Claim Missing Document
Check
Articles

Sensitivity Test of Bandotan Leaf Extract (Ageratum conyzoides) Against Pseudomonas aeruginosa Bacteria Masda Admi; Yuni Sari; Rasmaidar Rasmaidar; Amiruddin Amiruddin; T Zahrial Helmi; Yusrizal Akmal; M Isa
The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Vol 7, No 1 (2022): Vol. 7 (1) May 2022
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/ijtvbr.v7i1.28504

Abstract

  The leaves of Bandotan (Ageratum conyzoides) are a plant thought to have antibacterial properties. This study aims to determine the sensitivity of Bandotan leaf extract in inhibiting the growth of the bacteria Pseudomonas aeruginosa. This study used a stock extract of Bandotan leaves from the Pharmacology Laboratory and a bacterial isolate of P. aeruginosa in the Microbiology Laboratory of the Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Syiah Kuala, which was identified by Gram staining, indole test, Methyl Red test, and confectionery test. The research method was carried out by planting the re-identified bacterial isolates on Nutrient Broth (NB) media, incubated at 37ºC for 24 hours. Then the turbidity composition of the isolates was arranged to match the turbidity in 0.5 McFarland solution. Furthermore, the sensitivity test of the extract on Mueller Hinton Agar (MHA) media was carried out by levelling the bacterial isolates on the surface of the media and attaching a disc containing bandotan leaf extract with a concentration of 25%, 50%, 75% and gentamicin disk as a positive control and distilled water as a negative control. All treatments were incubated at 37ºC for 24 hours, and then the inhibition zone was measured using millimeters (mm) callipers. The results showed that concentrations of 25%, 50% and 75%, respectively, had an inhibition zone of 8.16 mm, 9.82 mm, and 16.08 mm, respectively. In contrast, the average inhibition zone for gentamicin was 25, 30 mm and 0 mm distilled water. Therefore, it can be concluded that the Bandotan leaf extract is sensitive to growth inhibition of P. aeruginosa bacteria.
Teknologi Asap Cair Pada Pembudidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) “Kelompok Wareh Unaya” Bireuen, Aceh Rindhira Humairani; Ajmir Akmal; Yusrizal Akmal; Irfannur Irfannur; Rinaldi Rinaldi; Muliari Muliari
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10085

Abstract

Background: Penggunaan asap cair sebagai fungisida botani dapat menjadi salah satu pilihan alternatif untuk dikembangkan karena memiliki residu yang kecil dan mudah terdegradasi lingkungan. Asap cair juga memiliki zat sebagai peningkatan imun dan mortalitas yang dapat menjaga nilai dalam nutrisi pakan. Pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi asap cair pada pembudidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) “Kelompok Wareh Unaya” Bireuen, Aceh. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen kesehatan udang dengan mitra Wareh Unaya, serta jumlah peserta 10 orang dan pengambilan data melalui quisioner. Hasil: Pembuatan asap cair sangat mudah dilakukan dan biaya yang murah serta tingkat antusias masyarakat tentang pembuatan serta pengaplikasian di tambak meningkat. Kesimpulan: pemberian asap cair dapat memberikan pengetahuan terkait salah satu pencegahan penyakit udang
Penggunaan High Density Polyethylene (HDPE) Pada Kelompok Laut Mina Budidaya dalam Perbaikan Manajemen Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Yusrizal Akmal; Syahirman Hakim; Rindhira Humairani; Irfannur Irfannur; Muliari Muliari; Rinaldi Rinaldi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10086

Abstract

Background: Desa Lipah Rayeuk dikenal sebagai penyedia udang dan ikan nila air payau di Kawasan Kabupaten Bireuen. Penggunaan plastik sebagai alas dasar tambak budidaya udang merupakan salah satu teknologi di daerah-daerah dengan tanah tingkat keasaman, dan porositas tinggi seperti tanah gambut dan tanah berpasir. Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji Penggunaan High Density Polyethylene (HDPE) pada kelompok Laut Mina Budidaya dalam perbaikan manajemen budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Metode: Mitra pada pengabdian yaitu Kelompok Laut Mina Budidaya dengan anggota sebanyak 8 orang. Kegiatan yang dilakukan merupakan kontruksi tambak pemakaian plastik HDPE, pengelolaan kualitas air, manajemen pakan, dan manajemen kesehatan udang. Pengambilan data dilakukan melalui quisioner. Tim pengabdian juga melakukan penyuluhan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan terhadap mitra. Hasil: Kelompok Laut Mina Budidaya mengalami peningkatan dalam pengetahuan manajemen kolam terpal HDPE serta memiliki perbaharuan fasilitas tambak, seperti plastik HDPE dan alat mesin pakan. Kesimpulan: Mitra kelompok mendapatkan peningkatan pengetahuan serta mendapatkan kontribusi bahan dan alat dalam pelaksanaan budidaya selama proses budidaya udang vaname, dalam pengelolaan ini mitra mengalami peningkatan secara inovatif.
Efektifitas Sistem Dekapsulasi Dengan Salinitas Berbeda Terhadap Daya Tetas (Hatching Rate) Siste Artemia Izwar, Akmal; Anis Nugrahawati; Irfannur; Yusrizal Akmal; Asih Makarti Muktitama; Rossy Azhar; Syahirman Hakim; Rahma Mulyani
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v19i1.15940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap daya tetas artemia dekapsulasi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A artemia dekapsulasi dengan salinitas 20 ppt Perlakuan B artemia dekapsulasi dengan salinitas 25 ppt, perlakuan C artemia dekapsulasi salinitas 30 ppt dan kontrol penetasan artemia non dekapsulasi salinitas 30 ppt. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan antar perlakuan. Daya tetas tertinggi terdapat pada perlakuan C yaitu Artemia dekapsulasi dengan salinitas 30 ppt sebesar 88,55%, daya tetas perlakuan B sebesar 68,51%, daya tetas perlakuan A sebesar 54,98%, dan kontrol menunjukkan daya tetas paling rendah yaitu sebesar 51,51%. Proses dekapsulasi dengan kadar Salinitas berbeda dalam proses penetasan siste artemia mempengaruhi daya tetas artemia. Artemia dekapsulasi dengan media penetasan bersalinitas 30 ppt mampu meningkatkan daya tetas sebesar 37,04% dari perlakuan kontrol.   This study aims to determine the effect of salinity on the hatching rate of decapsulated Artemia. The research design used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Treatment A of decapsulated artemia with a salinity of 20 ppt. Treatment B of decapsulated artemia with a salinity of 25 ppt, treatment C of decapsulated artemia with a salinity of 30 ppt and kontrol non-decapsulated artemia hatching with a salinity of 30 ppt. The research results showed that there were differences between treatments. The highest hatching rate was in treatment C, namely decapsulated Artemia with a salinity of 30 ppt of 88.55%, the hatching rate of treatment B was 68.51%, the hatching rate of treatment A was 54.98%, and the kontrol showed the lowest hatching rate of 51 .51%. The decapsulation process with different levels of salinity in the hatching process of the artemia system affects the hatching rate of artemia. Artemia decapsulation with hatching media with a salinity of 30 ppt was able to increase hatching rate by 37.04% from the kontrol treatment.  
Aplikasi Bubu Modifikasi untuk Meningkatkan Hasil Tangkapan Rajungan pada Nelayan Tradisional Desa Alue Naga, Kota Banda Aceh Zulfahmi, Ilham; Perdana, Adli Waliul; Syahputra, Hidayat; Akmal, Yusrizal; Nafis, Badratus
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16141

Abstract

Background: Permintaan pasar akan rajungan di Alue Naga Banda Aceh, tergolong tinggi. Akan tetapi permintaan tersebut belum terpenuhi karena hasil tangkapan masih rendah, hal ini disebabkan sulitnya penggunaan alat tangkap rajungan yang sulit diaplikasikan. Kegitan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatan hasil tangkapan rajungan melalui aplikasi bubu modifikasi yang memiliki ukuran lebih besar, kerangka lebih kuat, serta pintu masuk lebih banyak. Metode: Tahapan pengabdian berupa pembuatan dan penerapan bubu modifikasi, sosialisasi, serta pelatihan manajemen hasil tangkapan. Evaluasi dan keberhasilan kegiatan ditinjau melalui kuisioner yang dibagikan pra dan pasca kegiatan. Hasil: Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam meningkatan kuantitas dan kualitas hasil tangkapan rajungan. Novelty dari program ini terletak pada aplikasi bubu modifikasi yang terbukti lebih efektif dalam meningkatkan jumlah dan kualitas hasil tangkapan dibandingkan dengan bubu tradisional. Kesimpulan: Adanya peningkatan hasil tangkapan rajungan menunjukkan efektivitas pembinaan dan pendampingan yang diberikan. Nelayan juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan dengan melepas kembali rajungan yang tertangkap di bubu namun tidak memenuhi standar penangkapan.
Pemanfaatan Air Buangan Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) Sebagai Media Budidaya Daphnia sp. Yusrizal Akmal; Muliari; Rindhira Humairani; Ilham Zulfahmi; Maulina
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air buangan budidaya ikan lele banyak mengandung bahan organik berupa Nitrogen (N) dan Amoniak (NH3) dari sisa pakan maupun feses ikan yang dapat berdampak pada menurunnya kualitas perairan di sekitar lokasi budidaya. Di sisi lain salah satu faktor keberhasilan kegiatan pembenihan adalah tersedianya pakan alami untuk larva. Daphnia sp. berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan larva karena mengandung nilai nutrisi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan air buangan budidaya ikan lele sebagai media budidaya Daphnia sp. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu : perlakuan A, B, C, D menggunakan media kultur Daphnia sp. berupa air buangan budidaya ikan lele dengan konsentrasi berturut-turut sebanyak 25%, 50%, 75% dan 100% dan E media kultur Daphnia sp. berupa kotoran ayam dengan konsentrasi 5 gr/l sebagai kontrol. Padat tebar Daphnia sp. yang digunakan yaitu 20 ekor/liter. Data pertumbuhan populasi Daphnia sp. yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis ragam dengan selang kepercayaan 95%, dan dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Sebagai data pendukung, dilakukan pengamatan kualitas air setiap hari untuk suhu dan seminggu sekali untuk DO dan pH dan kelimpahan fitoplankton pada awal dan akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air buangan budidaya ikan lele dapat dijadikan sebagai media budidaya Daphnia sp. Dari hasil analisis diketahui bahwa pada perlakuan C dengan konsentrasi 75 % air buangan memberikan hasil paling baik terhadap pertumbuhan populasi Daphnia sp. dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Efektivitas pertumbuhan rumput laut (Eucheuma cottoni) dengan metode long line menggunakan hormon auxin di Perairan Pulau Banyak Aceh Singkil Mahdaliana, Mahdaliana; Salamah, Salamah; khalil, Munawwar; Akmal, Yusrizal
Jurnal Sains Pertanian Vol. 7 No. 1: February 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.432 KB) | DOI: 10.51179/jsp.v7i1.1780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pertumbuhan rumput laut (eucheuma cottoni) dengan metode long line menggunakan hormon auksin di perairan pulau banyak, aceh singkil.. Metode yang digunakan pada peneltian ini adalah metode Rancangan acak Kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kelompok, yaitu perlakuan A (kontrol), perlakuan B (0,2 mg/l), perlakuan C (0,4 mg/l), Perlakuan D (0,6 mg/l), perlakuan E (0,8 mg/l). Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan panjang, produksi rumput laut dan pengukuran kualitas air. Hasil penelitian selama 30 hari menunjukan pemberian hormon auksin pada laju pertumbuhan rumput laut yaitu perlakuan C dengan dosis 0,4 mg/l dengan nilai 340 gram, laju pertumbuhan panjang yaitu perlakuan C dengan dosis 0,4 mg/l dengan nilai 14 cm, dan produksi rumput laut yaitu 1360 gram/m. Parameter perairan pada lokasi penelitian sangat baik untuk mendukung budidaya rumput laut. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian hormon auksin terhadap laju pertumbuhan rumput laut (Eucheuma cottoni) dengan metode long line. pemberian dosis yang berbeda telah didapatkan pada perlakuan yang terbaik yaitu perlakuan C dengan dosis 0,4 ml/l dan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak, pertumbuhan panjang dan produksi rumput laut.
Growth patterns and ecological classification of Tor tambra (Valenciennes 1842) in the Mamis River, Leuser Ecosystem Area, Aceh Province, Indonesia Akmal, Yusrizal; Yunus , Muchammad; Plumeriastuti , Hani; Dhamayanti, Yeni; Irfannur; Muliari; Zulfahmi, Ilham; Batubara, Agung Setia
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i2.55808

Abstract

Graphical Abstract Highlight Research 1. Tor tambra is the most dominant species other Tor species in Aceh Province, Indonesia. 2. The population of T. tambra has decreased significantly due to overfishing and environmental destruction. 3. This research aims to examine the habitat characteristics, growth patterns and condition factors of T. tambra. 4. Analysis of the length weight relationship of T. tambra revealed that the condition of the fish was stable . Abstract This research was aimed to examine the habitat characteristics, growth patterns and condition factors of T. tambra in the Mamis River, Leuser Ecosystem Area, Aceh, Indonesia. This research was conducted on the Mamis River in three different river conditions from July to August 2023. The ecological parameters of T. tambra were conducted by observing the main, broodstock, spawning, and nursery ground habitats based on diversity of catch size at a location, water quality, aquatic substrate, aquatic vegetation, and water shade. The growth pattern parameter was also analyzed to reveal the condition of T. tambra.  The T. tambra habitat in the Mamis River includes broodstock and spawning habitat with the criteria from small to large rocks overgrown with Bryophytes, gravel and sand substrates, clear water color, slow to swift water currents, and river environment most of it is primary forest. In the main habitat, there is dominant riparian vegetation in the form of forest timber trees such as Pometia pinnata, Ficus fistulosa, Hydnocarpus castanea, and Aglaia tomentosa. The habitat for the juvenile is in the form of rocks, gravel substrate, clear water color, and fast water currents. In the nursery habitat, the dominant riparian vegetation is Balakata baccata. Based on the results of water quality analysis at the three stations, it shows that temperature, pH, DO, currents, BOD, COD are significantly different, but brightness levels are not significantly different. Based on the analysis of the length-weight relationship, it shows that the condition of the fish is stable with sufficient food availability.
Pengembangan Usaha Keramba Jaring Apung (KJA) Ikan Kerapu Cantang pada Kelompok Pembudidaya Kuala Cangkoi Zulfahmi, Ilham; Perdana, Adli Waliul; Rianjuanda, Rianjuanda; Akmal, Yusrizal; Nafis, Badratus
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12689

Abstract

Background: Cantang grouper farmed by kuala cangkoi fish farming group, Banda Aceh shows growth delay due to lack of knowledge and skills related to water quality management and feed production. This service activity aims to develop the cantang grouper farming business in the Kuala Cangkoi fish farming group through the application of water quality management science and technology, science and technology related to feed production, and science and technology related to bookkeeping and marketing. Methods: The stages of service are in the form of cage preparation, socialization and supervision, training and assistance in water quality management, training and assistance in feed production, as well as training and assistance in bookkeeping and marketing to partner groups. Evaluation and success of activities are reviewed through questionnaires in the pre-activity and post-activity sections. Results: The knowledge and skills of partner group members who were able to measure water quality increased to 87% (understanding and very understanding) from 60% previously. The knowledge and skills of partner group members who understand and are very savvy in producing feed increased to 87% from only 57% previously. Meanwhile, the percentage of partner group members who were able to understand online bookkeeping and marketing techniques increased to 87% from 34% previously. Conclusion: improve the knowledge and skills of partners, especially in the field of water quality management and artificial feed production which has an impact on increasing the survival and growth of cantang grouper farmed in floating net cages.
Efektivitas pertumbuhan rumput laut (Eucheuma cottoni) dengan metode long line menggunakan hormon auxin di Perairan Pulau Banyak Aceh Singkil mahdaliana; Salamah, Salamah; khalil, Munawwar; Akmal, Yusrizal
Jurnal Sains Pertanian Vol. 7 No. 1: February 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v7i1.1780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pertumbuhan rumput laut (eucheuma cottoni) dengan metode long line menggunakan hormon auksin di perairan pulau banyak, aceh singkil.. Metode yang digunakan pada peneltian ini adalah metode Rancangan acak Kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kelompok, yaitu perlakuan A (kontrol), perlakuan B (0,2 mg/l), perlakuan C (0,4 mg/l), Perlakuan D (0,6 mg/l), perlakuan E (0,8 mg/l). Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan panjang, produksi rumput laut dan pengukuran kualitas air. Hasil penelitian selama 30 hari menunjukan pemberian hormon auksin pada laju pertumbuhan rumput laut yaitu perlakuan C dengan dosis 0,4 mg/l dengan nilai 340 gram, laju pertumbuhan panjang yaitu perlakuan C dengan dosis 0,4 mg/l dengan nilai 14 cm, dan produksi rumput laut yaitu 1360 gram/m. Parameter perairan pada lokasi penelitian sangat baik untuk mendukung budidaya rumput laut. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian hormon auksin terhadap laju pertumbuhan rumput laut (Eucheuma cottoni) dengan metode long line. pemberian dosis yang berbeda telah didapatkan pada perlakuan yang terbaik yaitu perlakuan C dengan dosis 0,4 ml/l dan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak, pertumbuhan panjang dan produksi rumput laut.
Co-Authors Abass, Kasim Sakran Afrina Afrina Agung Setia Batubara Agung Setia Batubara Agung Setia Batubara Agung Setia Batubara Agung Setia Batubara Agus Putra AS Ajmir Akmal Akmal Izwar Akmal Izwar Akmal Izwar Akmal Izwar Amiruddin Amiruddin Anis Nugrahawati Anis Nugrahawati Antoni Antoni Antoni Antoni Arief Hidayat Zulkifli Arief Hidayat Zulkifli Arif Sardi, Arif Asih Makarti Muktitama Asmaul Husna Asmaul Husna Batubara, Agung Setia Chairun Nisa’ Cut Ayu Nurazmi Cut Mutia Sena Devi Cut Putri Rizqia Ramadani Dani Pratama Putra Dewi Nola Nasution Dwi Yuliandhani Epa Paujiah, Epa Erlia Hanum Ernita Ernita Fadhilah, Raudhatul Fatmawati Saifuddin Fatmawati Saifuddin Febri, Suri Purnama Hajisamae, Sukree Hakim, Syahirman Halus Satriawan Hamama, Rosi Hani Plumeriastuti Hani Plumeriastuti Hanum Hanum Hanum Haser, Teuku Fadlon Heni Pujiastuti Herlina Putri Endah Sari Herlina Putri Endah Sari Herpandi Herpandi Hizrah Ayumi Sitanggang Ikram, Said Ilham Zulfahm Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ina Maulina Intan Nazarah Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur, Irfannur Izwar, Akmal Khairatun Nisak Khairun Nisa M Isa M Radhi M. F. Rahardjo M. Fauzan Isma M. Muliari M. Radhi Mahdaliana Mahdaliana Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana Mahyana Mahyana Mandasari Mardiana Mardiana Masda Admi Masda Admi Maulida, Rafdhayatul Maulina Mida Wahyuni Misnar Misnar Mochamad Syaifudin Mona Fattya Anisha Muammar Yulian Muchammad Yunus Muchammad Yunus Muhammad Reza Mujibul Rahman Mukhlis Mukhlis Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Muliari Mulqiya Maisura Munawwar Khalil, Munawwar Muslich Hidayat Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Mutasar Nafis, Badratus Najmuddin Najmuddin Nanda Rizki Purnama Nazariah Hayatun Nazwa Nursyifa Neri Kautsari Nuraida Nuraida Perdana, Adli Waliul Plumeriastuti , Hani R Nurlian R Nurlian Rachmawati Rusydi Rachmawati Rusydi, Rachmawati Radhi, M Rafdhayatul Maulida Rahma Mulyani Ramadani, Cut Putri Rizqia Ramadani, Nofa Rasmaidar Rasmaidar Ratna Fitriani Resti Faumi Rianjuanda, Rianjuanda Rinaldi Rinaldi Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rita, Zaitun Ritaqwin Rizkan Fahmi Rossy Azhar Rossy Azhar Rossy Azhar Rumondang Rumondang Said Ikram Salahuddin Salahuddin salamah salamah Salsabila, Unik Hanifah Savitri Novelina Sithra Almunadiya Siti Komariyah Siti Komariyah Suri Purnama Febri Suryani Suryani Syahputra, Hidayat Syamsul Arifin T Zahrial Helmi T. Irfan Fajri Teuku Fadlon Haser teuku zahrial helmi Teuku Zahrial Helmi Wenny Novita Sari Winaruddin Winaruddin Winaruddin Winaruddin Yeni Dhamayanti Yulidar Yulidar Yuni Sari Yunina Rahmi Yunus , Muchammad