Claim Missing Document
Check
Articles

Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar dalam Perspektif Pendidikan Karakter Muhammad Nawir; Asri Pratiwi; Anniswah Firdaus; Nevianti; Femilianita; Hikmawati T; Nasrullah; Nurul Rofika
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11386

Abstract

Bullying in elementary school environments is a serious problem that affects students’ psychological, social, and academic development. Bullying behaviors such as teasing, exclusion, threats, and physical violence are still frequently found, indicating weak internalization of character values from an early age. This study aims to describe the forms of bullying that occur in elementary schools, analyze the contributing factors, and examine the role of character education in preventing and addressing bullying. The research employed a descriptive qualitative approach with elementary school students and teachers as the research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that bullying in elementary schools appears in verbal, physical, and social forms, influenced by peer environment, parenting patterns, and the lack of reinforcement of character values in schools. The implementation of character education emphasizing empathy, responsibility, tolerance, and mutual respect was proven to reduce bullying tendencies and increase students’ awareness in building positive social interactions. Therefore, character education plays a strategic role as both a preventive and curative approach in creating a safe, comfortable, and character-based elementary school environment.
EDUKASI ANTI-BULLYING UNTUK MEMBANGUN BUDAYA POSITIF DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR Tiara Putri Aziza; Nurfadillah Apriliah; Nurul Istiqamah Ishaq; Muhammad Hakil; Faisal Rifki; Muslim; Muhammad Nawir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11594

Abstract

This community service research focuses on the urgency of providing anti-bullying education as a strategic effort to build a positive culture among elementary school students. The phenomenon of bullying, both in verbal, physical, and psychological forms, shows a worrying trend in the school environment and has a serious impact on victims (decreased self-confidence or trauma) and potentially forms a negative culture. The main objective of this activity is to increase students' awareness of the forms and impacts of bullying, instill values of empathy, tolerance, and social responsibility, and create a safe and inclusive learning environment. The activity was carried out at UPT SPF Bawakaraeng 1, targeting 4th and 5th-grade students, using interactive counseling methods (presentations) and mentoring through simulations and educational games. The results show a positive impact, namely an increase in students' understanding of bullying behavior and their ability to identify and apply ways to deal with it, supported by students' active involvement in participatory activities. Evaluation through interactive quizzes indicates that this education is effective not only in increasing knowledge but also in shaping students' positive attitudes towards social interactions. This planned and sustainable anti-bullying education is expected to be the foundation for building a healthy, harmonious school culture that is free from bullying practices. Keywords: education, anti-bullying, positive culture, elementary school
Perbandingan Model Think Pair Share dan Make a Match terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS Aliul Abdullah; Muhammad Nawir; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i3.13265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan Make a Match (MAM) terhadap motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD. Metode yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing diajarkan menggunakan model TPS dan MAM. Data dikumpulkan melalui angket motivasi dan tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan uji t-test dan ukuran efek (effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran memiliki dampak positif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori sangat tinggi. Meskipun tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik antara kedua model, model MAM menunjukkan keunggulan dalam meningkatkan motivasi belajar, sedangkan TPS lebih unggul dalam mendorong pemahaman mendalam. Berdasarkan temuan ini, disarankan kombinasi kedua model untuk mengoptimalkan pembelajaran IPS
Pengaruh Penerapan Metode Paikem Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SDN 73 Sudu Kabupaten Enrekang Rosanti; Muhammad Nawir; Mudeing Jais
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 1 (2023): Compass: Journal of Education and Counselling, June 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i1.277

Abstract

Dari penelitian ini yaitu apakah penerapan metode PAIKEM berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dalam pembelajaran IPA materi hubungan gaya dan gerak kelas IVA SDN 73 Sudu Kabupaten Enrekang. Penelitian ini untuk mengetahui pengeruh pembelajaran IPA melalui penerapan metode PAIKEM pada siswa kelas IVA SDN 73 Sudu Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan dalah One Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini kelas IVA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar (Pretest-Posttest), lembar observasi aktivitas murid, dan dokumentasi. Hasil belajar siswa sebelum diterapkan metode PAIKEM yaitu dari 22 siswa dengan nilai rata-rata 37,05 serta terdapat 9 siswa (40,90%) yang berada pada kategori sangat rendah, 11 siswa (50%) yang berada pada kategori rendah, 2 siswa (9,09%) yang berada pada kategori sedang. Adapun setelah diterapkan metode PAIKEM dari 22 siswa dengan nilai rata-rata 75,00 serta terdapat 2siswa (9,09%) yang berada pada kategori rendah, 3 siswa (13,63%) yang berada pada kategori sedang, 14 murid (63,63%) yang berada pada kategori tinggi dan 3 siswa (13,63%) yang berada pada kategori sangat tinggi. Hasil uji-t diperoleh tHitung= 96,93 dan tTabel = 1,721 maka diperoleh  tHitung> tTabel atau 96,93>1,721. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa penerapan metode PAIKEM berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada murid kelas IVA SDN 73Sudu Kabupaten Enrekang.
Analisis Program Penguatan Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Di SD Negeri Unggulan Bontomanai Kecamatan Bontomarannu A Nurindra Y; Muhammad Nawir; Ainun Jariah
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 2 (2023): Compass: Journal of Education and Counselling, Oktober 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i2.399

Abstract

Analisis Program Penguatan Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri Unggulan Bontomanai Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa dibimbing oleh Muhammad Nawir, selaku Pembimbing I dan Ainun Jariah selaku Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana: (1) Penguatan pendidikan karakter dalam perencanaan pembelajaran PAI. (2) Penguatan pendidikan karakter dalam pelaksanaan pembelajaran PAI. (3) Penguatan pendidikan karakter dalam evaluasi pembelajaran PAI di SD Negeri Unggulan Bontomanai. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Dan uji keabsahan data adalah triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, penguatan pendidikan karakter dalam perencanaan pembelajaran PAI di SD Negeri Unggulan Bontomanai diintegrasikan ke dalam tujuan, materi, metode, dan kegiatan pembelajaran yang didesain pada silabus dan RPP memuat nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Kedua, penguatan pendidikan karakter dalam pelaksanaan pembelajaran PAI di SD Negeri Unggulan Bontomanai diintegrasikan ke dalam kegiatan pendahuluan memuat nilai religius. Kegiatan inti memuat nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Dan kegiatan penutup memuat nilai integritas dan religius. Ketiga, penguatan pendidikan karakter dalam evaluasi pembelajaran PAI di SD Negeri Unggulan Bontomanai diintegrasikan pada penilaian autentik yaitu ranah sikap (attitude), ranah pengetahuan (knowledge), dan ranah keterampilan (skill) memuat nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Dalam penelitian ini penguatan pendidikan karakter dalam pelaksanaan pembelajaran PAI masih melemah karena kurangnya penanaman metode keteladanan dari guru.
Gerakan Literasi Budaya dalam Keluarga Sebagai Dasar Pembentukan Identitas Bangsa Pada Siswa Sekolah Dasar Muhammad Nawir; Fitri Ramadhani; Reski Nurasmi; St. Khuznul Khotimah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3371

Abstract

Gerakan literasi budaya merujuk pada kemampuan seseorang untuk bersikap sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa dalam konteks sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran gerakan literasi budaya dalam keluarga sebagai dasar pendidikan kewargaan untuk membentuk identitas bangsa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode telaah pustaka atau studi literatur. Data penelitian diperoleh dari artikel dan buku yang membahas literasi budaya dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai lingkungan pertama dan utama yang mengenalkan anak pada nilai-nilai budaya lokal seperti bahasa daerah, adat, dan tradisi melalui kegiatan sehari-hari. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa gerakan literasi budaya dan kewargaan dalam keluarga melibatkan seluruh anggota keluarga untuk memahami kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa dan memperkaya pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Orang tua berperan sebagai penggerak, motivator, dan penyemangat dalam literasi anak. Keluarga berfungsi sebagai pintu utama dalam mengembangkan budaya literasi bangsa dan kewargaan melalui penyediaan bahan bacaan, peningkatan minat baca anak, penanaman budi pekerti, serta pembentukan minat baca sejak usia dini di lingkungan keluarga. Keluarga juga memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi tantangan globalisasi dengan melalui literasi budaya, yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa Indonesia.
PERAN GURU PAUD DI ERA PENDIDIKAN MODERN: TANTANGAN DAN STRATEGI Muhammad Nawir; Miftahurrizkyanti Ramadani; Nur Amaliyah; Fadhilah Latief
LENTERA ANAK Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026 : Lentera Anak
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/2dgp5v10

Abstract

Paradigma pendidikan di era modern menuntut transformasi peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari sekadar penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran, pembimbing perkembangan, dan agen inovasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peran guru PAUD, mengidentifikasi tantangan profesional yang dihadapi, serta merumuskan strategi penguatan kompetensi guru berdasarkan temuan empiris dari kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah 32 artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2024. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu relevansi dengan topik peran guru PAUD, kualitas akademik, dan ketersediaan data empiris, serta kriteria eksklusi berupa artikel yang tidak fokus pada konteks PAUD atau tidak memiliki dasar metodologis yang jelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran guru PAUD mengalami perluasan pada aspek pedagogis, sosial-emosional, dan digital, sementara tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi teknologi, kompleksitas karakteristik peserta didik, dan tuntutan kebijakan pendidikan yang dinamis. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual peran guru PAUD di era modern serta formulasi strategi penguatan profesionalisme guru yang berbasis bukti literatur. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan, program pelatihan, dan praktik pembelajaran yang lebih adaptif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
The Effect of PowerPoint Media on the Learning Outcomes of Elementary School Students in Social Studies subjects Syamsuriyanti Syamsuriyanti; Nurfaega Nurfaega; Muhammad Nawir
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 4 No. 2 (2021): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i2.2960

Abstract

This study aims to determine the effect of PowerPoint media on the learning outcomes of elementary school students in social studies subjects. This research was conducted at the State Elementary School 118 Maros Regency with fourth-grade students. Sampling using a purposive sampling technique. Data collection techniques used in this study were observation, tests, and documentation. The hypothesis will be tested using paired sample t-test. The pre-test results showed that the average score obtained by the fourth graders was 9.69, while the post-test showed a score of 14.57. Hypothesis H1 is accepted, and Ho is rejected based on the test results. Thus, the research hypothesis is that there is an influence of PowerPoint media on the learning outcomes of elementary school students in social studies subjects.
Co-Authors A Nurindra Y Abd Rahman BP abdul jalil sadana Abdusalam Ainun Jariah Alfini Ramdhini Dg. Lu’mu Aliul Abdullah Anniswah Firdaus Aqilah Salsabila Arniaty Syarifuddin Ashar Ashar Asmaul Husna Asri Pratiwi Babo, Rosleny Dahlan Lamabawa Darmawati D Fadhilah Latief Fadila Nur Zakina Faisal Rifki Fatimah Azis Fatimah Azis Femilianita Fitri Ramadhani Fitri Yanty Muchtar Hamdia Sayyadi Hamsina H Hasnah Kanji Hastuti Hastuti Hidayah Quraish Hidayah Quraisy Hikmawati T Idawati Idawati Ihwal Syafira R Imrayani Irda Rosa Irdansyah Irdansyah Jamuddin Arifin Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Khaerunnisa Melani Putri Mersi Theresia Miftahul Jannah Miftahurrizkyanti Ramadani Mu'minang Mu'minang Mudeing Jais Muh Arfah Muhammad Hakil Muslim Mutmainna Nadia Aghni Izzani A nisyar Nasir Nasir Nasrullah Nevianti Nita Marselina Novitasari Samara Nur Amaliyah Nur Arafah Nur Hikma Novyanti Nur Salma Nur Syahru Ramadhan Nuramal Nuramal Nurasyura Binti Hamid Nurdin Nurfadilah Dwi Susanty Nurfadillah Apriliah Nurfaega Nurfaega Nurhasfiati Nurindah Nurindah Sari Nurjannah Nursalam Nursalam Nurul Asmila Nurul Faisal Habibie Nurul Istiqamah Ishaq Nurul Rofika Pitri Ana Radawiah Iskandar Rafidah Muthtmainnah Rahmi Annisa Bachtiar Reski Nurasmi Ridwan Daud Mahande Rini Amalia Risfaisal Risfaisal Risfaisal Rosanti Saqjuddin S Sarmiati Sarmiati Siti Suleha Sitti Hajarah St Nurhalisa St. Khuznul Khotimah Suardi Suardi Sulfiana Sulfiana Sulis Rifka Afifah Syamsuriyanti Syamsuriyanti Syarifah Aeni Rahman Syarifuddin Cn. Sida Tiara Putri Aziza Yumriani Yumriani Yusdayanti Yusdayanti Yuyun Karlina