p-Index From 2021 - 2026
9.905
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Prima Edukasia Mimbar Sekolah Dasar EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Wiralodra English Journal (WEJ) Jurnal Basicedu COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Journal Evaluation in Education (JEE) NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Education Research Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Elementaria Edukasia INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan MIMBAR PGSD FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan dan Keguruan Jurnal Abmas Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Kurikulum Matematika Abad ke-21 di Pendidikan Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Nuramalia Hidayati; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Retno Fidyah Nuryani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97640

Abstract

Kurikulum matematika abad ke-21 berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa di pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi desain kurikulum yang mendukung keterampilan abad ke-21 melalui integrasi pendekatan modern seperti pembelajaran berbasis masalah dan proyek, serta teknologi seperti GeoGebra. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis terhadap 49 artikel yang dipublikasikan antara 2014–2024, yang dianalisis menggunakan aplikasi PRISMA dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang memanfaatkan teknologi, kesiapan guru, dan evaluasi berbasis kompetensi dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Namun, tantangan seperti akses digital yang tidak merata dan orientasi pada ujian tradisional masih menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi pendidikan yang melibatkan pelatihan guru, peningkatan infrastruktur digital, dan alat evaluasi inovatif diperlukan untuk memastikan keberhasilan implementasi kurikulum matematika abad ke-21.
Kurikulum Merdeka dan Dinamika Tujuan Pendidikan: Integrasi Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Elmi Hanjar Bait; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Arwasih Arwasih; Muhammad Nasheh Ulwan
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97505

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), sehingga perlu dilakukan penelitian terkait bagaimana keterkaitan ketiga komponen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana CP, TP, ATP berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang relevan, bermakna, dan inklusif sebagaimana tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menganalisis dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan laporan resmi melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CP memberikan standar kompetensi yang komprehensif, TP menyediakan fleksibilitas dalam merancang pembelajaran kontekstual, dan ATP memastikan kesinambungan antar tema pembelajaran. integrasi CP, TP, dan ATP dapat meningkatkan relevansi dan kohesi pembelajaran, mendorong keterlibatan aktif siswa. Selain itu, ketiga komponen ini secara efektif memfasilitasi pembelajaran berbasis proyek, dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi CP, TP, dan ATP dalam Kurikulum Merdeka merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pendidikan yang inklusif, relevan, dan transformatif.
Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Buku Teks "Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas II" dengan Elemen Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Yunita Pujiasih; Deri Hendriawan; Effy Mulyasari; Reka Julianti; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97897

Abstract

Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa dan memperkuat identitas nasional melalui integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi buku teks "Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas II" terhadap elemen Capaian Pembelajaran (CP) dan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode analisis konten untuk mengidentifikasi kesesuaian materi dan aktivitas pembelajaran dengan elemen CP serta relevansi konteks lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks ini telah mencakup banyak elemen CP dan mendukung dimensi Profil Pelajar Pancasila seperti kemandirian, gotong royong, dan akhlak mulia. Namun, buku ini masih memerlukan penambahan konteks lokal dan aktivitas yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengayaan konteks lokal dan penerapan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan kesesuaian buku teks dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Tugas dan Fungsi Guru dalam proses Pendidikan di Pendidikan Dasar: Analisis Bibliometrik Muhammad Nasheh Ulwan; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Nur Paridah; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.96979

Abstract

Peran guru di pendidikan dasar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik, namun berbagai tantangan seperti kompleksitas peran dan tuntutan integrasi teknologi menuntut penelitian lebih lanjut untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru melalui pendekatan bibliometrik berbasis tinjauan literatur sistematis. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan bibliometrik berdasarkan data yang diperoleh dari artikel ilmiah terindeks Google Scholar dalam rentang waktu 2014-2024. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan kata kunci dan memetakan tren penelitian terkait. Temuan menunjukkan bahwa literatur terkait berfokus pada aspek pengajaran, pengelolaan kelas dan pengembangan kurikulum. Guru dipandang memainkan peran penting sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing moral dan sosial, serta manajer kelas yang efektif. Tren penelitian dalam beberapa tahun terakhir mengindikasikan peningkatan perhatian terhadap kompetensi guru dalam menghadapi tuntutan abad ke-21 dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran guru di pendidikan dasar sangat krusial dengan tren literatur yang menunjukkan kebutuhan akan peningkatan kompetensi profesional guru melalui pelatihan teknologi dan pendekatan pembelajaran inovatif untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
Analisis Komparatif Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, dan Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada Kurikulum 2013 Arwasih Arwasih; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Elmi Hanjar Bait; Nurhayati Nurhayati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97155

Abstract

Perbedaan mendasar dalam struktur kurikulum antara Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Kurikulum Merdeka dengan Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada Kurikulum 2013 menjadi isu penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif kesamaan dan perbedaan antara kedua kurikulum. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi dokumen dan analisis konten terhadap dokumen resmi serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas lebih besar kepada guru dalam merancang pembelajaran berbasis kebutuhan siswa, sementara Kurikulum 2013 lebih terstruktur dengan fokus pada pencapaian kompetensi dasar yang terukur. CP pada Kurikulum Merdeka menekankan kompetensi holistik, sedangkan KI-KD pada Kurikulum 2013 lebih rinci dan terstandar. ATP dalam Kurikulum Merdeka juga lebih fleksibel dibandingkan RPP dalam Kurikulum 2013 yang cenderung kaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas lebih besar, sedangkan Kurikulum 2013 mempertahankan struktur sistematis untuk menjamin pencapaian kompetensi. 
Implementasi Pembelajaran Berbasis Lapangan (PBL) di SDN Benoa: Dampak Terhadap Kualitas Pembelajaran dan Pengembangan Keterampilan Siswa Devi Anggraeni; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Juliati Juliati; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97907

Abstract

Pembelajaran Berbasis Lapangan (PBL) menjadi pendekatan inovatif yang menawarkan pengalaman belajar kontekstual untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi PBL di SDN Benoa dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran serta pengembangan keterampilan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL di SDN Benoa mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, memotivasi mereka untuk belajar, dan mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama, komunikasi, dan toleransi. Namun, implementasi PBL menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, waktu, dan fasilitas. Guru mengatasi kendala ini dengan memanfaatkan potensi lokal dan teknologi sebagai alternatif untuk mendukung kegiatan lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan perencanaan yang matang dan dukungan komunitas, PBL dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Arif Munandar; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Arni Rizkiah; Ida Rahayu
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97217

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar menghadirkan tantangan, seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya akses terhadap sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian yang dipilih adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 75 artikel dari database Scopus dan Google Scholar yang terpublikasi periode 2014-2024. Hasil menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala dalam menyusun perangkat ajar, memanfaatkan teknologi, serta melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Namun, mereka mengatasi tantangan ini dengan mengikuti pelatihan intensif, berkolaborasi dalam komunitas belajar, dan menciptakan media pembelajaran inovatif. Kesimpulannya, strategi ini efektif dalam mengurangi hambatan implementasi Kurikulum Merdeka, meskipun dukungan kebijakan dan sumber daya masih diperlukan
Pemanfaatan Pendekatan Tematik Terintegrasi pada Kurikulum Merdeka: Sebuah SLR untuk Pendidikan Dasar Linda Marselina; Deri Hendriawan; Effy Mulyasari; Marpian Marpian; Lina Herlina
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97686

Abstract

Pendekatan tematik terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka di pendidikan dasar memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan tematik terintegrasi, kendala yang dihadapi, serta strategi optimalisasi yang dapat diterapkan. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 40 artikel terpilih yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tematik terintegrasi mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep lintas disiplin, serta keterampilan berpikir kritis. Namun, kendala seperti rendahnya kesiapan guru, keterbatasan bahan ajar, dan kurangnya infrastruktur masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru, pengembangan bahan ajar berbasis teknologi, dan peningkatan kerja sama untuk mendukung keberlanjutan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan hasil kajian literatur, implementasi pendekatan tematik terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka di pendidikan dasar menunjukkan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran, karena tidak hanya memadukan berbagai disiplin ilmu secara relevan, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep antar mata pelajaran, dan pengembangan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.
Membangun Pola Pikir Deep Learning Guru Sekolah Dasar Boenga Jenny Hendrianty; Aldi Ibrahim; Sofyan Iskandar; Effy Mulyasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.96699

Abstract

Peran krusial guru SD dalam membentuk dasar pemikiran dan kebiasaan belajar siswa sejak usia dini menyoroti pentingnya penerapan deep learning dalam konteks pendidikan dasar, terutama menghadapi tantangan global Abad 21 yang fokus pendidikannya bergeser dari sekadar menghafal informasi menjadi memahami, menganalisis, dan menciptakan solusi berbasis pengetahuan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pola pikir deep learning pada guru sekolah dasar (SD). Penelitian menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola pikir deep learning dapat dibangun melalui pengembangan kurikulum berbasis konsep, pelatihan intensif guru, dan penerapan strategi pembelajaran interaktif. Membangun pola pikir deep learning pada guru sekolah dasar adalah sebuah proses yang membutuhkan komitmen, dedikasi, dan strategi yang terstruktur. Disorientasi konstruktif, refleksi kritis, dan seni adalah tiga elemen penting yang perlu diintegrasikan ke dalam program pengembangan profesional guru. Dengan pola pikir deep learning, guru sekolah dasar dapat menjadi fasilitator pembelajaran yang lebih efektif dan memberdayakan siswa untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang siap menghadapi tantangan abad ke-21.
Rekonstruksi Kurikulum Bahasa Inggris Sekolah Dasar Berbasis Communicative Language Teaching untuk Penguatan Dimensi Lulusan Dzulqa, Eryza Tiara; Mulyasari, Effy
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2026): In-Press
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv19i2.14535

Abstract

This study examines the implementation of Communicative Language Teaching (CLT) in elementary school contexts to enhance students’ communicative competence. The study addresses the gap between theoretical assumptions of CLT and its practical application in classrooms, particularly within the Indonesian educational setting. The objective of this research is to analyze how CLT strategies are applied and to evaluate their impact on students’ speaking skills and classroom interaction. A qualitative research design was employed, involving classroom observations, interviews with teachers, and document analysis. The findings indicate that the use of communicative activities such as role play, group discussions, and interactive tasks significantly improves students’ confidence and ability to communicate in English. However, several challenges were identified, including limited teacher proficiency, lack of instructional resources, and constraints related to traditional teaching practices. The study concludes that CLT is an effective approach for promoting active learning and communicative competence in elementary education. Its successful implementation requires adequate teacher training and contextual adaptation. These findings contribute to the development of more effective language teaching practices in primary education. Keywords: communicative competence; communicative language teaching; elementary education; speaking skills
Co-Authors Adhitya, Sandry Agnesti Bilqis Ahmad Suryadi Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad, Pajar Aldi Ibrahim Alief Ya Nur Latifah Andhin Dyas Fitriani Andhyn Dyas Fitriani Anggraeni, Nur Oktavia Anita Permatasari Ar Risydah Futari No Ai De Sousa Arie Rakmat Riyadi Arif Munandar Arif Munandar Arni Rizkiah Arwasih Arwasih Arwasih Arwasih Atep Sujana Aulina Roudlotul Jannah Babang Robandi Badru Zaman Boenga Jenny Hendrianty Budi Setiawan Dadang Sukirman Dede Wiwin Rahmadini Delia Nurul Fauziah Della Amelia Deni Darmawan Depin Depila Deri Hendrawan Deri Hendriawan Devi Anggraeni Devi Oktavini Devi Oktavini Dini Sugiarti Dinn Wahyudin, Dinn Dwi Heryanto Dwi Heryanto Dwi Heryanto Dwiana, Rika Dzulqa, Eryza Tiara Eli Lisnawati Syarifah Elmi Hanjar Bait Elmi Hanjar Bait Eni Kurniasih Eni Kurniasih Eroh Rokayah Eti Nurhayati Eva Puspitasari Eva Riyanti Eva Riyanti Evi Rahmawati Evi Rahmawati Faisal Sadam Muron Faisal Sadam Murron Fauzia Hasanah Febriani, Dinda Rizki Gazella, Shylvia Desty Ginda Rusit Hasibuan Gita Novia Gunawan Anggia R Gunawan Anggia Rahman Gunawan Anggia Rahman Gupi Rohman Nurmansyah Hana Nurul Khaerina Sasmita Hendriawan, Derry Herena Yanti Febriyanti Heryani, Rina Heryanto, Dwi Hesti Wulandari Hilya Khoerina Amalina Ida Farida Ida Rahayu Ida Rahayu Ida Triwahyuni Ihwan Faizin Ikmal Redzuan Indra Suhendra Ira Rengganis Isnaini Nurul Hayati Izzah Muyassaroh Juliati Juliati Juliati Juliati Juniatuz Zulfah Juniatuz Zulfah Kinkin Mustika Dewi Kurniasih, Eni Lilis Maulidiah Astuti Lina Herlina Linda Marselina Lisetiani, Fanni Greis Madroi Madroi Maemunah Maemunah Maria Ulfah Maria Ulfah Marpian Marpian Mela Darmayanti Melisa Melisa Mohammad Ali Mohammad Ali Mubarok Somantri Mufliva, Rosiana Muhamad Abdul Aziz Muhammad Gilang Hendrawan Muhammad Ikhwan Nugraha Muhammad Nasheh Ulwan Muhammad Nasheh Ulwan Naghm Zakarneh Nandang Budiman Non Dwishiera Cahya Anasta Nunung Jubaedah Nur Izzah Syahirah Nur Paridah Nuralvianti, Vema Nuramalia Hidayati Nurdiansah, Yusup Nurhayati Nurhayati Nuriyani, Amalia Laila Nurwidianing, Susan Prasetyo, Rifki Gagak Bayu Prisilia, Sindi Regina Putri Hanifah, Zahra Putri, Givani Nurhayati Rani Citra Bakti Rani Citra Mutia Bakti Rani Citra Mutia Bakti Ratih Shintia Devi Reka Julianti Reka Julianti Retno Fidyah Nuryani Retti Yuwidha Rifqy Muhammad Hamzah Rika Nurbayanti Rina Haruani Rina Heryani Rina Heryani Roaa Aldwaik Rooa Kamel Hasan Abuluruq Rudi Susilana, Rudi Rusdiono Muryanto Sabilah, Nur Syahrin Sakti, Yuda Candra Sandi Budi Iriawan Sapriya Saputra, Dudu Suhandi Sendi Fauzi Giwangsa Shadrina Afra Shylvia Desty Gazella Sitepu, Zulhijjah Febriyani Siti Nurjanah Siti Patimah, Dewi Siti Saodah Sofyan Iskandar, Sofyan Sopyan Iskandar Sufyani Prabawanto, Sufyani Suheti Suheti Sukirman, Dadang Surya, Marcia Ann Tatat Hartati Tatat Hartati Tazkiyatul Muna Toto Fathoni Tunissa, Izmi Fadhila Turmudi Turmudi Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Vema Nuralvianti Wiwin Winarti Wiwin Winarti Wulandari Wulandari Yenni Natalina Buknoni Yuli Andriani Yunita Puji Asih Yunita Pujiasih Zahara Br Karo Zsalzsa Puspa Alivia