, Melisa Cindy Siti Ainun Marufa Siti Chairun Ni’mah Sulistia, Nur Syifa Supik Supik, Supik Syamsa Liatis Zailia T., Hendrawan TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tika Shafira Tohiroh, Afifah Tsany, Sasna Fauziah Untoro, Sophya Fadila Nisa Utami, Mayang Sri Waahid, Mohammad Abdul Wanda Sepviani Putri Wicaksono, Faris Pamungkas Winda Hartika Sari Zhulkifli, Siti Nurhaliza Zidni Imanurrohmah Lubis Zidni Imanurrohmah Lubis Ziyadatul Khair Zulkarnaen, Imam Abusyahiqo